• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

Hasil penelitian yang berjudul ”Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009”, diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada 50 ibu yang mempunyai bayi berusia 0-12 bulan dan dilakukan wawancara secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini dapat disajikan sebagai berikut:

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian

Puskesmas Medan Amplas merupakan Puskesmas yang terletak di Kecamatan Medan Amplas, yang merupakan salah satu kecamatan yang ada di Medan, Sumatera Utara. Adapun batas-batas wilayah kecamatan Medan Amplas adalah sebagai berikut:

• Sebelah Utara : berbatasan dengan Kecamatan Medan Kota dan Denai • Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang

• Sebelah Timur : berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang • Sebelah Barat : berbatasan dengan Kecamatan Medan Johor

Luas wilayah kecamatan Medan Amplas adalah 14,58 km2 yang terdiri dari 7 kelurahan. Adapun penelitian ini dilakukan di dua wilayah kerja Puskesmas Medan Amplas yaitu kelurahan Harjosari I dan kelurahan Siti Rejo II. Jumlah penduduk yang tercatat pada tahun 2002 adalah 94.012 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 8.401 jiwa/km2.

Kiki Anggrita : Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009, 2010.

5.1.2. Karakteristik Responden

Berdasarkan karakteristik distribusi ibu menyusui yang mempunyai bayi berusia 0-12 bulan, ibu menyusui yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 orang dan dibagi menjadi 3 kelompok umur yaitu umur ≤ 20 tahun,

20-35 tahun dan ≥ 3 5 tahun.. Dari Tabel 5 .1 . d ap at dik etahui sebaran k asus

menurut umur bahwa sebagian besar berada pada kelompok berumur 20-35 tahun yaitu sebanyak 40 orang (80%), sedangkan kelompok umur responden yang paling sedikit terdapat pada kelompok ≤ 20 tahun yaitu sebanyak 1 orang (2%).

Responden dibagi atas tiga tingkat pendidikan yaitu pendidikan rendah, pendidikan sedang, dan pendidikan tinggi. Berdasarkan Tabel 5.1. dapat diketahui bahwa tingkat pendidikan responden paling banyak adalah pada tingkat pendidikan sedang yaitu sebanyak 46 orang (92%), sedangkan tingkat pendidikan responden paling sedikit adalah pada tingkat pendidikan tinggi yaitu sebanyak 4 orang (8%), dan tidak ada responden yang berada tingkat pendidikan rendah.

Berdasarkan pekerjaan, responden dalam penelitian ini dibagi dalam dua kelompok yaitu tidak bekerja dan bekerja. Berdasarkan hal tersebut diperoleh bahwa responden dalam penelitian ini sebagian besar sebagai ibu rumah tangga (tidak bekerja) yaitu sebanyak 38 orang (76%), sedangkan yang bekerja hanya sedikit yaitu sebanyak 12 orang (24%).

Berdasarkan tingkat pendapatan responden dibagi atas tiga tingkat pendapatan yaitu pendapatan rendah, pendapatan sedang dan pendapatan tinggi. Dari sebaran kasus dapat diketahui bahwa sebagian besar responden berada pada tingkat pendapatan rendah yaitu sebanyak 24 orang (48%), sedangkan yang paling sedikit yaitu pada tingkat pendapatan tinggi yaitu sebanyak 4 orang (8%). Hal ini dapat dilihat pada Tabel 5.1.

Kiki Anggrita : Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009, 2010.

Tabel 5.1.

Distribusi Karakteristik Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009

Karakteristik Frekuensi (n) Persen (%)

Umur ≤ 20 tahun 1 2,0 20-35 tahun 40 80,0 ≥ 35 tahun 9 18,0 Pendidikan Pendidikan Rendah 0 0,0 Pendidikan Sedang 46 92,0 Pendidikan Tinggi 4 8,0 Pekerjaan Tidak bekerja 38 76,0 Bekerja 12 24,0 Pendapatan Pendapatan Rendah 24 48,0 Pendapatan Sedang 22 44,0 Pendapatan Tinggi 4 8,0 Jumlah 50 100,0

5.1.2. Pemberian ASI Eksklusif

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pemberian ASI ekskusif ibu menyusui yang mempunyai bayi berusia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Medan Amplas tahun 2009 yaitu sebanyak 17 orang (34%) dari responden yang berjumlah 50 orang. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 5.2.

