• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

Penelitian dilaksanakan di kelas VII Excellent MTs N Model Brebes. Banyaknya siswa kelas VII Excellent adalah 32 siswa. Pelaksanaan pembelajaran matematika kelas VII terdiri dari 5 jam pelajaran setiap minggunya dan pembelajaran matematika di kelas VII Excellent dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu masing-masing 2 jam dan 3 jam pelajaran.

4.1.1Deskripsi Penggolongan Self-Esteem

Siswa kelas VII Excellent MTs N Model Brebes yang banyaknya 32 siswa

melakukan pengisian skala penggolongan tingkat self-esteem. Pengisian angket dilaksanakan pada Senin tanggal 25 April 2016 pada saat jam ke-4 pembelajaran matematika pukul 09.45 WIB. Pemilihan waktu sesuai dengan saran guru pengajar matematika. Dari hasil analisis pengisian skala self-esteem diperoleh data distribusi self-esteem siswa yang disajikan dalam Tabel 4.1.

Tabel 4.1 Data Distribusi dan Persentase Siswa Berdasarkan Self-Esteem

Tingkat Self-Esteem Banyak Persentase %

Rendah

Tinggi 108 %%

Data distribusi dan persentase siswa berdasarkan self-esteem pada tabel 4.1 diperoleh dari data hasil pengisian skala self-esteem siswa pada lampiran 6. Banyaknya siswa dengan self-esteem rendah sebanyak 8 siswa atau sebesar %

dan self-esteem tinggi sebanyak 10 siswa atau sebesar %. Sedangkan 14 siswa lainnya atau sebesar % lainnya mempunyai skor diantara skor fluktuasi sehingga tidak perlu diklasifikasikan dalam kategori self-esteem rendah atau tinggi karena pada skor tersebut tidak perlu didiagnosis berbeda. Oleh karena itu, subjek dengan skor self-esteem tersebut tidak digunakan dalam penelitian ini karena hanya terdapat tingkat self-esteem rendah dan tinggi.

4.1.2Pemilihan Subjek

Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII Excellent MTs N Model Brebes yang memiliki self-esteem rendah dan self-esteem tinggi. Subjek diberi skala penggolongan self-esteem di kelas tersebut pada hari Senin tanggal 25 April 2016. Hasil skala penggolongan self-esteem menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa dengan self-esteem rendah dan 10 siswa dengan self-esteem tinggi.

Tabel 4.2 Penggolongan Self-Esteem Siswa Kelas VII-Excellent Self-Esteem Subjek

Rendah Tinggi S-3 S-10 S-15 S-17 S-18 S-21 S-24 S-27 S-1 S-7 S-11 S-13 S-14 S-19 S-20 S-26 S-29 S-32

Hasil penggolongan tingkat self-esteem pada tabel 4.1 selajutnya dipilih 3 subjek untuk setiap self-esteem rendah dan self-esteem tinggi. Subjek dengan self

-esteem rendah diambil dari kelompok self-esteem rendah yang mempunyai skor skala rendah, sedang dan tinggi sedangkan subjek dengan self-esteem tinggi

diambil dari kelompok self-esteem tinggi yang mempunyai skor rendah, sedang dan tinggi.

4.1.3Pembelajaran di Kelas

Pembelajaran dilaksanakan di kelas VII Excellent dengan materi statistika dengan sub materi pengolahan dan penyajian data. Rincian jadwal mengajar ditunjukkan pada Tabel 4.3 berikut.

Tabel 4.3 Jadwal Pembelajaran Matematika Kelas VII Excellent MTs N Model Brebes

Pertemuan Hari, Tanggal Waktu Sub Materi

1 2 3 Senin, 2 Mei 2016 Rabu, 4 Mei 2016 Senin, 16 Mei 2016 2×40 menit 3×40 menit 2×40 menit

Penyajian dan pengolahan data dalam bentuk tabel. Penyajian dan pengolahan data dalam bentuk diagram batang dan diagram garis. Penyajian dan pengolahan data dalam bentuk diagram lingkaran.

