• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

5.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian

Penelitian dilakukan di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan yang terdiri atas 6 kelurahan, yaitu Kemenangan Tani, Namo Gajah, Lau Cih, Sidomulyo, Laddang Bambu, dan Tanjung Selamat pada bulan Oktober-November 2014. Puskesmas Induk Medan Tuntungan berada di kelurahan Kemenangan Tani, sedangkan kelima kelurahan lainnya terletak cukup jauh dari puskesmas induk. Namun demikian di tiap kelurahan terdapat posyandu ataupun kantor kelurahan yang digunakan sebagai tempat pemberian imunisasi dasar.

5.1.2 Karakteristik Sampel Penelitian

Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak berusia balita. Jumlah sampel yang terlibat dan dimasukkan dalam proses analisis data adalah 100 orang. Berikut ini adalah karakteristik dari sampel penelitian:

Tabel 5.1 Distribusi Karakteristik Sampel

Karakteristik Jumlah (Orang) Persentasi (%)

Usia (tahun)

Produktif (20-35) 82 82

Tidak produktif (<20 dan >35) 18 18

Pendidikan

Tinggi (Sarjana dan Tamat SMA) 73 73

Rendah (Tamat SMP dan Tamat SD) 27 27

Kondisi ekonomi Sejahtera (> Rp 211.726) 84 84 Tidak sejahtera (< Rp 211.726) 16 16 Jumlah anak 1 -2 anak 64 64 >2 anak 36 36 Pengetahuan (%) Baik (≥76) 45 45 Cukup (56-75) 32 32 Kurang (≤55) 23 23 Pemberian Imunisasi

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 82% sampel berusia produktif (20-35 tahun) saat memberikan lima jenis imunisasi dasar kepada anak mereka di posyandu atau kelurahan setempat.

Sampel penelitian dikategorikan dalam dua kelompok, yaitu pendidikan tinggi yang terdiri atas perguruan tinggi dan tamatan SMA serta pendidikan rendah yang terdiri atas tamatan SMP, tamatan SD, dan tidak sekolah. Tabel 5.1 menunjukkan bahwa sebanyak 73% sampel memiliki pendidikan tinggi, yaitu tamat SMA dan perguruan tinggi.

Sampel penelitian dikategorikan dalam 2 kelompok untuk jumlah anak, yaitu ibu dengan 1-2 anak dan ibu dengan >2 anak. Tabel 5.1 menunjukkan bahwa sebanyak 64% sampel memiliki 1-2 anak.

Sampel penelitian dikategorikan dalam 2 kelompok untuk kondisi ekonomi yang diketahui melalui wawancara pengeluaran per orang dalam satu bulan, yaitu kelompok sejahtera dengan pengeluaran > Rp 211.726 / bulan dan kelompok tidak sejahtera dengan pengeluaran < Rp 211.726 / bulan. Dari penelitian didapatkan sebanyak 84% sampel memiliki kondisi ekonomi yang baik (sejahtera).

Sampel penelitian diukur tingkat pengetahuannya menggunakan kuesioner yang berisi 15 pertanyaan mengenai imunisasi. Tabel 5.1 menunjukkan sebanyak 45% sampel penelitian memiliki pengetahuan yang baik mengenai imunisasi dan sebanyak 23% memiliki pengetahuan yang kurang mengenai imunisasi.

Status pemberian imunisasi diperoleh dengan cara memeriksa riwayat imunisasi yang terdapat di Kartu Menuju Sehat maupun Buku Ibu dan Anak. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 77% anak balita sampel mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap yang terdiri atas Polio, Hepatitis B, BCG, DPT, dan campak.

5.1.3 Hasil Analisis Data

5.1.3.1 Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Distribusi sampel berdasarkan tingkat pengetahuan dan status pemberian imunisasi dasar lengkap digambarkan melalui tabel 5.2.

Tabel 5.2 Distribusi Sampel Menurut Tingkat Pengetahuan dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Status Imunisasi Dasar

Pengetahuan Ibu

Total

Kurang Cukup Baik

Lengkap 6 27 44 77

Tidak Lengkap 17 5 1 23

Total 23 32 45 100

p = 0,0001 (Chi Square) Dari tabel ini dapat disimpulkan bahwa dari 100 sampel penelitian, tingkat pengetahuan terbanyak adalah pengetahuan baik yaitu sebesar 45 sampel. Dari 45 sampel yang berpengetahuan baik tersebut, 44 diantaranya memberikan imunisasi secara lengkap kepada anaknya. Data tabel ini kemudian dianalisis dengan uji Chi Square dan didapatkan hasil uji statistik p < 0,05.

5.1.3.2 Hubungan Tingkat Pendidikan dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Distribusi sampel berdasarkan tingkat pendidikan dan status pemberian imunisasi dasar lengkap digambarkan melalui tabel 5.3.