Tabel 5.2.

Distribusi Pemberian ASI Eksklusif Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009

Pemberian ASI Eksklusif Frekuensi (n) Persen (%)

Ya 17 34,0

Tidak 33 66,0

Kiki Anggrita : Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009, 2010.

5.1.3. Hasil Analisa Statistik

a. Hubungan Umur Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan Pemberian ASI Eksklusif

Dari tabel di bawah ini yang menghubungkan antara umur responden dengan pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa responden dengan pemberian ASI eksklusif paling banyak dijumpai pada kelompok umur 20-35 tahun (76,5%) diikuti pada kelompok umur ≥ 35 tahun (17,6%) dan kelompok umur ≤ 20 tahun

(5,9%).

Tabel 5.3.

Hubungan Umur Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan Pemberian

ASI Eksklusif

Pemberian ASI Eksklusif Umur Ya Tidak n % n % ≤ 20 tahun 1 5,9 0 0,0 20-35 tahun 13 76,5 27 81,8 ≥ 35 tahun 3 17,6 6 18,2 Total 17 100,0 33 100,0 x2 = 1,983 df = 2 p = 0,371

b. Hubungan Pendidikan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan Pemberian ASI Eksklusif

Dari tabel yang disajikan di bawah ini yang menghubungkan antara pendidikan responden dengan pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa responden dengan pemberian ASI eksklusif paling banyak dijumpai pada pendidikan sedang (100%), sedangkan tidak ada dijumpai pada pendidikan rendah dan pendidikan tinggi.

Kiki Anggrita : Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009, 2010.

Tabel 5.4.

Hubungan Pendidikan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan

Pemberian ASI Eksklusif

Pemberian ASI Eksklusif Pendidikan Ya Tidak n % n % Pendidikan Sedang 17 100,0 29 87,9 Pendidikan Tinggi 0 0,0 4 12,1 Total 17 100,0 33 100,0 x2 = 2,240 df = 1 p = 0,134

c. Hubungan Pekerjaan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan Pemberian ASI Eksklusif

Dari tabel di bawah ini yang menghubungkan antara pekerjaan responden dengan pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa responden dengan pemberian ASI eksklusif paling banyak dijumpai pada kelompok ibu menyusui yang tidak bekerja (76,5%) diikuti kelompok ibu menyusui yang bekerja (23,5%).

Tabel 5.5.

Hubungan Pekerjaan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan

Pemberian ASI Eksklusif

Pemberian ASI Eksklusif Pekerjaan Ya Tidak n % n % Tidak Bekerja 13 76,5 25 75,8 Bekerja 4 23,5 8 24,2 Total 17 100,0 33 100,0 x2 = 0,003 df = 1 p = 0,955

Kiki Anggrita : Hubungan Karakteristik Ibu Menyusui Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009, 2010.

d. Hubungan Pendapatan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan Pemberian ASI Eksklusif

Dari tabel di bawah ini yang menghubungkan antara pendapatan responden dengan pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa responden dengan pemberian ASI eksklusif paling banyak dijumpai pada pendapatan sedang (58,8%) diikuti pendapatan rendah (41,2%) dan tidak dijumpai pada pendapatan tinggi.

Tabel 5.6.

Hubungan Pendapatan Ibu Menyusui yang Mempunyai Bayi Berusia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Amplas Tahun 2009 dengan

Pemberian ASI Eksklusif

Pemberian ASI Eksklusif Pendapatan Ya Tidak n % n % Pendapatan Rendah 7 41,2 17 48,0 Pendapatan Sedang 10 58,8 12 44,0 Pendapatan Tinggi 0 0,0 4 8,0 Total 17 100,0 33 100,0 x2 = 3,597 df = 2 p = 0,166

Dokumen terkait