• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3.1. Hasil Penelitian

3.1.1. Analisis Tabel Tunggal

Merupakan suatu analisa yang dilakukan dengan membagi–bagikan variabel penelitian ke dalam kategori–kategori yang dilakukan atas dasar frekuensi. Tabel tunggal merupakan langkah awal dalam menganalisis data yang terdiri dari kolom, sejumlah frekuensi dan persentase untuk setiap kategori.

3.1.2. Karakteristik Responden

Karakteristik responden merupakan salah satu variabel yang berpengaruh di dalam suatu penelitian untuk mengetahui latar belakang dari responden.

Adapun karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi asal jenis kelamin dan Angkatan (Stambuk).

Tabel 3.1

Jenis_Kelamin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

Laki-laki 44 45.8 45.8 45.8

Perempuan 52 54.2 54.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Tabel 3.1 diatas menunjukan bahwa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin yaitu didominasi oleh responden yang berjenis kelamin perempuan 52 orang (54,2%) , dan laki-laki 44 orang (45,8%).

Karakteristik responden berdasarkan angkatan (stambuk) dapat dilihat pada Tabel 3.2 yaitu :

Tabel 3.2

Angkatan (Stambuk)

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Pada Tabel 3.2 menunjukan bahwa karateristik responden berdasarkan angkatan (stambuk) didominasi oleh stambuk 2017 yang berjumlah 57 orang (59,4%), stambuk 2016 berjumlah 31 orang (32,3%) dan stambuk 2015 berjumlah 8 orang (8,3%).

3.1.3. Deskripsi Jawaban Responden

Tabel 3.3

Saya mengetahui apa itu Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Frequency Percent Valid Percent Cumulative

Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.3 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 23 responden (24%), yang menjawab setuju sebanyak 63 responden (65,6%), yang menjawab kurang setuju 9 responden (9,4%), dan menjawab tidak setuju sebanyak 1 responden (1%). Berdasarkan persentase tersebut dapat dijelaskan bahwa mahasiswa memiliki sikap positif terhadap MEA karena mahasiswa beranggapan bahwa MEA adalah bentuk integrasi ekonomi Asean dalam sistem perdagangan bebas antara negara-negara di Asean yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian di Indonesia.

Tabel 3.4

Saya mengetahui secara terperinci mengenai kerjasama apa saja yang ada dalam MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

STS 1 1.0 1.0 1.0

TS 16 16.7 16.7 17.7

KS 36 37.5 37.5 55.2

S 35 36.5 36.5 91.7

SS 8 8.3 8.3 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.4 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 8 responden (8,3%), yang menjawab setuju sebanyak 35 responden (36,5%), menjawab kurang setuju sebanyak 36 responden (37,5%), yang menjawab tidak setuju sebanyak 16 responden (16,7) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Dari hasil jawaban responden dapat diketahui bahwa sebagian besar mahasiswa bersikap positif terhadap MEA karena Indonesia merupakan salah satu negara yang sudah tergabung dalam Asean, meskipun ada beberapa mahasiswa yang bersikap kurang setuju dengan adanya MEA, alasannya karena pada umumnya MEA berperan besar dalam perkembangan ekonomi di Indonesia, dan Indonesia sepertinya belum mampu ikut serta seutuhnya dengan MEA disebabkan penerus bangsa Indonesia seperti mahasiswa maupun remaja-remaja saat ini belum secara merata mampu menjalankan hal tersebut yang pada akhirnya akan berdampak buruk pada Indonesia.

Tabel 3.5

Saya mengetahui bahwa MEA telah diberlakukan sejak Desember 2015

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.5 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 13 responden (13,5%), yang menjawab setuju sebanyak 48 responden (50,0%), menjawab kurang setuju sebanyak 24 responden (25,0%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 11 responden (11,5%). Berdasarkan ulasan tersebut bahwa mahasiswa bersikap positif terhadap MEA, hal ini karena MEA dapat memperbaiki perekonomian di Indonesia dengan bantuan-bantuan dari negara lain khususnya negara-negara yang tergabung di ASEAN.

