BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Kecamatan Medan Baru
4.1.3 Hasil Penelitian dan Analisis Data
Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan pedoman penyusunan
indeks kepuasan masyarakat berdasarkan Kep. MENPAN No.25/2004 yang di
dalamnya terdapat 14 unsur untuk mengetahui indeks kepuasan masyarakat. 14
unsur tersebut disajikan di dalam kuesioner. Pengolahan data menggunakan SPSS
0 10 20 30 40 50 60 70 3 12 68 6 61
PNS/TNI/POLRI Pegawai Swasta Wiraswasta/Usahawan
61
Statistics 17.0 dan disajikan dalam bentuk diagram. Unsur-unsur yang digunakan
dalam pengukuran IKM adalah:
1. Prosedur Pelayanan, yaitu kemudahan tahapan pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat dilihat dari kesederhanaan alur
pelayanan.
Tabel 4.1
Unsur Prosedur Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak mudah 15 10.0 10.0 10.0
Kurang Mudah 12 8.0 8.0 18.0
Mudah 114 76.0 76.0 94.0
Sangat Mudah 9 6.0 6.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.5 Kemudahan Prosedur Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Dari grafik di atas diketahui bahwa mengenai kemudahan prosedur
pelayanan di Kecamatan Medan Baru yang menjawab tidak mudah sebanyak 15
orang (10%) , yang menjawab kurang mudah sebanyak 12 orang (8%), yang
0 50 100 150 15 12 114 9
62
menjawab mudah sebanyak 114 orang (76%) dan yang menjawab sangat mudah
sebanyak 9 orang (6%).
Mayoritas responden dari Kecamatan Medan Baru mengatakan bahwa
prosedur pelayanan di Kecamatan tersebut adalah mudah, terdapat alur yang
cukup jelas dan sederhana dengan tersedianya loket informasi di ruang tunggu
serta loket khusus untuk beberapa urusan masyarakat, yaitu pelayanan E-KTP,
pelayanan foto E-KTP, pelayanan KK, dan pelayanan surat pindah. Namun masih
terdapat beberapa masyarakat yang menilai prosedur pelayanan di kecamatan
Medan Baru kurang mudah bahkan tidak mudah, sebab pada saat masyarakat
datang ke kantor camat, karena terkadang tidak ditemui adanya pegawai yang
mengarahkan alur pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga
masyarakat merasa bingung. Selain itu, beberapa masyarakat menilai bahwa perlu
adanya tambahan petunjuk atau bagan alur pelayanan yang harus dilalui
masyarakat.
2. Persyaratan Pelayanan, yaitu persyaratan teknis dan administratif yang
diperlukan untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan jenis
pelayanannya.
Tabel 4.2
Kesesuaian Persyaratan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Kurang Sesuai 6 4.0 4.0 4.0
Sesuai 132 88.0 88.0 92.0
Sangat Sesuai 12 8.0 8.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
63 Gambar 4.6 Kesesuaian Persyaratan di Kecamatan Medan Baru
Dari grafik di atas dapat diketahui bahwa jawaban responden mengenai
kesesuaian persyaratan pada Kecamatan Medan Baru yang menjawab tidak sesuai
tidak ada (0%) , yang menjawab kurang sesuai sebanyak 6 orang (4%), yang
menjawab sesuai sebanyak 132 orang (88%) dan yang menjawab sangat sesuai
sebanyak 12 orang (8%).
Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian persyaratan di Kecamatan
Medan Baru, mayoritas masyarakat mengatakan bahwa persyaratan yang diajukan
untuk melakukan kepengurusan adalah sesuai, wajar, dan tidak membebani
masyarakat. Namun beberapa masyarakat menilai bahwa di dalam kantor
Kecamatan perlu ditampilkan secara jelas syarat-syarat untuk pelaksanaan
masing-masing pelayanan untuk menunjang penyelesaian pelayanan yang lebih
efektif dan efisien.
