• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

1. Deskripsi Subjek

Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 orang, yang masing-masing memiliki deskripsi sebagai berikut:

Tabel 1. Deskripsi Subjek Penelitian

No. Nama

Jenis

Kelamin

Usia

Ayah Ibu

Usia Pekerjaan Usia Pekerjaan

1. AN Perempuan 7 th 59 th Wiraswasta 36 th Wiraswasta

3. FFE Perempuan 10 th 47 th Pegawai swasta 37 th Bidan 4. GIR Permpuan 8 th 45 th Kepala sekolah 34 th Perawat 5. NF Laki-laki 10 th 44 th Wiraswasta 38 th Wiraswasta 6. RAPT Perempuan 6 th 32 th Wiraswasta 31 th Ibu RmhTngga

7. SW Perempuan 7 th 32 th Petani 36 th Petani

8. TEPR Perempuan 10 th 39 th Pegawai swasta 32 th Pegawai swasta 9. ZR Perempuan 7 th 31 th Pegawai swasta 30 th Pegawai swasta

2. Kebutuhan pada Masing-masing Subjek

a. Subjek 1 (AN)

Kebutuhan yang paling banyak muncul pada Subjek 1 (AN) adalah kebutuhan berafiliasi yang meliputi afiliasi dengan ibu, teman, keluarga dan saudara. Selain itu, AN memiliki kebutuhan untuk mendapat pertolongan dan bantuan, serta rasa aman. Kebutuhan-kebutuhan lain meliputi Kebutuhan-kebutuhan akan keadilan, agresifitas, dan lain-lain.

b. Subjek 2 (DCRZ)

Pada Subjek 2 (DCRZ), sebagian besar kebutuhan berkaitan dengan figur ibu, meliputi kebutuhan berafiliasi dengan ibu, kebutuhan mematuhi ibu, kebutuhan terpenuhinya kebutuhan oleh ibu. DCRZ juga memiliki kebutuhan untuk merasa bersalah dan kebutuhan untuk tidak

mengulangi kesalahan. Selain itu, DCRZ memiliki kebutuhan akan prestasi dan persaingan, serta kebutuhan-kebutuhan lain.

c. Subjek 3 (FFE)

Kebutuhan yang dimiliki oleh FFE terkait dengan afiliasi meliputi figur ibu, saudara, teman dan keluarga. Ada beberapa kebutuhan FFE terkait dengan figur ibu yang muncul, seperti kebutuhan tergantung dan dibantu, serta kebutuhan membantu ibu. Kebutuhan untuk menaati atau menjalankan aturan dan kebutuhan akan kepatuhan pada orangtua juga dimiliki FFE. Kebutuhan-kebutuhan lain yang muncul pada diri FFE, seperti kebutuhan untuk dibanggakan atau diakui, kebutuhan untuk otonom, dan lain-lain.

d. Subjek 4 (GIR)

Subjek 4 (GIR) memiliki kebutuhan cukup banyak mucul berkaitan dengan figur ayah, meliputi kebutuhan akan perhatian ayah serta kebutuhan untuk tergantung dan dibantu oleh ayah. Subjek juga memiliki kebutuhan berafiliasi dengan ibu, keluarga dan dengan teman. GIR memiliki kebutuhan akan kepatuhan dan kebutuhan akan kehadiran orangtua, serta kebutuhan-kebutuhan lain.

e. Subjek 5 (NF)

Kebutuhan yang paling banyak muncul pada NF adalah kebutuhan bermain, kebutuhan akan otonomi, serta kebutuhan berafiliasi dengan ibu dan dengan figur saudara. Kebutuhan NF berkaitan dengan figur ayah meliputi kebutuhan untuk tergantung dan dibantu ayah, serta adanya kebutuhan untuk menolak perilaku ayah yang buruk. NF juga memiliki kebutuhan yang berkaitan dengan kepatuhan dan kehadiran orangtua, dan lain-lain.

f. Subjek 6 (RAPT)

Subjek 6 (RAPT) memiliki kebutuhan yang cukup banyak muncul terkait dengan figur orang tua, meliputi kebutuhan akan kasih sayang, kehadiran, dan kebutuhan untuk mematuhi orangtua. RAPT juga memiliki beberapa kebutuhan yang terkait dengan figur ayah, seperti kebutuhan akan kasih sayang dan perhatian ayah, dan kebutuhan menyenangkan ayah. Selain itu juga ada kebutuhan akan berafiliasi dan kebutuhan memiliki hubungan pertemanan, serta kebutuhan-kebutuhan lain.