Tabel 3.6

Saya mengetahui negara-negara apa saja yang ikut tergabung dalam MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.6 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 15 responden (15,6%), yang menjawab setuju sebanyak 47 responden (49,0%), menjawab kurang setuju sebanyak 21 responden (21,9%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 9 responden (9,4%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 4 responden (4,2%). Berdasarkan hasil jawaban

responden dapat dijelaskan bahwa mahasiswa bersikap positif terhadap MEA karena di satu sisi MEA dapat menguntungkan Indonesia karena berpeluang dalam membuka kesempatan yang lebih luas di jaringan global, sementara itu mahasiswa bersikap negatif karena disisi lain Indonesia juga masih harus berbenah dengan persaingan yang terjadi di era MEA yang persaingan ini tidak mudah bagi masyarakat Indonesia.

Tabel 3.7

Saya mengetahui bahwa dengan diberlakukannya MEA maka produk-produk dari sesama anggota MEA dapat mudah masuk ke

Indonesia

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.7 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 18 responden (18,8%), yang menjawab setuju sebanyak 46 responden (47,9%), menjawab kurang setuju sebanyak 24 responden (25,0%), yang menjawab tidak setuju sebanyak 24 responden (25,0%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%). Dari jawaban responden tersebut dapat dilihat bahwa mahasiswa bersikap positif karena dengan adanya MEA dapat menjadi suatu pandangan bagi mahasiswa maupun masyarakat agar dapat merubah pola piker menjadi lebih kreatif dalam menghadapi persaingan global nantinya. Mahasiswa bersikap kurang setuju dengan adanya MEA karena kekhawatiran mahasiswa kepada Indonesia yang tidak mampu menghadapi persaingan global yang akan terjadi antara satu negara dengan negara lainnya.

Tabel 3.8

Saya mengetahui bahwa dengan diberlakukannya MEA maka para pekerja asing yang berasal dari negara-negara ASEAN dapat

mudah masuk ke Indonesia

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.8 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 16 responden (16,7%), yang menjawab setuju sebanyak 51 responden (53,1%), menjawab kurang setuju sebanyak 21 responden (21,9%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 6 responden (6,3%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 2 responden (2,1%). Berdasarkan jawaban tersebut, mahasiswa bersikap positif terhadap MEA karena dengan adanya MEA Indonesia dapat memperbaiki perekonomian, serta mampu menciptakan SDM yang lebih terlatih dan teruji untuk negara luar.

Tabel 3.9

Saya mengetahui program apa saja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menghadapi MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.9 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 4 responden (4,2%), yang menjawab setuju sebanyak 32 responden (33,3%), menjawab kurang setuju sebanyak 44 responden (45,8%),

serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 14 responden (14,6%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 2 responden (2,1%). Mahasiswa bersikap positif karena mahasiswa beranggapan dengan adanya MEA Indonesia mampu memperbaiki perekonomian ke jenjang yang lebih baik. Mahasiswa bersikap negatif karena mahasiswa beranggapan Indonesia belum siap dalam mengikuti perkembangan MEA karena SDM di Indonesia belum masuk dalam kualitas MEA.

Tabel 3.10

Sebagian besar pengetahuan saya mengenai MEA di dapat dari Media Massa (berita televisi, surat kabar, internet)

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.10 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 25 responden (26,0%), yang menjawab setuju sebanyak 54 responden (56,3%), menjawab kurang setuju sebanyak 12 responden (12,5%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 4 responden (4,2%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Berdasarkan ulasan tersebut mahasiswa bersikap positif terhadap MEA karena dengan adanya MEA dapat membuat perubahan ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik dan dapat menjadikan masyarakat Indonesia memiliki daya saing terhadap negara lain.

