• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

63

3. Data Guru

Guru yang ada di MI Miftahul Ulum berjumlah 13 orang dengan latar belakang pendidikan berbeda. Adapaun data guru MI Miftahul Ulum Pandanarum dapat dilihat dalam lampiran 21

B. Hasil Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model Borg & Gall. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas II MI Miftahul Ulum Pandanarum, dengan jumlah siswa sebanyak 27 anak. Adapun hasil tiap tahap akan dijelaskan dalam pembahasan berikut.

1. Tahap Penelitian dan Pengumpulan Informasi

Pada tanggal 20 september sampai 15 oktober 2017, peneliti melakukan penelitian dan pengumpulan informasi yang meliputi analisis kebutuhan. Dalam analisis kebutuhan tersebut, peneliti menggali data tentang potensi dan masalah yang ada di MI Miftahul Ulum Pandanarum pada kelas 2. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

a. Pada tahap pertama, peneliti datang kepada kepala MI Miftahul Ulum Pandaarum untuk menyampaikan maksud yaitu ingin menggali potensi dan permasalahan yang ada pada siswa MI Miftahul Ulum Pandaanrum serta meminta izin untuk mengadakan penelitian dalam hal penyelesaian tugas akhir S2 PGMI.

b. Setelah itu, peneliti meminta kepala sekolah untuk menceritakan kondisi kelas 2 dari aspek potensi, dan permasalahannya. Pada tahap ini peneliti mendengarkan, mencatat dan merekam apa yang

64

diceritakan, dan melakukan wawancara untuk memperjelas informasi yang diberikan. Adapun hasil dari tahap ini, kepala sekolah memberikan informasi bahwa, kemampuan siswa kelas 2 cukup bagus dilihat dari latar belakang pekerjaan orang tua, fasilitas belajar di

sekolah yang cukup sederhana dan apa adanya.1 Selain itu, di MI

Miftahul Ulum Pandanarum melaksanakan program remedi dalam 2 model yaitu remedi setelah UH dan remedi setelah UAS, bentuk kerja sama orang tua dan guru sudah mengikuti perkembangan IPTEK. Dari kelebihan itu semua, juga ada kekurangan yang menjadi permasalahannya yaitu, banyak nilai siswa yang masih berada di

bawah KKM.2

c. Pada tahap berikutnya, peneliti mencari informan yang lain yang dipandang mampu memperluas dan mevalidasi data pertama. Adapun hasilnya adalah informan menyampaikan bahwa kemampuan siswa kelas 2 bisa dikatakan cukup bagus namun banyak nilai siswa masih di bawah KKM. Sebagian besar siswa mengikuti les di rumah, namun nilai siswa tersebut masih di bawah KKM. Adapun sebagian siswa yang mampu mencapai KKM, tidak mengikuti les di rumah, artinya belajar mandiri dengan didampingi orangtua. Terakhir, terbatasnya

media kontrol belajar siswa. 3

d. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari wawancara, maka selanjutnya peneliti mengadakan uji kredibilitas data tersebut.

1yamsul Bahtiar Arrasyid, Wawancara, Desa Pandanarum Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, 05 Oktober 2017

2

Ibid

3 Heri Setyawan, Wawancara, Desa Pandanarum Kecamatan Pacet Kbupaten Mojokerto, 10 Oktober 2017

65

Pengujian dilakukan dengan trianggulasi. Pernyataan bahwa, kemampuan siswa kelas 2 cukup bagus, rendahnya ketuntasan belajar siswa, kurangnya media kontrol belajar siswa dan dibuktikan melalui pengamatan dan wawancara dengan informan lain yaitu, wali murid (orang tua siswa). Hasil pengamatan dan wawancara menunjukkan bahwa, memang benar kemampuan siswa kelas 2 dikatakan cukup

bagus namun banyak nilai siswa masih di bawah KKM.4 Hal tersebut

dibuktikan juga dengan data dokumentasi nilai hasil belajar tengah semester. Data tersebut bisa dilihat pada lampiran.16.

