• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Penelitian

4.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan

Sejarah berdirinya perusahaan diimulai pada tahun 1992 dimana PT. Buana Varia Komputama berdiri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang IT dengan cakupan luas dan belum terfokus pada satu bidang. Pada awal berdirinya perusahaan mencoba merintis ushanya yang masih terbilang baru di Indonesia. Kemudian pergerakan usaha ini mulai bergerak dengan signifikan pada tahun 1994 – 1999 dengan mulai memfokuskan usahanya pada system IT Rumah Sakit. Tahun 1994 – 1999, Buana Varia Computama bekerjasama dengan Core Business dalam pengembangan Infrastruktur Networking dan R dan D Hospital System.

Kesuksesan semakin berjalan seiring dengan kebutuhan Rumah Sakit yang menginginkan kemudahan dalam pemenuhan system informasinya. Buana Varia Computama telah mendapatkan klien pertamanya yaitu Rumah Sakit Sangla, Denpasar, Bali, pada tahun 2001-2002. Buana Varia Computama telah berhasil melaksanakan implementasinya secara 2 (dua) tahap.

Selanjutnya mulai dari tahun 2002 sampai 2009 Buana Varia Komputama telah bekerjasama dengan 8 (delapan) Rumah Sakit besar yang tersebar di seluruh Inddonesia, yaitu:

1. Rumah Sakit Sangla, Denpasar (tahun 2000, 2001, 2002 sampai dengan 2012)

2. Rumah Sakit Dr. Djamil, Padang (tahun 2002 sampai dengan 20012) 3. Rumah Sakit Dr Sardjito, Yogyakarta (tahun 2003 samapi dengan 2010)

4. Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makasar (tahun 2005 sampai dengan 2010)

5. Rumah Sakit. Prof. Dr. R.D. Kandau, Manado (tahun 2006 sampai dengan 2011)

6. Rumah Sakit. H. Adam Malik, medan (tahun 2007 sampai dengan 2012) 7. Rumah Sakit. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso, Solo (tahun 2007 sampai

dengan 2012)

8. Rumah Sakit Dr. Soetomo, Surabaya (tahun 2008 sampai dengan 2013)

4.1.2. Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah suatu bagan yang menunjukkan distribusi pekerjaan seluruh perusahaan, dengan jabatan dari setiap posisi dan garis yang saling bergubungan yang memperlihatkan siapa melapor kemana dan berkomunikasi dengan siapa (Dessler, 2004: 287). Organisasi yang sukses sebaiknya berpedoman pada prinsip-prinsip organisasi, yaitu:

1. Perumusan organisasi harus jelas.

2. Adanya garis wewenang dan tanggung jawab yang jelas. 3. Tingkat pendelegasian wewenang harus sedikit mungkin. 4. Tingkat pengawasan.

5. Struktur organisasi harus cukup fleksibel

Struktur organisasi merupakan gambaran secara jelas mengenai unsur-unsur yang membantu pimpinan dalam mencapai suatu tujuan. Struktur organisasi dibentuk untuk menciptakan suatu pola yang dapat mempertinggi efiensi kerja, sedangkan organisasi bertujuan untuk memiliki hubungan yang baik antara

tiap-tiap bagian di antara kelompok kerja tersebut, sehingga dapat dikooernisasikan dengan baik, yaitu dengan danya kesatuan perintah dan tanggung jawab serta dapat menjamin pengawasan.

Struktur organisasi PT. Buana Varia Komputama Site memiliki struktur organisasi berbentuk garis staf. Kekuatan struktur organisasi PT. Buana Varia Komputama Site adalah adanya pengawasan (cotrol) yang dapat diperoleh melalui pelimpahan wewenang dan tanggung jawab yang jelas dan tidak terbagi-bagi. Struktur organisasi perusahaan ini dilengkapi dengan unit –unit staf yaitu unit kerja secara langsung ikut melaksanakan pekerjaan demi tercapainya tugas dan tujuan perusahaan. Struktur organisasi PT. Buana Varia Komputama Site dapat dilihat pada Gambar 4.1.

