BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
B. Hasil Penelitian
Dalam penelitian ini, penulis mengolah angket dalam bentuk data yang terdri dari 6 pernyataan untuk variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y), 8 pernyataan untuk variabel Penerapan e-Filing (X1) dan 7 pernyataan untuk variabel Peran Account Representative (X2), dimana yang menjadi variabel Y adalah Tingkat Penyampaian SPT Tahunan, yang menjadi variabel X1 adalah Penerapan e-Filing dan variabel Peran Account Representative (X2). Jadi setelah kuesioner disebarkan dan diisi oleh responden, maka penelitian mentabulasi data dari tiap pernyataan melalui langkah-langkah dibawah. Dalam penelitian ini disebarkan 100 orang exsemplar angket sesuai dengan jumlah sample yang menjadi responden dalam penelitian ini. Dan dengan menggunakan skala likert dengan kriteria sebagai berikut.
Tabel IV-1 Skala Likert PERNYATAAN BOBOT Sangat Setuju 5 Setuju 4 Kurang Setuju 3 Tidak setuju 2
Sangat Tidak Setuju 1
Ketentuan di atas berlaku baik dalam menghitung variabel X1 dan X2 yaitu Variabel (bebas) maupun variabel Y (terikat).
1. Identitas Responden
Untuk mengetahui identitas responden maka dapat dilihat dari karakteristik responden berikut ini :
a) Berdasarkan Jenis Kelamin Responden
Untuk mengetahui tingkat persentase berdasarkan jenis kelamin dari 100 responden di wajib pajak di KPP Pratama Lubuk Pakam. Dapat dilihat dari tabel tersebut :
Tabel IV-2
Jenis Kelamin
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Laki-laki 53 53,0 53,0 53,0
Perempuan 47 47,0 47,0 100,0
Total 100 100,0 100,0
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa responden penelitian sebanyak100 orang respon yang masing-masing terdiri dari 53 orang laki-laki (53%) dan 47 orang perempuan (47%). Maka dalam penelitian ini didominasi oleh responden laki-laki.
b) Berdasarkan Tingkat Usia
Tabel IV-3
Identitas Respon Berdasarkan Usia
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid 20-25 thn 1 1,0 1,0 1,0 26-30 thn 28 28,0 28,0 29,0 31-40 thn 33 33,0 33,0 62,0 41-50 thn 32 32,0 32,0 94,0 > 50 thn 6 6,0 6,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Dari 100 orang responden yang penulis teliti, banyaknya responden pada kelompok umur 20-25 tahun adalah 1 orang (1%), 26-30 tahun sebanyak 28 orang (28%) dan yang berumur 31-40 tahun sebanyak 33 orang (33%) dan yang berumur 40-50 sebanyak 32 orang (32%) dan usia
> 50 tahun sebanyak 6 orang (6%). Sehingga dapat disimpulkan, dalam penelitian ini paling banyak responden yang berusia 31-40 tahun. c) Pendidikan
Untuk mengetahui tingkat persentase berdasarkan jurusan dari 100 responden, pada Wajib Pajak di KPP Pratama Lubuk Pakam dapat dilihat dari tabel berikut ini :
Tabel IV-4
Identitas Berdasarkan Tingkat Pendidikan Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid SLTA 25 25,0 25,0 25,0 Diploma 25 25,0 25,0 50,0 Sarjana 50 50,0 50,0 100,0 Total 100 100,0 100,0
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa responden pada tingkat pendidikan SLTA berjumlah 25 orang (25%), diploma sebanyak 25 orang (25%) sedangkan tingkat pendidikan Sarjana adalah sebanyak 50 orang (50%). Berdasarkan table di atas bahwa mayoritas responden adalan berpendidikan sarjana.
