BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Pada bagian ini dibahas hasil pengumpulan data penelitian mengenai praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba, penulis memperoleh data sebagai berikut:
1. Proses praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media Tote Bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
Proses menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para siswa di kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba dalam mewujudkan ide atau gagasan melalui bahan yang telah disediakan sehingga menghasilkan suatu bentuk dan hasil karya seni yang unik. Sebagaimana yang diharapkan dalam kurikulum SMP, dalam pembelajaran seni budaya khususnya seni rupa pada praktik menggambar ragam hias tumbuhan, begitu banyak cara yang dapat dilakukan oleh siswa untuk menyalurkan ide dan gagasanya, baik dalam mendesain gambar maupun pemberian warna pada gambar.
Adapun langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag adalah sebagai berikut:
a. Pertemuan 1 (3x40)
Pada pertemuan pertama guru memberikan materi tentang unsur, prinsip, teknik, dan prosedur menggambar flora, fauna dan alam benda kepada siswa. Dengan tujuan pembelajaran diharapkan siswa mampu (a) mengidentifikasi kekayaan dan keunikan flora, fauna dan alam benda Indonesia (b) mendeskripsikan keunikan flora, fauna dan alam benda Indonesia (c) mengekspresikan diri melalui gambar flora, fauna dan alam benda Indonesia (d) mengkomunikasikan hasil gambar flora, fauna dan alam benda secara lisan. 1. Pendahuluan
Mempersiapkan siswa dalam belajar dengan menciptakan suasana menyenangkan dan memotivasi siswa dalam pelaksanaan pembelajaran menggambar ragam hias dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2. Kegiatan inti
Guru menyampaikan isi materi pembelajaran tentang menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag. Mulai dari menyiapkan alat dan bahan sampai tahap akhir siswa dibagi menjadi enam kelompok praktik belajar yang terdiri dari:
Tabel 4.1 Daftar Nama Siswa Kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
No Nama L/P Nama Kelompok
1 Andi Esti Zulfaidaningsih P Kelompok I 2 Andi Muh. Haerul Akbar Reski L Kelompok I 3 Andi Reza Fahriadi Azna L Kelompok I 4 Andi Fitria Maulidan P Kelompok I
6 Andi Nirmala Mahfud P Kelompok II
7 Afnal Idris L Kelompok II
8 Ali Akbar L Kelompok II
9 Andi Haikal L Kelompok II
10 Andi Marza Nur Fadilah P Kelompok II
11 M. Aslan L Kelompok III
12 Asrul L Kelompok III
13 Desri Ariyani P Kelompok III
14 Fina Alvionita P Kelompok III
15 Hasrani P Kelompok III
16 Evi wulan sari P Kelompok IV
17 Herdian Syarif L Kelompok IV
18 Irfandi L Kelompok IV
19 Jamila Aisyah Syahid P Kelompok IV 20 Muh. Farel Aszhari L Kelompok IV
21 Mega Wandira P Kelompok V
22 Muh. Zaky Amjad L Kelompok V
23 Naila Shaktiani P Kelompok V
24 Nirwana P Kelompok V
25 Nur Farina P Kelompok V
26 Amanda Candra Kirana P Kelompok VI
27 Nur Ikhsan L Kelompok VI
28 Nurasyira P Kelompok VI
29 Nurul Jihad P Kelompok VI
30 Rangga Ariadi L Kelompok VI
31 Yulia Nuraeni P Kelompok VI
Adapun tahap atau langkah-langkah dalam praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba yaitu sebagai berikut:
a. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag seperti: pensil, penghapus, kuas, palet, potongan karton, jepitan kertas dan tote bag.
b. Memasukan potongan karton ke dalam tote bag.
c. Menggambar desain ragam hias tumbuhan di atas media tote bag dengan menggunakan pensil.
d. Melakukan proses pewarnaan pada desain ragam hias yang telah disketsa pada media tote bag.
e. Tahap finishing. 3. Kegiatan akhir
Menanyakan hasil akhir siswa selama pelaksanaan pembelajaran menggambar ragam hias kemudian menyimpulkan materi pembelajaran. Serta memberikan tugas membawa alat dan bahan untuk praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada pertemuan selanjutnya.