Tabel 3.11

Sebagian besar pengetahuan saya mengenai MEA di dapat dari perkuliahan, diskusi atau seminar

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.11 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 13 responden (13,5%), yang menjawab setuju sebanyak 43 responden (44,8%), menjawab kurang setuju sebanyak 24 responden (25,0%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 15 responden (15,6%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Berdasarkan ulasan tersebut mahasiswa setuju dengan adanya MEA, namun mereka keberatan dengan adanya MEA karena MEA menyebabkan semakin ketatnya persaingan kerja di dalam negeri, dimana Pemerintah juga belum mampu mempersiapkan SDM dalam negeri dengan maksimal, selain itu produk-produk dalam negeri yang akan semakin tersisih karena persaingan dengan produk luar negeri yang lebih berkualitas.

Tabel 3.12

Menurut saya masyarakat Ekonomi ASEAN mempengaruhi arus tenaga kerja terampil di negara-negara ASEAN.

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.12 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 20 responden (20,8%), yang menjawab setuju sebanyak 67 responden (69,8%), dan menjawab kurang setuju sebanyak 9 responden (9,4%).

Dari uraian tersebut dapat diketahui mahasiswa bersikap positif karena berharap dengan adanya MEA arus tenaga kerja Indonesia lebih layak hidupnya dan terarah untuk pekerjaan yang sudah dijanjikan kepada masyarakat Indonesia, karena pada saat ini banyak sekali tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Tabel 3.13

Adanya MEA akan membawa perubahan dalam sistem managerial suatu perusahaan hal tersebut dikarenakan banyaknya perusahaan asing atau orang asing yang masuk ke Indonesia akan membawa pengaruh yang

besar pada perusahaan - perusahaan yang mereka masuki Frequency Percent Valid Percent Cumulative

Percent

Berdasarkan tabel 3.13 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 22 responden (22,9%), yang menjawab setuju sebanyak 51 responden (53,1%), menjawab kurang setuju sebanyak 18 responden (18,8%), dan menjawab tidak setuju sebanyak 5 responden (5,2%). Dari hasil jawaban respoden terlihat bahwa mahasiswa setuju dengan adanya MEA karena dengan adanya MEA dapat menjadi pertukaran pelajar ke negara lain, namun disisi lain mahasiswa kurang setuju dengan adanya MEA karena harusnya pemerintah mendahulukan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia bukannya hanya memikirkan perekonomian saja.

Tabel 3.14

MEA membuat persaingan yang terjadi antar para Mahasiswa negara anggota MEA lainnya dalam dunia kerja semakin ketat Frequency Percent Valid Percent Cumulative

Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.14 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 27 responden (28,1%), yang menjawab setuju sebanyak 49 responden (51,0%), menjawab kurang setuju sebanyak 16 responden (16,7%), dan menjawab tidak setuju sebanyak 4 responden (4,2%). Mahasiswa bersikap positif dengan adanya MEA karena mahasiswa berharap dengan adanya MEA Indonesia dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan dapat mengutamakan warga Indonesia.

Tabel 3.15

Pemberlakuan MEA di Indonesia ini akan meningkatkan angka pengangguran serta semakin sulit mencari lapangan kerja

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.15 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 22 responden (22,9%), yang menjawab setuju sebanyak 31 responden (32,3%), menjawab kurang setuju sebanyak 30 responden (31,3%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 10 responden (10,4%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%). Mahasiswa bersikap positif karena mahasiswa berkeinginan Indonesia dapat memperbaiki kinerja dari setiap

SDMnya agar dapat mengurangi pengangguran yang ada di negara kita, dan mampu bekerja dengan baik di negara luar.

Tabel 3.16

Saya memahami risiko akibat perubahan berbagai peraturan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.16 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 13 responden (13,5%), yang menjawab setuju sebanyak 47 responden (49,0%), menjawab kurang setuju sebanyak 25 responden (26,0%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 8 responden (8,3%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%). Berdasarkan ulasan tersebut mahasiswa setuju dengan adanya MEA dengan tujuan Indonesia dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya warga Indonesia.

Tabel 3.17

Saya merasa masyarakat Indonesia sepenuhnya telah siap bersaing dalam menghadapi diberlakukannya MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.17 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 11 responden (11,5%), yang menjawab setuju sebanyak 32 responden (33,3%), menjawab kurang setuju sebanyak 34 responden (35,4%),

serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 12 responden (12,5%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 7 responden (7,3%). Mahasiswa bersikap positif dengan adanya MEA karena berharap MEA dapat membantu Indonesia mengatasi pengangguran di Indonesia. Mahasiswa bersikap negatif karena sampai saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang pengangguran dan belum mampu untuk meningkatkan lapangan pekerjaan.

