BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.1 Karakteristik Responden
Instrumen yang digunakan penelitian ini adalah angket. Berdasarkan angket yang disebarkan tersebut diperoleh gambaran umum mengenai
karakteristik responden. Hasil angket menunjukan karakteristik responden seperti dilihat pada tabel-tabel berikut :
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Jumlah
(Orang) Persentase (%) Laki-laki 50 76.92 Perempuan 15 23.08 Total 65 100
Pada tabel 4.1. karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin terlihat, bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki yaitu 30 responden atau berkisar 46.15% dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 15 responden atau 23.08%. Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah (Orang) Persentase (%) 20-30 tahun 30 46.15 31-40 tahun 25 38.46 41-50 tahun 10 15.39 Total 65 100
Pada tabel 4.2. karakteristik responden berdasarkan usia terlihat bahwa yang berusia 20-30 tahun berjumlah 30 responden atau 46.15% dan yang berusia 31-40 tahun berjumlah 25 responden atau 38.46% dan yang berusia 41-50 tahun berjumlah 10 responden atau 15.39%.
Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja Jumlah (Orang) Persentase
(%)
1-5 tahun 35 53.84
5-10 tahun 20 30.76
> 11 tahun 10 15.38
Total 65 100
Pada tabel 4.3. karakteristik responden berdasarkan masa kerja terlihat bahwa masa kerja 1-5 tahun berjumlah 35 responden atau 53.84% dan masa kerja 5-10 tahun berjumlah 20 responden atau 30.76% dan masa kerja tahun berjumlah 10 responden atau 15.38%.
4.2.2 Variabel Penelitian
Berikut ini merupakan deskriptif penelitian berdasarkan pendapat responden dari kuesioner yang telah disebar peneliti. Adapaun hasil dari jawaban responden dari variabel pelatihan dapat dilihat sebagai berikut. Pada Tabel 4.4 dapat dilihat hasil deskripsi jawaban responden tentang tabel pelatihan kerja (X1)
Tabel 4.4
Pendapat Responden Terhadap Variabel Pelatihan (X1) No Item SS S KS TS STS Total Responden Total (%) F % F % F % F % F % Q1 1 1.5 54 83.1 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q2 2 3.1 53 81.5 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q3 36 55.4 29 44,6 0 0 0 0 0 0 65 100 Q4 2 3.1 49 75.4 14 21.5 0 0 0 0 65 100 Q5 1 1.5 27 41.5 37 56.9 0 0 0 0 65 100 Q6 1 1.5 54 83.1 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q7 2 3.1 53 81.5 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q8 36 55.4 29 44.6 0 0 0 0 0 0 65 100 Q9 2 3.1 49 75.4 14 21.5 0 0 0 0 65 100 Q10 1 1.5 27 41.5 37 56.9 0 0 0 0 65 100 Q11 36 55.4 29 44.6 0 0 0 0 0 0 65 100
Q12 2 3.1 49 75.4 14 21.5 0 0 0 0 65 100 Q13 1 1.5 27 41.5 37 56.9 0 0 0 0 65 100 Sumber : pengolahan data primer (kuesioner) dengan SPSS
Berdasarkan tabel 4.4 terlihat bahwa :
1. Untuk Q1 (pelatihan memberikan pengembangan kepada pegawai) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (83.1%) Setuju (S), dan tidak ada responden yang menjawab Kurang Setuju (KS) 10 responden (15.4%), hal ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan pelatihan motivasi kepada pegawai.
2. Untuk Q2 (pelatihan yang diberikan meningkatkan kemampuan pegawai) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden (81.5 %) Setuju (S), 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan pelatihan yang diberikan meningkatkan kemampuan pegawai. 3. Untuk Q3 (pelatihan mampu menarik minat semangat pegawai) terdapat 36
responden (55.4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 29 responden (44.6%) Setuju (S), hal ini menunjukkan pelatihan mampu menarik minat semangat pegawai.