b. Pertemuan II (3x40)
Pada pertemuan kedua guru mengarahkan siswa untuk memulai praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag
1. Pendahuluan
Apresiasi dengan menanyakan kembali pelajaran sebelumnya. 2. Kegiatan inti
Guru membentuk kelompok kecil sebanyak enam kelompok kepada siswa. Kemudian mengarahkan siswa untuk mengeluarkan alat dan bahan, setelah itu
melanjutkannya dengan membuat sketsa dan memberi warna pada ragam hias tumbuhan yang sudah di sketsa.
3. Kegiatan akhir
Guru mengarahkan siswa untuk melanjutkan menggambar ragam hias tumbuhan pada pertemuan yang akan datang serta mengarahkan untuk merapikan meja masing-masing, dan tidak lupa menutup pelajaran dengan berdoa.
c. Pertemuan III (3X40)
Pada pertemuan ketiga guru mengarahkan siswa untuk menyelesaikan tugas praktik menggambar ragam hias tumbuhan.
1. Kegiatan pendahuluan
Guru meriview pelajaran pada pertemuan sebelumnya dengan menanyakan kepada siswa materi yang telah dipelajari minggu lalu.
2. Kegiatan inti
Guru mengarahkan siswa untuk melanjutkan tugas mewarnai pada pertemuan sebelumnya dan duduk berdasarkan kelompok yang telah ditentukan minggu lalu.
3. Kegiatan akhir
Guru memberikan nilai pada hasil karya siswa disetiap kelompok pada pembelajaran menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag. Berdasarkan hasil pengamatan praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba ternyata mampu mengubah sikap belajar siswa dan dapat meningkatkan kreativitas siswa dan aktivitas belajar siswa serta menumbuhkan rasa saling kerja sama antar siswa. Terlihat pada pelaksanaan praktik menggambar ragam hias tumbuhan dengan menggunakan media tote bag yang dibagi dalam 6 kelompok
belajar, siswa sudah mulai antusias dan termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran dengan kreatif dan berusaha menemukan sesuatu yang baru. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba dalam menggambar pada mata pelajaran seni budaya secara keseluruhan dikategorikan baik. Tercermin pada perolehan nilai atau skor yang dicapai. Namun masih ada dari sebagian siswa yang masih kurang paham mengenai praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote
bag. Dari hasil tes tersebut dapat ditemukan beberapa kesulitan siswa dalam
membuat gambar atau dalam mendesain ragam hias tumbuhan serta pada proses mewarnai pada media tote bag, namun secara garis besar siswa sudah lumayan bagus dalam proses pengerjaannya, dan mereka cukup kreatif dalam membuat desain mungkin ini disebabkan karena adanya rasa ingin tahu sehingga mereka mampu mengeluarkan ide-ide kreatifnya. Dan juga disebabkan karena pengetahuan siswa tentang fasilitas seperti internet dan buku-buku cara menggambar untuk dijadikan sebagai acuan dalam mempelajari tentang seni budaya (menggambar ragam hias).
Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan praktik menggambar ragam hias tumbuhan yang dilakukan oleh siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan alat dan bahan
Kegiatan yang paling pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan, karena tanpa alat dan bahan untuk membuat suatu gambar tidak akan berhasil. Oleh karena itu alat dan bahan merupakan hal yang sangat penting dalam melakukan suatu kegiatan dalam hal ini praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba. Adapun alat dan bahannya sebagai berikut :
a. Alat
1) Pensil dan penghapus
pensil merupakan alat yang digunakan baik itu untuk menulis maupun menggambar. Pensil adalah alat yang bagus digunakan bagi pemula ketika ingin membuat desain sebuah gambar atau sketsa dibanding dengan pulpen, spidol,
drawing pen dan sejenisnya, karena sifatnya yang mudah dihapus ketika ada
goresan yang salah. Adapun jenis pensil yang digunakan siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba untuk membuat sketsa pada tote bag adalah pensil 2B, karena tingkat kehitamannya yang tidak terlalu hitam sehingga tepat dijadikan sebagai pensil untuk membuat sketsa. Sedangkan penghapus berfungsi untuk menghapus desain atau sketsa yang salah selama proses penggambaran berlangsung.