Pertemuan ketiga tidak dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2016 karena pada hari tersebut terdapat kegiatan UN (Ujian Nasional) tingkat SMP/MTs yang dimulai dari tanggal 9 Mei 2016 sampai dengan Kamis 12 Mei 2016, sehingga siswa kelas VII dan VIII diliburkan.

Pelaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model

discovery learning dengan pendekatan scientific. Guru dalam proses pembelajaran hanya bertindak sebagai fasilitator sehingga siswa lebih aktif dengan berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam lembar kerja siswa dan lembar tugas siswa disetiap pertemuan. Setelah itu, guru memberikan konfirmasi mengenai hasil diskusi siswa dengan menggunakan power point. Sintaks model

discovery learning dalam penelitian ini adalah: orientasi siswa kepada masalah, identifikasi masalah, menyusun prakiraan penemuan, konfirmasi hasil penemuan,

pendalaman hasil penemuan.

Langkah orientasi masalah, siswa diberikan permasalahan berkaitan dengan konsep yang akan ditemukan yaitu mengenai teknik penyajian dan pengolahan data. Dalam kegiatan ini siswa mengamati masalah, kemudian siswa merumuskan pertanyaan terkait dengan masalah yang ada. Selanjutnya langkah identifikasi masalah, untuk setiap pertemuan siswa sudah mampu bertanya mengenai masalah yang ditampilkan oleh guru yaitu mengenai bagaimana cara menyajikan data dalam bentuk tabel, diagram batang, garis dan lingkaran. Pada langkah ini siswa dibagi menjadi 8 kelompok kemudian guru membagikan lembar kerja siswa untuk membantu siswa menemukan teknik penyajian dan pengolahan data. Setelah lembar kerja siswa diberikan siswa diberi kesempatan untuk melakukan kegiatan yang ada sehingga siswa dapat mengumpulkan informasi dan guru hanya bertindak sebagai fasilitator. Pada saat mengumpulkan informasi siswa juga berdiskusi dengan teman sekelompoknya sehingga siswa dapat menalar mengenai penyelesaian dari permasalahan yang ada pada lembar kerja serta menuliskan jawaban hasil kelompoknya pada lembar jawab yang terdapat pada lembar kerja siswa, langkah ini disebut dengan menyusun prakiraan penemuan. Setelah menyusun prakiraan penemuan, tahap selanjutnya konfirmasi hasil penemuan yaitu, guru memberikan kesempatan kepada salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas dan siswa lain memberikan tanggapan terhadap hasil jawaban kelompok presentasi. Selanjutnya guru memberikan konfirmasi dan membantu siswa dalam membuat simpulan. Pada langkah pendalaman hasil penemuan guru memberikan latihan soal mengenai

meteri yang dipelajari.Setelah menemukan teknik penyajian dan pengolahan data siswa diberikan lembar tugas siswa untuk dikerjakan dalam kelompok yang sama dan sebagai evaluasi siswa diberikan kuis diakhir pembelajaran.

4.1.4 Pelaksanaan Tes Kemampuan Komunikasi Matematis

Tes kemampuan komunikasi matematis dilaksanakan pada pertemuan keempat tepatnya pada hari Rabu, 18 Mei 2016 pada pukul 07.00 WIB sampai 08.12 WIB di kelas VII Excellent. Tes dilakukan selama 72 menit serta diikuti oleh 32 siswa dengan self-esteem yang berbeda-beda.

4.1.5 Pelaksanaan Wawancara Tes Kemampuan Komunikasi Matematis Wawancara dilakukan setelah pelaksanaan pengisian skala self-esteem dan tes kemampuan komunikasi matematis sehingga dapat ditentukan subjek berdasarkan skor skala dan hasil jawaban siswa. Subjek dalam penelitian ini dipilih dari 3 siswa dengan skor skala rendah, sedang, dan tinggi untuk masing -masing tingkat self-esteem rendah dan tinggi. Selain itu, peneliti juga mempertimbangkan hasil jawaban siswa dan memastikan bahwa subjek penelitian yang dipilih dapat mengungkapkan pendapat/ jalan fikirannya secara lisan maupun tulisan.

Tabel 4.4 Subjek Wawancara Tingkat Self-esteem Subjek Wawancara

Rendah S-03 S-17 S-21 Tinggi S-01 S-14 S-32

Dokumen terkait