Tabel 3.18

Secara pribadi saya siap bersaing dengan kompetitor dari dalam maupun dari luar negeri di era MEA ini

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

STS 4 4.2 4.2 4.2

TS 6 6.3 6.3 10.4

KS 23 24.0 24.0 34.4

S 46 47.9 47.9 82.3

SS 17 17.7 17.7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.18 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 17 responden (17,7%), yang menjawab setuju sebanyak 46 responden (47,9%), menjawab kurang setuju sebanyak 23 responden (24,0%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 6 responden (6,3%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 4 responden (4,2%). Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat diketahui bahwa mahasiswa bersikap positif karena dengan adanya MEA mahasiswa berharap mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar dan dapat menjadi tenaga kerja yang terampil di luar negeri.

Tabel 3.19

Saya merasa kualitas produk dalam negeri Indonesia akan kalah bersaing dengan produk-produk dari negara lain

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.19 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 19 responden (19,8%), yang menjawab setuju sebanyak 29 responden (30,2%), menjawab kurang setuju sebanyak 27 responden (28,1%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 18 responden (18,8%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%). Berdasarkan jawaban responden tersebut dapat diketahui bahwa mahasiswa bersikap positif terhadap MEA agar Indonesia mampu meningkatkan persaingan dalam mencari pekerjaan dan mampu meningkatkan standar kerja bagi penduduk, sehingga Indonesia mampu untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.

Tabel 3.20

Saya merasa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia mampu bersaing dengan SDM dari luar negeri

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.20 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 22 responden (22,9%), yang menjawab setuju sebanyak 37 responden (38,5%), menjawab kurang setuju sebanyak 23 responden (24,0%),

serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 12 responden (12,5%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 2 responden (2,1%). Berdasarkan jawabah responden diketahui bahwa mahasiswa mengetahui dan setuju dengan MEA, namun disisi lain mereka tidak setuju dengan adanya MEA karena masih tingginya tingkat penangangguran di Indonesia, dan pemerintah seharusnya lebih memberdayakan SDM negeri sendiri dibandingkan negara luar.

Tabel 3.21

Saya merasa pemerintah telah berperan aktif dalam menyiapkan berbagai peraturan untuk menghadapi MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.21 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 14 responden (14,6%), yang menjawab setuju sebanyak 32 responden (33,3%), menjawab kurang setuju sebanyak 36 responden (37,5%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 13 responden (13,5%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Berdasarkan uraian tersebut diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif dengan adanya MEA di negara kita agar mahasiswa lebih aktif dan lebih mengerti akan hal pertukaran pekerja maupun pelajar ke negara lain agar dapat memperoleh lulusan terbaik dan mampu menghadapi peraturan-peraturan dan pasar global yang akan didirikan oleh MEA.

Tabel 3.22

Saya memiliki strategi untuk menghadapi perubahan akibat Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.22 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 12 responden (12,5%), yang menjawab setuju sebanyak 42 responden (43,8%), menjawab kurang setuju sebanyak 30 responden (31,3%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 9 responden (9,4%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%). Mahasiswa bersikap positif dalam menghadapi strategi untuk menghadapi perubahan akibat MEA karena dengan adanya MEA dapat menawarkan segudang keuntungan untuk mendorong perkembangan ekonomi Indonesia, dan mampu melakukan peningkatan SDM serta pemanfaatan SDA yang optimal agar dapat membatu Indonesia menghadapi tantangan-tantangan yang dihadirkan oleh MEA.

Tabel 3.23

Saya memahami bahwa Indonesia harus banyak berbenah dalam menghadapi MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.23 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 36 responden (37,5%), yang menjawab setuju sebanyak 49 responden (51,0%), menjawab kurang setuju sebanyak 7 responden (7,3%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 3 responden (3,1%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Mahasiswa bersikap positif terhadap MEA, meskipun disatu sisi mahasiswa bersikap negatif karena di Indonesia masih harus berbenah agar mampu mengurangi pengangguran di Indonesia.

