Observasi II Bila permasalahan
HASIL PENELITIAN DAN PEMAHASAN
Dalam Bab Hasil Penelitian dan Pembahasan di sini uraiannya akan dipaparkan sesuai dengan PTK sebanyak siklus, mulai siklus I, II, III dan IV sebagaimana berikut :
Siklus I :
1. Tahap Perencanaan : untuk aksi hari Kamis dan Jumat : 6, 7 September 2017 Terlebih dahulu, sebelumnya masuk siklus I, pada pertemuan pertama, guru menjelaskan pengertian dan contoh contoh dari tema, kalimat efektif, dan paragraf. Termasuk kalimat simple present sebagai kalimat yang digunakan menulis. Kemudian pada pertemuan hari ke dua, guru menyiapkan materi yang berisi pertanyaan yang akan dibahas melalui 3 langkah kegiatan sebagai berikut:
a. Langkah pertama:
Guru menyampaikan sebuah pertanyaan kepada para murid di kelas selanjutnya guru meminta semua siswa menjawab dengan jawaban-jawaban di bukunya masing-masing, dengan pertanyaan : “ How to switch off fire ?”
b. Langkah ke dua:
Guru menginstruksikan kepada murid untuk berpasangan dengan pasangannya untuk menanyakan jawaban dari lawan kolaborasi beserta argumennya selanjutnya guru meminta agar dituangkan ke dalam tulisan masing-masing. Kemudian mereka diminta menyatukan tulisan mereka dalam satu tulisan.
c. Langkah ke tiga:
Guru selanjutnya meminta pasangan siswa kolaborasi untuk mempresentasikan hasil tulisan mereka di depan kelas atas apa yang telah mereka putuskan dari rangkuman tulisan mereka berdua.
2. Tahap Pelaksanaan:
Dalam tahap ini, setelah hari pertama guru menjelaskan materi dasar tentang tema, kalimat efektif dan organisasi kalimat, pada hari ke dua, guru melakukan 3 langkah pembelajaran sebagai berikut:
138
BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
a. Langkah pertama:
1) Guru menanyakan kepada kelas, dan dijawab oleh siswa secara individu atas pertanyaan : “ How to switch off fire ?”
2) Para siswa secara individu memikirkan dan menjawab pertanyaan guru ke dalam tulisan sesuai dengan gagasan yang mereka ketahui
b. Langkah ke dua:
1) Guru meminta pasangan kolaborasi siswa, untuk menanyakan jawaban masing-masing tulisan lawan dan argumentasinya secara bergantian.
2) Pasangan murid merespon pertanyaan lawan kolaborasinya seara bergantian, selanjutnya menetapkan jawaban bersama.
c. Langkah ke tiga:
1) Kemudian guru menginsruksikan kepada pasangan siswa untuk mengoreksi kebenaran mengenai tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi kalimat. Selanjutnya mempresentasikannya ke depan kelas.
2) Para murid mengoreksi tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi, dan mempresentasikannya ke depan kelas.
3. Tahap Pengamatan:
Dalam tahapan ini guru dan memperhatikan aktivitas siswa selama pembelajaran dalam siklus dengan menggunakan instrumen Lembar Observasi Siswa (LOS).
4. Tahap Refleksi:
Usai pembelajaran siklus I, diperoleh hasil refleksi menjadi sebagai berikut.
Pada prosesi pembelajaran tercatat pembelajaran telah berjalan dengan baik.
Skenario berjalan sebagaimana direncanakan. Namun demikian para murid nampak sedikit gaduh. Padahal dalam pelaksanaan menulis ini, semestinya mereka harus fokus. Hasil pembelajaran diperoleh kemajuan kecil diukur dari KKM: 7,5. Hasil yang dicapai kelas memperoleh nilai antara 6, 0-7,5 hanya sebanyak 9 orang (50 %), masih jauh dari harapan. sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel 4 berikut:
Tabel 4. Hasil Pembelajaran Siklus I PTK, Ketrampilan Menulis Siswa Kelas XII-A, SMK Husada Prima, Samarinda, Semester
Ganjil Tahun Pembelajaran 2017/2018
139 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
6 Ivo Riska Handayani C-2 7,0 Tidak Lulus
7 Karlina Tri Utami D-1 7,5 Lulus
8 Megawati D-2 7,0 Tidak Lulus
9 M. Aidil Amrullah E-1 6,0 Tidak Lulus
10 Nafa Oktaviyanti E-2 6,0 Tidak Lulus
11 Nur Fadjri Ramadani F-1 7,0 Tidak Lulus 12 Nursari Meliyanti F-2 7,0 Tidak Lulus
13 Puteri Faradiba G-1 7,5 Lulus
14 Rahma Dwi Yanti G-2 7,5 Lulus
15 Reza Okta Pratiwi H-1 7,0 Tidak Lulus
16 Rina Wahyuningsih H-2 7,5 Lulus
17 Siska JK Dewi I-1 7,5 Lulus
18 Herlina Granada I-2 7,5 Lulus
Prosentasi Pencapaian KKM: 7,5 (9 orang) 50 %
Refleksi dari hasil kegiatan pembelajaran pada siklus I bersama dengan teman guru kolaborasi sebagaimana ada pada data Tabel II di atas, hasilnya kelas telah memperoleh nilai KKM: 7,5 sebanyak 9 orang (50 %). Hal ini karena pengertian kegiatan menulis masih belum dipahami siswa dengan baik.
