• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

5.1.1. Deskripsi lokasi penelitian

Penelitian dilakukan di RSUP. Haji Adam Malik di Kecamatan Medan Sunggal. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit tipe A dan menjadi rumah sakit rujukan untuk propinsi Sumatera Utara.

Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan desain penelitian potong lintang (cross-sectional) terhadap 80 ibu-ibu hamil yang datang memeriksa kehamilan di RSUP. Haji Adam Malik untuk melihat gambaran tingkat pengetahuan ibu-ibu hamil tentang imunisasi TT dan tindakan pemgambilan imunisasi TT di poliklinik ibu hamil RSUP. Haji Adam Malik tahun 2010.

5.1.2. Karakteristik individu berdasarkan usia kehamilan

Pada penelitian ini, karakteristik pasien berdasarkan usia kehamilan dapat digambarkan seperti diagram batang dibawah.

Gambar 5.1. Distribusi Individu Berdasarkan Usia Kehamilan

Mayoritas ibu hamil yang menjadi responden adalah pada usia kehamilan 4 bulan yaitu sebanyak 39 (48,8%). Manakala hanya 1 orang (1,3%) sahaja ibu hamil pada usia kehamilan 2 bulan yang menjadi responden, dan ini mencatatkan jumlah responden yang paling sedikit.

5.1.3. Gambaran tahap pengetahuan responden tentang imunisasi TT

Pada penelitian ini, gambaran tahap pengetahuan responden tentang imuisasi TT tahun 2010 dapat digambarkan seperti diagram pie dibawah.

Pada penelitian ini, dijumpai mayoritas, yaitu sebanyak 69 (86,3%) responden memiliki tingkat penegtahuan yang tinggi mengenai imunisasi TT.

5.1.4. Gambaran tahap pengetahuan tentang imunisasi TT responden beradasarkan usia kehamilan

Pada penelitian ini, gambaran tahap pengetahuan responden beradasarkan usia kehamilan dapat digambarkan seperti diagram batang dibawah.

Tabel 5.2. Distribusi Tahap Pengetahuan Ibu-Ibu Hamil Tentang Imunisasi TT

Gambar 5.3. Distribusi Tahap Pengetahuan Responden Beradasarkan Usia Kehamilan

Pada penelitian ini, ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan yang yang baik tentang imunisasi TT banyak dijumpai pada responden dengan kehamilan 4 bulan. Tingkat penegtahuan ibu yang kurang juga hanya dijumpai pada populasi ini.

5.1.5. Gambaran tahap pengetahuan mengenai manfaat imunisasi TT

Pada penelitian ini, soalan 5 dan 6 diberikan untuk menilai pengatahuan ibu-ibu hamil mengenai kepentingan imunisasi TT.

Dari 80 orang resonden, mayoritas ibu-ibu hamil menjawab soalan 5 dan 6 dengan tepat adalah seramai 79 orang (98.8%) dan hanya 1 orang (1,3%) sahaja tidak menjawab soalan tersebut dengan tepat.

5.1.6. Gambaran tindakan ibu-ibu hamil tentang pengambilan imunisasi TT Pada penelitian ini, gambaran tindakan ibu-ibu hamil tentang pengambilan imunisasi TT dapat digambarkan seperti diagram batang dibawah.

79 79 1 1 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 Q5 Q6 J U M L A H R E S P O N D E N SOALAN Tahu Tidak Tahu

Gambar 5.4. Distribusi Tahap Pengetahuan Responden Mengenai Kepentingan Imunisasi TT

Gambar 5.5. Distribusi Responden Yang Pernah Mendapatkan Imunisasi TT Pada penelitian ini, mayoritas responden sebanyak 79 orang (98.8%) menjawab pernah mengambil imunisasi tetanus dan hanya 1 orang (1,3%) sahaja yamg menjawab tidak pernah mengambil imunisasi TT.

5.1.7. Gambaran tindakan ibu-ibu hamil tentang pengambilan imunisasi TT berdasarkan usia kehamilan

Pada penelitian ini, gambaran tindakan ibu-ibu hamil tentang pengambilan imunisasi TT berdasarkan usia kehamilan dapat digambarkan seperti graf/tabel dibawah.

