• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambar Dan Objek Penelitian

D. Hasil Penelitian

Hasil penelitian mengenai pengaruh penataan organisasi terhadap kinerja guru SMKN 1 Jeneponto akan di uraikan melalui data primer yang di peroleh dari hasil jawaban responden melalui kuesioner. Hasil dari jawaban jawaban responden ini akan menjadi informasi dalam menjawab permasalahan yang telah di kemukakan pada bab sebelumnya. Sesuai

dengan permasalahan dan perumusan pemodelan yang telah dikemukakan, serta kepentingan pengujian hipotesis maka akan diuji dalam program pengolahan data yaitu SPSS v 18.

1. Hasil Uji Validalitas

Pengujian Validalitas dilakukan berdasarkan analisis item yaitu mengkolerasikan skor setiap item dengan skor variable (hasil penjumlahan seluruh skor item pertanyaan). Hasil uji validitas dapat dilihat pada Tabel berikut :

Tabel 4.6 Hasil Uji Validalitas

Variabel Pertanyaan r hitunng r tabel Keterangan

butir 1 0,415 0,279 Valid diperoleh sekitar 84% nilai rhitung > rtabel, maka butir-butir instrumen penelitian tersebut dinyatakan valid. Sehingga semua butir instrumen pertanyaan yang berhubungan dengan kinerja, reward, pengaruh penataan organisasi dan kinerja guru dinyatakan valid sehingga

pertanyaan-pertanyaan yang tertuang dalam angket penelitian dapat digunakan dalam penelitian.

2. Uji Reliabilitas

Reliabilitas berarti jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Semakin tinggi koefisien reliabilitas semakin reliabel jawaban yang diperoleh dari responden.

Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menghitung besarnya nilai Cronbach’s Alpha instrumen dari masing-masing variabel yang diuji. Apabila nilai Cronbach s Coefficient Alpha lebih besar dari 0,60, maka jawaban dari para responden pada kuesioner sebagai alat pengukur dinilai dinyatakan reliabel. Jika nilai Cronbachs Coefficient Alpha lebih kecil 0,60, maka jawaban dari para responden pada kuesioner sebagai alat pengukur dinilai dinyatakan tidak reliable. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada Tabel 4.7

Tabel 4.7 Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Cronbachs Alpha Keterangan Penanataan organisasi (X) 0,345 Reliabel

Kinerja (Y) 0,653 Reliabel

Berdasarkan Tabel 4.7 diatas, diperoleh nilai nilai Alpha Cronbach dari semua variabel penelitian yaitu penataan organisasi, dan kinerja menunjukkan lebih besar dari nilai 0,6. Dengan demikian jawaban-jawaban responden dari variabel-variabel penelitian tersebut reliabel, sehingga kuesioner dari variabel-variabel tersebut reliabel dan dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya.

3. Analisis Regresi Linear Sederhana

Syarat uji analisis regresi linear sederhana adalah mengolah data Analisis dalam menghitung seberapa besar pengaruh variabel dependen terhadap independen. dengan menggunakan rumus

Y= a + bX. Hasil ji dapat dilihat pada tabel 4.8

Tabel 4.8 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Coefficientsa

a. Dependent Variable: Kinerja_Y

Berdasrkan hasil uji pada Tabel 4.8 diatas diketahui nilai Constant (a) sebesar 26,248 sedangkan nilai Trust (b / koefisien rergesi) sebesar 0,88 sehingga persamaan regresinya dapat di tulis :

Y = a + bX Y = 26,248 + 0,88 Persamaan tersebut dapat di terjemahkan :

a. Konstanta sebesar 26,248 mengandung arti bahwa nilai konsisten variabel X adalah sebesar 26,248

b. Koefisien regresi X sebesar 0,88 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai variabel X, maka nilai Kinerja bertambah

sebesar 0,88 . koefisien tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pegaruh variabel X terhadap Y adalah positif.

