BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei di SDN Langensari. Subyek penelitian adalah kelas IV. Pemilihan kelas dilakukan dengan cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan pada 2 kelompok, kelompok pertama sebagai kelompok eksperimen yaitu SDN Langensari 03 dan kelompok kedua sebagai kelompok kontrol yaitu SDN Langensari 02. Kegiatan pembelajaran materi “Perubahan Lingkungan Fisik” pada kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, sedangkan pembelajaran pada kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pada setiap kelas diberikan 4 pertemuan kegiatan pembelajaran. Setiap pertemuan memiliki alokasi waktu 2 jam pelajaran.
Kedua kelas mendapatkan pretes sebelum diberikan perlakuan. Pretes bertujuan untuk mengukur hasil belajar siswa sebelum mendapat perlakuan. Selain itu, pretes juga dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal masing- masing kelas. Setelah kedua kelas mendapatkan perlakuan, selanjutnya masing- masing kelas mendapatkan postes yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Selain itu nilai postes digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep dengan model yang diterapkan. Selanjutnya hasil postes dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji perbedaan dua rata-rata dan uji gain.
4.1.1 Analisis Data Tahap Awal
Analisis data tahap awal dilakukan sebelum penelitian dilaksanakan. Analisis data tahap awal bertujuan untuk mengetahui apakah kondisi awal kelas eksperimen dan kelas kontrol sama atau tidak. Data awal diperoleh dari nilai pretes. Hasil pretes digunakan untuk mengukur pemahaman konsep sebelum penelitian. Analisis data tahap awal meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. 4.1.1.1Uji Normalitas Nilai Pretes
Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang akan digunakan berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas menggunakan pengujian statistik Chi Kuadrat dengan taraf signifikansi 5% dan dk = (k-3). Hasil pengujian normalitas disajikan pada Tabel 4.1.
Tabel 4.1. Hasil Uji Normalitas Nilai Pretes
No. Kelas hitung tabel Kriteria
1. Eksperimen 7,14 7,81 Distribusi normal 2. Kontrol 4,80 7,81 Distribusi normal
Dari Tabel 4.1 diperoleh hasil pada kelas eksperimen hitung< tabel (7,14< 7,81), sedangkan pada kelas kontrol hitung< tabel (4,80<7,81) dengan signifikansi 5% dan dk = 3. Berdasarkan kriteria ini berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa nilai pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Hasil selengkapnya uji normalitas kelas eksperimen terdapat pada Lampiran 4.2 dan pada kelas kontrol terdapat pada Lampiran 4.3. 4.1.1.2Uji Homogenitas Nilai Pretes
Langkah selanjutnya setelah dilakukan uji normalitas adalah uji homogenitas. Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah sampel homogen atau
tidak. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil yang tersaji di dalam Tabel 4.2.
Tabel 4.2. Hasil Uji Homogenitas Nilai Pretes
No. Kelas Varians Fhitung Ftabel Kriteria
1. Eksperimen 136,7886 1,10 1,67 Homogen 2. Kontrol 151,5955
Dari Tabel 4.2 terlihat bahwa hasil homogenitas nilai pretes Fhitung<Ftabel (1,10< 1,67) dengan taraf signifikansi 5% dan dk pembilang 43 dan dk penyebut 41. Hasil ini menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, artinya nilai pretes mempunyai varians yang sama (homogen). Hasil perhitungan selengkapnya terdapat pada Lampiran 4.4.
4.1.2 Analisis Data Tahap Akhir
Analisis data tahap akhir bertujuan untuk menjawab hipotesis yang telah dikemukakan. Data yang digunakan dalam analisis tahap akhir yaitu data nilai postes dari kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Analisis nilai postes dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji perbedaan dua rata-rata dan uji gain.
4.1.2.1Uji Normalitas Nilai Postes
Uji normalitas menggunakan statistik Chi Kuadrat ( dengan taraf signifikansi 5% dan dk = k-3. Hasil uji normalitas nilai postes kelas kontrol dan kelas eksperimen disajikan pada Tabel 4.3.
Tabel 4.3. Hasil Uji Normalitas Nilai Postes
No. Kelas hitung tabel Kriteria
1. Eksperimen 6,832 7,81 Distribusi normal 2. Kontrol 5,368 7,81 Distribusi normal
Berdasarkan hasil pada Tabel 4.3 diperoleh hitung untuk setiap data kurang dari tabel dengan dk = 3 dan = 5%, yang berarti bahwa data tersebut berdistribusi normal, sehingga uji selanjutnya memakai statistik parametrik. Data selengkapnya hasil uji normalitas nilai postes disajikan pada Lampiran 4.6 untuk kelas eksperimen dan Lampiran 4.7 untuk kelas kontrol.
4.1.2.2Uji Homogenitas Nilai Postes
Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah nilai postes kedua kelompok ada perbedaan varians atau tidak. Suatu data dikatakan tidak ada perbedaan jika Fhitung< Ftabel. Uji homogenitas digunakan untuk mengatahui uji t yang akan digunakan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil yang tersaji di dalam Tabel 4.4.
Tabel 4.4. Hasil Uji Homogenitas Nilai Postes
No. Kelas Varians Fhitung Ftabel Kriteria
1. Eksperimen 101,368 1,03 1,67 Homogen 2. Kontrol 104,714
Berdasarkan hasil perhitungan pada Tabel 4.4, diperoleh nilai Fhitung masih di bawah nilai Ftabel yaitu 1,674. Karena Fhitung< Ftabel (1,03< 1,67) dengan taraf signifikansi 5% dan dk pembilang 43 dan dk penyebut 41. Hasil ini menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, artinya nilai postes kedua kelas memiliki varians yang sama. Hasil analisis selengkapnya disajikan pada Lampiran 4.8. 4.1.2.3Uji Perbedaan Dua Rata-rata
Uji perbedaan dua rata-rata menggunakan uji t satu pihak dengan rumus t- test polled varians. Pada taraf signifikansi 5% dan dk = n1 + n2 -2 diperoleh hasil yang tersaji pada Tabel 4.5.
Tabel 4.5. Uji Perbedaan Dua Rata-rata
Kelas ̅) (n) (s2) thitung t(0,95)(84) Eksperimen 79,94 42
2,190 3,527 1,66
Kontrol 72,21 44
Dari Tabel 4.5 terlihat bahwa dengan taraf signifikansi 5% dan dk =84 diperoleh hasil bahwa > (3,527 > 1,66). Hasil ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya hasil belajar kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Uji perbedaan dua rata-rata ini menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan yang berbeda, ternyata kelas eksperimen dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Hasil perhitungan selengkapnya terdapat pada Lampiran 4.9.
4.1.2.4Uji N-Gain Hasil Pretes dan Postes pada Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen
Uji gain bertujuan untuk mengetahui besar peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Langensari sebelum diberi perlakuan dan setelah mendapat perlakuan. Hasil perhitungan disajikan pada Tabel 4.6.
Tabel 4.6 Hasil Perhitungan Uji Gain
Kelas Nilai <g> Kriteria
Pretes Postes
Eksperimen 66,67 79,94 0,39 Sedang
Kontrol 67,55 72,21 0,15 Rendah
Berdasarkan Tabel 4.6, dihasilkan data yang menunjukkan peningkatan kelas eksperimen berada pada kriteria sedang yaitu sebesar 0,39, sedangkan kelas kontrol berada pada kriteria rendah yaitu sebesar 0,15. Hasil perhitungan selengkapnya disajikan pada Lampiran 4.10.