• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

1. Faktor–faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah

Faktor–faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah terbagi menjadi beberapa faktor, baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar yakni dari lingkungan sekitar. Faktor dari dalam diri sendiri dan faktor dari luar adalah faktor lokasi, faktor promosi, fasilitas bertransaksi dan pelayanan, faktor agama, faktor proses administrasi pendaftaran dan faktor keluarga.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terdapat 9 faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah, antara lain:

a. Faktor Lokasi

Dari wawancara yang peneliti lakukan kepada Arief Agung yaitu seorang mahasiswa UNP yang mengungkapkan bahwa faktor lokasi juga berpengaruh terhadap minat masyarakat dalam menjadi nasabah di Bank Syariah. Lokasi dari Bank Syariah masih terlalu jauh dari rumah membuat Arief Agung masih menggunakan jasa Bank

70

Konvensional.39 Menurut Dona Elvira salah satu alasan tidak menggunakan jasa Bank Syariah karena lokasi dari Bank Syariah masih terlalu jauh dibandingkan dengan bank konvensional.40

Ibu Mursida juga berpendapat sama dengan Dona Elvira yang mengatakan lokasi Bank Syariah masih terlalu jauh dari rumah sehingga Ibu Mursida masih menggunakan jasa Bank Konvensional.41 Sama halnya dengan apa yang di katakan oleh Ibu Mursida, menurut Ahmad Anggi yang bekerja disalah satu perusahaan Air Minum ini mengatakan bahwa faktor lokasi adalah salah satu alasan yang diberikan Anggi untuk belum menggunakan jasa dari Bank Syariah.42

Sedangkan menurut Ibu Nazaratul Aini yang sehariannya bekerja sebagai ibu rumah tangga ini mengatakan bahwa jarak antara rumah dan bank syariah cukup jauh oleh sebab itu Ibu Nazaratul Aini belum menggunakan jasa dari pihak Bank Syariah.43 Dan menurut Ibu Ita Sabrina lokasi sangat menentukan untuk menjadi nasabah karena kalau dekat dengan rumah bisa mudah untuk diakses.44 Sama halnya dengan Rama Pradinata salah satu alasan belum menggunakan jasa

39 Arief Agung, wawancara dilakukan pada tanggal 5 Juli 2021

40 Dona Elvira, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

41 Ibu Mursida, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

42 Ahmad Anggi, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

43 Nazaratul Aini, wawancara dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021

44 Ita Sabrina, wawancara dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021

71

Bank Syariah karena kantor cabang ataupun unit dari pihak Bank Syariah masih terlalu jauh dengan rumah.45

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah karena lokasi Bank Syariah yang cukup jauh.

b. Faktor Promosi

Dari wawancara yang peneliti lakukan dengan Zulfiyan, menurut zulfiyan belum ada promosi dari Bank Syariah mengenai produk Bank Syariah oleh karena itu Zulfiyan belum mengetahui banyak tentang Bank Syariah ini mejadi salah satu alasan zulfiyan masih menggunakan jasa Bank Konvensional.46 Sedangkan menurut Erik Setiawan promosi sangat dibutuhkan untuk mencari nasabah tetapi sampai saat ini Erik Setiawan belum melihat adanya promosi dari pihak bank syariah terkhusus untuk dirinya sendiri, faktor promosi ini termasuk salah satu alasan kenapa Erik Setiawan masih memilih jasa Bank Konvensional dibandingkan dengan Bank Syariah.47 Menurut Ibu Samsimar yang kesehariannya sebagai Ibu Rumah tangga mengatakan bahwa belum ada promosi dari pihak Bank Syariah

45 Rama Pradinata, wawancara dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021

46 Zulfiyan, wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juli 2021

47 Erik Setiawan, wawancara dilakukan pada tanggal 5 Juli 2021

72

kepada dirinya sehingga ibu Samsimar masih menggunakan jasa Bank Konvensional.48

Sama halnya dengan apa yang dikatakan oleh Ibu Samsimar, Gintan Amelia Putri juga mengatakan bahwa belum belum mengetahui tentang Bank Syariah karena belum ada promosi dari pihak Bank Syariah secara mendalam sehingga Gintan masih lebih berminat di Bank Konvensional.49 Menurut Pak Son alasan kenapa masih menggunakan jasa Bank Konvensional karena sudah mengetahui tentang bank konvensional sedangkan Bank Syariah belum mengetahui secara mendalam karena belum adanya promosi dari pihak Bank Syariah kepada dirinya.50 Menurut Ibu Tismawati salah satu alasan masih menggunakan jasa Bank Konvensional karena belum adanya promosi dari pihak Bank Syariah kepada dirinya.51 Sedangkan menurut Ibu Yanti Maswarni mengatakan bahwa belum ada promosi dan sosialisasi dari pihak Bank Syariah sehingga Ibu Yanti belum mengetahui secara mendalam tentang Bank Syariah.52 Sama halnya dengan Pak Jupriyadi, mengatakan bahwa salah satu alasan belum menggunakan jasa Bank Syariah karena belum mengetahui secara

48 Samsimar, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

49 Gintan Amelia Putri, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

50 Son, wawancara dilakukan pada tanggal 5 Juli 2021

51 Tismawati, wawancara dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021

52 Yanti Maswarni, wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juli 2021

73

mendalam tentang Bank Syariah.53 Menurut Irsyad Dunas mengatakan bahwa Bank Syariah itu adalah Bank Islam tetapi Irsyad belum mengetahui secara pasti karena belum adanya promosi dari pihak bank syariah.54 Menurut Fahrul Rozi masih dengan responden lainnya alasan belum menjadi nasabah di Bank Syariah karena belum mengetahui secara mendalam tentang Bank Syariah karna belum ada promo ataupun sosialisasi dari pihak bank.55 Menurut Evan Dani Syahputra promosi sangat menentukan untuk mencari nasabah tetapi di nagari kapalo hilalang ini belum ada promosi dari pihak Bank Syariah sehingga masyarakat masih cenderung untuk menggunakan jasa Bank Konvensional.56

Sedangkan menurut Vira Purnama sari salah satu alasan belum berminatnya untuk menjadi nasabah di Bank Syariah karena belum mengetahui secara mendalam baik produk maupun sistem bagi hasil dari pihak Bank Syariah dikarenakan belum adanya promosi dari pihak Bank Syariah.57 Sama halnya dengan apa yang di katakana oleh Vira, Anggar salah seorang mahasiswa ini mengatakan belum ada salah satu pihak marketing yang menjelaskan tentang Bank Syariah akibatnya masyarakat belum mengetahui secara mendalam tentang

53 Jupriyadi, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

54 Irsyad Dunas, wawancara dilakukan pada tanggal 1 Juli 2021

55 Fahrul Rozi, wawancara dilakukan pada tanggal 12 Juli 2021

56 Evan Dani Syahputra, wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juli 2021

57 Vira Purnama sari, wawancara dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021

74

Bank Syariah terkhusus untuk Anggar sendiri.58 Sedangkan menurut Bapak Kusmianto salah satu alasan belum berminat untuk menjadi nasabah di Bank Syariah Karena belum adanya promosi yang berkaitan pada rendahnya pengetahuan akan Bank Syariah.59

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah adalah kurangnya promosi yang dilakukan oleh pihak dari Bank Syariah.

c. Faktor Pengetahuan

Dari wawancara yang peneliti lakukan dengan Bapak Andri, menurut beliau salah seorang responden yang bekerja sebagai Pedagang ini mengatakan bahwa belum mengetahui secara pasti tentang sistem atau produk dari Bank Syariah, hal ini adalah salah satu alasan kenapa Pak Andri masi belum berminat untuk menjadi nasabah di Bank Syariah.60 Sedangkan menurut Ibu Ayuk Suhartini salah satu perbedaan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional adalah pada produk atau sistem bagi hasil.61 Akan tetapi Bapak Suhadi mengatakan belum tahu secara rinci tentang produk yang ada di dalam

58 Anggar, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

59 Kusmianto, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

60 Andri, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

61 Ayuk Suhartini, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

75

Bank Syariah tersebut.62 Sama halnya dengan Ibu Ulitri yang bekerja sebagai Guru ini mengatakan bahwa salah satu alasan belum berminat untuk menjadi nasabah di Bank Syariah adalah belum mengetahui secara mendalam dan rinci tentang produk dan sistem bagi hasil dari Bank Syariah.63 Menurut Wawal Kawenda produk yang ada di dalam Bank Syariah harus lebih disosialisasikan supaya masyarakat mengetahui tentang sistem bagi hasil, inilah salah satu alasan Wawal belum menggunakan jasa dari Bank Syariah.64

Sedangkan menurut Melania Azmita mahasiswi di Universitas Negeri Padang mengatakan bahwa belum menggunakan jasa dari pihak Bank Syariah karena belum mengetahui secara rinci tentang produk dan sistem bagi hasil dari Bank Syariah.65 Ibu Fitratul laili mengatakan alasan belum menggunakan jasa Bank Syariah karena belum mengetahui secara mendalam tentang produk yang ada di Bank Syariah tersebut.66 Sedangkan menurut Ibu Yusnidar salah satu alasan belum berminat menggunakan jasa Bank Syariah karena belum tahu secara mendalam tentang produk maupun tentang sistem bagi hasil pada Bank Syariah.67

62 Suhadi, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

63 Ulitri, wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juli 2021

64 Wawal Kawenda, wawancara dilakukan pada tanggal 5 Juli 2021

65 Melania Azmita, wawancara dilakukan pada tanggal 1 Juli 2021

66 Fitratul laili, wawancara dilakukan pada tanggal 2 Juli 2021

67 Yusnidar, wawancara dilakukan pada tanggal 4 Juli 2021

76

Kak Nora Riantika mengatakan alasan beliau memilih di Bank Konvensional, karena saat itu saya belum mengetahui betul tentang Syariah. Pemahaman yang saya miliki mengenai Bank Syariah saat ini, mempengaruhi minat saya dan membuat saya berkeinginan untuk memilih Bank Syariah. Dari pemahaman yang Kak Nora dapatkan, dia dapat mengetahui beberapa kelebihan yang dimiliki Bank Syariah diantaranya yaitu tidak mengandung riba, tidak ada potongan seperti Bank Konvensional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.68

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa rendahnya pengetahuan masyarakat Nagari Kapalo Hilalang yang menjadikan salah satu faktor menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

d. Faktor Fasilitas Bertransasksi dan Pelayanan

Sedangkan dari faktor pelayanan atau administrasi dari sistem bank syariah ada salah satu orang yang dinilai berpengaruh antara lain dari wawancara yang peneliti lakukan ke Ibu Yusmida menilai sistem administrasi untuk bentransaksi di bank syariah agak sulit dan ribet dibandingkan Bank Konvensional, pernah dulu ia ingin meminjam uang disalah satu bank syariah untuk membantu pengembangan usahanya, namun dari pihak bank sayriah tidak ada tanggapan untuk memberikan pinjaman kredit terhadap Ibu Yusmida, sedangkan ketika

68 Nora Riantika, wawancara dilakukan pada tanggal 2 Juli 2021

77

ditanya untuk warga yang lain tentang pengaruh dari faktor pelayanan atau administrasi berpengaruh atau tidak, rata-rata jawabannya belum mengetahui dan belum pernah meminjam dan bentransaksi di Bank Syariah jadi tidak mengetahui bagaimana pelayanan dan fasilitas yang ada di dalam Bank Syariah tersebut.69

Menurut Novri Susanti faktor yang mempengaruhi berminat di Bank Syariah adalah faktor pelayanan, menurut Novri pelayanan di Bank Syariah cukup nyaman dan ramah,dan berpakaian sopan.70 Sedangkan menurut Bu Eli Suryani pelayanan di Bank Syariah sangatlah baik, berpakaian sesuai dengan syariat agama, pelayanannya yang ramah dan sopan. Manfaat yang diperoleh Bu Eli Suryani setelah menggunakan bank syariah adalah dapat melakukan transaksi dengan nyaman karena tidak terbebani oleh unsur riba dan sesuai dengan kesepakatan bersama.71

Menurut Ibu Nurlela faktor yang mempengaruhi minat saya lebih memilih menabung di Bank Konvensional karena untuk saat ini, perkembangan bank syariah belum memadai, sehingga untuk bentransaksi dengan bank syariah masih agak susah,khususnya di daerah Korong atau nagari belum ada di temukan Bank Syariah. Saya sendiri sangat berminat untuk menginvestasikan uang saya di bank

69 Yusmidar, wawancara dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021

70 Novri Susanti, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

71 Eli Suryani, wawancara dilakukan pada tanggal 12 Juli 2021

78

Syariah karna selain potongannya kecil, saya juga sudah mengetahui tentang hukum dan larangan menegenai riba. Hanya saja segala fasilitas-fasilitas dalam bentransaksi yang mendukung terdapat pada Bank Konvensional.72

Pak Oke Gunawan juga mengatakan saya sendiri berkeinginan untuk menabung di Bank Syariah. Tetapi saya tetap memilih menabung di Bank Konvensional karena kebutuhan yang mengharuskan saya untuk mempunyai rekening di bank konvensional.

Selain itu, fasilitas pada bank konvensional lebih memadai dan ATM-nya ada dimana-mana.73 Karina Netasya juga mengatakan saya lebih berminat ke Bank Konvensional dari pada Bank Syariah ,karena bank konvensional fasilitas ATM-nya mudah ditemukan. Dikarenakan orang tua saya sering berpergian jauh, dengan fasilitas ATM-nya yang ada dimanapun saya bisa mengambil berapapun uang yang saya butuhkan dan kapanpun yang saya mau karena orang tua saya juga transfer uang kebutuhan kuliah dan lainnya melalui Bank Konvensional, selain Bank Konvensional lebih memudahkan saya, keluarga serta lingkungan saya semuanya pakai bank konvensional.74

72 Nurlela, wawancara dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021

73 Oke Gunawan, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

74 Karina Netasya, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

79

Bu Hendrawati mengatakan saya memilih jasa Bank Konvensional karena aksesnya ada dimanapun. 75

Menurut Bu Rostuti Hayani saya lebih berminat ke Bank Konvensional karena mudah di jangkau . sama halnya dengan Ibu Nurhayati di karenakan fasilitas Bank Konvensional lebih dekat dari rumah maka saya menggunakan Bank Konvensional karena Bank Syariah tidak ada fasilitasnya dekat rumah dan jauh.76

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa fasilitas bertransasksi dan pelayanan juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

e. Faktor Motivasi

Dari wawancara yang peneliti lakukan dengan Ibu Wirdahayati selaku Guru MDA. motivasi yang mempengaruhi beliau menggunakan produk Bank Syariah adalah karena Bank Syariah adalah perbankan yang tidak ada praktek riba dan memakai prinsip syariah, karena sudah dijelaskan bahwa riba tidak diperbolehkan dalam ajaran islam. Bu Wirda berminat di Bank Syariah karena keinginan sendiri untuk mengatur keuangan dan untuk memenuhi kebutuhan terhadap dana jangka panjangnya. Karena Bank Syariah tidak adanya riba, maka Ibu

75 Hendrawati, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

76 Rostuti Hayani, wawancara dilakukan pada tanggal 4 Juli 2021

80

Wirda memilih bank syariah sebagai layanan perbankannya. Ibu Wirda melakukan transaksi ini berdasarkan dengan motivasi dari dalam dirinya sendiri, agar sistem keuangannya lebih tertata dan harta yang diperoleh dapat disimpan dengan baik dan dapat dapat menguntungkan kedua belah pihak Selain faktor motivasi, ada faktor lain yang mempengaruhi Bu Wirda yaitu seperti yang telah dijelaskan bahwa Bank Syariah tidak ada unsur riba dan menggunakan prinsip-prinsip Syariah.77

Menurut Bu Irma Susan selaku masyarakat nagari kapalo hilalang motivasi yang mempengaruhi Bu Irma berminat di Bank Syariah yaitu di Bank Syariah transaksinya menggunakan prinsip-prinsip Syariah sehingga tidak adanya unsur riba terkandung didalamnya. Oleh karena itu Bu Irma menggunakan Perbankan Syariah dalam semua kebutuhannya.78

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

77 Wirda hayati, wawancara dilakukan pada tanggal 4 Juli 2021

78 Irma susan, wawancara dilakukan pada tanggal 1 Juli 2021

81

f. Faktor Proses Administrasi Pendaftaran

Berdasarkan wawancara yang dilakukan bersama Bu Hera Susanti mengatakan faktor yang mempengaruhi minat saya dalam memilih jasa perbankan salah satunya yaitu proses administrasi pendaftaran. Dan beliau pun sudah lama memilih jasa Bank Konvensional sebelum saya mengenal bank syariah. Sebelumnya mau sempat buat tabungan di Bank Syariah tapi karena terlalu banyak syarat akhirnya tidak jadi. Dan hingga saat ini belum ada karena keterbatasan waktu lagi dan uangnya untuk membuat rekening baru khusus di Bank Syariah, karena beliau sudah terlanjur membuat ATM di Bank Konvensional.79

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa proses administrasi pendaftaran menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

g. Faktor Agama

Menurut Bu Melwati Bank Syariah kebanyakan orang yang berminat yaitu orang islam, sedangkan Bank Konvenional rata-rata semua orang dari kalangan dan agama manapun berminat terhadap Bank Konvensional.80 Menurut Afiz Al Aziz bagi saya pribadi tidak

79 Hera Susanti, wawancara dilakukan pada tanggal 1 Juli 2021

80 Melwati, wawancara dilakukan pada tanggal 2 Juli 2021

82

karena sesuai dengan yang saya belajari di kampus menabung di bank masih perdebatan jadi saya condong ke tidak karena saya sejauh ini saya belum mengunakan Bank Syariah.81 Menurut Kak Cici Afriyani itu tidak akan mempengaruhi karena faktor agama tidak mempengaruhi dalam berminat ke Bank Syariah maupun Bank Konvensional.82 Menurut Natasya saya berminat di Bank Syariah karena saya adalah seorang muslim, dan Bank Syariah merupakan bank yang sangat diajurkan bagi umat muslim akan tetapi saya sudah terlanjur memakai jasa Bank Konvensional.83

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa agama juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

h. Faktor Keluarga

Menurut Ibu Pertijuita saya lebih berminat ke Bank Konvensional karena keluarga saya rata-rata memakai bank konvensional dan untuk saya pribadi juga memakai Bank Konvensional karena dalam pengurusannya mudah.84 Menurut Endang Susanti pengaruh keluarga sendiri si engga karena kebebasan pribadi

81 Afiz Al Aziz, wawancara dilakukan pada tanggal 4 Juli 2021

82 Cici Afriyani, wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juli 2021

83 Natasya, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

84 Pertijuita, wawancara dilakukan pada tanggal 7 Juli 2021

83

saya saja karena saya tetap berpegang kemana saya suka dan yang saya tau sehingga saya saat ini menggunakan produk dari Bank Syariah.85 Menurut Voni Paulin saya lebih berminat kebank konvensional karena semua keluarga saya memakai Bank Konvensional dengan memudahkan keluarga saya dalam bentrasaksi dalam hal memudahkan kedua orang tua saya menstransfer uang kuliah buat saya.86

Dari paparan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa keluarga juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah.

i. Faktor kepercayaan

Menurut Ibu Liza Fitri selaku Guru MDA faktor yang mempengaruhi minat Ibu Liza adalah faktor kepercayaan sehingga saya berminat ke bank syariah.Ibu Liza mempercayai bahwa bank syariah akan mengelola dananya dengan jujur, dan Ibu Liza mempercayai bahwa Bank Syariah benar-benar bank yang tidak ada unsur riba dan memakai prinsip syariah.87 Menurut Ibu Safrida Wati faktor kepercayaan yang membuat saya berminat ke bank syariah dari pada bank konvensional karena saya percaya bahwa Bank Syariah

85 Endang Susanti, wawancara dilakukan pada tanggal 9 Juli 2021

86 Voni Paulin, wawancara dilakukan pada tanggal 10 Juli 2021

87 Liza Fitri, wawancara dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021

84

benar-benar tidak menggunakan unsur riba dan memakai prinsip-prinsip Syariah.88

Dari paparan hasil wawancara diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa meskipun responden mengetahui bahwa Bank Syariah menghindarkan nasabahnya dari riba namun dikarenakan beberapa alasan tersendiri, reponden tetap tidak ingin berminat di Bank Syariah.

Jadi, dari beberapa penjelasan di atas penulis menyimpulkan Faktor – faktor apa yang menyebabkan masyarakat Kapalo Hilalang lebih memilih Bank Konvensional dari pada Bank Syariah, yaitu sebagai berikut:

1) Faktor lokasi yang disampaikan 7 orang 2) Faktor promosi yang disampaikan 14 Orang 3) Faktor pengetahuan yang disampaikan 9 orang

4) Faktor fasilitas bertransaksi dan pelayanan yang disampaikan 8 orang

5) Faktor motivasi yang disampaikan 2 orang

6) Faktor proses administrasi pendaftaran yang disampaikan 1 orang 7) Faktor agama yang disampaikan 4 orang

8) Faktor keluarga yang disampaikan 3 orang 9) Faktor kepercayaan yang disampaikan 2 orang

88 Safrida Wati, wawancara dilakukan pada tanggal 11 Juli 2021

85

2. Minat Masyarakat Terhadap Bank Syariah

Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Berikut adalah Minat masyarakat terhadap Bank Syariah.

Menurut Kak Nora Riantika, Bank Syariah merupakan Bank syariah merupakan suatu bank yang menggunakan sistem bagi hasil. Di dalam kegiatan operasionalnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Tidak adanya unsur riba yang ada di Bank Syariah membuat Kak Nora Riantika Suryani menggunakan jasa keuangan Bank Syariah.89 Menurut Novri Susanti, Bank Syariah merupakan bank yang menggunakan sistem bagi hasil dan didalam Bank Syariah tidak ada riba. Sama halnya dengan Kak Nora Riantika tidak adanya unsur riba yang ada di Bank Syariah ini yang membuat Novri Susanti menggunakan jasa keuangan Bank Syariah.90

Sedangkan menurut Bu Eli Suryani Bank Syariah adalah yang dalam kegiatan operasionalnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Di dalam Bank Syariah transaksi yang dilakukan sangatlah nyaman karena tidak terbebani oleh unsur riba dan sesuai dengan kesepakatan bersama antara pihak Bank dan Nasabah. Cara berpakaian dan attitude pelayanan

89 Nora Riantika, wawancara dilakukan pada tanggal 2 Juli 2021

90 Novri Susanti, wawancara dilakukan pada tanggal 8 Juli 2021

86

yang dimiliki oleh pihak Bank Syariah sehingga mampu menarik minat Bu Eli Suryani untuk melakukan transaksi di Bank Syariah.91

Menurut Ibu Wirdahayati Bank Syariah adalah bank yang mengelola dananya dengan jujur dan benar-benar bank yang tidak ada

Menurut Ibu Wirdahayati Bank Syariah adalah bank yang mengelola dananya dengan jujur dan benar-benar bank yang tidak ada

Dokumen terkait