Kurangnya media kontrol belajar siswa sehingga, rendahnya pendampingan belajar siswa di rumah dikarenakan banyak kesibukan orang tua dalam bekerja sehingga, orang tua lebih mempercayakan putra putrinya belajar di tempat les. Akan tetapi, banyak siswa yang belajar tidak serius, dalam artian hanya mengandalkan guru les dalam

menjawab soal PR.5

Selain itu, rendahnya pemahaman orang tua terhadap materi pelajaran. Terakhir, adalah komunikasi yang terjalin melalui WA diinformasikan terdapat grup WA kelas. Karena, data telah tervalidasi melalui pengamatan dan wawancara, maka selanjutnya peneliti dapat membuat kesimpulan yang bersifat mengkategorisasikan bahwa, permasalahan di MI Miftahul Ulum Pandanarum kelas 2 adalah siswa memliki kemampuan yang bagus namun rata-rata nilai masih di bawah

4

Yeni Lailiyah, Wawancara, Dusun Wringinanom Desa Simbaringin Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, 15 Oktober 2017

5

66

KKM, kurangnya media kontrol belajar siswa sehingga, kualitas belajar masih rendah.

e. Berdasarkan kesimpulan yang bersifat kategorisasi tersebut, selanjutnya peneliti melakukan analisis untuk membuat konstruksi. Permasalahan di MI Miftahul Ulum Pandanarum kelas 2 disebabkan kurangnya media kontrol belajar siswa dan rendahnya kualitas belajar siswa di rumah.

2. Tahap Perencanaan

Pada tanggal 20-30 desember 2017, peneliti melakukan tahap kedua yaitu tahap perencanaan, dimana peneliti merencanakan produk yang akan didesain. Ada tiga hal yang dilakukan peneliti dalam tahap perencanaan ini, yaitu menentukan rumusan tujuan, menentukan spesifikasi produk, dan menentukan performa. Adapun tiga hal tersebut akan dijelaskan di bawah.

a. Menenetukan Rumusan Tujuan

Peneliti melakukan perumusan tujuan dari adanya buku penghubung aktivitas belajar siswa. Yang mana, dalam pelaksanaan buku penghubung aktivitas belajar siswa memiliki arah yang pasti. Adapun tujuan tersebut adalah sebagai berikut:

1) Sebagai alat komunikasi orang tua dan guru

2) Sebagai alat kontrol dan pemantauan belajar siswa

67

Dalam tahap perencanaan, berdasarkan permasalahan/ analisis kebutuhan, menentukan spesifikasi produk dimaksudkan untuk merencanakan komponen-komponen yang akan didesain dalam buku penghubung aktivitas belajar siswa. Adapun komponen tersebut adalah sebagai berikut:

1) Mencakup dua pihak yaitu lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga (rumah)

2) Aktivitas-aktivitas belajar siswa

3) Penilaian ketuntasan belajar siswa melalui hasil belajar siswa

4) Lembar ilustrasi motivasi untuk siswa

5) Kolom pesan dan kesan bagi guru dan orang tua sebagai bentuk

6) Prosentase ketuntasan siswa

c. Menentukan Performa

Terakhir, peneliti melakukan beberapa pertimbangan dalam menyususn desain produk. Adapun pertimbangan tersebut meliputi:

1) Pertimbangan kefungsian

Sebelum mengembangkan produk, peneliti mempertimbangkan fungsi dari produk tersebut. Adapun fungsi produk yang akan dikembangkan peneliti sebagai media kontrol belajar siswa.

68

Selain mempertimbangkan fungsi produk, peneliti juga

mempertimbangkan penampilan. Penampilan yang menarik perhatian pengguna.

3) Pertimbangan biaya

Terakhir, peneliti mempertimbangkan biaya. Biaya yang ekonomis mungkin yang dipilih peneliti dalam membuat produk.