Tabel 5.3 Distribusi Sampel Menurut Tingkat Pendidikan dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Status Imunisasi Dasar Tingkat Pendidikan Total Tinggi Rendah Lengkap 64 13 77 Tidak Lengkap 9 14 23 Total 73 27 100 p = 0,0001 (Chi Square)

Tabel tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendidikan terbanyak di Medan Tuntungan adalah pendidikan tinggi, yaitu sebanyak 73 sampel. Dari 73 sampel yang berpendidikan tinggi, 64 diantaranya memberikan imunisasi secara lengkap kepada anaknya. Data tabel ini kemudian dianalisis dengan uji Chi Square dan diperoleh hasil uji statistik p < 0,05.

5.1.3.3 Hubungan Usia dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Distribusi sampel berdasarkan usia dan status pemberian imunisasi dasar lengkap digambarkan melalui tabel 5.4 berikut di bawah ini.

Tabel 5.4 Distribusi Sampel Menurut Usia dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Status Imunisasi Dasar

Usia Ibu

Total

Tidak Produktif Produktif

Lengkap 13 64 77

Tidak Lengkap 5 18 23

Total 18 82 100

p = 0,554 (Fisher’s Exact)

Tabel ini menunjukkan bahwa kategori usia ibu terbanyak adalah ibu berusia produktif yaitu sebesar 82 sampel. Dari 82 sampel yang berusia produktif tersebut, 64 diantaranya memberikan anaknya imunisasi secara lengkap. Uji

statistik yang digunakan untuk data ini adalah uji Fisher’s Exact, dan diperoleh p

> 0,05.

5.1.3.4 Hubungan Kondisi Ekonomi dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Distribusi sampel berdasarkan kondisi ekonomi dan status pemberian imunisasi dasar lengkap digambarkan melalui tabel 5.5 berikut ini.

Tabel 5.5 Distribusi Sampel Menurut Kondisi Ekonomi dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Status Imunisasi Dasar

Kondisi Ekonomi

Total

Tidak Sejahtera Sejahtera

Lengkap 5 72 77

Tidak Lengkap 11 12 23

Total 16 84 100

p = 0,0001 (Fisher’s Exact) Dari tabel tersebut diperoleh data bahwa kondisi ekonomi terbanyak pada responden penelitian ini adalah keluarga sejahtera yaitu sebesar 84 sampel. Dari 84 keluarga sejahtera tersebut, 72 diantaranya memberikan anaknya imunisasi secara lengkap. Data ini dianalisis dengan uji Fisher’s Exact dan diperoleh hasil p < 0,05.

5.1.3.5 Hubungan Jumlah Anak dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Distribusi sampel berdasarkan jumlah anak dan status pemberian imunisasi dasar lengkap digambarkan melalui tabel 5.6 berikut ini.

Tabel 5.6 Distribusi Sampel Menurut Jumlah Anak dan Status Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap

Status Imunisasi Dasar Jumlah Anak Total 1-2 anak >1 anak Lengkap 49 28 77 Tidak Lengkap 15 8 23 Total 64 36 100 p = 0,890 (Chi Square)

Data tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 64 sampel penelitian memiliki jumlah anak 1-2 orang. Dan dari 64 sampel tersebut, 49 diantarnya memberikan imunisasi dasar secara lengkap kepada anaknya. Hasil analisis data menggunakan uji statistik Chi Square menunjukkan bahwa p > 0,05.

5.1.3.6 Alasan Ketidaklengkapan Pemberian Imunisasi Dasar

Dari 31 sampel penelitian yang tidak memberikan anak balitanya imunisasi dasar secara lengkap diperoleh data distribusi sampel berdasarkan alasan ketidaklengkapan yang digambarkan melalui tabel 5.7 berikut ini.

Tabel 5. 7 Distribusi Sampel Menurut Alasan Ketidaklengkapan Pemberian Imunisasi Dasar Alasan Ketidaklengkapan Imunisasi Jumlah N % Anak Sakit 17 73,92 Cemas 3 13,04 Lupa/sibuk 3 13,04 Total 23 100

Berdasarkan tabel tersebut dapat kita simpulkan bahwa sebanyak 17 orang (73,92%) sampel penelitian yang tidak memberikan anak balitanya imunisasi secara lengkap beralasan bahwa anak sakit pada hari pemberian imunisasi. Sebanyak 3 orang (13,04%) sampel penelitian yang tidak memberikan anak balitanya imunisasi secara lengkap beralasan cemas akan efek samping imunisasi yang timbul pasca pemberian imunisasi. Dan sebanyak 3 orang (13,04%) sampel penelitian yang tidak memberikan anak balitanya imunisasi secara lengkap beralasan bahwa mereka lupa atau sibuk.

Dokumen terkait