g. Subjek 7 (SW)

Kebutuhan yang paling sering mucul pada SW adalah kebutuhan terkait dengan kepatuhan, yaitu kebutuhan untuk menaati peraturan dan kepatuhan pada orangtua. SW memiliki kebutuhan untuk berafiliasi

dengan ibu, saudara dan keluarga. Walaupun SW memiliki kebutuhan untuk dibantu dan dirawat, SW juga memiliki kebutuhan untuk membantu orang tua. Kebutuhan-kebutuhan lain yang ada pada diri SW seperti kebutuhan untuk bermain, kebutuhan untuk bersaing, dan lain-lain.

h. Subjek 8 (TEPR)

Pada TEPR, kebutuhan yang cukup banyak muncul adalah kebutuhan untuk berafiliasi dengan saudara, orangtua dan teman, serta kebutuhan untuk menaati peraturan dan bermain. Pada diri TEPR juga muncul kebutuhan akan kehadiran ayah dan juga kebutuhan untuk menolak perilaku ayah yang buruk. Selain itu, muncul kebutuhan-kebutuhan terkait dengan keluarga, kebutuhan didengarkan pendapatnya dan kebutuhan-kebutuhan lain.

i. Subjek 9 (ZR)

Kebutuhan-kebutuhan terkait figur ayah cukup banyak muncul pada Subjek 9 (ZR), diantaranya kebutuhan berafiliasi dengan ayah, kebutuhan akan perhatian dari ayah, dan kebutuhan untuk dibantu ayah. Selain itu, subjek juga memiliki kebutuhan berafiliasi dengan ibu dan keluarga, serta kebutuhan untuk merasa bersalah dan kebutuhan untuk mematuhi peraturan.

Tabel 2. Ringkasan Kebutuhan Tiap Subjek

(Lampiran kebutuhan subjek lengkap ada pada Lampiran.10)

No. Subjek Jenis Kelamin / Usia

Kebutuhan yang muncul

1. AN Perempuan / 7

tahun

- Kebutuhan rasa aman

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu - Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan berafiliasi dengan teman - Kebutuhan berafiliasi dengan keluarga - Kebutuhan untuk ditolong / mendapat

pertolongan

- Kebutuhan akan keadilan - Kebutuhan agresifitas 2. DCRZ Perempuan / 9

tahun

- Kebutuhan akan prestasi

- Kebutuhan berafiliasi dan beraktivitas dengan ibu

- Kebutuhan terpenuhi kebutuhannya oleh ibu

- Kebutuhan mematuhi ibu

- Kebutuhan untuk tidak mengulangi kesalahan

- Kebutuhan persaingan - Kebutuhan merasa bersalah

3. FFE Perempuan /

10 tahun

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu - Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan berafiliasi dengan keluarga - Kebutuhan berafiliasi dengan teman - Kebutuhan tergantung, dibantu oleh ibu - Kebutuhan membantu ibu

- Kebutuhan menjalankan aturan - Kebutuhan menaati peraturan - Kebutuhan akan kepatuhan pada

orangtua

- Kebutuhan untuk dibanggakan / diakui - Kebutuhan untuk otonom

4. GIR Perempuan / 8

tahun

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu - Kebutuhan untuk berafiliasi /

mempunyai teman

- Kebutuhan berafliasi dengan keluarga - Kebutuhan kehadiran orangtua

- Kebutuhan akan perhatian ayah - Kebutuhan untuk tergantung, dibantu

ayah

orangtua 5. NF Laki-laki / 10

tahun

- Kebutuhan bermain(n. Play)

- Kebutuhan afiliasi dengan ibu

- Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan kehadiran orangtua - Kebutuhan untuk tergantung, dibantu

ayah

- Kebutuhan kepatuhan pada ibu - Kebutuhan kepatuhan pada ayah

- Kebutuhan untuk menolak perilaku ayah yang buruk

- Kebutuhan untuk otonom 6. RAPT Perempuan / 6

tahun

- Kebutuhan berafiliasi dengan teman - Kebutuhan berafiliasi dengan orangtua - Kebutuhan akan kehadiran orangtua - Kebutuhan akan pertemanan / memiliki

teman

- Kebutuhan kasih sayang orang tua - Kebutuhan akan perhatian ayah - Kebutuhan menyenangkan ayah