3. Tahap Pengembangan Produk Awal

Tahap pengembangan produk awal ini dilaksanakan pada tanggal 20-30 Januari 2018. Pada tahap ini yang dilakukan peneliti adalah mendesain buku penghubung aktivitas belajar siswa. Pertama yang dilakukan adalah mendesain dengan menentukan tampilan warna, gambar, background, serta ilustrasi yang dipakai.

Selanjutnya, setelah mendesain buku penghubung aktivitas belajar siswa, peneliti konsultasikan kepada dosen pembimbing terlebih dahulu untuk ditelalah agar mendapatkan saran perbaikan sehingga buku penghubung aktivitas belajar siswa yang dihasilkan bisa divalidasi oleh

dosen pembimbing. Serta mendapatkan rekomendasi validator

selanjutnya. Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu produk buku penghubung yang siap diuji cobakan di lapangan.

Desain buku penghubung aktivitas belajar siswa ada 5 tahap yang

disingkat dengan ADDIE (Analisis, Desaign, Development,

implementation, dan evaluation). Desain buku penghubung aktivitas belajar siswa dalam meningkatkan prosentase ketuntasan belajar siswa

69

program remedial di MI Miftahul Ulum Pandanarum Mojokerto adalah sebagaimana yang akan dijelaskan di bawah.

a. Tahap Analisis

Pada tahap analisis ini ada beberapa yang menjadi sasaran peneliti yaitu analisis kebutuhan siswa program remedial, menentukan tujuan, menganalisis aktivitas belajar siswa, dan ketuntasan belajar siswa. Adapun datanya adalah sebagaimana tertuliskan pada tabel di bawah.

Tabel 4.3 Tahap Analisis

Aspek Analisis Deskripsi Data

Kebutuhan Siswa Program Remedial

Siswa yang remedial, dikarenakan kurangnya belajar. Sehingga, dapat diketahui permasalahannya yaitu, kurangnya motivasi belajar siswa, menurunnya prestasi belajar siswa,

rendahnya ketuntasan belajar

siswa, kurangnya perhatian dari orang tua, dan kurangnya kerja sama guru dan orangtua dalam pengarahan belajar siswa.

Tujuan Program Remedial

Tujuan dari program remedial

adalah memberikan perbaikan

kepada siswa bagi yang belum bisa mencapai nilai di atas KKM.

Aktivitas Belajar Siswa

Membutuhkan dorongan orangtua untuk melakukan aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar siswa ketika di rumah mengerjakan PR dengan bantuan guru les.

70

Ketuntasan Belajar Siswa

Ketuntasan belajar siswa dinilai sesuai dengan standar KKM yang

sudah disusun oleh sekolah.

Hampir 50 % yang belum bisa mencapai ketuntasan belajar siswa.

b. Tahap Desain/Perancangan

Pada tahap ini, yang dilakukan adalah mendesain sebuah buku penghubung aktivitas belajar siswa. Yang nantinya akan digunakan sebagai alat penghubung antara guru dengan orang tua serta alat bantu kerja sama antara sekolah dengan orang tua tentang perkembangan belajar siswa untuk mengkondisikan anak yang malas belajar menjadi semangat belajar. Buku penghubung aktivitas belajar siswa ini terdiri dari beberapa aspek yaitu sebagai berikut:

1) Sampul depan dan belakang

Sampul depan yang berisi judul buku penghubung aktivitas belajar siswa, nama penulis serta identitas umum siswa yang meliputi nama siswa, nomor induk siswa dan kelas. Sedangkan sampul belakang berisi tentang judul, penjelasan secara umum tentang buku penghubung aktivitas belajar siswa. Karena, pada sampul dibutuhkan penjelasan umum, agar pembaca sebelum membuka isi dari buku penghubung mengetahui secara umum buku yang akan digunakannya.

71

2) Identitas siswa

Identitas siswa ini berisi latar belakang siswa yang meliputi, tanggal lahir, dan data orang tua. Tujuannya, agar guru kelas mengetahui dekat tentang siswa melalui latar belakangnya. Identitas siswa ini meliputi nama lengkap, nama panggilan, nomor induk, kelas, tempat/tanggal lahir, alamat, nomor telepon, jumlah saudara, anak ke, status anak, nama ayah, pekerjaan, nomor telepon, nama ibu, pekerjaan, nomor telepon, dan alamat orang tua.

3) Pendahuluan

Pendahuluan berisi tentang penjelasan tentang buku penghubung aktivitas belajar siswa. Tujuannya, pembaca bisa mengetahui lebih detail tentangbuku yang akan digunakannya.

4) Kata pengantar

Kata pengantar ini berisi tentang ucapan terimah kasih penulis atas terselesaikannya penyusunan buku penghubung aktivitas belajar siswa.

5) Petunjuk umum

Petunjuk umum ini berisi tentang petunjuk pengisian buku penghubung dan petunjuk penilaian. Tujuannya, pembaca mengerti bagaimana mengisi buku penghubung aktivitas belajar siswa.

72

6) Kata motivasi

Kata motivasi ini berisi tentang kata-kata motivasi yang diharapkan dapat memberikan dorongan semangat belajar siswa.

7) Aktivitas belajar siswa di sekolah

Aktivitas belajar siswa di sekolah ini berisi tabel yang harus diisi oleh guru. Tabel tersebut berisi nomor, hari/tanggal, aktivitas belajar siswa, pelaksanaan (BSB/BCB/BTB/TB), paraf guru dan orang tua, dan yang terakhir adalah nilai. Tujuan dari lembar ini adalah, orang tua bisa mengetahui aktivitas belajar anaknya ketika di sekolah.

8) Aktivitas belajar siswa di rumah

Aktivitas belajar siswa di rumah ini hampir sama dengan aktivitas belajar siswa di sekolah. Yang membedakan adalah aktivitas belajar siswa di rumah direkam dalam bentuk tulisan di buku penghubung, agar guru bisa mengontrol aktivitas belajar siswa ketika di rumah. Lembar ini berisi tabel yang harus diisi oleh orang tua. Tabel tersebut berisi nomor, hari/tanggal, aktivitas belajar siswa, pelaksanaan (BSB/BCB/BTB/TB), paraf guru dan orang tua, dan yang terakhir adalah nilai.

9) Pesan

Pesan ini berisi tentang kolom yang disediakan untuk guru dan orang tua agar menuliskan pesan yang hendak disampaikan

73

kepada masing-masing pihak. Inilah salah satu bentuk komunikasi guru dengan orang tua sebagai upaya kerja sama dua pihak dalam mendidik siswa.

10) Prosentase pencapaian ketuntasan belajar siswa.

Lembar ini berisi kolom yang meliputi nomor,

kelas/semester/, nilai sebelum remedi dan nilai sesudah remedi, ketuntasan dan jumlah nilai ketuntasan, serta prosentase ketuntasan. Tujuannya, aktivitas belajar siswa dapat diketahui perkembangannya.

c. Tahap Pengembangan/Produksi

1) Data tentang desain buku penghubung aktivitas belajar siswa

Pada tahap ini, peneliti memberikan gambar-gambar sebagai ilustrasi yang digunakan dalam buku penghubung aktivitas belajar siswa. Selain itu, agar memberikan daya tarik lebih bagi pengguna. Adapun desain buku penghubung aktivitas belajar siswa sebelum revisi sebagaimana gambar di bawah ini

Gambar 4.1

74

Desain sampul depan sebelum revisi terlihat seperti halnya pada gambar di atas. Dimana, background gambar berwarna biru, dengan tulisan judul buku penghubung aktivitas belajar siswa. Dilengkapi dengan gambar dua anak yang berpakaian merah putih menunjukkan anak SD.

Gambar 4.2

Desain Identitas Siswa Sebelum Revisi

Pada halaman selanjutnya adalah lembar identitas siswa yang tergambar pada gambar 4.2, dimana desainnya sangat sederhana dengan font yang agak tebal. Background yang dipakai masih sama dengan sampul depan yaitu, berwarna biru.

Gambar 4.3

75

Desain pendahuluan didesain peneliti dengan sederhana tanpa ada ilustrasi gambar dengan warna background masih sama dengan sebelumnya. Font judul yang digunakan adalah SNAP ITC ukuran 20. Sedangkan font isi adalah comic sans MS ukuran 12. Warna tulisan adalah merah tua

Gambar 4.4

Desain Kata Pengantar Sebelum revisi

Kata pengantar dalam buku penghbuung ini terlihat seperti halnya gambar 4.4. Dimana desain secara keseluruhan masih tetap sama dengan lembar pendahuluan pada pembahasan sebelumnya, yang membedakan hanyalah isinya dan jumlah halaman.

Gambar 4.5

76

Petunjuk umum di desain dengan tidak memberikan banyak gambar ilustrasi agar pembaca bisa jelas membaca. Petunjuk umum terdiri dari 2 halaman. Font judul yang digunakan adalah SNAP ITC ukuran 18 sedangkan font isi yaitu comic sans MS ukuran 12 dengan warna tulisan hijau.

Gambar 4.6

Desain Kata Motivasi Sebelum Revisi

Lembar kata motivasi ini sengaja diberi ilustrasi gambar untuk menarik perhatian siswa. Karena lembar ini adalah lembar untuk siswa. Dimana font judul yang dipakai SNAP ITC ukuran 20 dengan warna merah tua. Sedangkan isinya menggunakan Rockwell Extra Bold ukuran 11 berwarna merah tua, Calibri (Body) ukuran 11 berwarna hitam, dan SNAP ITC ukuran 16 berwarna hijau.

77

Gambar 4.7

Desain Aktivitas Belajar Siswa di Sekolah Sebelum Revisi Gambar 4.7 adalah desain aktivitas belajar siswa di sekolah yang memiliki background putih dengan garis di tepi buku berwana hijau. Font judul menggunakan SNAP ITC ukuran 16 berwarna merah tua, sedangkan isinya menggunakan Comic Sans MS ukuran 9. Selain itu, kolom-kolom dengan tepi warna hitam memenuhi lembar ini. Di bawah sendiri yang mendampingi nomor halaman adalah tulisan program remedial dengan jenis tulisan Lucida Calligraphy ukuran 9.

Gambar 4.8

78

Gambar 4.8 adalah desain aktivitas belajar siswa di rumah yang memiliki background putih dengan garis di tepi buku berwana hijau. Font judul menggunakan SNAP ITC ukuran 16 berwarna merah tua, sedangkan isinya menggunakan Comic Sans MS ukuran 9. Di bawah sendiri yang mendampingi nomor halaman adalah tulisan program remedial dengan jenis tulisan Lucida Calligraphy ukuran 9.

Gambar 4.9

Desain Prosentase Pencapaian Ketuntasan Belajar Siswa Sebelum Revisi

Gambar 4.9 merupakan desain prosentase pencapaian ketuntasan belajar siswa. Font judul yang digunakan adalah SNAP ITC ukuran 14 berwarna merah tua. Sedangkan isinya menggunakan font Comic Sans MS ukuran 10. Dengan tabel bertepi warna hitam. Adapun tabel tersebut berisi nomor, kelas/semester, nilai sebelum dan sesudah remedial, nilai aktivitas belajar siswa dan prosentase.

79

Gambar 4.10 Desain Sampul Belakang

Desain sampul belakang terlihat dalam gambar 1.10. Font judul menggunakan Colonna MT ukuran 18 berwarna biru tua dengan bingkai papan. Sedangkan tulisan di bawahnya menggunakan jenis font Script MT Bold ukuran 11 berwarna merah . Kalimat motivasi berbingkai arah petunjuk menggunakan font Lucida Calligraphy ukuran 11 berwarna merah tua.

d. Tahap Implementasi

Tahap implementasi ini adalah tahap selanjutnya dari

pengembangan desain produk, yang mana kegiatannya berupa validasi ke beberapa ahli. Adapun datanya adalah sebagai berikut: 1) Data Validasi Buku Penghubung Aktivitas Belajar Siswa

Tahapan selanjutnya yaitu validasi. Tahapan ini dilakukan

supaya mengetahui kelebihan dan kekurangan buku

penghubung aktivitas belajar siswayang dihasilkan berdasarkan penilaian dari validator. Valiasi dilakukan oleh ahli media. Validator media memberikan penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan buku penghubung aktivitas belajar siswa. Penilaian

80

validator terhadap buku penghubung aktivitas belajar siswa meliputi beberapa aspek yaitu pewarnaan, tampilan, pemakaian kata dan bahasa, penyajian, efek bagi program remedial, keseluruhan buku. Hasil validasi buku penghubung aktivitas belajar siswa disajikan pada lampiran, sedangkan deskripsi data buku penghubung aktivitas belajar siswa disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 4.4

Deskripsi Data Kevalidan

No Aspek Kriteria

Skor

Validator Ke- Rata-rata Per Kriteria Rata-rata Per Aspek 1 2 1. Pewarnaan Kombinasi warna menarik 4 5 4,5 4,16 2. Kesesuaian gambar dengan isi yang disajikan

4 4 4

3.

Isi buku menarik

pembaca untuk membaca dan mengisi 3 4 3,5 4 Warna yang diterapkan menarik perhatian 4 5 4,5

5 Isi buku tidak

monoton 4 4 4 6 Warna dan bagraund serasi 4 5 4,5 7 Tampilan Layout yang dibuat serasi

dengan isi buku

3 5 4 3,8 8 Gambar ilustrasi sesuai dengan makna informasi yang disajikan 4 4 4 9 Tipe huruf memudahkan pembaca 2 4 3 10. Ukuran huruf 3 4 3,5

81 yang digunakan serasi 11. Bagraund yang diterapkan serasi dengan informasi yang disampaikan 4 5 4,5 12. Pemakaian kata dan bahasa Kejelasan petunjuk penggunaan buku penghubung . 3 5 4 4 13. Ketepatan istilah. 4 4 4 14. Kemudahan memahami tulisan melalui penggunaan bahasa. 3 4 3,5 15. Kesantunan penggunaan bahasa. 4 4 4 16. Kesesuaian bahasa dengan tingkat berfikir semua pihak yang terkait 4 5 4,5 17. Bahasa yang digunakan sesuai dengan EYD 4 4 4 18. Penyajian Kemudahan penggunaan buku sebagai media belajar. 4 3 3,5 3 19. Dukungan media bagi motivasi belajar siswa program remedial. 5 1 3 20. Kemampuan media untuk meningkatkan motivasi siswa dalam 4 1 2,5 21. Efek bagi program remedial Media yang dibuat berpengaruh positif terhadap program remedial 4 4 4 4

82

22.

Isi media yang

dibuat bertabel dinilai sesuai untuk program remedial 4 4 4 23. Keseluruhan buku Tampialn secara keseluruhan sesuai dan menarik perhatian 4 5 4,5 4,33 24. Estetika yang disajikan sesuai dan menarik perhatian 4 5 4,5 25. Pencetakan buku membuat mudah untuk dibaca 4 4 4

Jumlah Rata-rata Keseluruhan 3,78/3,8

a) Keterangan Validator

Validator 1 : Dr. Sihabuddin, M.Pd.I, M.Pd

Validator 2: H. Mokhamad Syaifudin, M.Ed, Ph.D

e. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi adalah tahap terakhir dari desain produk menggunakan model ADDIE. Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah merevisi desain produk sesuai dengan saran dari validator. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut:

1) Revisi Desain buku penghubung aktivitas belajar siswa

Setelah itu, desain tersebut divalidasi oleh para ahli. Sehingga, terdapat tahap revisi. Adapun desain buku penghubung aktivitas belajar siswa setelah revisi adalah sebagai berikut.

83

Gambar 4.11

Desain Sampul Depan Setelah Revisi

Gambar 4.11 merupakan desain sampul depan setelah peneliti melakukan revisi. Akan tetapi, karena validator merekomendasikan untuk menggunakan desain yang sama, maka sampul depan ini tidak ada perubahan dari sebelumnya.

Gambar 4.12

Desain Identitas Siswa Setelah Revisi

Gambar 4.12 adalah desain identitas siswa. Adapun revisi yang dilakukan dengan mengganti jenis font, ukuran dan warna

84

tulisan. Sedangkan background serta gambarnya masih tetap seperti sebelumnya.

Gambar 4.13

Desain Pendahuluan Setelah Revisi

Gambar 4.13 adalah desain pendahuluan. Adapun revisi yang dilakukan dengan mengganti jenis font dan ukuran. Sedangkan background masih tetap seperti sebelumnya.

Gambar 4.14

85

Gambar 4.14 merupakan desain kata pengantar. Adapun revisi yang dilakukan dengan mengganti jenis font dan ukuran tulisan. Sedangkan background masih tetap seperti sebelumnya.

Gambar 4.15

Desain Petunjuk Umum Setelah Revisi

Pada lembar petunjuk umum, sesuai dengan saran dari validator, maka revisi yang dilakukan adalah memperjelas petunjuk pengisian dan petunjuk penilaian.

Gambar 4.16

86

Pada gambar 4.16 meruapakan desain kata motivasi. Adapun desainnya masih sama, hanya jenis font, ukuran dan warna tulisan yang direvisi oleh peneliti.

Gambar 4.17

Desain Aktivitas Belajar Siswa di Sekolah Setelah Revisi Gambar 4.17 merupakan desain aktivitas belajar siswa di sekolah. Adapauun revisi yang dilakukan dengan mengubah ukuran font tulisan pada tabel serta bentuk tabel. Bentuk tabel dibuat berwarna untuk memberikan daya tarik pembaca.

Gambar 4.18

87

Gambar 4.18 merupakan desain aktivitas belajar siswa di rumah. Adapaun revisi yang dilakukan dengan mengubah ukuran font tulisan pada tabel serta bentuk tabel. Bentuk tabel dibuat berwarna untuk memberikan daya tarik pembaca.

Gambar 4.19

Desain Pesan Setelah Revisi

Desain pesan ini merupakan desain tambahan dari sebeluumnya. Adapaun tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada orangtua dan guru berkomunikasi melalui komunikasi verbal.

Gambar 4.20

Desain Prosentase Pencapaian Ketuntasan Belajar Siswa Setelah Revisi

88

Desain prosentase pencapaian ketuntasan belajar siswa diberi penambahan keterangan ketuntasan siswa serta rumus untuk menghitung prosentase ketuntasan siswa seperti terlihat pada gambar 4.20. Selain itu, revisi lainnya adalah jenis font, ukuran dan gambar.

Gambar 4.20 Sampul Belakang

Desain sampul belakang terlihat dalam 4.20, tidak ada revisi, hanya saja bentuk kotak dalam judul direvisi agar lebih simple. Font judul menggunakan Colonna MT ukuran 18 berwarna biru tua dengan bingkai papan. Sedangkan tulisan di bawahnya menggunakan jenis font Script MT Bold ukuran 11 berwarna merah . Kalimat motivasi berbingkai arah petunjuk menggunakan font Lucida Calligraphy ukuran 11 berwarna merah tua.

4. Tahap Uji Coba Produk

Dalam tahap uji coba produk ini dilaksanakan di 2 lembaga MI yaitu MI Miftahul Ulum Pandanarum dan MI Nurul Amal Kutorejo. Kedua sekolah tersebut memiliki hasil yang berbeda-beda. Adapaun secara detail pengembang jabarkan sebagai berikut:

89

a. Data dalam Tahap Uji Coba 1 di MI Miftahul Ulum Pandanarum

Uji coba 1 dilakukan di MI Miftahul Ulum Pandanarum dengan siswa yang berjumlah 27 siswa. Adapun mata pelajaran yang menjadi

Dokumen terkait