Tabel 3.24

Saya merasa bahwa meningkatkan daya saing diri dan negara adalah suatu keharusan dalam menghadapi MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.24 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 40 responden (41,7%), yang menjawab setuju sebanyak 39 responden (40,6%), menjawab kurang setuju sebanyak 14 responden (14,6%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 2 responden (2,1%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Berdasarkan jawaban responden diketahui bahwa mahasiswa bersikap positif karena mereka mengetahui MEA itu dapat membantu Indonesia menangani masalah perekonomian. Mahasiswa kurang setuju dan bersikap negatif terhadap MEA karena di Indonesia belum mampu meningkatkan daya saing terhadap MEA.

Tabel 3.25

Kondisi saat ini dapat memberikan keuntungan bagi Indonesia dalam pelaksanaan MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.25 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 19 responden (19,8%), yang menjawab setuju sebanyak 35 responden (36,5%), menjawab kurang setuju sebanyak 33 responden (34,4%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 7 responden (7,3%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 2 responden (2,1%). Mahasiswa bersikap positif terhadap MEA karena MEA dapat memberikan keuntungan bagi Indonesia dengan membantu perekonomian di Indonesia.

Tabel 3.26

Kondisi saat ini dapat memberikan kerugian bagi Indonesia dalam pelaksanaan MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.26 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 14 responden (14,6%), yang menjawab setuju sebanyak 37 responden (38,5%), menjawab kurang setuju sebanyak 36 responden (37,5%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 8 responden (8,3%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden (1,0%). Berdasarkan ulasan tersebut MEA tidak memberikan kerugian bagi Indonesia karena dengan diberlakukannya

MEA di Indonesia dapat memperbaiki pasar perdagangan Indonesia di ASEAN serta dapat bersaing dengan baik dan mempermudah pertukaran tenaga kerja.

Tabel 3.27

Kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah telah membuat Indonesia mampu bersaing dalam kancah MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Sumber : Hasil Penelitian (data diolah, 2018)

Berdasarkan tabel 3.27 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 11 responden (11,5%), yang menjawab setuju sebanyak 45 responden (46,9%), menjawab kurang setuju sebanyak 25 responden (26,0%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 11 responden (11,5%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 4 responden (4,2%). Mahasiswa setuju dengan diberlakukannya MEA karena akan membantu meningkatkan perekonomian negara melalui kebijakan ini, MEA juga dapat membantu menyatukan negara-negara ASEAN untuk bergerak maju kepada negara-negara yang maju. Mahasiswa bersikap negatif karena kondisi Indonesia saat ini belum mampu bersaing untuk ekonomi asing.

Tabel 3.28

Peran aktif Pemerintah Indonesia sudah baik untuk mendukung pelaksanaan MEA

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Berdasarkan tabel 3.28 diketahui dari 96 responden yang menjawab sangat setuju sebanyak 7 responden (7,3%), yang menjawab setuju sebanyak 42 responden (43,8%), menjawab kurang setuju sebanyak 27 responden (28,1%), serta yang menjawab tidak setuju sebanyak 13 responden (13,5%) dan menjawab sangat tidak setuju sebanyak 7 responden (7.3%). Berdasarkan jawaban responden dapat diketahui bahwa mahasiswa setuju ataupun bersikap positif terhadap MEA karena mahasiswa berharap dengan adanya MEA peran pemerintah dapat lebih aktif dalam memfasilitasi SDM di Indonesia agar mampu bersaing di dunia usaha maupun kerja.

Berdasarkan tabel 3.29 diketahui bahwa sikap mahasiswa terhadap MEA cukup baik karena sikap positif mahasiswa terhadap MEA sebesar 70,8%, hal ini terbukti bahwa sikap mahasiswa sangat mendorong adanya MEA di Indonesia, meskipun mahasiswa memprediksikan bahwa dengan adanya MEA negara

Dokumen terkait