BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) yang berjudul “Peningkatan
Prestasi Belajar Dengan Model Koopeatif Tipe Student Teams Achievement Division Pada Mata Pelajaran IPS di Kelas V SD Negeri Ngawu Semester II 2010/2011” yang dilaksanakan kurang lebih selama dua minggu. Dimulai tanggal 20 April 2011 – 26 April 2011.
1. Siklus 1
Penelitian ini terbagi dalam 2 (dua) siklus, tiap siklus terdiri dari satu pertemuan, setiap pertemuan melaksanakan kegiatan sebagai berikut: rencana kegiatan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.
a. Rencana Kegiatan
Pada rencana kegiatan yang dilakukan oleh peneliti pada siklus I terdiri dari satu pertemuan sebelum melakukan penelitian peneliti terlebih dahulu menyiapkan silabus, RPP, LKS, serta soal-soal yang akan diujikan pada akhir siklus 1.
b. Pelaksanaan Tindakan
Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan dalam satu kali pertemuan yaitu pada hari Rabu tanggal 20 April 2011 di kelas V dengan jumlah siswa 16 orang. Pembelajaran berlangsung dengan menggunakan metode kooperatif tipe STAD dan berpedoman pada
rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat. Pada pertemuan pertama membahas mengenai tokoh- tokoh perjuangan pada abad 17 dan 18. Pada akhir siklus pertama diadakan evaluasi pertemuan pertama dan kedua dengan bentuk soal pilihan ganda yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa setelah menerima pembelajaran.
c. Pengamatan
Pengamatan dilakukan oleh guru pendamping. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama pembelajaran berlangsung. Pengamatan yang dilakukan guru pendamping adalah memantau apakah peneliti telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran atau tidak, mengamati siswa ikut serta dalam pembelajaran atau tidak.
Adapun hal yang didapat oleh peneliti ketika pembelajaran berlangsung, siswa tidak mampu bekerja kelompok dengan kondusif, siswa menjadi gaduh dalam kegiatan belajar kelompok. Kelompok yang masing-masing terdiri dari 5 sampai 6 orang, tidak semua siswa saling bekerjasama, hal ini disebabkan karena banyaknya anggota kelompok. Peneliti telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat. Pada akhir siklus pertama dilaksanakan evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar siswa. Sehingga siswa kurang bisa mengerjakan soal evaluasi.
Hasil dari ulangan harian yang didapat oleh siswa kelas V pada siklus I ditampilkan pada tabel berikut :
Tabel 4.1 Nilai Evaluasi IPS Siklus 1 Kelas V SD N Ngawu Tahun Pelajaran 2010/2011
No Nama Siswa Skor Nilai
1 Wahyu Indra
Rukmana
7 35
2 Anisa Nurhidayah 8 40
3 Anna Fitri Lestari 16 80
4 Desi Astria 15 75 5 Dimas Yogi Presetyo 9 45 6 Dyah Khairunisa 8 40 7 Indra setiawan 8 40 8 Kresdianto 10 50 9 Mahmudi 7 35
10 Mega Ria Pertiwi 16 80
11 Nanda Restu Kurnia 14 70
12 Putri Della Agustin 15 70
13 Risa Nurhidayah 15 75
14 Tia Nur Azizah 7 35
15 Melinda Riswati 14 70
16 Vira Sitya Bakhli 14 70
Jumlah Nilai 860
Rata-rata 53.75
Dari tabel ulangan siswa diperoleh nilai rata-rata kelas mencapai 53.75 melebihi nilai rata-rata kondisi awal yaitu 48.12. Melihat nilai rata-rata kelas pada siklus I belum memenuhi target, maka penelitian ini dilanjutkan pada siklus II.
d. Refleksi
Ada beberapa fakta yang ditemukan oleh peneliti penyebab tidak tercapainya target penelitian tidak tercapai, yaitu :
1)Kelas saat kegiatan kerja kelompok sangat gaduh
2)Kerjasama antar siswa dalam kelompok tidak terjadi, hanya
beberapa siswa saja yang bekerja.
Penyebab dari hal diatas disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :
1) Jumlah siswa dalam kelompok yang terlalu banyak
2) Pengawasan guru yang kurang ketika kegiatan belajar
kelompok berlangsung.
Oleh karena itu, maka perbaikan yang harus dilakukan pada siklus 2 supaya kegiatan pembelajaran tercapai adalah:
1)Pembagian jumlah anggota kelompok diperkecil, agar setiap anak
bekerja maksimal.