Gambar 4.1: Pensil
(Dokumentasi Foto : Diyan handayani, 23 Oktober 2019)
Gambar 4.2 : Penghapus
2) Kuas
Fungsi kuas pada umumnya yaitu sebagai alat yang digunakan untuk mengecet suatu benda. Besar kecilnya kuas tergantung pada nomor yang tertera pada kuas tersebut. Semakin besar nomornya semakin besar pula kuasnya begitu juga sebaliknya. Bentuk kuas ada bermacam-macam, ada yang rata, runcing, dan miring. Tergantung pada fungsi atau kegunaannya masing-masing.
Gambar 4.3 : Kuas
(Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktobor 2019) 3) Jepitan kertas
pada pembelajaran praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag berfungsi untuk menjepit bagian-bagian sisi tote
bag. Yang mana di dalam tote bag tersebut terdapat potongan karton yang
berfungsi sebagai pelapis.
Gambar 4.4 : Jepitan kertas
4) Palet
Merupakan alat yang digunakan untuk mencampur cat. Palet yang digunakan siswa kelas VII C dalam mencampur warna yaitu palet dalam bentuk selembar plastik bening. Adapun palet yang digunakan siswa kelas VII C untuk mencampur warna adalah sebagai berikut:
Gambar 4.5 : Palet dari plastik bening
(Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019) 5) Kain lap
Adalah salah satu alat yang paling penting dalam proses mewarnai. Kain lap digunakan untuk membersihkan kuas setelah dicuci. Sehingga kuas kembali bersih dan cepat kering.
Gambar 4.6 : Kain lap
b. Bahan 1) Tote bag
Digunakan sebagai media dalam membuat gambar. Tote bag yang digunakan siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba dalam menggambar ragam hias tumbuhan berbahan dasar kain blacu, dengan pilihan warna putih polos.
Gambar 4.7 : Tote bag
(Dokumentasi Foto: Diyan Handayani, 23 Oktober 2019) 2) Cat akrilik
Digunakan untuk mewarnai tote bag sesuai dengan tema/konsep yang telah ditentukan.
Gambar 4.8 : Cat akrilik
3) Tempat pencuci kuas
Berfungsi untuk mencuci atau membersihkan kuas yang kotor dan untuk merendam kuas yang sudah digunakan. Berikut adalah tempat pencuci kuas yang digunakan oleh siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba.
Gambar 4.9 : Tempat pencusi kuas
(Dokumentasi Foto: Diyan Handayani, 23 Oktober 2019) 4) Potongan karton
Digunakan sebagai pelapis ketika ingin menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan tote bag, dengan cara memasukan potongan karton tersebut ke dalam tote bag.
Gambar 4.10 : Potongan karton
5) Double tip
Digunakan untuk merekatkan plastik bening pada meja yang digunakan sebagai pengganti palet, agar plastik bening tersebut tidak berpindah tempat.
Gambar 4.11 : Double tip
(Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019) 2. Masukan potongan karton ke dalam tote bag
Setelah menyiapkan alat dan bahan, masukan potongan karton ke dalam
tote bag yang berfungsi sebagai pelapis, kemudian jepit dengan jepitan kertas
pada keempat sisi tote bag, agar ketika menyeket dan mewarnai tidak goyang. Proses memasukan potongan karton dan menjepit keempat sisi tote bag dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.12 : Memasukan potongan karton (Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019)
3. Gambar desain ragam hias tumbuhan pada media tote bag
Setelah potongan karton dimasukkan ke dalam tote bag, selanjutnya membuat sketsa ragam hias tumbuhan dengan pensil pada media tote bag. Proses membuat sketsa tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.13 : Sketsa ragam hias tumbuham (Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019)
4. Proses pewarnaan motif hias tumbuhan
Setelah sketsa tersebut terbentuk pada permukaan tote bag,lanjut dengan memberikan warna pada sketsa yang sudah digambar tadi, yaitu dengan menggunakan cat akrilik yang sudah dituangkan pada plastik bening yang dijadikan sebagai pengganti palet. Proses mewarnai ragam hias tumbuhan dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4.14 : Proses mewarnai ragam hias tumbuhan (Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019)
5. finishing
proses finishing dilakukan yaitu dengan merapikan bagian-bagian cat yang kurang rapi. Kemudian tunggulah sampai tote bag yang diwarnai mengering.