Ini berarti perlu adanya tindak lanjut dengan pembelajaran siklus II. Beberapa masukan dari guru sendiri dan rekan kolaborasi adalah untuk pelaksanaan pembelajaran siklus II adalah agar siswa fokus dengan pembelajaran dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.
Siklus II
1. Tahap Perencanaan: untuk aksi hari Kamis/Jum’at, 20, 21 September 2017 Sebelumnya pada pertemuan hari pertama guru kembali menjelaskan ulang pengertian tema, kalimat efektif dan organisasi paragraf. Kemudian pada hari ke dua, pelaksanaan siklus II guru menyiapkan materi pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa, pembelajaran ini akan dibahas melalui 3 langkah kegiatan sebagai berikut:
a. Langkah pertama:
Guru menyampaikan sebuah pertanyaan kepada para murid di kelas selanjutnya guru meminta semua siswa menjawab dengan jawaban-jawaban di bukunya masing-masing, dengan judul pertanyaan: “ How to over come flood in Samarinda ?”
b. Langkah ke dua:
Guru menginstruksikan kepada murid untuk berpasangan dengan pasangannya untuk menanyakan jawaban dari lawan kolaborasi beserta argumennya selanjutnya guru meminta agar dituangkan ke dalam tulisan masing-masing. Kemudian mereka diminta menyatukan tulisan mereka dalam satu tulisan.
c. Langkah ke tiga:
Guru selanjutnya meminta pasangan siswa kolaborasi untuk mempresentasikan hasil tulisan mereka di depan kelas atas apa yang telah mereka putuskan dari rangkuman tulisan mereka berdua.
140
BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
2. Tahap Pelaksanaan :
Dalam tahap ini, guru melakukan 3 langkah pembelajaran sebagai berikut : a. Langkah pertama:
1) Guru menanyakan kepada kelas, dan dijawab oleh siswa secara individu atas pertanyaan : “ How to overcome flood in Samarinda ?”
2) Para siswa secara individu memikirkan dan menjawab pertanyaan guru ke dalam tulisan sesuai dengan gagasan yang mereka ketahui.
b. Langkah ke dua:
1) Guru meminta pasangan kolaborasi siswa, untuk menanyakan jawaban masing-masing tulisan lawan dan argumentasinya secara bergantian.
2) Pasangan murid merespon pertanyaan lawan kolaborasinya seara bergantian, selanjutnya menetapkan jawaban bersama.
c. Langkah ke tiga:
1) Kemudian guru menginsruksikan kepada pasangan siswa untuk mengoreksi kebenaran mengenai tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi kalimat dan presentasikan ke depan kelas.
2) Para murid mengoreksi tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi, selanjutnya presentasi ke depan kelas.
3. Tahap Pengamatan:
Dalam tahapan ini guru dan memperhatikan aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan instrumen Lembar Observasi Siswa (LOS).
4. Tahap Refleksi:
Usai pembelajaran siklus II, diperoleh hasil refleksi menjadi sebagai berikut.
Pada prosesi pembelajaran tercatan pembelajaran telah berjalan dengan baik.
Skenario berjalan sebagaimana direncanakan. Namun demikian para murid nampak sedikit gaduh. Padahal dalam pelaksanaan menulis ini, semestinya mereka harus fokus. Hasil pembelajaran diperoleh kemajuan diukur dari KKM:
7,5. Hasil yang dicapai kelas memperoleh nilai antara 6, 0-7,5 ada sebanyak 12 orang ( 66,6 %), sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel 5 berikut:
Tabel 5. Hasil Pembelajaran Siklus II PTK, Ketrampilan Menulis Siswa Kelas XII-A, SMK Husada Prima, Samarinda,
Semester Ganjil Tahun Pembelajaran 2017/2018 No Nama Siswa Kode Peserta Nilai
Diperoleh
Keterangan (Lulus/Tidak
Lulus)
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Anastasia Effendi A-1 8,0 Lulus
2 Hadmah A-2 7,0 Tidak Lulus
3 Hesti Ari Sunaringdiyah
B-1 7,5 Lulus
4 Inda Marcella B-2 7,5 Lulus
5 Inka Aprilliani C-1 7,5 Lulus
141 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
6 Ivo Riska Handayani C-2 7,0 Tidak Lulus
7 Karlina Tri Utami D-1 7,5 Lulus
8 Megawati D-2 7,0 Tidak Lulus
9 M. Aidil Amrullah E-1 6,0 Tidak Lulus
10 Nafa Oktaviyanti E-2 6,0 Tidak Lulus
11 Nur Fadjri Ramadani F-1 7,5 Lulus
12 Nursari Meliyanti F-2 7,5 Lulus
13 Puteri Faradiba G-1 7,5 Lulus
14 Rahma Dwi Yanti G-2 7,5 Lulus
15 Reza Okta Pratiwi H-1 7,0 Tidak Lulus
16 Rina Wahyuningsih H-2 7,5 Lulus
17 Siska JK Dewi I-1 7,5 Lulus
18 Herlina Granada I-2 7,5 Lulus
Prosentasi Pencapaian KKM : 7,5 (12 orang) 66,6 %
Refleksi dari data Tabel 5 di atas, hasil pembelajaran Siklus II kelas telah meningkat dengan memperoleh nilai KKM : 7,5 sebanyak 12 orang (66,6 %).
Ada kenaikan 3 orang siswa mencapai KKM. Hal ini tetap berarti perlu adanya tindak lanjut dengan pembelajaran siklus III, beberapa masukan dari guru sebagai pengamat dan rekan guru kolaborasi untuk untuk siklus III adalah agar siswa tetap fokus dengan pembelajaran dan memperhatikan penulisan tanda-tanda baca.
Siklus III
1. Tahap Perencanaan: untuk aksi hari Kamis/Jumat, 10, 11 Oktober 2017
Sebelumnya pada pertemuan hari pertama guru menjelaskan hambatan yang dihadapi siswa selama siklus II dan pengulangan pengertian kalimat efektif dan paragraf yang baik. Kemudian hari ke dua pada pelaksanaan siklus III guru menyiapkan materi pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa, pembelajaran ini akan dibahas melalui 3 langkah kegiatan sebagai berikut:
a. Langkah pertama:
Guru menyampaikan sebuah pertanyaan kepada para murid di kelas selanjutnya guru meminta semua siswa menjawab dengan jawaban-jawaban di bukunya masing-masing, dengan judul pertanyaan : “ How to plan study to pass exam?”
b. Langkah ke dua:
Guru menginstruksikan kepada murid untuk berpasangan dengan pasangannya untuk menanyakan jawaban dari lawan kolaborasi beserta argumennya selanjutnya guru meminta agar dituangkan ke dalam tulisan masing-masing. Kemudian mereka diminta menyatukan tulisan mereka dalam satu tulisan.
c. Langkah ke tiga:
142
BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
Guru selanjutnya meminta pasangan siswa kolaborasi untuk mempresentasikan hasil tulisan mereka di depan kelas atas apa yang telah mereka putuskan dari rangkuman tulisan mereka berdua.
2. Tahap Pelaksanaan:
Dalam tahap ini, guru melakukan 3 langkah pembelajaran sebagai berikut:
a. Langkah pertama:
1) Guru menanyakan kepada kelas, dan dijawab oleh siswa secara individu atas pertanyaan: “ How to plan study to pass exam?”
2) Para siswa secara individu memikirkan dan menjawab pertanyaan guru ke dalam tulisan sesuai dengan gagasan yang mereka ketahui.
b. Langkah ke dua:
1) Guru meminta pasangan kolaborasi siswa, untuk menanyakan jawaban masing-masing tulisan lawan dan argumentasinya secara bergantian.
2) Pasangan murid merespon pertanyaan lawan kolaborasinya seara bergantian, selanjutnya menetapkan jawaban bersama.
c. Langkah ke tiga:
1) Kemudian guru menginsruksikan kepada pasangan siswa untuk mengoreksi kebenaran mengenai tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi kalimat dan presentasi ke depan kelas.
2) Para murid mengoreksi tema, kelengkapan tanda-tanda baca, kelengkapan pengertian kalimat dan organisasi, selanjutnya presentasi ke depan kelas.
3. Tahap Pengamatan:
Dalam tahapan ini guru dan memperhatikan aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan instrumen Lembar Observasi Siswa (LOS).
4. Tahap Refleksi:
Usai pembelajaran siklus III, diperoleh hasil refleksi menjadi sebagai berikut.
Pada prosesi pembelajaran tercatan pembelajaran telah berjalan dengan baik.
Skenario berjalan sebagaimana direncanakan. Hasil pembelajaran diperoleh kemajuan diukur dari KKM: 7,5. Hasil yang dicapai kelas memperoleh nilai antara 6, 0-7,5 ada sebanyak 15 orang (82,5 %), sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel 6 berikut:
Tabel 6. Hasil Pembelajaran Siklus III PTK, Ketrampilan Menulis Siswa Kelas XII-A, SMK Husada Prima, Samarinda, Semester
Ganjil Tahun Pembelajaran 2017/2018
143 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
4 Inda Marcella B-2 7,5 Lulus
5 Inka Aprilliani C-1 7,5 Lulus
6 Ivo Riska Handayani C-2 7,5 Lulus
7 Karlina Tri Utami D-1 7,5 Lulus
8 Megawati D-2 7,5 Lulus
9 M. Aidil Amrullah E-1 6,0 Tidak Lulus
10 Nafa Oktaviyanti E-2 6,0 Tidak Lulus
11 Nur Fadjri Ramadani F-1 7,5 Lulus
12 Nursari Meliyanti F-2 7,5 Lulus
13 Puteri Faradiba G-1 7,5 Lulus
14 Rahma Dwi Yanti G-2 7,5 Lulus
15 Reza Okta Pratiwi H-1 7,0 Tidak Lulus
16 Rina Wahyuningsih H-2 7,5 Lulus
17 Siska JK Dewi I-1 7,5 Lulus
18 Herlina Granada I-2 7,5 Lulus
Prosentasi Pencapaian KKM : 7,5 (15 orang) 82,5 %
Refleksi dari data Tabel 6 di atas, hasil pembelajaran Siklus III telah memperoleh nilai KKM: 7,5 sebanyak 15 orang (82,5 %). Masih ada 3 orang siswa tidak berhasil mencapai KKM, namun siklus pembelajaran telah mencapai sasaran.
KESIMPULAN
Seperti telah dikemukakan dalam tulisan di atas, sesuai dengan analisis masalah dalam penelitian Apakah Strategi Write-Pair-Share dapat meningkatkan ketrampilan menulis siswa Kelas XII-A, SMK Husada Prima, Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018?” ternyata membuktikan metode Write-Pair-Share dapat meningkatkan dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa sesuai dengan hipotesa tindakan yang menyatakan “Metode Write-Pair-Share dapat meningkatkan ketrampilan menulis siswa kelas XII-A SMK Husada Prima, Samarinda, semester ganjil tahun 2017/2018 sebagaimana dapat dilihat dari hasil pembelajaran pada siklus I mencapai 9 orang siswa (50 %), kemudian pada siklus II meningkat menjadi 12 orang siswa (66,6 %), dan terakhir berikutnya pada siklus III 15 orang (82,5 %).
SARAN
Adapun saran-saran yang penulis sampaikan, khususnya untuk rekan-rekan sejawat di SMK Husada Prima, Samarinda, termasuk pihak-pihak mana saja yang berminat untuk mengkaji lebih jauh, penulis menyampaikan saran :
1. Ada banyak metode-metode pembelajaran yang kreatif yang bisa diterapkan di sekolah dalam pembelajaran sehari-hari sebagaimana penulis lakukan.
2. Penelitian Tindakan Kelas ini baik untuk dikuasai oleh para guru, karena guru juga dapat menjadi peneliti sebagai bentuk kesadaran dalam pengembangan diri.
144
BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
DAFTAR PUSTAKA
Barkley, E. Elizabert, dkk. 2005. Collaborative Learning Techniques. Bandung:
Penerbit Nusa Media.
Enclopedia Merriem Webster (Online) 2018.
H.E.Mulyasa. 2011. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Insiklopedia Bahasa Indonesia (Online) (2018).
Kartini Kartono. 1980. Pengantar Metodologi Riset. Bandung: PT Alumni.
Nana Sudjana. 1991. Karya Tulis Ilmiah. Bandung: Sinar Baru.
Smith, Karl. 1995. Strategies for Effective teaching. A Handbook for Teaching Assistans. Minnesota: University Winconson.
Sofian Effendi dan Chris Manning. 1989. Metode Penelitian Survai. Jakarta:
LP3ES.
Suharsimi Arikunto. 1993. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Suharsimi Arikunto dkk. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Zainal Aqib. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.
145 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 33, Maret 2019
RELASI, PEMETAAN DAN GRAFIK SEBAGAI SALAH SATU POKOK