2)Guru harus mengawasi dengan cermat dan menegur siswa yang
tidak belajar dengan baik (siswa yan berbuat gaduh) 1. Siklus II
a. Rencana Kegiatan
Pada rencana kegiatan yang dilakukan oleh peneliti pada siklus II dilaksanakan satu kali pertemuan. Sebelum melakukan penelitian peneliti menyiapkan silabus, RPP, LKS, serta soal-soal yang akan diujikan pada akhir siklus II (dua).
b. Pelaksanaan Pembelajaran
Pembelajaran pada siklus II dilaksanakan dalam satu kali pertemuan yaitu pada hari Selasa tanggal 26 April 2011, di kelas V dengan jumlah siswa 16 siswa. Pembelajaran berlangsung dengan menggunakan metode kooperatif tipe STAD serta dilaksanakan sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat. Pada siklus II ini membahas mengenai tokoh-tokoh perjuangan pada abad ke 20. Pada akhir siklus kedua diadakan evaluasi dengan bentuk soal pilihan ganda dengan tujuan untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar siswa setelah menerima pembelajaran apakah ada peningkatan atau tidak dan jika ada seberapa besar peningkatannya. Pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan kekurangan pada siklus I kemudian diperbaiki agar kekurangan pada siklus I tidak terulang lagi pada siklus II.
c. Pengamatan
Pengamatan dilakukan oleh guru. Pelaksanaan pengamatan dilakukan oleh guru pamong selama pembelajaran berlangsung dengan mengisi lembar pengamatan serta memantau apakah peneliti telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran atau tidak, mengamati siswa ikut serta dalam pembelajaran atau tidak.
Pada siklus II kesulitan siswa sudah berkurang, siswa mampu mmengerjakan soal mengenai tokoh-tokoh perjuangan pada abad 20,
walaupun belum semuanya dan masih ada beberapa siswa yang masih melakukan kesalahan dalam mengerjakan tentang tokoh-tokoh perjuangan pada abad 20 karena belum jelas mengenai materi serta kurang teliti. Selain itu, siswa dapat saling bekerjasama karena anggota kelompok pada siklus II tidak sama dengan siklus I. Dalam siklus II jumlah anggota kelompok 4 siswa yang berbeda dari siklus 1. Sehingga dimungkinkan siswa dapat bekerjasama dengan baik dalam kelompok dan meningkatkan prestasi belajarnya.
Pada akhir siklus II diadakan evaluasi dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah menerima pembelajaran dan jika ada peningkatan seberapa besar peningkatan itu. Setelah itu, membandingkan hasil dari siklus pertama dengan siklus kedua apakah terjadi peningkatan atau tidak dan jika terjadi peningkatan seberapa besar peningkatan tersebut. Tabel dapat dilihat sebagai berikut :
Table 4.2 Nilai Evaluasi IPS Siklus II Siswa Kelas V Tahun Pelajaran 2010/ 2011
No Nama Siswa Skor Nilai
1 Wahyu Indra Rukmana 7 45
2 Anisa Nurhidayah 11 55
3 Anna Fitri Lestari 18 90
4 Desi Astria 17 85
5 Dimas Yogi Presetyo 8 45
6 Dyah Khairunisa 14 70
8 Kresdianto 15 75
9 Mahmudi 7 45
10 Mega Ria Pertiwi 15 75
11 Nanda Restu Kurnia 12 70
12 Putri Della Agustin 16 80
13 Risa Nurhidayah 16 80
14 Tia Nur Azizah 11 55
15 Melinda Riswati 17 85
16 Vira Sitya Bakhli 14 70
Jumlah Nilai 1070
Rata-rata 66.87
Dari tabel tersebut diperoleh nilai rata-rata kelas mencapai 66.87. Meningkat dari nilai rata pada siklus I yaitu 53.75. Karena rata-rata nilai ulangan kelas telah memenuhi indikator keberhasilan siklus II yaitu 65, maka penelitian sudah dinyatakan berhasil sehingga penelitian ini tidak perlu dilanjutkan.
d. Refleksi
1)Prestasi siswa meningkat yaitu terbukti dari hasil ulangan pada
siklus II nilai rata-rata siswa mencapai lebih dari 65 yaitu 62.5%, ini berati target akhir yang diharapkan tercapai.
2)Kesulitan siswa pada siklus II sudah berkurang, siswa mampu
menyelesaikan soal megenai tokoh-tokoh perjuangan pada abad 20 sehingga memudahkan siswa dalam mengerjakan soal evaluasi.
3)Dalam kelompok siswa sudah banyak bekerjasama serta aktif
sama pada siklus sebelumnya serta anggota kelompoknya tidak banyak.
4) Siswa senang dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Peningkatan prestasi belajar siswa dari sebelum dilakukan penelitian sampai dengan hasil akhir pelaksanaan tindakan siklus II dapat dilihat pada lampiran 12. Berdasarkan data tabel lampiran tersebut terdapat kenaikan rata-rata nilai ulangan sampai akhir sikus II. Data awal sebelum adanya tindakan nilai rata-rata hasil ulangan siswa adalah 48.12 dan pada akhir siklus II rata-rata nilai ulangan siswa mencapai 66.87. Dari siklus kondisi awal dengan rata nilai 48.12 sedangkan siklus I dengan rata nilai 53.75 berarti terjadi peningkatan sebesar 5.63. Dari siklus I rata-ratanya 53.75 menuju siklus II dengan rata-rata 66.87 terjadi peningkatan sebesar 13.12. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata kelas meningkat dan sudah melebihi indikator keberhasilan penelitian sehingga dapat ditarik kesimpulan pembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, sehingga penelitian ini tidak perlu dilanjutkan lagi.