Gambar 4.15 : Proses finishing
(Dokumentasi Foto : Diyan Handayani, 23 Oktober 2019)
2. Hasil karya menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
Pada bagian ini akan diuraikan tentang hasil yang diperoleh selama penelitian berlangsung, yaitu tentang hasil praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba. Dengan teknik pengumpulan data yang berupa tes praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag.
Adapun indikator pencapaian kompetensi yang digunakan untuk menilai hasil karya siswa terdiri atas gagasan atau ide, sketsa, pewarnaan gambar, dan kerapian. Penjelasannya dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 4.2 Hasil Karya Siswa pada Pembelajaran Praktik Menggambar Ragam Hias Tumbuhan Menggunakan Media Tote Bag pada Siswa Kelas
VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
No. Nama Siswa Kelompok Karya
1 Zulfaidaningsih Andi Esti
I
2 Andi Muh. Haerul Akbar Reski3 Andi Reza Fahriadi Azna 4 Andi Fitria Maulidan 5 Adrian Pratama 6 Andi Nirmala Mahfud
II
7 Afnal Idris8
Ali Akbar 9 Andi Haikal 10 Andi Marza Nur
Fadilah 11 M. Aslan
III
12 Asrul 13 Desri Ariyani 14 Fina Alvionita 15 Hasrani16 Evi wulan sari
IV
17 Herdian Syarif18 Irfandi
19 Jamila Aisyah Syahid 20 Muh. Farel Aszhari 21 Mega Wandira
V
22 Muh. Zaky Amjad23 Naila Shaktiani 24 Nirwana 25 Nur Farina 26 Amanda Candra Kirana
VI
27 Nur Ikhsan 28 Nurasyira 29 Nurul Jihad 30 Rangga Ariadi 31 Yulia NuraeniTabel 4.3 Data Hasil Belajar Kelompok Siswa Kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba yang dinilai oleh Guru Mata Pelajaran Seni Budaya Ibu Andi Indah Kurniati, S.Pd.
No .
Nama Kelompok
Aspek Yang Dinilai
Jumlah Nilai
Nilai
Rata-rata Gagasan Sketsa Pewarnaan
Gambar Kerapi an 1. Kelompok I 80 85 85 80 330 82,5 2. Kelompok II 80 80 80 80 320 80 3. Kelompok III 95 95 95 92 377 94,25 4. Kelompok IV 90 93 95 95 373 93,25 5. Kelompok V 80 80 82 80 322 80,5 6. Kelompok VI 80 80 79 80 319 79,75
Tabel 4.4: Data Hasil Belajar Kelompok Siswa Kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba Yang Dinilai oleh Bapak Drs. Benny Subiantoro, M. Sn. Sebagai Salahsatu Dosen Seni Rupa
No .
Nama Kelompok
Aspek Yang Dinilai
Jumlah Nilai
Nilai
Rata-rata Gagasan Sketsa Pewarnaan
Gambar Kerapi an 1. Kelompok I 78 80 80 75 313 78,25 2. Kelompok II 85 83 85 82 335 83,75
3. Kelompok III 77 80 77 79 313 78,25 4. Kelompok IV 85 84 85 84 338 84,5 5. Kelompok V 76 78 75 78 307 76,75 6. Kelompok VI 78 77 75 77 307 76,75
Tabel 4.5: Data Hasil Menggambar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba pada Praktik Menggambar Ragam Hias Tumbuhan Menggunakan Media Tote Bag
NO Kelompok Nama Nilai rata-rata Jumlah Nilai Nilai Rata- rata Ket. Penilaian Guru Mata Pelajaran Penilaian Dosen Seni Rupa 1 Kelompok I 82,5 78,25 160,75 80,375 Baik 2 Kelompok II 80 83,75 163,75 81,875 Baik 3 Kelompok III 94,25 78,25 172,5 86,25 Baik 4 Kelompok IV 93,25 84,5 177,75 88,875 Baik 5 Kelompok V 80,5 76,75 157,25 78,625 Cukup 6 Kelompok VI 79,75 76,75 156,5 78,25 Cukup Berdasarkan klasifikasi nilai di atas maka dapat dideskripsikan bahwa yang mendapat nilai 80,375 kelompok 1, nilai 81,875 kelompok 2, nilai 86,25 kelompok 3, nilai 88,875 kelompok 4, dikategorikan baik. Dan yang mendapat nilai rata-rata 78,625 kelompok 5, nilai 78,25 kelompok 6, dikategorikan cukup.