Dekriptif responden ini dilakukan dengan menganalisis seluruh karateristik sampel yang merupakan bagian dari populasi dalam bentuk tabulasi sehingga membantu untuk memperoleh gambaran yang jelas pada hasil pembahasan yang akan diberikan responden atau subjek pada penelitian ini. a. Karateristik Berdasarkan Jenis Kelamin Sampel Penelitian

Tabel 4.1

Jenis Kelamin Karyawan

Jenis Kelamin Frekuensi Persentase (%)

Laki-laki 10 66,7

Wanita 5 33,3

Jumlah 15 100,00

Sumber: PT. Buana Varia Komputama Site, Medan; 2011. (Data Diolah)

Tabel 4.1 dapat dilihat bahwa karyawan PT. Buana Varia Komputema Site, Medan adalah mayoritas berjenis kelamin laki-laki, dengan jumlah 10 orang, dan memiliki tingkat perbandingan 0,7 dari keseluruhan karyawan.

b. Karateristik Berdasarkan Umur Sampel Penelitian

Tabel 4.2

Usia Karyawan

Usia Frekuensi Persentase (%)

20-30 tahun 12 80,00

30-40 tahun 3 20,00

Jumlah 15 100,00

Sumber: PT. Buana Varia Komputama Site, Medan; 2011. (Data Diolah)

Tabel 4.2 dilihat bahwa karyawan PT. Buana Varia Komputema Site, Medan adalah mayoritas karyawan yang memiliki umur 20-30 tahun, dengan

jumlah 12 orang, dan memiliki tingkat perbandingan 0,8 dari keseluruhan karyawan.

c. Karateristik Berdasarkan Jabatan Pada Sampel Penelitian

Tabel 4.3

Jabatan Karyawan

Jabatan Frekuensi Persentase (%)

Koordinator Tim 1 6,67 Bagian Akutansi 3 20,00 Bagian RekamMedik 2 13,33 Bagian Keuangan 1 6,67 Bagian Gizi 3 20,0 Bagian Farmasi 2 13,33 Bagian Teknisi 3 20,00 Jumlah 15 100,00

Sumber: PT. Buana Varia Komputama Site, Medan; 2011. (Data Diolah)

Tabel 4.3 dilihat bahwa karyawan PT. Buana Varia Komputema Site, Medan adalah berjumlah 14 orang dengan variasi jabatan yang berbeda-beda, yang bekerjasama dalam 1 tim.

d. Karateristik Berdasarkan Pendidikan Pada Sampel Penelitian Tabel 4.4

Pendidikan Karyawan

Jabatan Frekuensi Persentase (%)

Diploma III 10 66,67

Sarjana (S1) 5 33,33

Jumlah 15 100,00

Sumber: PT. Buana Varia Komputama Site, Medan; 2011. (Data Diolah)

Tabel 4.4 dilihat bahwa karyawan PT. Buana Varia Komputema Site, Medan adalah mayorita karyawan dengan tingkat pendidikan Diploma III, dengan jumlah 10 orang, dan memiliki tingkat perbandingan 0,6 dari keseluruhan karyawan.

4.1.4. Analisis Penelitian

Hasil penelitian menunujukkan bahwa tim kerja pada PT. Buana Varia Komputema Site, Medan adalah tim kerja fungsional silang, dimana tersusun dari 14 orang karyawan yang berasal dari bidang yang berbeda-beda, yaitu bagian Akutansi; Rekam Medik; Keuangan; Gizi; Farmasi; dan Teknisi berkumpul bersama-sama untuk menyelesaikan suatu tugas, dan dipimpin oleh 1 orang tim. Tim Fungsional Silang (cross-functional team) melakukan pertukaran informasi, dilakukan pengembangan gagasan baru, pemecahkan masalah dan pengkoordinasiaan proyek atas penerapaan Core Business dalam pengembangan Infrastruktur Networking dan Hospital Information System pada Rumah Sakit

Haji Adam Malik, Medan.