Gambar 5.6. Distribusi Responden Yang Pernah Mendapatkan Imunisasi TT Berdasarkan Usia Kehamilan

Mayoritas responden dari setiap usia kehamilan yang diperolehi dari penelitian ini menjawab pernah mendapatkan imunisasi TT dan hanya 1 responden sahaja dari usia kehamilan 4 bulan yang menjawab tidak pernah mendapatkan imunisasi TT.

5.1.8. Gambaran tingkat pengetahuan ibu-ibu hamil dengan tindakan pengambilan imunisasi TT

Pada penelitian ini, gambaran tingkat pengetahuan ibu-ibu hamil dengan tindakan pengambilan imunisasi TT dapat digambarkan seperti tabel dibawah.

Tabel 5.1. Distribusi tingkat pengetahuan ibu-ibu hamil dengan tindakan pengambilan imunisasi TT

Tahap Pengetahuan Pernah TT Tidak Pernah TT Total

Baik 69 0 69

Sedang 10 0 10

Kurang 0 1 1

Total 79 1 80

Ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentnag imunisasi TT pernah mendapatkan suntikan imunisasi TT. Manakala responden yang mempunyai tingkat pngetahuan yang kurang belum mendapatkan suntikan imunisasi TT.

5.2. Pembahasan

5.2.1. Karakteristik individu berdasarkan usia kehamilan

Dari analisa data penelitian yang dijalankan, Ibu-ibu hamil dari trimester pertama merupakan golongan responden yang minoriti. Bilangan ibu hamil yang menjadi responden dalam penelitian ini dipengaruhi dengan bilangan ibu hamil yang melakukan pemeriksasan kehamilan di RSUP. Haji Adam Malik. Golongan ini menjadi golongan minoriti kemungkinan ibu-ibu hamil dari trimester pertama tidak pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kehamilan karena pada fase ini, ibu-ibu hamil memilih untuk melakukan konfermasi status kehamilan adakah mereka benar-benar hamil atau tidak di pukesmas atau rumah sakit bersalin yang terdekat dengan tempat tinggal mereka. Dari penelitian ini juga, dijumpai responden yang teramai adalah dari ibu-ibu hamil dari trimester kedua. Jumlah responden yang tinggi ini mungkin dipengaruhi dengan perilaku ibu-ibu hamil terutamanya dari trimester kedua dan ketiga untuk melakukan pemeriksaan kehamilan untuk memantau status pekembangan janin dan mendeteksi status kesehatan sekiranya adanya kelainan dan komplikasi pada ibu maupun janin yang lebih tepat dari

kemudahan alat monitoring tidak dapat diperolehi di pukesmas dan hanya dapat diperolehi di rumah sakit.

5.2.2. Gambaran tahap pengetahuan ibu-ibu hamil tentang imunisasi TT dan kepentingan imunisasi TT

Hasil penelitian, rata-rata menunjukkan bahawa sebahagian besar responden memiliki tahap penegetahuan yang baik dan sedang. Tahap pengetahuan ibu-ibu hamil ini dipengaruhi dari suatu materi yang telah dipelajari objek (Notoatmodjo, 2005). Sangat dikesali pada penelitian ini tidak dapat memberikan sumber pengetahuan yang pasti karena tidak ditanyakan pada responden tentang sumber responden mendapatkan pengetahuan tentang imunisasi TT. Ibu-ibu hamil yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik mungkin telah memiliki mendapatkan penyuluhan kesehatan dari petugas-petugas kesehatan dari sarana kesehatan yang pernah dikunjungi mereka atau promosi kesehatan dari pihak pemerintah. Penyuluhan Kesehatan adalah suatu proses yang ditujukan kepada individu atau kelompok penduduk agar mereka bisa berperilaku sehat dalam menjaga dan memelihara kesehatan mereka. Penyuluhan kesehatan dimulai dari masyarakat dalam keadaan seperti apa adanya yaitu pandangan mereka selama ini terhadap masalah kesehatan (Depkes RI, 2006).Ibu-ibu hamil ini juga mungkin mendapatkan pengetahuan dari ahli keluarga mereka atau ahli jiran tetangga mereka. Tingkat pengetahuan ini juga mungkin dipengaruhi dengan perilaku ibu yang perihatin tentang kesehatan diri mereka dan anak dalam kandungan mereka sehingga ibu-ibu hamil ini mencari informasi menegenai imunisasi yang perlu mereka dapatkan dari buku-buku atau internet. Pada penelitian ini juga, dijumpai responden yang mempunyai tahap pengetahuan yang kurang mengenai imunisasi TT dan kepentingannya, dan responden tersebut ini juga dari golongan ibu-ibu hamil usia kehamilan 4 bulan. Ini kemungkinan terjadi karena dipengaruhi oleh kurangnya informasi yang diterima tentang imunisasi