3. Kejelasan petugas pelayanan, yaitu keberadaan dan kepastian petugas
yang memberikan pelayanan (nama, jabatan, serta kewenangan dan
tanggung jawabnya). 0 50 100 150 0 6 132 12
64 Tabel 4.3
Kejelasan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Jelas 4 2.7 2.7 2.7
Kurang Jelas 6 4.0 4.0 6.7
Jelas 130 86.7 86.7 93.3
Sangat Jelas 10 6.7 6.7 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.7 Kejelasan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Dari penelitian ditemukan bahwa jawaban responden mengenai kejelasan
petugas yang melayani di Kecamatan Medan Baru, yang menjawab tidak jelas
sebanyak 4 orang (2,67%) , yang menjawab kurang jelas sebanyak 6 orang (4%),
yang menjawab jelas sebanyak 130 orang (86,67%) dan yang menjawab sangat
jelas sebanyak 10 orang (6,67%).
Mayoritas jawaban responden pada Kecamatan Medan Baru menilai
bahwa petugas yang melayani di Kantor Camat tersebut adalah jelas. Terdapat
bagan struktur yang jelas disertai dengan nama petugas dan jabatan petugas yang
ditampilkan di ruang tunggu. Selain itu di setiap ruangan diberi keterangan per
0 50 100 150 4 6 130 10
65
bagian pelayanan. Namun beberapa masyarakat menilai kurang jelas dan tidak
jelas karena di kantor Kecamatan Medan Baru tidak menampilkan tugas dan
wewenang tiap bagian pelayanan.
4. Kedisiplinan Petugas Pelayanan, yaitu kesungguhan petugas dalam
memberikan pelayanan terutama terhadap konsistensi waktu kerja
sesuai ketentuan yang berlaku.
Tabel 4.4
Kedisiplinan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Disiplin 5 3.3 3.3 3.3
Kurang Disiplin 26 17.3 17.3 20.7
Disiplin 116 77.3 77.3 98.0
Sangat Disiplin 3 2.0 2.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.8 Kedisiplinan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Dari data yang ditemukan mengenai pendapat masyarakat mengenai
kedisiplinan petugas pelayanan di Kecamatan Medan Baru, penilaian responden
mengenai kedisiplinan petugas yaitu yang menjawab tidak disiplin sebanyak 5
0 50 100 150 5 26 116 3
66
orang (3,33%) ,yang menjawab kurang disiplin sebanyak 26 orang (17,33%), yang
menjawab disiplin sebanyak 116 orang (77,33%) dan yang menjawab sangat
disiplin sebanyak 3 orang (2%).
Berdasarkan survey yang dilakukan mengenai kedisiplinan petugas di Kecamatan
Medan Baru, dapat diketahui bahwa masyarakat menilai petugas di Kecamatan
tersebut disiplin dilihat dari kehadiran yang tepat waktu, berada di tempat pada
jam kerja, dan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Namun beberapa
masyarakat masih menilai kurang disiplin dan tidak disiplin karena beberapa kali
ditemui petugas yang tidak berada di tempat pada saat jam kerja, sehingga
menghambat pemberian pelayanan yang tepat waktu.
5. Tanggung jawab petugas pelayanan, yaitu kejelasan wewenang dan
tanggung jawab petugas dalam penyelenggaraan dan penyelesaian
pelayanan.
Tabel 4.5
Tanggung Jawab Petugas di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Tidak Bertanggung
Jawab 6 4.0 4.0 4.0 Kurang Bertanggung Jawab 16 10.7 10.7 14.7 Bertanggung Jawab 111 74.0 74.0 88.7 Sangat Bertanggung Jawab 17 11.3 11.3 100.0 Total 150 100.0 100.0
67 Gambar 4.9 Tanggung Jawab Petugas Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Berdasarkan grafik di atas dapat dijelaskan bahwa pada Kecamatan Medan
Baru yaitu yang menjawab tidak bertanggung jawab sebanyak 6 orang (4%),
yang menjawab kurang bertanggung jawab sebanyak 16 orang (10,67%), yang
menjawab bertanggung jawab sebanyak 111 orang (76%) dan yang menjawab
sangat bertanggung jawab sebanyak 17 orang (11,33%).
