• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PEMBINAAN DAN PENGAWASAN HAKIM PENGAWAS BIDANG PERIODE SEPTEMBER 2018

Jenis Putusan

F. Regulasi Tahun 2018

II. HASIL PEMBINAAN DAN PENGAWASAN HAKIM PENGAWAS BIDANG PERIODE SEPTEMBER 2018

Berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Ketua Pengadilan Agama Palangka Raya Nomor : W16-A1/1424/PS.01/IX/2018 tanggal 24 September 2018, maka Koordinator Hakim Pengawas Bidang menyampaikan hasil temuan pemeriksaan dan perlu mendapat perhatian dan perlu ditindak lanjuti sbb :

A. Administrasi Permohonan

- Masih ada amar putusan yang belum ditulis di register. B. Bidang Kepegawaian.

1. Belum dibuat catatan penilaian perilaku kerjaPNS dan didistribusikan kepada Pejabat Penilai.

2. Sebagian Pegawai dan Hakim PA. Palangka Raya yang akan mendapatkan kenaikan gaji berkala tidakmendapatkan pemberitahuan kenaikan gaji berkala dari admin kepegawaian

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 74 C. Bidang Pengaduan , Meja Informasi dan Pelayanan Publik.

1. Belum tersedianya informasi prosedur dan tatacara penyampaian pengaduan (whistleblowing System) baik manual (di tempatkan di dinding) maupun ditayangkan di website;

2. Kurang maksimalnya informasi prosedur berperkara di websitePA. Palangka Raya;

3. Belum adanya baner maupun di website tentang standar Pelayanan perkara di PA. Palangka Raya;

4. Belum adanya SK Penetapan Standar Meja Informasi.

D. Bidang Keuangan Perkara.

1. Adanya kesalahan pengisian pada kolom pengeluaran 17-18 pada perkara nomor 0034/Pdt.G/2018/PA.Plk seharusnya di nomor perkara 0292/Pdt.G/2018/PA.Plk dan masih ada lagi kesalahan penulisan yang lain; 2. Adanya perkara yang sudah diputus tapi belum ditutup di buku induk

keuangan perkara yaitu nomor 0299/Pdt.G/2018/PA.Plk dan nomor 0315/Pdt.G/2018/PA.Plk.

E. Bidang Gugatan.

1. Buku Register Induk Gugatan untuk nomor 410 – 460 halaman depan, halaman pertama dan halaman terakhir belum ditanda tangani oleh Ketua sedangkan halaman 411 -459 belum diparaf;

2. Register banyak yang kosong atau ditulis menggunakan pensil ada 18 perkara.

F. Bidang Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan.

1. Belum terlaksananya pemantauan, evaluasi dan dokumentasi serta pelaporan oleh sub bagian perencanaan teknologi dan pelaporan.

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 75 2. Belum memadainya jumlah PC (personal computer) sehingga tidak dapat

menunjang pekerjaan. B. EVALUASI

Proses terakhir dalam kegiatan organisasi adalah penilaian atau evaluasi. Dengan melakukan penilaian, dapat diketahui efektivitas setiap kegiatan organisasi serta dapat diketahui kelemahan dan kelebihan selama berlangsungnya proses administrasi. Kelemahan yang ada dapat ditanggulangi dan kelebihannya dapat dipertahankan. Selain itu, dapat diketahui apakah rangkaian seluruh kegiatan dalam organisasi telah sesuai untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Evaluasi merupakan kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan sesuatu obyek dengan menggunakan instrument dan hasilnya dibandingkan dengan tolak ukur memperoleh kesimpulan. Pengawasan yang telah dilakukan baik yang bersifat melekat maupun fungsional, seyogyanya memberikan hasil positif akan perubahan, kemajuan serta peningkatan yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi apabila pengawasan tersebut tidak ditindaklanjuti atau tidak dilakukan evaluasi terhadap pokok yang menjadi permasalahan, tentu hal itu tidak akan membuat perubahan kearah yang positif sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya.Evaluasi memiliki beberapa tujuan sebagai berikut :

1. Menentukan tingkat kinerja suatu kebijakan. Melalui evaluasi maka dapat diketahui derajat pencapaian tujuan dan sasaran.

2. Mengukur tingkat efisiensi suatu kebijakan. Dengan evaluasi juga dapat diketahui berapa biaya dan manfaat dari suatu kebijakan.

3. Mengukur tingkat keluaran (outcome) suatu kebijakan. Salah satu tujuan evaluasi adalah mengukur berapa besar dan kualitas pengeluaran atau output dari kebijakan.

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 76 4. Mengukur dampak suatu kebijakan. Pada tahap lebih lanjut, evaluasi ditujukan untuk

melihat dampak dari suatu kebijakan, baik dampak positif maupun negatif. 5. Untuk mengetahui apabila ada penyimpangan dan kekeliruan.

6. Sebagai bahan masukan (input) untuk kebijakan yang akan datang. Tujuan akhir dari evaluasi adalah memberikan masukan bagi proses kebijakan ke depan agar lebih baik.

Mengingat akan pentingnya sebuah evaluasi, lebih-lebih terkait dengan hasil pengawasan yang dilakukan baik oleh aparat yang sifat melekat maupun fungsional, maka setiap hasil pengawasan, Pengadilan Agama Palangka Raya selalu melakukan evaluasi dan berusaha berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan segala hasil temuan atau pengawasan. Evaluasi atas hasil pengawasan tidak hanya dilakukan dengan membuat laporan tindak lanjut atas hasil pengawasan tersebut, akan tetapi juga dilakukan perubahan dalam praktek pelaksanaan tugas sehari-hari sebagaimana rekomendasi yang telah diberikan. karena apapun bentuk pengawasan yang dilakukan, kami merasakan dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan Pengadilan Agama Palangka Raya.

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 77 BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Laporan Tahunan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Satuan Kerja Pengadilan Agama Palangka Raya terhadap program kerja yang telah ditetapkan dan dilaksanakan pada tahun 2018. Maka segala bentuk capaian yang telah berhasil diraih dan kendala yang menjadi faktor penyebab keberhasilan, akan menjadi bahan evaluasi kedepan. Keberhasilan yang telah diperoleh akan kami dijadikan modal dasar dan kekuatan untuk berbuat yang lebih baik ditahun 2019, sementara itu segala penyebab yang menjadi faktor penghalang dalam pencapaian program-program tersebut, akan menjadi bahan kajian dan evaluasi, karena sekecil apapun kendala atau masalah akan, tentu akan berakibat terhadap hasil capaian yang diinginkan.

Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan dari Bab ke Bab, sehingga dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Penerimaan perkara Tahun 2018sebanyak 651 perkara ditambah sisa tahun sebelumnya 2017 sebayak 50, sehingga jumlah perkara yang ditangani selama tahun 2018 adalah 701 perkara. Sementara perkara yang diputus tahun 2018 sebanyak 625perkara, sehingga sisa perkara tahun 2018 berjumlah76perkara, capaian perkara yang dapat diselesaikan tahun 2018 (89,16 %)dibanding tahun sebelumya penyelesaian perkara mencapai (92,70%) dari segi prosentasi penyelesaian perkara tahun 2018 sedikit menurun.

2. Pelaksanaan DIPA sering terjadi revisi, mengingat sering adanya kegiatan diluar perencanaan dan capaian realisasi anggaran DIPA 01 Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI sebesar 123%, sedangkan DIPA 04 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama sebesar 99,86%.

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 78 3. Upaya mendorong aparat Pengadilan Agama Palangka Raya dan masyarakat yang

bersih dari praktik-praktik tidak sehat terhadap pemberian layanan kepada masyarakat pencari keadilan, sekarang telah dicanangkan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

4. Upaya pembinaan dan pengawasan,kedepan akan lebih diintensifkan lagi, karena dari segi pembinaan akan dapat memberikan nilai positif sebagai bentuk evaluasi berjalan atas pelaksanaan tugas keseharian, sedangkan dari segi pengawasan sebagai bentuk preventif memperkecil segala kekeliruan dan kesalahan yang terjadi dalam kurun waktu itu.

5. Jumlah sumber daya manusia di Pengadilan Agama Palangka Raya dari segi jumlah masihmencukupi bila dibandingkan dengan Pengadilan Agama di daerah lain, namun yang lebih utama harus bisa menguasai Teknologi Informasi

B. Saran

Dalam rangka upaya mewujudkan peningkatan penyelenggaraan aparatur negara, terkait Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana pendukung lainnya di Pengadilan Agama Palangka Raya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam memberikan layanan, rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan, maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebagai bahan rekomendasi sebagai berikut :

1. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, sangat diperlukan fasilitas pendukung berupa pengadaan perangkat Pengolah Data dan Komunikasi untuk mendukung Teknologi Informasi terkait Aplikasi SIPP. Begitu pula dengan sarana prasarana gedung yaitu berupa pengurukan halaman yang masih dibawah dari ketinggian jalan yang mengakibatkan air menggenangi

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 79 halaman dan ruangan yang belum mempunyai Pendingin ruangan (AC) pada tempat ruangan pelayanan seperti ruang tunggu sidang, ruang PTSP.

2. Upaya peningkatan dan penguatan SDM, perlu lebih banyak mengikutsertakan disetiap kegiatan pelatihan/bimtek, baik yang diselenggarakan Badan Diklat Kumdil Mahkamah Agung, maupun PTA Palangka Raya, baik terkait Kesekretariatan maupun Kepaniteraan, dan Jurusita/Jurusita Pengganti dan juga yang tidak kalah penting diklat bagi Hakim Pengawas Bidang, agar Pembinaan dan Pengawasan dapat berjalan efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Sebagai bagian yang pertama berhubungan langsung dengan masyarakat pencari keadilan, layanan meja informasi dan pengaduan hendaknya menjadi perhatian lebih, perlu tenaga yang memiliki kompetensi, karenanya diperlukan kegiatan diklat/bimtek, dll baik melalui DIPA maupun dilakukan secara swadaya satker-satker yang ada di wilayah PTA Palangka Raya guna penguatan layanan tersebut. 4. Kekuatan aparat penyelenggara administrasi Pengadilan Agama Palangka Raya

dari segi jumlah sudah cukup memadai, akan tetapi hanya tertumpu pada bagian Kepaniteraan, sementara di bagian Kesekretariatan sangat sedikit dan masih kurang, karenanya kedepan kami berharap adanya penambahan pegawai guna keseimbangan dan penguatan Pengadilan Agama Palangka Raya. Serta dalam penempatan pegawai hendaknya memperhatikan kompetensi pendidikan yang dimilikinya terutama bidang IT.

5. Diperlukan tenaga IT yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil, maupun tenaga honor, karena setiap Pegawai maupun tenaga honor dituntut untuk dapat menguasai Teknologi Informasi, mengingat di zaman era teknologi semua line pekerjaan telah menggunakan teknologi informasi.

Laporan Tahunan 2018 Pengadilan Agama Palangka Raya 80 SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA

NOMOR : W16-A1/1919 /OT.01.2/XII/2018 TENTANG

PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN LAPORAN TAHUNAN PENGADILAN AGAMA PALANGKA RAYA TAHUN 2018

Dokumen terkait