4. Untuk Q4 (Instruktur menguasai materi pelatihan) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 49 responden (75.4%) Setuju (S), 14 responden (21.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan instruktur menguasai pelatihan.
5. Untuk Q5 (Instruktur pelatihan mampu menyajikan materi pelatihan dengan baik) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 27 responden (41.5%) Setuju (S), dan yang Kurang Setuju (KS), 37 responden
(56.9), hal ini menunjukkan Instruktur pelatihan mampu menyajikan materi pelatihan dengan baik.
6. Untuk Q6 (Instruktur menjalin komunikasi dengan pihak perserta) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (83.1%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), Instruktur menjalin komunikasi dengan pihak perserta.
7. Untuk Q7 (Instuktur dapat memberi semangat pengembangan kepada peserta) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden (81.5%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%), kurang setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Instuktur dapat memberi semangat pengembangan kepada peserta .
8. Untuk Q8 (Materi yang diberikan bermanfaat bagi pekerjaan) terdapat 36 responden (55.4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 29 responden (44.6%) Setuju (S), hal ini menunjukkan bahwa materi yang diberikan bermanfaat bagi pekerjaan.
9. Responden Q9 (Materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan pegawai), menjawab Sangat Setuju (SS), 2 responden (3.1%) Setuju (S), dan 49 responden (75.4%) Kurang Setuju (KS), 14 responden (21.5%), hal ini menunjukkan bahwa materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan pegawai). 10.Untuk Q10 (Fasilitas pelatihan melengkapi kegiantan pelatihan) terdapat 1
responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 27 responden (41.5%) Setuju (S), dan 37 responden (56.9%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Fasilitas pelatihan melengkapi kegiantan pelatihan.
11.Untuk Q11 (Program pelatihan yang diselenggarakan sudah tepat waktu) terdapat 36 responden (55.4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 29 responden (44.6%) Setuju (S), hal ini menunjukkan bahwa Program pelatihan yang diselenggarakan sudah tepat waktu
12.Untuk Q12 (Pengembangan pegawai dapat meningkatkan kemampuan saya menyelesaikan pekerjaan lebih baik dan tepat waktu) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 49 responden (75.4%) Setuju (S), dan 14 responden (21.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Pengembangan pegawai dapat meningkatkan kemampuan saya menyelesaikan pekerjaan lebih baik dan tepat waktu.
13.Untuk Q13 (Program pelatihan dapat meningkatkan penilaian hasil kerja yang memuaskan) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 27 responden (41.5%) Setuju (S), dan 37 responden (56.9%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Program pelatihan dapat meningkatkan penilaian hasil kerja yang memuaskan.
Tabel 4.5
Pedapat Responden Terhadap Variabel Fasilitas Kerja(X2) No Item SS S KS TS STS Total Responden Total (%) F % F % F % F % F % Q1 1 1.5 54 83.1 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q2 2 3.1 53 81.5 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q3 36 55.4 29 44.6 0 0 0 0 0 0 65 100 Q4 2 3.1 49 75.4 14 21.5 0 0 0 0 65 100 Q5 1 1.5 27 41.5 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q6 1 1.5 54 83.1 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q7 2 3.1 53 81.5 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Sumber : pengolahan data primer (kuesioner) dengan SPSS
1. Untuk Q1 (tersedianya tempat pelatihan yang nyaman,membantu saya lebih fokus mengikuti pelatihan kerja) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (83.1%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa tersedianya tempat pelatihan yang nyaman,membantu saya lebih fokus mengikuti pelatihan kerja 2. Untuk Q2 (adanya konsumsi di sela-sela waktu pelatihan,memberikan
semangat kepada pegawai) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden (81.5%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa adanya konsumsi di sela-sela waktu pelatihan,memberikan semangat kepada pegawai
3. Untuk Q3(Kesedian alat peraga berupa, alat tulis, proyektor, sangat membantu saya didalam penyerapan ilmu yang disampaikan instruktur) terdapat 36 responden (55.4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 29 responden (44.6%) Setuju (S), hal ini menunjukkan bahwa Kesedian alat peraga berupa, alat tulis, proyektor, sangat membantu saya didalam penyerapan ilmu yang disampaikan instruktur.