Mengenai tanggung jawab petugas pelayanan di Kecamatan, mayoritas
responden mengatakan bahwa petugas Kecamatan Medan Baru bertanggung
jawab dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Adapun beberapa responden yang
mengatakan petugas kurang bertanggung jawab itu karena beberapa responden
tersebut belum menerima konfirmasi yang jelas mengenai KTP – Elektronik yang
hingga kini belum selesai, sementara masyarakat lain telah selesai.
6. Kemampuan petugas pelayanan, yaitu tingkat kemampuan dan
keterampilan yang dimiliki petugas dalam memberikan/ menyelesaikan
pelayanan kepada masyarakat.
0 50 100 150 6 16 111 17
Tidak Bertanggung jawab Kurang Bertanggung jawab Bertanggung jawab Sangat Bertanggung jawab
68 Tabel 4.6
Kemampuan Petugas Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Mampu 7 4.7 4.7 4.7
Kurang Mampu 12 8.0 8.0 12.7
Mampu 127 84.7 84.7 97.3
Sangat Mampu 4 2.7 2.7 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.10 Kemampuan Petugas Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Berdasarkan grafik di atas, dapat diketahui bahwa penilaian responden
mengenai kemampuan petugas yang melayani pada Kecamatan Medan Baru yaitu
yang menjawab tidak mampu sebanyak 7 orang (4,67%), yang menjawab kurang
mampu sebanyak 12 orang (8%), yang menjawab mampu sebanyak 127 orang
(84,67%) dan yang menjawab sangat mampu sebanyak 4 orang (2,67%).
Mayoritas responden Kecamatan Medan Baru menilai bahwa Kecamatan
tersebut memiliki petugas dengan kemampuan pelayanan yang baik. Dapat dilihat
dari jawaban responden bahwa petugas mengerti mengerti tugas yang
dilaksanakan dan professional secara personal untuk melayani masyarakat.
0 50 100 150 7 12 127 4
69
Adapun beberapa responden yang menilai petugas Kecamatan kurang mampu
bahkan tidak mampu dalam memberikan pelayanan karena mereka menemukan
bahwa petugas beberapa waktu saling melemparkan tugas atas alasan-alasan
tertentu.
7. Kecepatan pelayanan, yaitu target waktu pelayanan yang dapat
diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan oleh unit
penyelenggara pelayanan.
Tabel 4.7
Kecepatan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Cepat 37 24.7 24.7 24.7
Kurang Cepat 14 9.3 9.3 34.0
Cepat 91 60.7 60.7 94.7
Sangat Cepat 8 5.3 5.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.11 Kecepatan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Berdasarkan grafik di atas penilaian responden mengenai kecepatan
pelayanan di Kecamatan Medan Baru adalah yakni yang menjawab tidak cepat
0 20 40 60 80 100 37 14 91 8
70
sebanyak 37 orang (24,67%), yang menjawab kurang cepat sebanyak 14 orang
(9,33%), yang menjawab cepat sebanyak 91 orang (60,67%) dan yang menjawab
sangat cepat sebanyak 8 orang (5,33%).
Dari data yang tersaji di atas dapat dilihat bahwa pada penilaian mayoritas
responden Kecamatan Medan Baru mengenai pelayanan yang diberikan
Kecamatan adalah cepat. Hal ini dapat dilihat dari ketanggapan pelayanan ketika
masyarakat datang ke kantor Kecamatan, maupun waktu penyelesaian yang tepat
waktu dan sesuai standar yang ditetapkan.
Sementara itu masih terlihat cukup banyak responden yang mengatakan
pelayanan yang diberikan oleh Kecamatan Medan Baru kurang cepat bahkan
tidak cepat. Hal itu terjadi karena responden tersebut mengeluh mengenai
lambatnya pelayanan terhadap beberapa dokumen kependudukan seperti AKTE
Kelahiran dan KK yang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, serta
KTP – Elektronik yang tidak kunjung selesai.
8. Keadilan mendapatkan pelayanan, yaitu pelaksanaan pelayanan
dengan tidak membedakan golongan/status masyarakat yang dilayani.