Efektivitas tim kerja pada PT. Buana Varia Komputema Site, Medan mencakup 4 (empat) komponen dalam pelaksanaannya, yaitu konteks dalm tim

kerja, komposisi sebuah tim kerja, rancangan dalam pelaksanaan tim kerja, dan proses pelaksanaannya, yang dapat dilihat pada Tabel 4.5

Tabel 4.5

Efektivitas Tim Kerja Pada PT. Buana Varia Komputema Site, Medan No Efektivitas Tim Kerja Keterangan

1. Konteks Kerja a. Pemilihan sumber daya yang ada pada tim kerja dilakukan secara selektif, mulai dari perekrutan, seleksi, sampai penentuan karyawan pada bidang-bidang dalam pengembangan Infrastruktur Networking dan Hospital Information System, selain itu didukung oleh

sumber daya yang lain, seperti tersedianya peralatan dan perlengkapan yang mendukung pelaksanaan aktivitas kerja untuk masing-masing bidang pekerjaan yang berbeda-beda. b. Tim kerja dikoordinasi oleh seorang koordinator

tim, memiliki keterampilan memimpin, dan mampu menyelesaikan konflik yang terjadi c. Evaluasi kinerja terhadap tim dilakukan dari

pusat, yang berlokasi di Jakarta. Karyawan yang memberikan kontribusi terbaik pada masing-masing bagian kerja akan mendapatkan kompensasi, yang terdiri dari insentif.

2. Komposisi Tim Kerja a. Tim kerja terdiri dari karyawan yang memiliki pengetahuan yang baik dibidang Infrastruktur Networking dan Hospital Information System.

b. Salah satu personalitas atau kepribadian yang dimiliki seorang karyawan dalam tim kerja haruslah memiliki sikap waspada dan berhati-hati karena pelaksanaannya secara tidak langsung melibatkan hajat hidup orang banyak (pasien).

c. Karyawan yang dialokasikan pada bagian yang berbeda-beda di unit Rumah Sakit Adam Malik, Medan, disesuaikan dengan pengetahuan dan keterampilan yang karyawan miliki pada bidang Infrastruktur Networking dan Hospital Information System

d. Tim kerja pada PT. Buana Varia Komputema Site, Medan; terdiri dari berbagai karateristik yang beraneka ragam, seperi usia, pendidikan, gender, dan lainnya.

e. Ukuran tim kerja pada PT. Buana Varia Komputama Site, Medan terdiri dari 15 orang karyawan, terkadang pengkoordinasian satu sama lain agak lambat penyampaiannya.

f. Fleksibilitas dalam tim kerja terkadang masih kurang, dimana informasi dari pusat sering terlambat penyampaiannya dan jumlah anggota yang terbilang banyak dengan bidang yang beraneka ragam.

g. Preferensi anggota tim, sudah sesuai dengan kemampuan, keterampilan, dan kepribadian karyawan pada masing-masing bidang yang berbeda.

3. Rancangan Kerja a. Tim kerja yang ada belum memiliki hak otonom untuk membuat rancangan kerja pada penerapan

Core Business dalam pengembangan

Infrastruktur Networking dan Hospital Information System, karena dalam pengawasan

dari pusat, PT. Buana Varia Komputama Site, Medan.

b. Keanekaragaman keterampilan yang dimiliki karyawan dalam tim kerja, tidak seutuhnya mampu memiliki kontribusi besar atas ide-ide dalam pembuatan sebuah rancangan kerja.

c. Setiap bagian dalam tim kerja sudah memberikan identitas dalam aktivitas pelaksanaannya.

d. Rancangan kerja yang dilakukan tim kerja tidak seutuhnya mampu memberikan kontribusi besar pada pengembangan Infrastruktur Networking dan Hospital Information System, karena masih adanya campur tangan atau keterlibatan dari pusat, PT PT. Buana Varia Komputama Site, Medan.

4. Proses Kerja a. Tujuan tim kerja, sering disampaikan oleh koordinator tim pada saat breafing maupun rapat antar beberapa bagian di tim kerja.

b. Aktitas pelaksanaan tim kerja kesehariannya, terkadang sering menimbulkan konflik atau risiko, karena ukuran tim yang besar terkadang sering menumbuhkan sikap human error atau system error.

c. Efektivitas tim kerja yang sudah dilaksanakan dalam tim kerja dapat menumbuhkan rasa percaya karyawan saat bekerja

d. Proses kerja yang dilaksanakan oleh tim kerja jarang menimbulkan social loafing, hal ini dikarenakan adanya pengawasan dari pusat, dan pelaporan pada sore harinya ke pusat pada PT. Buana Varia Komputama Site.

Sumber: PT. Buana Varia Komputama Site, Medan; 2011. (Data Diolah)

Dokumen terkait