BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner maka ditemukan beberapa hal terkait dengan jawaban yang diberikan oleh responden. Pada penelitian ini, terdapat 2 variabel yang dijadikan sebagai objek penelitian. Variabel yang dimaksud adalah variabel Gaya Kepemimpinan sebagai variabel independen atau variabel X dan variabel Kinerja Pegawai sebagai variabel terikat atau variabel Y.
1. Tanggapan Responden tentang Gaya Kepemimpinan pada Lingkup Pemerintahan di Kantor Kelurahan Samata Kecamatan Sombaopu Kabupaten Gowa.
Gaya kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pimpinan untuk memengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah pola perilaku dan strategi yang disukai dan sering diterapkan oleh seorang pemimpin. Gaya kepemimpinan yang menunjukkan, secara langsung maupun tidak langsung, tentang keyakinan seorang pimpinan terhadap kemampuan bawahannya. Artinya gaya kepemimpinan adalah perilaku dan strategi, sebagai hasil kombinasi dari falsafah, keterampilan, sifat, sikap, yang sering diterapkan seorang pemimpin ketika ia mencoba memengaruhi kinerja bawahannya.
Setelah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian diuraikan, maka tahap selanjutnya dilakukan analisis data tentang variabel gaya kepemimpinan. Adapun indikator gaya kepemimpinan adalah Kemampuan
mengambil keputusan, Kemampuan memotivasi, Kemampuan komunikasi, Kemampuan mengendalikan bawahan, dan mengendalikan emosional.
a. Kemampuan Mengambil Keputusan
Yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu seorang pemimpin/lurah dalam lingkup pemerintahan harus mampu mengambil kebijakan atau tindakan yang paling tepat dan adil. Untuk mengetahui indikator kemampuan mengambil keputusan diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 15 responden terhadap sub indikator kemampuan mengambil keputusan dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.5 sampai dengan tabel 4.7 sebagai berikut:
Tabel 4.5. Pimpinan melibatkan para pegawai dalam setiap pengambilan keputusan.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 9 60 36
Setuju (S) 4 26.5 12
Kurang Setuju (KS) 2 13.5 4
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 52
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 9 responden atau sebesar 60% dan jawaban responden terendah berada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 13.5% atau sebanyak 2 responden yang menjawab setuju.
Adapaun hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah samata selalu melibatkan para pegawai atau bawahannya dalam setiap pengambilan keputusan, ini terbukti karena selalu
41
mengadakan rapat dan musyawarah tentang apa yang perlu diputuskan dalam melakasanakan pekerjaan dilingkup pemerintahan tentunya, yang kemudian di pustuskan dalam agenda musrembang.
Tabel 4.6. Pimpinan selalu bersedia mendengarkan masukan dari bawahan. Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 9 60 36
Setuju (S) 6 40 18
Kurang Setuju (KS) 0 0 0
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 54
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 9 responden atau sebesar 60% dan jawaban responden terendah berada jawaban setuju dengan presentasi sebesar 40% atau sebanyak 6 responden yang menjawab setuju.
Berdasarkan hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan selalu bersedia mendengarkan masukan dari bawahan, ini terbukti ketika mengadakan rapat atau musyawarah dilingkup pemerintahan tentunya pimipinan atau bapak lurah samata selalu memberikan kesempatan kepada bawahannya ataupun masyarakat untuk mengutarakan masukan atau kritikannya yang bersifat membangun demi tercapainya tujuan kerja di kelurahan Samata.
Tabel 4.7. Pimpinan dalam mendelegasikan wewenang tetap menciptakan hubungan kerja yang menyenangkan.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 8 53.5 32
Setuju (S) 3 20 9
Kurang Setuju (KS) 4 26.5 8
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 49
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 8 responden atau sebesar 53,5% dan jawaban responden terendah berada jawaban setuju dengan presentasi sebesar 20% atau sebanyak 3 responden yang menjawab setuju.
Berdasarkan hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan selalu bersedia mendengarkan masukan dari bawahan, ini terbukti ketika mengadakan rapat atau musyawarah dilingkup pemerintahan selalu memberikan kesempatan kepada bawahan untuk menyampaikan masukannnya kepada pemimpin dalam hal lurah samata.
Tabel 4.8: Kemampuan Mengambil Keputusan ITEM-ITEM INSTRUMEN SS (%) S (%) KS (%) TS (%) JUMLAH SKOR
Pimpinan melibatkan para pegawai
dalam setiap pengambilan keputusan. 60 26.5 13.5 0 52 Pimpinan selalu bersedia
mendengarkan masukan dari bawahan. 60 40 0 0 54 Pimpinan dalam mendelegasikan
wewenang tetap menciptakan
hubungan kerja yang menyenangkan.