4. Untuk Q5 (Ketersedian fasilitas komputer, meja, kursi, mesin fotokopi, alat tulis, transportasi yang memadai sangat membantu saya dalam mengembangkan karir) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 27 responden (41.5%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Ketersedian fasilitas komputer, meja, kursi, mesin fotokopi, alat tulis, transportasi yang memadai sangat membantu saya dalam mengembangkan karir
5. Untuk Q5 (Ruangan Kerja yang nyaman membuat saya bekerja lebih produktif) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (83.1%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Ruangan Kerja yang nyaman membuat saya bekerja lebih produktif.
6. Untuk Q6 (Ketersedian ruangan parkir memberikan rasa aman bagi pegawai) terdapat 4 responden (5,7%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (77,1%) Setuju (S), dan 12 responden (17,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS).
7. Untuk Q7 (adanya ruang ibadah akan mengurangi tingkat stress pegawai didalam bekerja) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden (81.5%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Untuk Q7 (Ketersedian ruangan parkir memberikan rasa aman bagi pegawai) terdapat 4 responden (5,7%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (77,1%) Setuju (S), dan 12 responden (17,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS).
Tabel 4.6
Pendapat Responden tentangVariabel Pengembangan Karir ( Y) No Item SS S KS TS STS Total Responden Total (%) F % F % F % F % F % Q1 1 1.5 54 83.1 10 15.4 0 0 0 0 65 100 Q2 2 3.1 51 78.5 12 18.5 0 0 0 0 65 100 Q3 35 53.8 30 46.2 0 0 0 0 0 0 65 100 Q4 2 3.1 49 75.4 14 21.5 0 0 0 0 65 100 Q 1 1.5 26 40.0 38 58.5 0 0 0 0 65 100
Q6 1 1.5 53 81.5 11 16.9 0 0 0 0 65 100 Q7 2 3.1 51 78.5 12 18.5 0 0 0 0 65 100 Sumber : pengolahan data primer (kuesioner) dengan SPSS
Berdasarkan Tabel 4.6 terlihat bahwa :
1. Untuk Q1 (Uraian job deskription dalam pekerjaan di dilaksanakan sebagai penilaian di dalam promosi) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (83.1%) Setuju (S), dan 10 responden (15.4%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwajob deskription dalam pekerjaan di dilaksanakan sebagai penilaian di dalam promosi.
2. Untuk Q2 (posisi yang diberikan kepada saya sesuai dengan skill yang saya miliki) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 51 responden (78.5%) Setuju (S), dan 12 responden (18.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa posisi yang diberikan kepada saya sesuai dengan skill yang saya miliki
3. Untuk Q3 (Pimpinan menyampaikan peluang karir yang tersedia kepada pegawai) responden 35 responden (53.8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 30 responden (46.2%) Setuju (S), hal ini menunjukkan bahwa Pimpinan menyampaikan peluang karir yang tersedia kepada pegawai.
4. Untuk Q4 (prestasi yang saya miliki memberikan peluang untuk jenjang karir yang lebih baik kedepannya) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 49 responden (75.4%) Setuju (S), dan 14 responden (21.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa prestasi yang saya miliki memberikan peluang untuk jenjang karir yang lebih baik kedepannya.
5. Untuk Q5 (jabatan merupakan pengembangan bagi pegawai dalam meningkatkan pengembangan karir) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab
Sangat Setuju (SS), 26 responden (40) Setuju (S), dan 38 responden (58.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa jabatan merupakan pengembangan bagi pegawai dalam meningkatkan pengembangan karir
6. Untuk Q6 (Pimpinan perusahaan memberikan perintah atau arahan setiap pegawai dengan efektif) terdapat 1 responden (1.5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden (81.5%) Setuju (S), dan 11 responden (16.9%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa Pimpinan perusahaan memberikan perintah atau arahan setiap pegawai dengan efektif
7. Untuk Q7 (Saya selalu mendapat arahan dari pimpinan yang membantu saya melaksanakan pekerjaan) terdapat 2 responden (3.1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 51 responden (78.5%) Setuju (S), dan 12 responden (18.5%) Kurang Setuju (KS), hal ini menunjukkan bahwa selalu mendapat arahan dari pimpinan yang membantu saya melaksanakan pekerjaan.