4. Hasil uji t ( Uji Parsial)

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui signifikan apakah terdapat pengaruh antara masing-masing variable independen (X) dan variable dependen (Y) dapat dilihat pada tabel 4.9

tabel 4.9 Hasil uji t (Uji Parisal)

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 26.248 4.422 5.935 .000

Variabel_X .088 .150 .084 .587 .560

a. Dependent Variable: Kinerja_Y

Berdasarkan dari tabel 4.9 diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000

< 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. dan selanjutnya berdasarkan nilai thitung sebesar 5,935 > ttabel 2,010 maka Ho ditolak dan Ha diterima . juga dapat disimpulkan bahwa variabel independen X berpegaruh terhadap variabel dependen Y.

Catatan : cara mencari ttabel

ttabel = (0,05/2 : n – k – 1) = (0,05/2 : 50 – 1 – 1)

= (0,025 : 48) [ dilihat pada distribusi nilai ttabel ]

=2,010

5. Hasil Uji R2 (Uji Determinasi)

Uji Determinasi dilakukan untuk mengetahui kontribusi variabel independen yaitu penataan organisasi terhadap variabel dependen yaitu kinerja guru. hasil uji determinasi dapat dilihat pada tabel 4.10 yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.10 Hasil Uji Determinasi

Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 .084a 0.007 -0.014 1.276

Tabel 4.10 di atas menjelaskan besarnya nilai korelasi / hubungan (R) yaitu sebesar 0,084. dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R square) sebesar 0,007 yang berarti bahwa variabel bebas terhadap terhadap variabel terikat adalah sebesar 0,7%

E. PEMBAHASAN

Setelah diketahui hasil penelitian ini melalui hasil analisis kuantitatif penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak parsial penataan organisasi terhadap kinerja guru SMKN 1 Jeneponto. Menurut karakteristik yang diwawancarai, diketahui bahwa ada 17 pria dan 33 perempuan. Menurut tingkat usia yang diwawancarai, hingga 7 orang diketahui berusia antara 18-25 tahun, hinggah 13 orang antara 26-30 tahun,hingga 20 orang antara 31-40 tahun, dan hingga 10 orang berusia diatas 40 tahun. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada guru SMKN 1 Jeneponto untuk kemudian dijawab sesuai dengan jawaban yang paling tepat menurut masing-masing responden.

Teknik yang digunakan pada uji validitas adalah korelasi pearson metode corrected item total correlation. Suatu item dikatakan valid jika memiliki r-hitung lebih besar dari r-tabel. Pada penelitian ini jumlah resondennya adalah 50 atau N=50, maka r tabelnya adalah 0.279. berdasarkan tabel 4.6 diketahui bahwa sekitar 84% item pernyataan memiliki r-hitung lebih besar dari r-tabel, sehingga penulis dapat mengambil keputusan bahwa setiap butir pernyataan yang digunakan untuk mengukur variabel pada peneitian ini dinyatakan valid.

Pada analisis masalah ini penulis ingin mengetahui seberapa besar pengaruh variabel penataan organisasi terhadap kinerja guru SMKN 1 Jeneponto. Untuk menguji penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi sederhana dan uji T parsial serta koefisien determinasinya.

Hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPPS V18 dapat dilihat pada tabel 4.8 bahwa variabel penataan oganisasi berpengaruh positif terhadap kinerja guru SMKN 1 Jeneponto yang

menunjukan dengan koefisien variabel, dimana variabel penataan organisasi memiliki hasil yang positif. Hasil analisis koefisien determinasi dapat dilihat dari tabel 4.10 yang menunjukan bahwa variabel penataan organisasi memiliki hubungan positif terhadap kinerja guru yaitu sebesar 0.07%.

Menurut penulis penataan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Penataan organisasi merupakan suatu tuntutan yang senantiasa harus dilakukan secara sistematis. Jika penataan organisasi diterapkan oleh guru SMKN 1 Jeneponto dalam menjalankan tugasnya pasti hasilnya akan berpengaruh terhadap kinerjanya.

40 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait