BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Pada penelitian ini, responden yang diambil sebagai sampel ialah wajib pajak yang ada di Kelurahan Mannanti Kec.Tellulimpoe Kab.Sinjai, sebanyak 97 responden.
1) Karakteristik Responden
a. Penyajian data Berdasarkan Jenis kelamin
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh data tentang jenis kelamin responden yang dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
30
Tabel 4.3
Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis kelamin Frequency Persentase
(%)
Laki-laki 82 responden 84,5 %
Perempuan 15 responden 15,5 %
Total 97 responden 100,0%
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS, 2020
Berdasarkan tabel diatas hasil olahan data SPSS dapat diketahui bahwa responden dengan jumlah 97 orang tersebut yang terdiri dari jenis kelamin laki- laki 82 orang dengan persentase 84.5% dan perempuan sebanyak 15 orang dengan persentase 15.5% dari tabel diatas laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan karena pada dasarnya kepemilikan rumah atau sebagai kepala keluarga atas nama laki-laki.
b. Penyajian Data Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data tentang pendidikan terakhir responden yang dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 4.4
Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Pendidikan terakhir Frequency Persentase (%)
SMP 41 responden 42,3%
SMA 15 responden 15,5%
S1 4 responden 4,1%
Total 97 responden 100,0%
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS,2020
Berdasarkan tabel diatas hasil olahan data SPSS menunjukkan bahwa dari 97 responden yang diteliti responden berpendidikan terakhir SD sebanyak 37 orang dengan persentase 38.1%, SMP sebanyak 41 orang dengan persentase 42.3%, SMA sebanyak 15 orang dengan persentase 15.5%, dan S1 sebanyak 4 orang dengan persentase 4.1%. Dapat kita lihat dari tabel diatas bahwa pendidikan terakhir lebih dominan SD dan SMP karena penduduk yang ada di Kelurahan Mannanti mayoritas hanya sebagai petani.
c. Penyajian Data Berdasarkan Lamanya Bertempat Tinggal
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan responden data tentang lamanya bertempat tinggal dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Tabel 4.5
responden berdasarkan lamanya bertempat tinggal
Lamanya bertempat tinggal
Frequency Persentase (%)
32
±15 thn 94 responden 96,9%
Total 97 responden 100,0%
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS,2020
Berdasarkan tabel diatas hasil olahan data SPSS menunjukkan bahwa responden yang bertempat tinggal 10-15 tahun sebanyak 3 orang dengan persentase 3.1% sedangkan responden yang bertempat tinggal lebih dari 15 tahun sebanyak 97 orang dengan persentase 96.9%.
2). Uji Instrumen Penelitian a. Uji Validitas
Tabel 4.6
Hasil Pengujian Uji Validitas
No Variabel (X)
pertanyaan
r hitung r table Keterangan
1 Variabel X X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 0,682 0,467 0,512 0,452 0,682 0,321 0,599 0,479 0,530 0,422 0,217 0,246 0,456 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid
2 Variabel Y Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 0,736 0,810 0,820 0,848 0,660 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Valid Valid Valid Valid Valid
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS, 2020
Berdasarkan tabel tabel 4.7 terkait pengujian hasil uji validitas dengan seluruh indikator pertanyaan yang tertuang dalam kuesioner sebagai alat ukur, terhadap variabel Y, diperoleh hasil untuk keseluruhan nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel dengan standar signifikansi yakni 5 % ( 0,195 ), dengan hasil ini maka seluruh pertanyaan dalam kuesioner penelitian mempunyai korelasi atau mempunyai hubungan dan signifikan.
b. uji reliabilitas
pengujian reliabilitas dapat dilakukan secara eksternal maupun internal. Secara eksternal dapat dilakukan dengan text-retest (stability), equivalent dan gabungan keduanya. Secara internal reliabilitas instrumen dapat diuji dengan menganalisis konsistensi butir-butir yang ada pada instrumen dengan teknik tertentu.
Uji reliabilitas dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS, uji signifikan dilakukan pada taraf signifikan 0,05 artinya instrument dapat dikatakan reliabel bila nilai alpha dari besar dari r kritis product moment atau kita bisa menggunakan batasan tertentu seperti 0,5. Apabila koefisien
34
Croanbach’s Alpha ≥ 5 maka dapat dikatakan instrument tersebut reliable.
Tabel 4.7
Hasil pengujian reliabilitas
No Variabel Jumlah item Cronbach’s alpha item deleted Nilai standar Keterangan 1 Variabel X 13 0,694 0,5 Reliabel 2 Variabel Y 5 0,833 0,5 Reliabel
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS,2020
Berdasarkan data diatas maka diperoleh hasil, bahwa keseluruhan dari indikator pertanyaan yang tertuang dalam kuesioner memenuhi standar konsistensi dan handal (reliabel). Sebab seluruh pertanyaan memiliki nilai > 0,5 sebagai standar nilai reliabel dalam suatu angket penelitian.
c. Uji Asumsi Klasik 1) Uji Normalitas
uji normalitas merupakan pengujian normalitas untuk menguji data variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y) pada persamaan regresi yang dihasilkan, apakah berdistribusi normal atau berdistribusi tidak normal, ( lebih besar dari nilai probabilitas (0,05), maka analisis data dan pengujian hipotesis digunakan statistik parametrik. Berikut hasil uji normalitas disajikan dalam bentuk tabel :
Tabel 4. 8 Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 97
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 2.91691761
Most Extreme Differences Absolute .049
Positive .049
Negative -.043
Test Statistic .049
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Hasil Olah Data SPSS,2020
Dari hasil tabel diatas terlihat bahwa uji kolmogorov smirnov didapatkan nilai uji normalitas sebesar 0,200 dimana nilai ini lebih besar dari nilai standar yakni 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pada uji normalitas berdistribusi normal.