2. Deskripsi Variabel Penelitian
Penulis melakukan penyajian data dengan tujuan untuk mengetahui jawaban mana yang dipilih oleh responden. Penyajian data ini dibuat untuk setiap variabel yang diteliti.
a. Variabel Penerapan e-Filing (X1)
Presentase jawaban variabel X1 (Penerapan e-Filing) akan dijabarkan dalam tabel dibawah ini :
Tabel IV-5
Hasil Angket untuk Variabel Penerapan e-Filing (X1)
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Dari tabel di atas dapat diuraikan sebagai berikut:
1) Dari jawaban pernyataan pertama tentang saya selalu menggunakan Penerapan e-Filing setiap kali melaporkan pajak, mayoritas responden menjawab sangat setuju yakni sebesar 40% (40 orang)
2) Dari jawaban pernyataan kedua tentang Saya berkehendak untuk melanjutkan Penerapan e-Filing dimasa depan, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 60% (60 orang)
3) Dari jawaban pernyataan ketiga tentang Menggunakan Penerapan e-Filing mempermudah pekerjaan saya, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 30% (30 orang).
4) Dari jawaban pernyataan keempat tentang Penerapan e-Filing membuat waktu saya tidak terbuang percuma dalam mengerjakan tugas tugas saya, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 32% (32 orang) 5) Dari jawaban pernyataan kelima tentang Saya merasa Penerapan e-Filing
sangat fleksibel untuk digunakan, mayoritas responden menjawab kurang setuju yakni sebesar 39% (39 orang)
No SS S KS TS STS JUMLAH F % F % F % F % F % F % 1 40 40,0 23 23,0 31 31,0 6 6,0 0 0 100 100% 2 19 19,0 60 60,0 14 14,0 7 7,0 0 0 100 100% 3 27 27,0 30 30,0 23 23,0 18 18,0 2 2,0 100 100% 4 21 21,0 32 32,0 19 19,0 26 26,0 2 2,0 100 100% 5 16 16,0 26 26,0 39 39,0 12 12,0 7 7,0 100 100% 6 14 14,0 37 37,0 18 18,0 26 26,0 5 5,0 100 100% 7 27 27,0 29 29,0 24 24,0 10 10,0 10 10,0 100 100% 8 15 15,0 61 61,0 21 21,0 3 3,0 0 0 100 100%
6) Dari jawaban pernyataan keenam tentang Tampilan Penerapan e-Filing mudah untuk dibaca sehingga saya mudah untuk memahaminya, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 37% (37 orang).
7) Dari jawaban pernyataan ketujuh tentang Sistem Penerapan e-Filing dapat membantu saya melakukan pelaporan pajak secara efisien, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 29% (29 orang)
8) Dari jawaban pernyataan kedelapan tentang Sistem Penerapan e-Filing secara efektif memenuhi kebutuhan saya kaitannya dengan pelaporan pajak, mayoritas responden menjawab setuju yakni sebesar 61% (61 orang)
Berdasarkan pernyataan hasil angket setiap item pernyataan untuk variabel Penerapan e-Filing (X1) di atas bahwa untuk selurh item pernyataan mayoritas responden menyatakan setuju, kecuali untuk item pernyataan no. 1 responden mayoritas menjawab sangat setuju.
b. Variabel Peran Account Representative (X2)
Presentase jawaban variabel X1 (Peran Account Representative) akan dijabarkan dalam tabel dibawah ini :
Tabel IV-6
Hasil Angket untuk Variabel Peran Account Representative (X2)
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Dari tabeldiatas dapat diuraikan jawaban untuk setiap variabel Peran Account Representative sebagai berikut :
1) Dari Jawaban pernyataan pertama Adanya Account Representative (AR) benar benar melakukan fungsi sebagaimana mestinya, yaitu membimbing N No SS S KS TS STS JUMLAH F % F % F % F % F % F % 1 65 65,0 27 27,0 8 8,0 0 0 0 0 100 100% 2 10 10,0 56 56,0 30 30,0 4 4,0 0 0 100 100% 3 15 15,0 61 61,0 21 21,0 3 3,0 0 0 100 100% 4 6 6,0 72 72,0 19 19,0 3 3,0 0 0 100 100% 5 9 9,0 64 64,0 26 26,0 1 1,0 0 0 100 100% 6 6 6,0 64 64,0 27 27,0 3 3,0 0 0 100 100%
wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, sebesar responden menjawab setuju 65% (65orang)
2) Dari Jawaban pernyataan kedua tentang Kemudahan pelayanan dengan adanya Account Representative (AR) yang melayani dan memberikan konsultasi kepada Wajib Pajak mengenai kewajiban perpajakannya, sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 56% (56 orang). 3) Dari Jawaban pernyataan ketiga tentang Wajib Pajak diperhatikan secara
mendalam , karena tiap AR menangani satu WP, sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 61% (61orang)
4) Dari Jawaban pernyataan keempat tentang Account Representative (AR) melakukan fungsi untuk membimbing WP melaksanakan kewajiban pajak, sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 72% (72orang) 5) Dari Jawaban pernyataan kelima tentang Account Representative (AR)
memberikan pelayanan yang sama terhadap semua WP (tanpa memandang besar kecilnya pajak penghasilan), sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 64% (64orang)
6) Dari Jawaban pernyataan keenam tentang Adanya kejujuran dari AR (ketetapan dan ketegasan dalam penerapan perundang undangan /peraturan), sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 64% (64orang)
Berdasarkan pernyataan hasil angket setiap item pernyataan untuk variabel Peran Account Representative (X2) di atas bahwa untuk selurh item pernyataan mayoritas responden menyatakan setuju.
c. Variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y)
Presentase jawaban variabel Y(Tingkat Penyampaian SPT Tahunan) akan dijabarkan dalam tabel dibawah ini:
Tabel IV-7
Hasil Angket untuk Variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y)
Sumber : Hasil Penelitian (2018)
Dari table diatas dapat diuraikan jawaban untuk setiap variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan sebagai berikut :
1) Dari Jawaban pernyataan pertama Saya menyampaikan SPT ke kantor pajak tepat waktu sebelum batas akhir penyampaian SPT, sebagian besar responden menjawab sangat setuju yakni sebesar 44% (44 orang) 2) Dari Jawaban pernyataan kedua Saya telah menyampaikan spt dengan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan perpajakan, yakni sebesar 56% (56 orang)
3) Dari Jawaban pernyataan ketiga Saya mengisi SPT Sesuai ketentuan perundang-undangan, sebagian besar responden menjawab sangat setuju yakni sebesar 38% (38 orang)
4) Dari Jawaban pernyataan keempat tentang Saya mendaftar dan melaporkan SPT karna kemauan sendiri, sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 32% (32orang).
No SS S KS TS STS JUMLAH F % F % F % F % F % F % 1 44 44,0 10 10,0 28 28,0 17 17,0 1 1,0 100 100% 2 12 12,0 56 56,0 24 24,0 4 4,0 4 4,0 100 100% 3 38 38,0 35 35,0 17 17,0 10 10,0 0 0 100 100% 4 23 23,0 32 32,0 19 19,0 25 25,0 1 1,0 100 100% 5 23 23,0 16 16,0 40 40,0 16 16,0 5 5,0 100 100% 6 14 14,0 37 37,0 24 24,0 16 16,0 9 9,0 100 100%
5) Dari Jawaban pernyataan kelima tentang Saya menghitung pajak yang terutang dengan benar dan melaporkannya tepat waktu, sebagian besar responden menjawab kurang setuju yakni sebesar 40% (40 orang). 6) Dari Jawaban pernyataan keenam tentang Saya selalu membayar
kekurangan pajak yang ada sebelumnya sebelum pemeriksaan, sebagian besar responden menjawab setuju yakni sebesar 37% (37orang)
Berdasarkan pernyataan hasil angket setiap item pernyataan untuk variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y) di atas bahwa untuk seluruh item pernyataan mayoritas responden menyatakan setuju, kecuali untuk item pernyataan no. 1 dan no. 3 responden mayoritas menjawab sangat setuju, sedangkan item no.5 mayoritas responden menjawab kurang setuju.
3. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas
Program yang digunakan untuk menguji validitas adalah program computer SPSS versi 16.0.
Tabel IV-8 : Validitas Penerapan e-Filing (X1)
Item Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
Item 1 0,564 0,000 < 0,05 Valid Item 2 0,275 0,006 < 0,05 Valid Item 3 0,260 0,009 < 0,05 Valid Item 4 0,309 0,002 < 0,05 Valid Item 5 0,429 0,000 < 0,05 Valid Item 6 0,450 0,000 < 0,05 Valid Item 7 0,390 0,000 < 0,05 Valid Item 8 0,284 0,004 < 0,05 Valid
Sumber : Data diolah SPSS 16.0
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa seluruh item pernyataan 1 sampai 8 yaitu dengan taraf signifikan seluruh korelasinya positif, nilai probabilitasnya < 0,05 yang artinya semua item pernyataan untuk variabel Penerapan e-Filing dinyatakan valid.
Tabel IV-9: Validitas Peran Account Representative (X2)
Item Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
Item 1 0,621 0,000 < 0,05 Valid Item 2 0,636 0,000 < 0,05 Valid Item 3 0,754 0,000 < 0,05 Valid Item 4 0,594 0,000 < 0,05 Valid Item 5 0,507 0,000 < 0,05 Valid Item 6 0,681 0,000 < 0,05 Valid
Sumber : Data diolah SPSS 16.0
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa seluruh item pernyataan 1 sampai 6 yaitu dengan taraf signifikan seluruh korelasinya positif, nilai probabilitasnya < 0,05 yang artinya semua item pernyataan untuk variabel Peran Account Representative dinyatakan valid.
Tabel IV-10: Validitas Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y)
Item Nilai Korelasi Probabilitas Keterangan
Item 1 0,699 0,000< 0,05 Valid Item 2 0,600 0,000 < 0,05 Valid Item 3 0,439 0,000 < 0,05 Valid Item 4 0,417 0,000 < 0,05 Valid Item 5 0,402 0,000 < 0,05 Valid Item 6 0,518 0,000 < 0,05 Valid
Sumber : Data diolah SPSS 16.0
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa seluruh item pernyataan 1 sampai 6 yaitu dengan taraf signifikan seluruh korelasinya positif, nilai probabilitasnya < 0,05 yang artinya semua item pernyataan untuk variabel Tingkat Penyampaian SPT Tahunan dinyatakan valid.
b. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk menguji apakah angket yang disusun adalah alat ukur yang bisa dipercaya atau tidak. Teknik ini digunakan adalah Cronbach Alpha,berikut adalah rumus Cronbach Alpha menurut Juliandi (2013, hal.86) adalah sebagai berikut.
2 1 2 1 1 b k k rKriteria penarikan kesimpulan:
1) Apabila nilai koefisien realibiltas Alpha > 0,6 maka instrumen memiliki realibilitas baik/ relibel/terpecaya
2) Apabila nilai koefisien yakni Alpha < 0,6 maka instrumen dinyatakan tidak relibiltas yang baik/relibel/terpecaya.
Berdasarkan hasil penyebaran angket didapati hasil nilai reliabilitas dari quisioner yang diberikan pada responden yaitu:
Tabel IV-11: Hasil Uji Reliabilitas Variabel Y, X1, dan X2
Variabel
Nilai Reliabilitas
(Cronbach Alpha) Status Tingkat Penyampaian SPT
Tahunan (Y) 0,688> 0,60 Reliabel
Penerapan e-Filing (X1) 0786 > 0,60 Reliabel Peran Account Representative
(X2) 0,754 > 0,60 Reliabel
Sumber : Data Penelitian (Diolah)
Nilai reliabilitas instrument diatas menunjukkan tingkat reliabilitas instrument penelitian adalah terpercaya atau memadai karena mendekati 1 (>0,60). Dapat disimpulkan bahwa item pernyataan dari masing-masing variabel sudah menjelaskan atau memberi gambaran tentang variabel yang diteliti.
4. Analisis Statistik Descriptif
Statistik deskriptif merupakan statistik yang menggambarkan fenomena atau karakteristik dari data. Karakteristik yang digambarkan adalah karakteristik distribusinya. Statistik deskriptif meliputi minimum, maksimum, mean dan standar deviasi. Berikut hasil dari statistik deskriptif :
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean
Std. Deviation e-filing 100 21.00 36.00 28.9600 3.09094 Peran Account Representative 100 14.00 28.00 22.5200 2.42662 Tingkat Penyampaian SPT Tahunan 100 14.00 28.00 21.6600 3.34610 Valid N (listwise) 100
Sumber : Data Sekunder yang Diolah dengan SPSS 16
Dari tabel di atas, dapat di lihat bahwa hasil dari statistik deskriptif adalah sebagai berikut :
1) Rata–rata nilai e-filing sebesar 28,9600, dengan standar deviasinya sebesar 3,09094, nilai minimum dari e-filing sebesar 21, sedangkan nilai maksimum dari e-filing adalah 36.
2) Rata–rata nilai Peran Account Representative adalah 22.5200, dengan standar deviasinya sebesar 2.42662, nilai minimum dari Peran Account Representative sebesar 14 sedangkan nilai maksimum adalah 28.00. 3) Rata–rata nilai jumlah kredit yang disalurkan sebesar 21.6600, dengan
nilai standar deviasinya sebesar 3.34610, nilai minimum sebesar 14 sedangkan nilai maksimum sebesar 28.
5. Asumsi Klasik
Dalam regresi linear berganda dikenal dengan beberapa asumsi klasik regresi linear berganda. Pengujian asumsi klasik sederhana bertujuan untuk mengidentifikasi apakah model regresi merupakan yang baik atau tidak. Ada beberapa pengujian asumsi klasik, yakni :
Pengujian data dilakukan untuk melihat apakah dalam model regresi, variable dependen dan independennya memiliki distribusi normal atau tidak. Jika data menyebar disekitar garis diaogonal dan mengikuti arah garis diagonal maka model regeresi memenuhi asumsi normalitas.
Sumber: Hasil Penelitian (2018) Gambar IV-1 Normalitas
Gambar IV-2 Normalitas
Gambar di atas mengindikasikan bahwa model regresi telah memenuhi asumsi yang telah dikemukakan sebelumnya, sehingga data model regresi penelitian ini cenderung normal.
b. Uji Multikolinearitas
Multikolinearitas digunakan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi yang kuat antar variabel independen. Cara yang digunakan untuk menilainya adalah melihat nilai faktor inflasi varian (Variancen Inflasi Factor /VIF), yang tidak melebihi 10 dan nilai tolerance value adalah 0,1.
Tabel lV-13 : Multikolinearitas Coefficientsa
Model
95% Confidence
Interval for B Correlations Collinearity Statistics Lower Bound Upper Bound Zero-order Partia
l Part Tolerance VIF 1 (Constant) 2.521 14.609 Penerapan e-Filing .574 .892 .641 .680 .671 .981 1.019 Peran Account Representative .563 .158 .170 .338 .259 .981 1.019 a. Dependent Variable: Tingkat Penyampaian SPT Tahunan
Batas dari variabel VIF adalah 10 dan nilai tolerance value adalah 0,981. Jika niai VIF < 10 dan nilai tolerance value > dari 0,1 maka terjadi multikolonieritas Kriteria pengujian :
2. Tidak adanya multikolinearitas bila nilai VIF < 0,1
Kedua variabel independen yakni Penerapan e-Filing dan Peran Account Representative memiliki nilai VIF dalam batas toleransi yang telah ditentukan ( tidak melebihi 10), sehingga tidak terjadi multikolinearitas dalam penelitian ini.
c. Uji Heteroskedastisitas
Heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi,terjadi ketidaksamaan varians dari residual dari suatupengamatan yang lain. Dasar pengambilan keputusannya adalah jika pola tertentu seperti titik-titik (poin-poin) yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur,maka terjadi heteroskedastisitas. Jika tidak ada pola yang jelas,serta titik-titik (poin-poin) menyebar di bawah dan di atas angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.
Sumber: Hasil Penelitian (2018) Gambar IV-3 Heterokedastisitas
Gambar diatas memperlihat titik-titik menyebar secara acak,tidak membentuk pola yang jelas atau teratur,serta menyebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y. Dengan demikian tidak terjadi
heteroskedastisitas pada model regresi ini. d. Uji Autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya ). Jika terjadi korelasi , maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi dalam model regresi, dapat dilakukan dengan Uji Durbin –
Watson (Dwtest). Cara mengidentifikasinya adalah dengan melihat nilai Durbin-Watson (D-W) :
1. Jika nilai D-W dibawah -2 maka ada autokorelasi positif
2. Jika nilai D-W diantara -2 sampai +2 maka tidak ada autokorelasi 3. Jika nilai D-W diatas +2 maka ada autokorelasi negative
Tabel IV.14 Autokorelasi Model Summaryb Model Change Statistics Durbin-Watson R Square Change F Change df1 df2
Sig. F Change
1 .479 44.501 2 97 .000 1.252
a. Predictors: (Constant), Peran Account Representative, e-filing b. Dependent Variable: Tingkat Penyampaian SPT Tahunan
Berdasarkan data diatas, diperoleh D-W sebesar 1,252. Angka ini terletak diantara -2 dan +2 yang berarti tidak ada autokorelasi positif maupun negatife.
6. Regresi Linear Berganda
Untuk mengetahui keeratan pengaruh Penerapan e-Filing dan Peran Account Representative terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan, maka dapat dignakan regresi linear berganda dapat dilihat dari nilai koefisien B pada tabel berikut:
Tabel IV-15: Regresi Linear Bergandanda
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta 1 (Constant) 8.565 3.045
Penerapan e-Filing .733 .080 .677 Peran Account
Representative .361 .102 .262
a. Dependent Variable: Tingkat Penyampaian SPT Tahunan Sumber : data diolah melalui SPSS
Persamaan model regresi yang digunakan dalah Y=β+β1X1+β2X2+e,dari data diatas maka persamaan model regresinya adalah :
Persamaan diatas memperlihatkan bahwa Penerapan e-Filing (X1) memiliki koefisien Y. Variabel X2 mempunyai koefisien b2 yang positif. Artinya variabel x2 mempunyai pengaruh yang searah terhadap variabel Y. Variabel X2 memiliki kontribusi relatif yang paling besar di antara variabel bebas.
Model penelitian dalam bentuk persamaan regresi linear berganda di atas dapat diartikan sebagai berikut:
1. Nilai konstanta (a) adalah 8,565 yang artinya jika Penerapan e-Filing, Peran Account Representative, dan Tingkat Penyampaian SPT Tahunan bernilai nol (H0), maka Tingkat Penyampaian SPT Tahunan bernilai 8,565.
2. Nilai koefisien regresi berganda variabel X1 bernilai positif yaitu 0,733 yang artinya setiap peningkatan Penerapan e-Filing sebesar 100% akan meningkatkan Tingkat Penyampaian SPT Tahunan sebesar 73,3% dengan asumsi variabel lain bernilai tetap.
3. Nilai koefisien regresi berganda variabel X2 bernilai positif yaitu 0,361 yang artinya, setiap Peran Account Representative ditingkatkan sebesar 100% akan meningkatkan Tingkat Penyampaian SPT Tahunan sebesar 36,1 dengan asumsi variabel lain bernilai tetap.
7. Uji t (Parsial)
Kriteria penerimaan/penolakan hipotesis adalah sebagai berikut:
a. Bila sig lebih besar 0.05 maka Ho = diterima, sehingga tidak ada pengarh signifikan antara variabel bebas dan terikat.
b. Bila sig lebih kecil 0,05 maka Ho = ditolak, sehingga ada pengaruh signifikan antara variabel bebas dan terikat.
Tabel IV-16 Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 8.565 3.045 2.813 .006 Penerapan e-Filing .733 .080 .677 9.146 .000 Peran Account Representative .361 .102 .262 3.536 .001
a. Dependent Variable: Tingkat Penyampaian SPT Tahunan Sumber : Data Penelitian (diolah), 2018
a. Pengaruh Penerapan e-Filing terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan
Dari hasil penelitian ini di peroleh nilai t hitung 9,146 > t tabel 1,984 dengan probabilitas Sig 0,000 < α 0,05. Hal tersebut berarti hipotesis nol (Ho)
ditolak dan dapat disimpulkan bahwa Penerapan e-Filing (X1), secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan (Y). Diterima kesimpulannya : ada pengaruh signifikan Penerapan e-Filing terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan dalam meningkatkan pendapatan pajak pada KPP Pratama Lubuk Pakam.
b. Pengaruh Peran Account Representative terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan
Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai t hitng 3,536 > t tabel 1,984 dengan probabilitas Sig 0,001 < α 0,05. Hal tersebut berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan dapat disimplkan bahwa Peran Account Representative (X2), secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan. Diterima kesimpulannya : ada pengaruh signifikan Peran Account Representative
terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan dalam meningkatkan pendapatan pajak pada KPP Pratama Lubuk Pakam.
8. Uji F (Simultan)
Hasil pengujian akan dapat diketahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat,ketentuannya, jika nilai probabilitas (sig) pada tabel Anova < α 0,005. Data yang diperlukan untuk menguji hipotesis di atas dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel IV-17: Uji F ANOVAb
Model
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 530.390 2 265.195 44.501 .000a
Residual 578.050 97 5.959
Total 1108.440 99
a. Predictors: (Constant), Peran Account Representative, Penerapan e-Filing
Sumber : Data Penelitian (diolah), 2018
Berdasarkan hasil uji F diatas diperoleh nilai Fhitung 44,501 > Ftabel 2,70 dengan probabilitas sig 0,000 < α = 0,05. Hal tersebut berarti bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan Ha diterima, disimpulkan bahwa Penerapan e-Filing (X1) dan Peran Account Representative (X2) secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan dalam meningkatkan pendapatan pajak pada KPP Pratama Lubuk Pakam.
Kriteria Pengujian Hipotesis :
s
-44,501 -2.70 0 2.70 44,501 Sumber: Hasil Penelitian (2018)
Gambar IV-: Kriteria Pengujian Hipotesis Pengaruh Penerapan e-Filing dan Peran Account Representative terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan
9. Koefisien Determinasi
Tabel IV-18 . Koefesien Determinasi
Model Summaryb Model R
Durbin-Square R Square Error of the Estimate R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change Watson 1 .692a .479 .468 2.44116 .479 44.501 2 97 .000 1.252 a. Predictors: (Constant), Peran Account Representative, Penerapan
e-Filing
b. Dependent Variable: Tingkat Penyampaian SPT Tahunan Sumber: Hasil Penelitian (2018)
Berdasarkan nilai koefisien determinasi pada tabel diatas dapat dilihat hasil analisis regresi secara keseluruhan menunjukkan nilai R sebesar 0,692. Menunjukkan bahwa korelasi atau hubngan Penerapan e-Filing (X1) dan Peran Account Representative (X2) dengan Tingkat Penyampaian SPT Tahunan mempunyai hubungan yang kuat.
Tingkat hubungan yang kuat ini dapat dilihat dari tabel pedoman untuk memberikan interprestasi koefesien determinasi:
Tabel IV-19
Pedoman untk memberikan intrerprestasi koefesien korelasi
Interval Koefesien Tingkat hubungan
0,000-0,199 Sangat rendah
0,200-0,399 Rendah
0,400-0,599 Sedang
0,600-0,799 Kuat
0,800-1,000 Sangat kuat
Berdasarkan tabel di atas memperlihatkan nilai R Square 0,479 atau
47,9%, interprestasinya adalah kontriobusi Penerapan e-Filing dan Peran Account Representative terhadap Tingkat Penyampaian SPT Tahunan dalam meningkatkan pendapatan pajak pada KPP Pratama Lubuk Pakam sebesar 47,9% dan 52,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.