(memberi kejutan)

- Kebutuhan untuk memiliki barang (mainan)

7. SW Perempuan / 7

tahun

- Kebutuhan bermain

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu Kebutuhan berafiliasi dengan keluarga - Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan untuk dibantu / dirawat

keluarga

- Kebutuhan akan ditolong ibu

- Kebutuhan untuk membantu orang tua/ ibu

- Kebutuhan akan kepatuhan pada orangtua

- Kebutuhan menaati peraturan - Kebutuhan untuk persaingan 8. TEPR Perempuan /

10 tahun

- Kebutuhan berafiliasi dengan orangtua - Kebutuhan berafiliasi dengan teman - Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan akan kehadiran ayah - Kebutuhan mematuhi peraturan - Kebutuhan untuk didengarkan

pendapatnya

- Kebutuhan untuk berperan dalam keluarga

yang buruk

9. ZR Perempuan / 7

tahun

- Kebutuhan berafiliasi dengan ayah - Kebutuhan berafiliasi dengan ibu - Kebutuhan berafiliasi dengan keluarga - Kebutuhan dibantu ayah

- Kebutuhan akan perhatian ayah - Kebutuhan merasa bersalah - Kebutuhan mematuhi peraturan

3. Kategorisasi Kebutuhan Semua Subjek

Berdasarkan hasil analisis data secara tematik pada 9 subjek anak tunggal, didapatkan berbagai macam kebutuhan-kebutuhan. Kebutuhan-kebutuhan tersebut kemudian dikategorisasikan, dan didapatkan hasil sebagai berikut:

Tabel 3. Kategori Kebutuhan Anak Tunggal

Ragam Kebutuhan Jumlah Subjek

Subjek

ke-….

Kategori Kebutuhan

- Kebutuhan berafiliasi dengan ibu 7 1,2,3,4,5,7,9 Kebutuhan berafiliasi dengan orangtua atau keluarga - Kebutuhan berafiliasi dengan

keluarga

6 1,3,4,7,8,9 - Kebutuhan berafilasi dengan

orangtua

2 6,8

- Kebutuhan berafiliasi dengan ayah 1 9 - Kebutuhan akan hubungan

keluarga yang harmonis

1 7

- Kebutuhan menjalin relasi yang baik dengan ayah

1 9

- Kebutuhan berafiliasi dengan teman

5 1,2,4,6,8 Kebutuhan berafiliasi dengan figur sebaya - Kebutuhan memiliki teman

(pertemanan)

3 4,6,8

- Kebutuhan menjalin relasi yang harmonis dengan teman

- Kebutuhan berafiliasi dengan saudara 5 1,3,5,7,8 Kebutuhan berafiliasi dengan saudara - Kebutuhan menjalin relasi yang

akrab / harmonis dengan saudara

1 1

- Kebutuhan menjalankan peraturan 6 1,2,3,7,8,9 Kebutuhan akan kepatuhan (deference) - Kebutuhan kepatuhan pada orangtua 5 3,4,6,7,8

- Kebutuhan mematuhi ibu 4 2,3,5,8

- Kebutuhan mentaati / mematuhi ayah 2 2,5 - Kebutuhan untuk memenuhi harapan

dalam hubungan pertemanan (agar berperilaku baik)

1 8

- Kebutuhan makan / oral 8 1,2,3,4,5,7,8

,9

Kebutuhan fisik / fisiologis

- Kebutuhan beristirahat 4 1,3,7,9

- Kebutuhan akan kenyamanan fisik 1 1

- Kebutuhan bermain 8 1,2,3,4,5,6,7

,8

Kebutuhan bermain - Kebutuhan akan hiburan / rekreasi 2 4,6

- Kebutuhan bersenang-senang 1 1

- Kebutuhan akan rasa aman dari bahaya

8 1,2,3,4,5,6 ,8,9

Kebutuhan akan rasa aman

- Kebutuhan rasa aman 2 1,7

- Kebutuhan menghindari bahaya (sakit)