Tabel 4.6: Kategori Nilai, Frekuensi dan Persentase Hasil Belajar Berdasarkan KKM Hasil Belajar Siswa Kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
Skor Frekuensi Persen Kategori
90-100 0 0% Sangat Baik 80-89 4 66,7% Baik 70-79 2 33,3% Cukup 50-69 0 0% Kurang 30-49 0 0% Sangat Kurang Jumlah 6 Kelompok 100%
Berdasarkan tabel frekuensi dan persentase hasil belajar siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba di atas diperoleh dari 31 siswa, dan dibagi kelompok menjadi 6 kelompok dikategorikan baik 4 kelompok, dan dikategorikan cukup 2 kelompok dalam kegiatan praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag.
Tabel 4.7: Kategori Nilai dalam Pembelajaran Menggambar Ragam Hias Tumbuhan No Nilai Kategori 1 90-100 Sangat Baik 2 80-89 Baik 3 70-79 Cukup 4 50-69 Kurang 5 30-49 Sangat Kurang
Berdasarkan klasifikasi nilai di atas maka dapat dideskripsikan bahwa siswa yang mendapat nilai 90-100 dikategorikan sangat baik, nilai 80-90 dikategorikan baik, nilai 70-79 dikategorikan cukup, nilai 50-69 dikategorikan kurang, dan yang mendapat nilai 30-49 dikategorikan sangat kurang.
Dalam praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media
tote bag tentu saja mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam
membuat sebuah gambar. Keberhasilan suatu pembelajaran pendidikan seni budaya menggambar ragam hias tumbuhan pada suatu Sekolah tidak akan diketahui tanpa adanya suatu sistem penilaian dalam proses belajar mengajar. Adapun hasil penilaian nilai hasil belajar pendidikan seni budaya menggambar ragam hias tumbuhan di kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba yaitu tes praktik dan penugasan. Bahkan yang perlu dilihat dan dinilai siswa dalam pembelajaran seni budaya adalah:
1. Aspek kognitif (kemampuan menganalisa) 2. Aspek afektif (kemampuan mengapresiasi) 3. Aspek psikomotorik (kemampuan daya cipta)
3. Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam belajar menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag pada siswa kelas VII C SMP Negeri 39 Bulukumba
Adapun yang menjadi faktor pendukung dalam pembelajaran praktik menggambar raga hias tumbuhan menggunakan media tote bag antara lain:
1) Adanya rasa ingin tahu sehingga mereka mampu menggeluarkan ide-ide kreatifnya.
2) Adanya pengetahuan siswa tentang fasilitas seperti internet dan buku-buku cara menggambar untuk dijadikan sebagai acuan dalam mempelajari tentang pelajaran seni budaya (seni menggambar).
3) Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement
Devision (STAD) oleh guru sehingga sangat membantu siswa dalam praktik
menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag karena mampu meningkatkan kerja sama antara siswa dan model pembelajaran STAD dapat mengurangi beban siswa untuk menyiapkan alat dan bahan dalam berkarya seni.
Adapun faktor penghambat dalam pembelajaran praktik menggambar ragam hias tumbuhan menggunakan media tote bag antara lain:
a. Kurangnya minat siswa dalam hal memperhatikan pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari sebagian besar siswa yang saling berbicara dengan temannya ketika guru sedang menjelaskan materi pelajaran.
b. Terbatasnya jam mata pelajaran seni budaya yang hanya 3 jam setiap kelas dalam seminggu.