53.5 20 26.5 0 49
Rata-Rata (%) 58 29 13 0 155
43
Hasil analisis deskriptif tentang indikator kemampuan mengambil keputusan dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 58% responden memberikan penilaian sangat setuju, sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 20% responden memberikan penilaian setuju.
Jadi adapun hasil dari jumlah skor sub indikator peryataan kemampuan mengambil keputusan pada variabe (X) Gaya Kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
=
=
51.6
Dari hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah skor keseluruhan sub indikator kemampuan mengambil keputusan dari variabel (X) yaitu sebesar 51.6 Sehingga dapat dikategorikan berada pada kategori baik. Adapun hasil pengamatan peneliti dilapangan bahwa gaya kepemimpinan dalam hal ini lurah samata sudah mampu mengambil keputusan dengan baik terlihat saat melakukan mengambil keputusan saat diadakannya musrembang di kelurahan dengan begitu banyak masukan dari bawahannya yang harus ditampung aspirasinya dengan kemudian masukan itu harus diputuskan salah satunya dengan secara bijaksana tanpa kepentingan pribadi melaikan kepentingan bersama.
b. Kemampuan Memotivasi
Dalam penelitian ini kemampuan memotivasi yang dimaksud adalah pemimpin/lurah harus mendorong dan memberi kepercayaan kepada setiap pegawai yang ada agar mampu menggerakkan kemampuannya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya. Untuk mengetahui indikator kemampuan memotivasi diukur melalui sub indikator dalam empat pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 15 responden terhadap sub indikator kemampuan memotivasi dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.9 sampai dengan tabel 4.12 sebagai berikut:
Tabel 4.9. Pimpinan mencarikan solusi atau jalan keluar bagi pegawai yang mengalami kesulitan.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 7 47 28
Setuju (S) 7 47 21
Kurang Setuju (KS) 0 0 0
Tidak Setuju (TS) 1 6 1
Jumlah Total 15 100 50
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dan setuju dengan memperoleh tanggapan masing-masing sebanyak 7 responden atau sebesar 47% dan jawaban responden terendah berada jawaban tidak setuju dengan presentasi sebesar 6% atau sebanyak 1 responden yang menjawab tidak setuju.
Berdasarkan hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan selalu bersedia mendengarkan keluhan bawahan/pegawainya yang mengalami
45
kesulitan kemudian bapak lurah samata memberikan solusi kepada bahwannya baik dalam bentuk moril maupun dalam bentuk materi agar masalah bawahaannya cepat terselesaiakan.
Tabel 4.10. Pimpinan memberikan pujian atau harapan ketika peagwai bekerja dengan baik.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 6 40 24
Setuju (S) 6 40 18
Kurang Setuju (KS) 3 20 6
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 48
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dan setuju dengan memperoleh tanggapan masing-masing sebanyak 6 responden atau sebesar 40% dan jawaban responden terendah berada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 20% atau sebanyak 3 responden yang menjawab kurang setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah Samata selalu memberikan motivasi kepada bahwahannya baik itu dalam bentuk pujian ketika para kinerja pegwainya atau bawahannya meningkat, ini terlihat ketika para pegwai memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat di tengah pandemic dan kemudian bapak lurah samata selalu memberikan semangat kepada bahwahannya untuk melayani masyarakat walau dalam suasana pandemic covid-19.
Tabel 4.11. Pimpinan memberikan penghargaan jika pegawai berprestasi dalam melaksanakan pekerjaan.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 11 74,5 44
Setuju (S) 2 13,5 6
Kurang Setuju (KS) 1 6 2
Tidak Setuju (TS) 1 6 1
Jumlah Total 15 100 53
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 11 responden atau sebesar 74.5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dan tidak setuju dengan presentasi masing-masing sebesar 6% atau sebanyak 1 responden yang menjawab kurang setuju dan tidak setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah Samata selalu memberikan motivasi kepada bahwahannya dalam bentuk penghargaan ketika kinerja salah satu pegwainya berprestasi dalam kinerja agar pegawai lain ikut termotivasi untuk meningkatkan kinerja kemudian diberikan pengharagaan yang setinggi-tingginya.
Tabel 4.12. Pimpinan selalu berusaha mendorong bawahannya untuk meningkatkan kemampuannya.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 10 67,5 40
Setuju (S) 4 26,5 12
Kurang Setuju (KS) 0 0 0
Tidak Setuju (TS) 1 6 1
Jumlah Total 15 100 53
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan
47
memperoleh tanggapan sebanyak 10 responden atau sebesar 67.5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban tidak setuju dengan presentasi sebesar 6% atau sebanyak 1 responden yang menjawab tidak setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah Samata selalu memberikan motivasi kepada bahwahannya agar kemampuan sumber dayanya lebih meningkat dalam melaksanakan tugas dilingkup pemerintahan ini terbukti lurah samata selalu mengikut sertakan bahawannya dalam pelatihan yang diadakan baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Tabel 4.13: Kemampuan Memotivasi
ITEM-ITEM INSTRUMEN SS (%) S (%) KS (%) TS (%) JUMLAH SKOR
Pimpinan mencarikan solusi atau jalan keluar bagi pegawai yang mengalami kesulitan.
47 47 0 6 50
Pimpinan memberikan pujian atau harapan ketika peagwai bekerja dengan baik.
40 40 20 0 48
Pimpinan memberikan penghargaan jika pegawai berprestasi dalam
melaksanakan pekerjaan.
74.5 13.5 6 6 53
Pimpinan selalu berusaha mendorong bawahannya untuk meningkatkan kemampuannya.
67.5 26.5 0 6 53
Rata-Rata (%) 57.3 31.8 6.5 4.5 204 Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Hasil analisis deskriptif tentang indikator kemampuan memotivasi dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 57.3% responden memberikan penilaian sangat setuju, sedangkan penilaian rata-rata
responden paling terendah yakni 4.5% responden memberikan penilaian tidak setuju.
Jadi adapun hasil dari jumlah skor sub indikator peryataan kemampuan memotivasi pada variabe (X) Gaya Kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
= =
51
Dari hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah skor keseluruhan sub indikator kemampuan memotivasi dari variabel (X) yaitu sebesar 51 Sehingga dapat dikategorikan berada pada kategori baik. Adapun hasil pengamatan peneliti dilapangan bahwa gaya kepemimpinan dalam hal ini lurah samata sudah mampu memotivasi dengan baik terlihat saat melakukan mengambil keputusan saat diadakannya musrembang di kelurahan dengan begitu banyak masukan dari bawahannya yang harus ditampung aspirasinya dengan kemudian masukan itu harus diputuskan salah satunya dengan secara bijaksana tanpa kepentingan pribadi melaikan kepentingan bersama.
c. Kemampuan Komunikasi
Dalam penelitian ini kemampuan kominukiasi Yang dimaksud dalam penelitian yaitu pemimpin harus memiliki kecakapan atau kesanggupan penyampaian pesan, gagasan, atau pikiran kepada orang lain agar mudah dipahami dengan baik, secara langsung lisan atau tidak langsung. Untuk mengetahui indikator kemampuan komunikasi diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 15
49
responden terhadap sub indikator kemampuan komunikasi dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.14 sampai dengan tabel 4.16 sebagai berikut: Tabel 4.14. Pimpinan menjalin dan menjaga komunikasi secara baik.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 10 67 40
Setuju (S) 5 33 15
Kurang Setuju (KS) 0 0 0
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 55
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 10 responden atau sebesar 67% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban setuju dengan presentasi sebesar 33% atau sebanyak 5responden yang menjawab setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah Samata selalu mengutamakan komunikasi kepada bahwahannya agar pekerjaan dilingkup pemerinthan tetap sejalan. ini terbukti lurah samata selalu berkoordinasi dengan bawahannya sebelum melaksaakan pekerjan dilingkup pemerintahan agar tidak terjadi putus komunikasi.
Tabel 4.15. Pimpinan selalu mendiskusikan dengan bawahan terkait dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 10 67,5 40
Setuju (S) 3 20,5 9
Kurang Setuju (KS) 1 6 2
Tidak Setuju (TS) 1 6 1
Jumlah Total 15 100 52
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 10 responden atau sebesar 67,5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dan tidak setuju dengan presentasi masing-masing sebesar 6% atau sebanyak 1 responden yang menjawab kurang setuju dan tidak setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini bapak lurah Samata selalu mengutamakan komunikasi dengan berdiskusi kepada bahwahannya sebelum melaksanakan pekerjaan dilingkup pemerinthan, ini bertujuan agar tetap sejalan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing. ini terbukti lurah samata sebelum melaksanakan suatu pekerjaan atau kegitan terlibih dahulu mereka merapakanya dan berkoordinasi dengan bawahannya sebelum melaksaakan pekerjan di kantor kelurahan samata.