4.2.3 Uji Asumsi Klasik
Uji asumsi klasik yang digunakan meliputi uji normalitas data, uji heterodastisitas dan uji multikolonealitas
1. Uji Normalitas Data a. Pendekatan histogram
Histogram
Dependent Variable Pengembangan Karir
Mean
Std. Dev.
N = 65
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS, 2015
Uji Normalitas Data dengan pendekatan histogram diatas menunjukan bahwa model regresi yang digunakan telah berdistribusi normal, hal ini dapat dilihat dari garis histrogram tidak menceng ke kiri atau ke kanan, sehingga penyebaran datanya telah berdistribusi secara normal.
b. Pendekatan grafik
Normal P-P Plot of Regression Standardized Dependent Variable Pengembangan Karir
Observed Cum Prolo
Gambar 4.3 Scatter Plot Uji Normalitas Sumber: Pengelolaan SPSS 2015
Pendekatan lainnya yang digunakan dalam untuk menguji normalitas data adalah pendekatan Grafik. Pendekatan Grafik yang digunakan adalah
Normality Probality Plot. Berikut ini adalah Uji Normalitas Data dengan pendekatan Grafik (Normality Probability Plot ).
2. Uji Heterodastisitas
Untuk melihat ada tidaknya heterodasitasitas pada modal yang digunakan, dilakukan dengan uji heterodasitasitas (Scatter Plot). Berikut hasil uji heterodasitasitas dengan scatter plot.
Scatterplot
Gambar 4.4 Scatter Plot Uji Heteroskedastisitas
Berdasarkan Hasil Uji heterodasitasitas diatas, diketahui bahwa tidak ada varian gangguan berada dalam penelitian, ttik-titik penyebaran pada Scatter Plot
tidak menunjukan pola tertentu dan penyebarannya berada di atas dan di bawah angka nol, sehingga model regresi yang digunakan tidak mengalami
heterodastisitas.
4.2.4 Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
Dalam penelitian ini analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh variabel pelatihan (X1) dan fasilitas kerja (X2) terhadap pengembangan karir (Y) pada Dinas Pertanian Sumatera Utara
Hasil perhitungan regresi linier berganda dapat dilihat pada tabel 4.7 berikut:
Tabel 4.7
Hasil Perhitungan Regresi Linear Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) ,463 ,649 ,713 ,479 Pelatihan ,036 ,030 ,071 1,195 ,237 Fasilitas Kerja ,920 ,059 ,919 15,459 ,000
a. Dependent Variabel: pengembangan karir Sumber : Pengolahan SPSS (2015)
Hasil analisis regresi linear berganda tabel 4.10. diperoleh persamaan sebagai berikut : Y = a+b1X1 + b2X2 + e Y = 0,463 + 0,036 X1 + 0,920 X2 + e Dimana : Y = Pengembangan karir X1 = Pelatihan X2 = Fasilitas Kerja e = Standard error
1. Konstanta (a) = 0,463 menunjukkan nilai konstan, jika nilai bebas (pelatihan dan fasilitas kerja = 0 maka pengembangan karir (Y) akan bertambah sebesar 0,463
2. Koefisien variabel pelatihan (X1) memiliki pengaruh sebesar 0,036 terhdap variabel pengembangan karir (Y) artinya jika variabel fasilitas kerja dtingkatkan maka pengembangan karir akan meningkat.
3. Koefisien variabel fasilitas kerja (X2) memiliki pengaruh sebesar 0,920 terhdap variabel pengembangan karir (Y) artinya jika variabel fasilitas kerja dtingkatkan maka pengembangan karir akan meningkat.