Tabel 4.8
Keadilan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Adil 21 14.0 14.0 14.0
Kurang Adil 11 7.3 7.3 21.3
Adil 115 76.7 76.7 98.0
Sangat Adil 3 2.0 2.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
71 Gambar 4.12 Keadilan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Berdasarkan grafik di atas, dapat diketahui bahwa penilaian responden
mengenai keadilan pelayanan pada Kecamatan Medan Baru, yang menjawab
tidak adil sebanyak 21 orang (14%), yang menjawab kurang adil sebanyak 11
orang (7,33%), yang menjawab adil sebanyak 115 orang (76,67%) dan yang
menjawab sangat adil sebanyak 3 orang (2%).
Penilaian mayoritas responden mengenai keadilan pelayanan yang
diberikan petugas Kecamatan Medan Baru adalah adil. Hal tersebut dapat terlihat
dari grafik yang disajikan di atas. Responden tidak merasakan adanya pembedaan
tertentu oleh petugas dalam memberikan pelayanan. Masyarakat yang menerima
pelayanan diperlakukan dengan adil, sama rata dan tidak ada diskriminasi. Rakyat
tidak dibeda-bedakan menurut kelas sosial maupun hubungan keluarga dengan
petugas Kecamatan. Namun sebagian kecil masyarakat menilai kurang adil dan
tidak adil karena terkadang masyarakat merasa didahulukan kepentingannya
daripada orang lain karena ada hubungan keluarga, pertemanan, ataupun status
sosial yang lebih tinggi.
0 50 100 150 21 11 115 3
72
9. Kesopanan dan keramahan petugas, yaitu sikap dan perilaku tegas
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara sopan dan
ramah serta saling menghargai dan menghormati.
Tabel 4.9
Kesopanan dan Keramahan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Kurang Sopan dan Ramah 8 5.3 5.3 5.3
Sopan dan Ramah 140 93.3 93.3 98.7
Sangat Sopan dan Ramah 2 1.3 1.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.13 Kesopanan dan Keramahan Petugas di Kecamatan Medan Baru
Dari data yang dikumpulkan, peneliti dapat menyatakan bahwa jawaban
responden mengenai kesopanan dan keramahan petugas pada Kecamatan Medan
Baru, adalah yang menjawab tidak sopan dan ramah tidak ada (0%), yang
menjawab kurang sopan dan ramah sebanyak 8 orang (5,33%), yang menjawab
sopan dan ramah sebanyak 140 orang (93,33%) dan yang menjawab sangat sopan
dan ramah sebanyak 2 orang (1,33%).
0 50 100 150 0 8 140 2
Tidak Sopan dan Ramah Kurang Sopan dan Ramah Sopan dan Ramah Sangat Sopan dan Ramah
73
Dari data yang disajikan mengenai kesopanan dan keramahan petugas di
atas dapat dilihat bahwa petugas di Kecamatan Medan Baru memiliki keramahan
dan kesopanan yang cukup tinggi, dimana masyarakat yang datang ke kantor
Kecamatan secara langsung dilayani dan disapa secara sopan. Sedangkan sedikit
responden lainnya menilai bahwa petugas Kecamatan Medan Baru kurang ramah
dalam memberikan pelayanan.
10.Kewajaran biaya pelayanan, yaitu keterjangkauan masyarakat
terhadap besarnya biaya pelayanan yang ditetapkan oleh unit
pelayanan.
Tabel 4.10
Kewajaran Biaya Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Wajar 4 2.7 2.7 2.7
Kurang Wajar 10 6.7 6.7 9.3
Wajar 106 70.7 70.7 80.0
Sangat Wajar 30 20.0 20.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.14 Kewajaran Biaya Pelayanan di Kecamatan Medan Baru 0 50 100 150 4 10 106 30
74
Berdasarkan grafik di atas, diketahui bahwa tanggapan responden
mengenai kewajaran biaya pelayanan pada Kecamatan Medan Baru yaitu yang
menjawab tidak wajar sebanyak 4 orang (2,67%), yang menjawab kurang wajar
sebanyak 10 orang (6,67%), yang menjawab wajar sebanyak 106 orang (70,67%)
dan yang menjawab sangat wajar sebanyak 30 orang (20%).
Dari data yang disajikan di atas, dapat diketahui bahwa penilaian
mayoritas responden mengenai biaya pelayanan yang ditetapkan oleh Kecamatan
Medan Baru adalah wajar. Dalam pengurusan rata-rata tidak dikenakan biaya, dan
jikalau ada hanya berupa biaya administrasi yang jumlahnya masih dalam batas
kewajaran sebagai wujud ucapan terima kasih dari penerima pelayanan. Namun
untuk beberapa responden lainnya menilai kurang wajar dan tidak wajar karena
mereka menemukan oknum tertentu yang mengutip biaya di luar batas kewajaran.
11.Kepastian biaya pelayanan, yaitu kesesuaian antara biaya yang
dibayarkan dengan biaya yang telah ditetapkan.
Tabel 4.11
Kepastian Biaya Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Selalu Tidak Sesuai 6 4.0 4.0 4.0
Kadang-kadang Sesuai 9 6.0 6.0 10.0 Banyak Sesuainya 95 63.3 63.3 73.3 Selalu Sesuai 40 26.7 26.7 100.0 Total 150 100.0 100.0
75 Gambar 4.15 Kepastian Biaya Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Dari grafik di atas, diketahui bahwa mengenai kepastian biaya pelayanan
pada Kecamatan Medan Baru, yaitu yang menjawab selalu tidak sesuai sebanyak
6 orang (4%), yang menjawab kadang-kadang sesuai sebanyak 9 orang (6%),
yang menjawab banyak sesuainya sebanyak 95 orang (63,33%) dan yang
menjawab selalu sesuai sebanyak 40 orang (2,67%).
Dari data diatas mengenai kepastian biaya pelayanan yang ditetapkan,
mayoritas responden mengatakan bahwa kepastian biaya yang ditetapkan oleh
Kecamatan Medan Baru adalah sesuai. Artinya tidak menyimpang dari apa yang
telah di tetapkan oleh pemerintah. Terdapat keterangan restribusi dan denda
administrasi yang ditampilkan di dalam kantor Kecamatan tersebut, meskipun
keterangan tidak diletakkan secara jelas, melainkan di dalam ruangan KASI
Pemerintahan. Namun, disamping pelayanan yang diberikan oleh Kecamatan,
responden juga harus terlebih dahulu melalui pengurusan di Kantor Lurah untuk
memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Pada pelayanan yang diberikan oleh
petugas di Kantor Lurah masih banyak dikeluhkan oleh responden mengenai
kepastian biaya yang ditetapkan. Beberapa responden mengatakan adanya
0 50 100 6 9 95 40
Selalu Tidak Sesuai Kadang-Kadang Sesuai
76
pungutan liar diluar dari pada biaya yang telah ada. Hal itu menyebabkan
kekecewaan masyarakat dan menilai bahwa biaya yang ditetapkan tidak atau
kurang pasti.
Sementara itu, berdasarkan survey yang dilakukan oleh peneliti di
Kecamatan tersebut, adanya suatu istilah buruk yang berlaku di masyarakat yaitu
“ada uang cepat, tidak ada uang lambat”. Hal itu memiliki makna bahwa dalam
pengurusan di Kantor Camat maupun Kantor Lurah ada semacam uang tambahan
yang diberikan oleh masyarakat secara cuma-cuma kepada petugas yang melayani
agar urusannya lebih cepat selesai. Peneliti mengamati bahwa hal itu akan
menjadi budaya yang buruk dalam birokrasi di pelayanan publik.
12.Kepastian jadwal pelayanan, yaitu pelaksanaan waktu pelayanan,
sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tabel 4.12
Kepastian Jadwal Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Selalu Tidak Tepat 6 4.0 4.0 4.0
Kadang-kadang Tepat 17 11.3 11.3 15.3 Banyak Tepatnya 98 65.3 65.3 80.7 Selalu Tepat 29 19.3 19.3 100.0 Total 150 100.0 100.0
77 Gambar 4.16 Kepastian Jadwal Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Pada Kecamatan Medan Baru adalah yang menjawab selalu tidak sesuai
sebanyak 6 orang (4%), yang menjawab kadang-kadang tepat sebanyak 17 orang
(11,33%), yang menjawab banyak tepatnya sebanyak 98 orang (65,33%) dan
yang menjawab selalu tepat sebanyak 29 orang (19,33%).
Dari data di atas, Kepastian jadwal pelayanan yang diberikan oleh
Kecamatan Medan Baru, mayoritas responden menilai sesuai. Walaupun
disamping itu ada beberapa responden yang mengatakan jadwal pelayanan yang
diberikan itu kadang-kadang tepat bahkan tidak tepat karena kurangnya
kedisiplinan petugas dalam memberikan waktu pelayanan dan adanya
keterlambatan proses pengurusan di luar Kecamatan yang sedang dilakukan.
13.Kenyamanan lingkungan, yaitu kondisi sarana dan prasarana
pelayanan yang bersih, rapi, dan teratur sehingga dapat memberikan
rasa nyaman kepada penerima pelayanan.
0 20 40 60 80 100 6 17 98 29
Selalu Tidak Tepat Kadang-Kadang Tepat Banyak Tepatnya Selalu Tepat
78 Tabel 4.13
Kenyamanan di Lingkungan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Kurang Nyaman 4 2.7 2.7 2.7
Nyaman 126 84.0 84.0 86.7
Sangat Nyaman 20 13.3 13.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.17 Kenyamanan Lingkungan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Berdasarkan grafik di atas, dapat dinyatakan bahwa jawaban responden
atas kenyamanan di Kecamatan Medan Baru adalah yang menjawab tidak
nyaman tidak ada (0%), yang menjawab kurang nyaman sebanyak 4 orang
(2,67%), yang menjawab nyaman sebanyak 126 orang (84%) dan yang menjawab
sangat nyaman sebanyak 20 orang (13,33%).
Maka dilihat dari jawaban mayoritas responden di atas bahwa Kecamatan
Medan Baru memiliki lingkungan yang nyaman, bersih dan tertata rapi, fasilitas
yang mendukung kenyamanan masyarakat berupa kursi tunggu yang memadai
dan taman hijau sehingga layak dikategorikan sebagai kantor Pemerintahan.
0 50 100 150 0 4 126 20
79
Adapun beberapa responden yang menilai bahwa kantor Kecamatan Medan Baru
kurang nyaman dikarenakan dirasakan perlu adanya perluasan taman hijau agar
lingkungan kantor menjadi lebih segar.
14.Keamanan pelayanan, yaitu terjaminnya tingkat keamanan lingkungan
unit penyelenggara pelayanan ataupun sarana yang digunakan,
sehingga masyarakat merasa tenang untuk mendapatkan pelayanan
terhadap resiko-resiko yang diakibatkan dari pelaksanaan pelayanan.
Tabel 4.14
Keamanan di Lingkungan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak Aman 6 4.0 4.0 4.0
Kurang Aman 2 1.3 1.3 5.3
Aman 130 86.7 86.7 92.0
Sangat Aman 12 8.0 8.0 100.0
Total 150 100.0 100.0
Sumber : hasil penelitian, 2015 (data diolah)
Gambar 4.18 Keamanan Lingkungan Pelayanan di Kecamatan Medan Baru 0 50 100 150 6 2 130 12
80
Pada Kecamatan Medan Baru, dikethui bahwa penilaian responden
mengenai keamanan lingkungan pelayanan Kecamatan adalah yang menjawab
tidak aman sebanyak 6 orang (4%), yang menjawab kurang aman sebanyak 2
orang (1,33%), yang menjawab aman sebanyak 130 orang (86,67%) dan yang
menjawab sangat aman sebanyak 12 orang (8%).
Dari data di atas, didapatkan bahwa mayoritas responden menilai Kantor
Camat Medan Baru aman. Di lingkungan Kecamatan tersebut tidak dijumpai
adanya suatu ancaman ataupun bahaya yang akan mengganggu responden dalam
menerima pelayanan. Namun disamping itu, beberapa responden mengatakan
perlu adanya penambahan keamanan pada halaman parkir kendaraan bermotor,
mengingat situasi dan lokasi bangunan Kantor Camat berada di pinggir jalan dan
keramaian yang dapat memancing timbulnya suatu perbuatan kriminalitas seperti
pencurian kendaraan bermotor.