Tabel 4.16. Pimpinan menyampaikan masukan yang jelas dan tepat.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 10 67 40
Setuju (S) 3 20 9
Kurang Setuju (KS) 2 13 4
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 53
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 10 responden atau sebesar 67% dan jawaban
51
responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 13% atau sebanyak 2 responden yang menjawab kurang setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini pemimpin atau bapak lurah Samata selalu memberikan masukan dengan penjelasan yang mudah dipahami atau dimengerti oleh bawahannya. Terbukti ketika bapak lurah samata memberikan masukan mengenai pekerjaan atau tugas dilingkup pemerintahan kelurahan samata kepada bawahannya selalu dijelaskan secara rinci mengenai masukan yang diberikan sehingga bawahan begitu mudah memahami masukan tersebut.
Tabel 4.17: Kemampuan Komunikasi ITEM-ITEM INSTRUMEN SS (%) S (%) KS (%) TS (%) JUMLAH SKOR
Pimpinan menjalin dan menjaga komunikasi secara baik.
67 33 0 0 55
Pimpinan selalu mendiskusikan dengan bawahan terkait dengan pekerjaan yang akan
dilaksanakan.
67,5 20,5 6 6 52
Pimpinan menyampaikan
masukan yang jelas dan tepat. 67 20 13 0 53
Rata-Rata (%) 67 25 6 2 160
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Hasil analisis deskriptif tentang indikator kemampuan komunikasi dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 67% responden memberikan penilaian sangat setuju, sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 2% responden memberikan penilaian tidak setuju.
Jadi adapun hasil dari jumlah skor sub indikator peryataan kemampuan komunikasi pada variabe (X) Gaya Kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
=
=
53.3
Dari hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah skor keseluruhan sub indikator kemampuan komunikasi dari variabel (X) yaitu sebesar 53.3 Sehingga dapat dikategorikan berada pada kategori baik. Adapun hasil pengamatan peneliti dilapangan bahwa gaya kepemimpinan dalam hal ini lurah samata sudah mampu berkomunikasi dengan baik terlihat saat memberikan petunjuk dan masukan saat diadakannya musrembang di kelurahan samata dengan begitu masukan yang diutarakannya dijelaskan secara rinci dan jelas sehingga yang mendengarnya tidak terjadi kekeliruan sehingga ketika dalam melaksakan tugas dan tangungjawab dilingkup pemerintahan dapat berjalan sesuai apa yang telah menjadi prosedurnya.
d. Kemampuan Mengendalikan Bawahan
Dalam penelitian ini kemampuan mengendalikan bawahan yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu pemimpin/lurah harus memiliki keinginan untuk membuat pegawai mengikuti keinginannya agar tugas-tugas dalam lingkup pemerintahan dapat terselesaikan dengan baik. Untuk mengetahui indikator kemampuan mengendalikan bawahan diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 15 responden terhadap sub indikator kemampuan mengendalikan bawahan dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.8 sampai dengan tabel 4.20 sebagai
53
berikut:
Tabel 4.18. Pimpinan menginstruksikan secara spesifik kegiatan kerja kepada bawahannya.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 9 60 36
Setuju (S) 4 26,5 12
Kurang Setuju (KS) 2 13,5 4
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 52
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 9 responden atau sebesar 60% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 13,5% atau sebanyak 2 responden yang menjawab kurang setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini pemimpin atau bapak lurah Samata selalu menginstruksikan secara spesifik kegiatan kerja kepada bawahannya. Terbukti ketika bapak lurah samata memerintahkan bawahannya untuk lebih meningkatkan kinerjanya sebagai pelayan public semua pegawai selalu mendengar perintah dari pemimpinnya dan mengikuti saran dari pimpinannya.
Tabel 4.19. Pimpinan memiliki kemampuan dalam pengawasan yang baik terhadap kinerja bawahannya
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 8 53,5 32
Setuju (S) 7 46,5 21
Kurang Setuju (KS) 0 0 0
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 53
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 8 responden atau sebesar 53.5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban setuju dengan presentasi sebesar 46,5% atau sebanyak 7 responden yang menjawab setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini pemimpin atau bapak lurah Samata selalu mengawasi bawahannya dalam melaksanakan pekerjaan atau tugas pegawainya. Terbukti ketika bapak lurah samata mengawasi pegawainya yang sedang dalam melaksanakn pelayanan kepada masyarakat, ini dilakukan lurah samata untuk memastikan masyarakat mendapat pelayan yang baik dari kantor lurah samata kabupaten Gowa.
Tabel 4.20. Pimpinan memberikan instruksi kerja dalam memberikan tugas bawahan selalu jelas.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 8 53,5 32
Setuju (S) 6 40,5 18
Kurang Setuju (KS) 1 6 2
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 52
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 8 responden atau sebesar 53.5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 6% atau sebanyak 1 responden yang menjawab kurang setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini pemimpin atau bapak lurah Samata selalu menginstruksikan secara spesifik
55
kegiatan kerja kepada bawahannya. Terbukti ketika bapak lurah samata memerintahkan bawahannya untuk lebih meningkatkan kinerjanya sebagai pelayan publik semua pegawai selalu mendengar perintah dari pemimpinnya dan mengikuti saran dari pimpinannya.
Tabel 4.21: Kemampuan Mengendalikan Bawahan ITEM-ITEM INSTRUMEN SS (%) S (%) KS (%) TS (%) JUMLAH SKOR Pimpinan menginstruksikan secara spesifik kegiatan kerja kepada bawahannya.
60 26.5 13.5 0 52 Pimpinan memiliki
kemampuan dalam pengawasan yang baik
terhadap kinerja bawahannya.
53.5 46.5 0 0 53
Pimpinan memberikan instruksi kerja dalam memberikan tugas bawahan selalu jelas.
53.5 40.5 6 0 52
Rata-Rata (%) 55.7 37.8 6.5 0 157 Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Hasil analisis deskriptif tentang indikator kemampuan mengendalikan bawahan dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 55.5% responden memberikan penilaian sangat setuju, sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 6.52% responden memberikan penilaian kurang setuju setuju.
Jadi adapun hasil dari jumlah skor sub indikator peryataan kemampuan mengendalikan bawahan pada variabe (X) Gaya Kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
=
Dari hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah skor keseluruhan sub indikator kemampuan mengendalikan dari variabel (X) yaitu sebesar 52.3 Sehingga dapat dikategorikan berada pada kategori baik. Adapun hasil pengamatan peneliti dilapangan bahwa gaya kepemimpinan dalam hal ini lurah samata sudah mampu mengendalikan bawahannya dengan baik terlihat saat memberikan petunjuk dan masukan saat diadakannya musrembang di kelurahan samata dengan begitu masukan yang diutarakannya dijelaskan secara rinci dan jelas sehingga yang mendengarnya tidak terjadi kekeliruan sehingga ketika dalam melaksakan tugas dan tangungjawab dilingkup pemerintahan dapat berjalan sesuai apa yang telah menjadi prosedurnya.
e. Kemampuan Mengendalikan Emosional
Dalam penelitian ini kemampuan mengendalikan emosional yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu pemimpin/lurah harus mampu mengendalikan emosi agar kewibawan tetap terjaga dalam memimpin suatu instansi pemerintahan dan bawahan atau pegawai tetap menjalankan tugas dengan nyaman. Untuk mengetahui indikator kemampuan mengendalikan emosional diukur melalui sub indikator dalam tiga pernyataan. Untuk mendeskripsikan pernyataan dari ke 15 responden terhadap sub indikator kemampuan mengendalikan emosional dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.22 sampai dengan tabel 4.24 sebagai berikut:
57
Tabel 4.22. Pimipinan memberikan tindakan tegas bagi bawahan yang melakukan pelanggaran
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 7 46,5 28
Setuju (S) 6 40 18
Kurang Setuju (KS) 2 13,5 4
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 50
Sumber: Hasil penelitian (data primer), 2021.
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden mengenai pernyataan diatas, didominasi dengan jawaban sangat setuju dengan memperoleh tanggapan sebanyak 7 responden atau sebesar 46.5% dan jawaban responden terendah berada pada jawaban kurang setuju dengan presentasi sebesar 13.5% atau sebanyak 2 responden yang menjawab kurang setuju.
Hasil pengamatan oleh peneliti dilapangan bahwa pimpinan dalam hal ini pemimpin atau bapak lurah Samata memberikan tindakan tegas bagi bawahan yang melakukan pelanggaran. Terbukti ketika bapak lurah samata memerintahkan bawahannya untuk lebih meningkatkan kinerjanya sebagai pelayan publik dan tepat waktu untuk hadir dikantor akan tetapi masih ada pegwai yang datang terlambat sehingga bapak lurah samata menegur bawahannya tanpa membedakan pegawai lainnya untuk tetap taat pada aturan kantor apalagi absen dilukan dengan fingerprint.
Tabel 4.23. Pimpinan selalu berlaku adil kepada bawahannya dan tidak membedakannya.
Item Pernyataan Jumlah Persentase (%) Skor
Sangat Setuju (SS) 9 60 36
Setuju (S) 5 34 15
Kurang Setuju (KS) 1 6 2
Tidak Setuju (TS) 0 0 0
Jumlah Total 15 100 53
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa tanggapan responden