BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
Analisis deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden penelitian. Kuesinoner berisikan 32 pertanyaan yang terdiri dari 8 butir
untuk variabel kebutuhan aktualisasi diri (X1), 8 butir untuk variabel penghargaan (X2), 8 butir untuk variabel kebutuhan sosial (X3), dan 8 butir untuk variabel prestasi kerja (Y). Populasi penelitian ini adalah asisten manager dan senior manager pada PT. Pelabuhan Indonesia 1. Terdapat 4 karakteristik responden yang dimasukkan kedalam penelitian yaitu berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lama bekerja.
1. Analisis Deskripsi Responden
a) Karakteristik reponden berdasarkan usia Tabel 4.3
Karakteristik responden berdasarkan usia Usia jumlah responden %
25 - 39 42 orang 58,20
40 - 54 30 orang 41,80
jumlah 72 orang 100
Sumber : Hasil Penelitian (2013)
Pada Tabel 4.3 dapat dilihat bahwa mayoritas usia responden yang diteliti dalam penelitian adalah karyawan yang usia 25-39 tahun yaitu sebanyak 42 orang sebesar 58.20%. Hal ini disebabkan pada usia tersebut karyawan dinilai lebih cenderung mengunakan haknya dalam kebebasan berpendapat sehingga dapat membantu memajukan perusahaan .
b) Karakteristik responden berdasarkan Jenis kelamin Tabel 4.4
Karakteristik responden berdasarkan Jenis Kelamin jenis kelamin jumlah responden %
laki -laki 51 70.83
perempuan 21 29.17
jumlah 72 orang 100
Pada Tabel 4.4 dapat dilihat bahwa mayoritas jenis kelamin responden yang diteliti dalam penelitian adalah karyawan yang berjenis kelamin laki laki yaitu sebanyak 51 orang atau sebesar 70.83%. Hal ini disebabkan karena jenis kelamin laki laki lebih banyak dibutuhkan oleh perusahaan bersangkutasn dengan kegiatan operasional luar.
c) Karakteristik responden berdasarkan Tingkat Pendidikan Tabel 4.5
Karakteristik responden berdasarkan Tingkat Pendidikan tingkat pendidikan jumlah responden %
S1 47 65,27
S2 25 34.73
Jumlah 72 orang 100
Sumber : Hasil Penelitian (2013)
Pada Tabel 4.5 dapat dilihat bahwa mayoritas tingkat pendidikan responden yang diteliti dalam penelitian adalah S1 yaitu sebanyak 47 orang sebesar 65.27%. Hal ini disesuaikan pada standar tingkat pendidikan yang ditetapkan perusahaan pada awal perekrutan.
d) Karakteristik responden berdasarkan Lama Bekerja Tabel 4.6
Karakteristik responden berdasarkan Lama Bekerja lama bekerja jumlah responden %
5 - 15 tahun 47 orang 65.27 16 - 30 tahun 25 orang 34.73
Jumlah 72 orang 100
Sumber : Hasil Penelitian (2013)
Pada Tabel 4.6 dapat dilihat bahwa Jumlah responden berdasarkan lama bekerja pada perusahaan didominasi oleh responden 5- 15 tahun sebanyak 47 orang atau sebesar 65.27 %.
2. Analisis Deskriptif Variabel
Dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert untuk mengetahui tanggapan responden tentang analisis pengaruh kebutuhan aktualisasi diri, penghargaan, dan kebutuhan sosial terhadap prestasi kerja karyawan pada PT.Pelabuhan Indonesia 1.
a) Kebutuhan Aktualisasi Diri
Tabel 4.7
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kebutuhan Aktualisasi Diri Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 15 20,8 48 66,6 9 12,6 - - - - 2 8 11,1 55 76,3 9 12,6 - - - - 3 28 38,8 36 50 8 11,2 - - - - 4 28 38,8 26 36,1 18 25,1 - - - - 5 19 26,3 35 48,6 18 25,1 - - - - 6 20 27,7 45 62,5 7 9,8 - - - - 7 24 33,3 44 61,1 4 5,6 - - - - 8 14 19,4 51 70,8 17 9,8 - - - - Sumber : Hasil Penelitian (2013), diolah.
1) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya diberikan kesempatan oleh perusahaan untuk mengembangkan potensi yang saya miliki. 9 orang responden menyatakan kurang setuju, 48 orang responden menyatakan setuju, dan 15 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa perusahaan cenderung memberikan kesempatan pada karyawan tertentu saja.
2) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya memiliki keberanian mengunakan ide ide yang saya miliki. 9 orang responden menyatakan kurang setuju, 55 orang responden menyatakan setuju, dan 8 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka kurang berani dalam mengemukakan ide ide yang mereka miliki kepada atasan.
3) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mendapat pengakuan dari atasan saya ketika saya mampu bekerja dengan baik. 8 orang responden menyatakan kurang setuju, 36 orang responden menyatakan setuju, dan 28 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka tidak mendapat pengakuan dari atasan mereka atau pun apresiasi dari perusahaan ketika mereka bekerja dengan baik.
4) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mendapatkan kesempatan promosi dalam bekerja. 18 orang responden menyatakan kurang setuju, 26 orang responden menyatakan setuju, dan 28 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa promosi hanya diberikan kepada karyawan yang berprestasi saja dan pada jabatan jabatan tertentu.
5) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya diizinkan atasan berpartisipasi dalam penentuan
tujuan perusahaan. 18 orang responden menyatakan kurang setuju, 35 orang responden menyatakan setuju, dan 19 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka jarang sekali diikutsertakan rapat dan dimintai pendapatnya dalam penentuan tujuan perusahaan.
6) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mengunakan kemampuan saya secara maksimal dalam perusahaan. 7 orang responden menyatakan kurang setuju, 45 orang responden menyatakan setuju, dan 20 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju menjelaskan bahwa mereka cenderung sudah bekerja secara maksimal namun belum mendapat pengakuan dari atasan.
7) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mendapat kepuasan diri ketika bekerja. 4 orang responden menyatakan kurang setuju, 44 orang responden menyatakan setuju, dan 24 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju berpendapat bahwa ketika bekerja mereka belum senenuhnya mendapatkan kepuasaan diri. Hal ini terlihat dari masih belum terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri mereka.
8) Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya memiliki kontribusi penting bagi perusahaan. 17 orang responden menyatakan kurang setuju, 51 orang responden
Responden yang menyatakan kurang setuju menyatakan bahwa mereka kurang memberikan kontribusi bagi perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya keberanian dalam menyampaikan ide dan memaksimalkan kemampuan mereka.
b) Penghargaan
Tabel 4.8
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Penghargaan
Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 19 26,3 49 68,05 4 5,7 - - - - 2 10 13,8 57 79,1 5 7,1 - - - - 3 2 2,7 38 52,7 32 44,6 - - - - 4 12 16,6 51 70,8 9 12,6 - - - - 5 8 11,1 52 72,2 12 16,7 - - - - 6 10 13,8 43 59,7 19 26,5 - - - - 7 19 26,3 52 72,2 11 1,5 - - - - 8 10 13,8 52 72,2 10 14 - - - - Sumber : Hasil Penelitian (2013), diolah.
1) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya merasa senang menerima apresiasi atas kinerja yg baik. 4 orang responden menyatakan kurang setuju, 49 orang responden menyatakan setuju, dan 19 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju berpendapat bahwa mereka merasa tidak senang menerima apresiasi atas kinerja yg baik. Hal ini disebabkan bekerja dengan baik merupakan kewajiban bagi mereka.
2) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan dengan adanya reward saya akan meningkatkan kualitas
kerja saya. 5 orang responden menyatakan kurang setuju, 57 orang responden menyatakan setuju, dan 10 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju berpendapat bahwa mereka tidak diberikan reward ataupun bonus ketika mereka meningkatkan kualitasnya.
3) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan perusahaan mengadakan program pengembangan bagi karyawan. 32 orang responden menyatakan kurang setuju, 38 orang responden menyatakan setuju, dan 2 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju berpendapat bahwa program pengembangan karyawan yang diadakan masih sedikit sekali dan belum tepat sasaran kepada karyawan yang tepat.
4) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya dipuji atasan ketika saya bekerja dengan baik.9 orang responden menyatakan kurang setuju, 51 orang responden menyatakan setuju, dan 12 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju menyatakan bahwa mereka tidak harus dipuji ketika bekerja dengan baik. Mereka akan bekerja dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab terhadap perusahaan.
5) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan besarnya insentif yang diberikan sesuai dengan prestasi kerja saya. 12 orang responden menyatakan kurang setuju, 52 orang responden menyatakan setuju, dan 8 orang responden menyatakan
bahwa mereka merasa kurang adil hal ini disebabkan insentif yang mereka terima tidak sesuai dengan hasil kerja mereka.
6) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan. 19 orang responden menyatakan kurang setuju, 43 orang responden menyatakan setuju, dan 10 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memliki alasan bahwa mereka belum mempunyai pengalaman dan jabatan yang strategis untuk pengambilan keputusan perusahaan .
7) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya diakui sebagai aset yang berharga bagi perusahaan . 11 orang responden menyatakan kurang setuju, 52 orang responden menyatakan setuju, dan 19 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang kurang setuju berpendapat bahwa mereka belum mempunyai kontribusi yang penting bagi perusahaan.
8) Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mendapat pengakuan ketika melakukan pekerjaan dengan baik. 10 orang responden menyatakan kurang setuju, 52 orang responden menyatakan setuju, dan 10 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka kurang dihargai kemampuannya meskipun mereka melakukan pekerjaan dengan baik.
c) Kebutuhan sosial
Tabel 4.9
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Kebutuhan Sosial Buti r Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 14 19,4 53 73,6 5 7 - - - - 2 15 20,8 54 75 3 4,2 - - - - 3 11 15,2 51 70,8 10 14 - - - - 4 7 9,7 60 83,3 5 7 - - - - 5 7 9,7 57 79,1 8 11,2 - - - - 6 9 12,5 56 77,7 7 9,8 - - - - 7 7 9,7 54 75 11 15,3 - - - - 8 11 15,2 48 66,6 13 18,2 - - - - Sumber : Hasil Penelitian (2013), diolah.
1) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan perusahaan memberikan waktu yang cukup untuk saya dan keluarga., 5 orang responden menyatakan kurang setuju, 53 orang responden menyatakan setuju, dan 14 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memiliki alasan karena beban pekerjaan terlalu banyak sehingga mereka harus membawa pekerjaan mereka kerumah.
2) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya merasa bagian dari tim kerja perusahaan. 3 orang responden menyatakan kurang setuju, 54 orang responden menyatakan setuju, dan 15 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka jarang sekali diikutsertakan dalam tim kerja.
harmonis. 10 orang responden menyatakan kurang setuju, 51 orang responden menyatakan setuju, dan 11 orang responden menyatakan sangat setuju. Reponden yang menyatakan kurang setuju berpendapat bahwa keinginan antara mereka dan perusahaan kurang dapat diselaraskan sehingga sering terjadi perbedaan pendapat.
4) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan atasan mendukung kegiatan sosial yang diadakan perusahaan.5 orang responden menyatakan kurang setuju, 60 orang responden menyatakan setuju, dan 7 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka jarang sekali diberi izin oleh atasan mereka ketika mengikuti kegiatan sosial.
5) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mampu bekerja sama dengan rekan kerja saya. 8 orang responden menyatakan kurang setuju, 57 orang responden menyatakan setuju, dan 7 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab tidak setuju berpendapat bahwa mereka yakin pekerjaan mereka akan terselesaikan tanpa harus bekerja sama dengan orang lain.
6) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya merasa keberadaan saya diterima dalam kelompok kerja. 7 orang responden menyatakan kurang setuju, 56 orang responden menyatakan setuju, dan 9 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki
alasan bahwa mereka kurang diterima dalam kelompok kerja mereka. Hal ini terlihat dari kurangnya interaksi antara sesama karyawan. 7) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang
menyatakan saya bekerja di lingkungan yang menyenangkan. 11 orang responden menyatakan kurang setuju, 54 orang responden menyatakan setuju, dan 7 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa lingkungan mereka saat ini dirasakan kurang tepat untuk mereka. Hal ini dapat terlihat jarangnya mereka diikutsertakan dalam segala kegiatan dan interaksi antar sesama
8) Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakanrekan kerja melibatkan saya dalam acara / kegiatan family gathering. 13 orang responden menyatakan kurang setuju, 48 orang responden menyatakan setuju, dan 11 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menyatakan kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka merasa tidak pernah berpatisipasi dalam acara yang diadakan.
d) Prestasi kerja
Tabel 4.10
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Prestasi Kerja
Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 13 18 53 73,6 6 8,4 - - - - 2 20 27,7 52 72,3 - - - - - - 3 11 15,2 59 81,9 2 2,9 - - - - 4 9 12,5 63 87,5 - - - - - - 5 10 13,8 59 81,9 3 4,3 - - - -
8 29 40,2 43 59,8 - - - - - - Sumber : Hasil Penelitian (2013), diolah.
1) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya jarang melakukan kesalahan dalam bekerja. 6 orang responden menyatakan kurang setuju, 53 orang responden menyatakan setuju, dan 13 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang kurang setuju memiliki alasan bahwa dalam bekerja mereka sering melakukan kesalahan walaupun kesalahan mereka tergolong kecil.
2) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya bertangung jawab dalam menyelesaikan tugas. 51 orang responden menyatakan setuju, dan 20 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden memiliki alasan bahwa mereka selalu bertanggung jawab dalam menyelesaikan maupun melaksanakan pekerjaan mereka dengan tepat waktu
3) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu.2 orang responden menyatakan kurang setuju, 59 orang responden menyatakan setuju, dan 11 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa beban pekerjaan mereka yang dirasakan cukup berat sehingga mereka tidak dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dengan tepat waktu. 4) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang
63 orang responden menyatakan setuju, dan 9 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden memiliki alasan bahwa mereka dapat menyelesaikan masalah pekerjaan dan membuat alternatif terbaik untuk perusahaan.
5) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan tugas yang saya kerjakan mempunyai standar nilai yang cukup baik .3 orang responden menyatakan kurang setuju, 59 orang responden menyatakan setuju, dan 10 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju beralasan bahwa mereka menyadari bahwa pekerjaan yang mereka lakukan memiliki standar nilai dibawah rata rata.
6) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan saya berusaha serius dalam mengerjakan tugas saya sampai tuntas.4 orang responden menyatakan kurang setuju, 36 orang responden menyatakan setuju, dan 32 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden yang menjawab kurang setuju memiliki alasan bahwa mereka kurang serius dalam mengerjakan tugasnya sehingga pekerjaan mereka terhambat dan tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan.
7) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan dalam melaksanakan tugas saya mampu bekerja sama dengan kelompok.4 orang responden menyatakan kurang setuju, 41 orang responden menyatakan setuju, dan 27 orang responden
memiliki alasan bahwa mereka mampu berkerja secara individual dengan hasil yang maksimal.
8) Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa ditribusi responden yang menyatakan pekerjaan yang jadi tanggung jawab saya dapat diselesaikan secara akurat. orang responden menyatakan kurang setuju, 43 orang responden menyatakan setuju, dan 29 orang responden menyatakan sangat setuju. Responden menyatakan bahwa mereka mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab dan hasil yang maksimal.
4.2.3 Asumsi klasik 1. Uji normalitas
Tujuan uji normalitas adalah ingin mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal yakni distribusi data dengan bentuk lonceng. Data yang baik adalah data yang mempunyai pola seperti distribusi normal yakni ditribusi yang tidak melenceng ke kiri maupun ke kanan.
a. Pendekatan histogram
Sumber : Hasil Olahan SPSS 17.00 For Windows (2013) Gambar 4.1 Histogram Uji Normalitas
Pada grafik histogram terlihat bahwa variable berdistribusi normal. Hal ini ditunjukkan oleh distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau menceng ke kanan.
b. Pendekatan grafik
Sumber : Hasil Olahan SPSS 17.00 For Windows (2013) Gambar 4.2 Histogram Uji Normalitas
Berdasarkan gambar 4.2 dapat dilihat titik titik mengikuti data sepanjang garis diagonal, hal ini berarti data berdistribusi normal. Namun untuk memastikan data di sepanjang garis diagonal maka dilakukan kolmogrov smirnov.
c. Pendekatan kolmogrv-smirnov
Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan pendekatan kolmogorv
Asymp.Sig. (2-tailed) diatas nilai signifikan 5% artinya variabel residual
berdistribusi normal
Tabel 4.11
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardize d Residual
N 42
Normal Parametersa,,b Mean .0000000 Std. Deviation 1.37714936 Most Extreme Differences Absolute .170 Positive .119 Negative -.170 Kolmogorov-Smirnov Z 1.100 Asymp. Sig. (2-tailed) .178 a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Sumber : Hasil Olahan SPSS 17.00 For Windows (2013)
Berdasarkan tabel 4.11 dapat diketahui bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) adalah 0.178 dan lebih besar dari nilai signifikan 0,05 yang berarti data tersebut berdistribusi normal.
2. Uji heteroskedastisitas
Uji ini bertujuan untuk menguji apakah didalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari suatu residual pengamatan ke pengamatan lain. Gejala heteroskedastisitas dapat dideteksi dengan 2 cara yaitu:
a. Analisis Grafik
Gejala heteroskedastisitas dapat dilihat dengan menggunakan grafik
atau menyebar, maka model regresi tidak terkena heteroskedastisitas. Berikut adalah gambar Scatterplot untuk uji heteroskedastisitas :
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS 17.00 (2013) Gambar 4.3 ScatterplotUji Heteroskedastisitas
Pada Gambar 4.3 terlihat titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi.
b. Analisis Statistik
Gejala heteroskedastisitas dapat juga dideteksi melalui uji Glejser. Tabel 4.15 berikut ini menampilkan hasil pengujian heteroskedastisitas dengan uji Glejser.
Tabel 4.12 Uji Glejser Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -5.374 5.055 -1.063 .294 keb_aktulaliasai_dir i -.002 .090 -.005 -.027 .979 penghargaan -.042 .137 -.076 -.309 .759 keb_sosial .260 .200 .281 1.300 .202 a. Dependent Variable: absut
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS 17,00 for Windows (2013)
Pada Tabel 4.12 dapat dilihat bahwa semua variabel bebas tidak signifikan dengan variabel terikat. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi dari masing-masing variabel bebas lebih besar dari tingkat signifikansi α (sig > 0,05). Hal ini dapat disimpulkan bahwa data bebas dari heteroskedastisitas.
3. Uji multikolinearitas
Gejala multikolinieritas dapat dilihat dari besarnya nilai Tolerance dan VIF (Variance Inflation Factor). Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen manakah yang dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Tolerance adalah mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan variabel lainnya. Nilai yang digunakan untuk Tolerance> 0,1 dan VIF< 5, sehingga tidak terjadi multikolinieritas.
Tabel 4.13 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Unstandardiz ed Coefficients Standardize d Coefficients t Sig. Collinearity Statistics B Std.
Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) 14.50 9 3.756 3.863 .000 keb_aktualisa si_diri .323 .112 .440 2.876 .007 .616 1.625 penghargaan -.252 .180 .291 1.702 .019 .335 2.986 kebutuhan_so sial .527 .194 .552 2.715 .010 .348 2.875
a. Dependent Variable: prestasi_kerja
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS 17,00 for Windows (2012)
Berdasarkan tabel 4.13, dapat diketahui bahwa nilai Tolerance > 0,1 dan nilai VIF < 5 untuk semua variabel independen yaitu kebutuhan aktualisasi diri,
penghargaan dan kebutuhan sosial yang diuji dalam uji multikolinieritas ini.
Dengan demikian data tersebut tidak terjadi multikolinieritas.
4.2.4 Analisis regresi linier berganda 1. Uji Secara Serempak/ Simultan ( Uji F)
Uji F menunjukkan apakah semua variabel bebas (X) yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terikat (Y).
Tabel 4.14 Uji Simultan (Uji F)
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 54.467 3 18.156 10.509 .000a
Residual 65.652 38 1.728 Total 120.119 41
a. Predictors: (Constant), kebutuhan_sosial, keb_aktualisasi_diri, penghargaan b. Dependent Variable: prestasi_kerja
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS 17,00 for Windows (Mei, 2012)
Berdasarkan Tabel 4.14, dapat dilihat bahwa nilai Fhitung adalah 10.509dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan Ftabel dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan derajat kebebasan pembilang (df1)= 3 (k-1) sedangkan derajat penyebut (df2) = 38 (n-k), maka nilai Ftabel adalah 2,85. Dengan demikian nilai dari Fhitung> Ftabeldan tingkat signifikansi (0,000) < α (0,05), yang menunjukkan bahwa variabel independen yaitu kebutuhan aktualisasi diri,
penghargaan dan kebutuhan sosial secara bersama – sama adalah berpengaruh
positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaituprestasi kerja.
2. Uji Secara Parsial (Uji t)
Uji t digunakan untuk menentukan seberapa besar pengaruh variabel bebas secara parsial terhadap variabel terkait. Kriteria pengambilan keputusan:
H0 diterima jika thitung < ttabel pada α = 5% Ha diterima jika thitung > ttabel pada α = 5%
Tabel 4.15 Uji Parsial (Uji t)
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 14.509 3.756 3.863 .000 keb_aktualisa si_diri .323 .112 .440 2.876 .007 penghargaan .252 .180 .291 1.702 .019 kebutuhan_s osial .527 .194 .552 2.715 .010
a. Dependent Variable: prestasi_kerja
Sumber : Hasil Olahan SPSS 17.00 For Windows (MEI, 2013)
Berdasarkan tabel 4.15, dapat disimpulkan sebagai berikut : a. Berdasarkan hasil uji t maka diperoleh persamaan regresi sebagai
berikut:
Y= 14.509 + 0,323X1 + 0,252X2 +0,527X3+e
b. Variabel kebutuhan aktualisasi diriberpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, hal ini terlihat dari nilai signifikan (0,007) < 0,05 dan nilai thitung (2,876) > ttabel (1,68195), artinya jika variabel aktualisasi diri ditingkatkan satu satuan maka prestasi kerja(Y) akan meningkat.
c. Variabel penghargaan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, hal ini terlihat dari nilai signifikan (0,019) < 0,05 dan nilai thitung (1,702) >ttabel (1,68195), artinya jika variabel penghargaansemakin terpenuhi maka prestasi kerja (Y) akan
d. Variabel kebutuhan sosial, berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, hal ini terlihat dari nilai signifikan (0,010) < 0,05 dan nilai thitung (2.715) >ttabel (1,68195), artinya jika variabel kebutuhan sosial semakin dipenuhi maka prestasi kerja(Y) akan meningkat.
3. Pengujian Koefisien Determinan (R2)
Koefisien determinan mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen. Nilainya adalah 0-1. Semakin mendekati nol berarti model regresi semakin tidak baik atau model dalam menjelaskan dengan sangat terbatas, dan sebaliknya semakin mendekati satu, maka model akan semakin baik.
Tabel 4.16
Pengujian Goodness of Fit
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .673a .453 .410 1.31442
Sumber : Hasil Olahan SPSS 17.00 For Windows (2013)
Keterangan :
a) R = 0,673 berarti hubungan antara kebutuhan aktualisasi diri, penghargaan dan kebutuhan sosial terhadap prestasi kerjasebesar 67,3%. Artinya hubungan antar variabel erat. Semakin besar R berarti hubungan semakin erat.
b) R Square sebesar 0,453 berarti 45.3%variabel prestasi kerja dapat
kebutuhan sosial.Sedangkan sisanya 54,7% dapat dijelaskan oleh faktor – faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.
c) Adjusted R Square sebesar 0,410 berarti 41% variabel prestasi kerja
dapat dijelaskan oleh variabel kebutuhan aktualisasi diri, penghargaan dan kebutuhan sosial. Sedangkan sisanya 59% dapat dijelaskan oleh