1 8

- Kebutuhan tergantung, dibantu ibu 4 3,6,7,8 Kebutuhan untuk dibantu (succorance) - Kebutuhan tergantung, dibantu ayah 3 4,5,9

- Kebutuhan untuk ditolong / mendapat pertolongan

1 1

- Kebutuhan dibantu / dirawat keluarga 1 7

- Kebutuhan berprestasi (sekolah) 4 1,2,3,9 Kebutuhan prestasi / persaingan - Kebutuhan akan prestasi / menang

(persaingan)

2 6,7

- Perasaan sedih karena kalah 1 1

- Kebutuhan kehadiran orangtua 6 1,4,5,6,7,8 Kebutuhan akan kehadiran / keberadaan orang lain - Kebutuhan akan kehadiran ayah 1 8

- Kebutuhan kehadiran teman 1 8

- Kebutuhan diperhatikan ayah (perhatihan dari ayah)

3 4,6,9 Kebutuhan

akan perhatian dan kasih sayang

- Kebutuhan kasih sayang ayah 1 6

- Kebutuhan diperhatikan ibu 1 6

- Kebutuhan merasa bersalah 3 2,6,9 Kebutuhan

merasa bersalah (abasement) - Kebutuhan untuk tidak mengulangi

kesalahan

1 2

- Kebutuhan untuk diakui / dihargai atas kepatuhan

1 6 Kebutuhan

akan pengakuan - Kebutuhan untuk didengarkan

pendapatnya

1 8

- Kebutuhan untuk berperan dalam keluarga

1 8

- Kebutuhan untuk dibanggakan / diakui

1 3

- Kebutuhan untuk otonom 2 3,5 Kebutuhan

kemandirian

- Kebutuhan otonom dari ayah 1 1

- Kebutuhan membantu orangtua 2 3,7 Kebutuhan

untuk membantu (nurturance)

- Kebutuhan akan keadilan 2 1,5

(Kebutuhan-kebutuhan lain)

- Kebutuhan agresifitas 2 1,9

- Kebutuhan akan pemenuhan kebutuhan keluarga

2 3,8

- Kebutuhan untuk menolak perilaku ayah yang buruk

Berdasarkan hasil kategorisasi, didapatkan 13 macam kategori kebutuhan dan satu gabungan dari kebutuhan-kebutuhan yang tidak dapat dikategorikan. Beragam kebutuhan itu antara lain, kebutuhan berafiliasi (figur orang tua / keluarga dan figur sebaya), kebutuhan akan kepatuhan, kebutuhan fisiologis, kebutuhan bermain, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan untuk dibantu, kebutuhan akan prestasi atau persaingan, kebutuhan akan kehadiran / keberadaan orang lain, kebutuhan akan perhatian dan kasih sayang, kebutuhan merasa bersalah, kebutuhan akan pengakuan, kebutuhan akan kemandirian, dan kebutuhan untuk membantu. Adapun kebutuhan lain yang tidak dapat dikategorikan meliputi kebutuhan akan keadilan, kebutuhan agresifitas, kebutuhan akan pemenuhan kebutuhan keluarga, kebutuhan untuk menolak perilaku ayah yang buruk, kebutuhan terpenuhinya kebutuhan oleh ibu dan ayah, kebutuhan berfantasi, kebutuhan mendapat perlakuan baik dari ibu, kebutuhan menyenangkan ayah, dan kebutuhan untuk memiliki barang. - Kebutuhan terpenuhi kebutuhannya

oleh ibu

2 2,5

- Kebutuhan terpenuhi kebutuhannya oleh ayah

1 6

- Kebutuhan berfantasi 1 5

- Kebutuhan mendapat perlakuan baik dari ibu

1 2

- Kebutuhan menyenangkan ayah (memberi kejutan)

1 6

Dari tabel kategorisasi kebutuhan-kebutuhan yang merupakan hasil analisis pada ke-sembilan subjek anak tunggal, dapat diketahui bahwa kebutuhan yang paling banyak muncul adalah kebutuhan berafiliasi, yang mencakup figur orang tua / keluarga dan figur sebaya. Kebutuhan berikutnya yang cukup banyak muncul adalah kebutuhan akan kepatuhan. Kebutuhan yang paling sedikit muncul adalah kebutuhan kemandirian dan kebutuhan untuk membantu.

Dokumen terkait