Berdasarkan gambar 4.1 uji normalitas plot kita dapat melihat bahwa titik menyebar disekitar garis diagonal dan penyebarannya mengikuti garis diagonal, sehingga dikatakan bahwa pola distribusinya normal.
36
Gambar 4.1 Uji Normalitas P-Plot
2) Uji Multikolinearitas
Uji ini digunakan untuk mengukur tingkat asosiasi (keeratan) hubungan/pengaruh antar variabel bebas tersebut melalui besaran koefisien korelasi (r). multikolinearitas terjadi jika nilai tolerance lebih kecil dari nilai 0,10 atau nilai VIF lebih besar dari nilai 10,00 dan dikatakan tidak terjadi multikolinearitas jika nilai tolerance lebih besar dari nilai 0,10 atau nilai VIF lebih kecil dari nilai 10,00. Berikut data hasil uji multikolinearitas:
Tabel 4.9 Uji multikolinearitas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig . Collinearity Statistics B Std. Error Beta Toleran ce VIF 1 (Constant) 14.05 5 4.082 3.443 .00 1 Literasi Pajak (X) .106 .080 .134 1.321 .19 0 1.000 1.000 a. Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak (Y)
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS,2020
Dari hasil perhitungan hasil output koefisien pada bagian Collinearity statistics diketahui untuk nilai Tolerance variabel Literasi Pajak (X) adalah 0,1000 lebih besar dari 0,10. Sementara nilai VIF variabel X yaitu 1.000 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala multikolinearitas dalam model regresi.
3) Uji Heteroskedastisitas Gambar 4.2
Uji Heteroskedastisitas
38
Berdasarkan uji heteroskedastisitas di atas maka diperoleh hasil bahwa titik yang terdapat dalam gambar diatas menunjukkan bahwa penyebaran titik-titik tidak membentuk pola kemudian tidak membentuk gelombang dan penyebaran titik diatas tidak tertuju pada satu titik saja, Namun pola titik diatas menyebar dengan rata, sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam uji ini tidak terdapat heteroskedastisitas.
d. Uji Hipotesis
a) Uji Signifikansi parsial (t)
Uji t merupakan uji yang bertujuan melihat sejauh mana berpengaruh terhadap variabel dependen namun dalam metode variabel secara sendiri atau berdekasi.
Tabel 4.10 Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 14.055 4.082 3.443 .001 Literasi Pajak (X) .106 .080 .134 1.321 .000
a. Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak (Y)
Sumber: Hasil Olahan Data SPSS,2020
Uji signifikan variabel literasi pajak (X) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y), diperoleh hasil nilai pvalue = 0,000 dan lebih kecil dari nilai standar probabilitas yakni <0,05 sedang nilai t hitung=
1,321 lebih besar dari nilai t tabel yakni sebesar 1,290 dari hasil tersebut maka di peroleh hasil variabel literasi pajak (X) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
b. uji Koefisien Determinasi (uji r)
Tabel 4.11 uji r
Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .920a .847 .829 1.836
a. Predictors: (Constant), Literasi Pajak (X)
Sumber : Hasil Olahan Data SPSS,2020
Berdasarkan hasil uji persamaan regresi maka diperoleh nilai R sebesar 0,920 dan bernilai positif sehingga nilai R dapat dikatakan variabel X memiliki sumbangsi pengaruh yang searah dengan variabel terikat yakni (Y), Sedang nilai R square (koefisien determinasi) sebesar 0,847 (84,7%). Dimana nilai ini menunjukkan bahwa variabel X memiliki sumbangan prediksi pengaruh terhadap variabel terkait yakni; Y sedang sisanya (100%-84,7%=15,3%) dipengaruhi variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.
c. Uji Analisis Regresi Sederhana
Analisis sederhana merupakan kecermatan untuk melihat tingkat pengaruh dari subjek ( Literasi pajak ) terhadap kepatuhan wajib pajak maka untuk menganalisis untuk menganalisis hal yang
40
dimaksud digunakan media (SPSS), adapun data hasil analisis sebagai berikut :
Tabel 4.12
Uji analisis regresi sederhana
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 14.055 4.082 3.443 .001 Literasi Pajak (X) .106 .080 .134 1.321 .000
a. Dependent Variable: Kepatuhan Wajib Pajak (Y)
Sumber: hasil olahan data SPSS,2020
Berdasarkan hasil diatas, maka dapat dijabarkan sebagai berikut :
Y = 14.055 + 0,106x + e
1. Konstanta sebesar 14,055 menunjukkan bahwa tanpa adanya Literasi pajak maka akan mempengaruhi Kepatuhan wajib pajak.
2. Variabel Literasi pajak (X) memiliki koefisien regresi sebesar 0,106 ini menunjukkan bahwa variabel Literasi pajak sebagai variabel independen menunjukkan bahwa variabel ini mempunyai pengaruh positif terhadap Kepatuhan wajib pajak.