TT sebagai contoh, kurangnya promosi kesehatan atau tiadanya tindakan pemberian imunisasi TT ditempat ibu tersebut pernah melakukan pemeriksaan kehamilan sehingga tidak perlu diinformasikan pada ibu-ibu hamil tentang imunisasi TT seperti dilokasi penelitian yang dijalankan, di RSUP. Haji Adam Malik tidak membekalkan perkhidmatan imunisasi TT karena diyakini pertolongan persalinan yang dilakukan adalah steril. Pelayanan pertolongan persalinan yang bersih dan steril dapat mencegah dari kejadian tetanus pada ibu dan neonatus (Abrutyn, 2008). Tahap pengetahuan yang kurang tentang imunisasi TT juga dipengaruhi jika tidak ada informasi mengenai imunisasi TT ini dari ahli keluarga dan jiran tetangga yang berdekatan dengan responden.

5.2.3. Gambaran tindakan ibu-ibu hamil tentang pengambilan imunisasi TT Mayoritas responden dari setiap usia kehamilan yang diperolehi dari penelitian ini yang mempunyai tingkat pengetahuan yang baik pernah mendapatkan imunisasi TT dengan catatan sebanyak 79 orang (98.8%). Menurut Notoatmodjo (2003) pengetahuan yang baik memegang peranan penting dalam membentuk suatu tindakan yang baik. Dari hasil penelitian dijalankan, kebanyakkan ibu-ibu hamil ini pernah mendapatkan suntikan TT dari pukesmas, yaitu setelah diketahui postif hamil dimana biasanya di berikan pada kunjungan pertama ibu hamil ke sarana kesehatan (Depkes RI, 2000). Ada juga responden menjawab bahawa mereka pernah mendapatkan imunisasi TT saat mereka usia remaja dan sebelum mereka menikah. Sesuai dengan dasar pemerintah, program pemberian imunisasi TT juga diberikan pada periode waktu yang telah ditetapkan seperti pada wanita usia subur (WUS), yaitu wanita berusia 15 – 39 tahun, dan calon pengantin (Catin) (Depkes RI, 2006). Namun begitu, di dalam penelitian ini, dijumpai 1,3% responden menjawab tidak pernah mendapatkan imunisasi TT, dan responden ini juga dari golongan ibu-ibu hamil usia kehamilan 4 bulan. Antara sebab

dijumpainya hasil seperti ini, kemungkinan responden ini sudah biasa melakukan pemeriksaan kehamilan di RSUP. Haji Adam Malik yang tidak membekalkan perkhidmatan pemberian suntikan imunisasi TT saat melakukan pemeriksaan kehamilan kerana rumah sakit tersebut mampu menjamin sterilitas pertolangan kehamilan yang akan dilakukan. Antara sebab lain munculnya hasil seperti ini, kemungkinan responden pernah mendapatkan suntikan imunisasi TT sebelum ini seperti pada saat melakukan pemeriksaan kehamilan, WUS, atau Catin, tetapi responden tidak pernah tahu nama suntikan yang telah diberikan kepada mereka. Jika kejadian ini benar-benar terjadi, diharapkan petugas kesehatan memberi edukasi dan informed consent terlebih dahulu sebelum melakukan suntikan imunisasi TT.

BAB 6

Dokumen terkait