• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Bagian ini menguraikan temuan terkait identifikasi linguistik sastrawan perempuan Indonesia dimasa reformasi dengan menggunakan pendekatan linguistik korpus. Semua data diperoleh dari dokumen sastra berupa novel angkatan reformasi karya tiga sastrawan perempuan kenamaan Indonesia yaitu Ayu Utami, Asma Nadia, dan Dewi Lestari. Adapun ketiga novel tersebut seperti pada gambar berikut;

Perahu Kertas Entrok Saman Korpus Dewi Lestari Tahun 2009 Bentang Pustaka 444 Halaman 87359 Kata Okky Madasari Tahun 2010 Gramedia Utama 288 Halaman 61349 Kata Ayu Utami Tahun 1998

Kepustakaan Populer Gramedia 159 Halaman

50904 Kata

Gambar 2 Rangkuman Sumber Korpus

Berdasarkan gambar di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut; 1) Perahu Kertas, ditulis oleh Dewi Lestari pada tahun 2009. Novel ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka Yogyakarta dan Trueedee Pustaka dengan jumlah halaman 444. Jumlah kata dalam novel tersebut adalah 87359; 2) Saman, ditulis oleh Ayu Utami pada tahun 1998. Novel ini diterbitkan oleh Kepustakaan Populer

Gramediadengan jumlah halaman 159. Jumlah kata dalam novel tersebut adalah 50904; 3) Entrok, ditulis oleh Okky Madasari pada tahun 2010. Novel ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka dengan jumlah halaman 288. Adapun jumlah kata dalam novel tersebut adalah 61349.

Identifikasi penanda linguistik dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat bantuan berupa aplikasi komputer Nvivo 12 Plus untuk menghasilkan korpus linguistiknya. Identifikasi penanda linguistik dilakukan dengan mengambil sepuluh korpus populer dari masing-masing novel atau penulis. Hasil korpus tersebut sebagai berikut

1. Identifikasi Penanda Linguistik Pengarang Sastra Perempuan Dewi Lestari dalam Novel “Perahu Kerta”

Rangkuman korpus penanda linguistik pengarang sastra perempuan Dewi Lestari dalam Novel karangannya yang berjudul Perahu Kertas ditampilkan dalam gambar berikut; 1) "Yang" (2575 = 3%) 2) "Kuqy" (1638 = 2%) 3) "Dan" (1492 = 2%) 4) "Keenan" (1460 = 2%) 5) "Itu" (1172 = 1%) 6) "Kamu" (1081 = 1%) 7) "Saya" (987 = 1%) 8) "Nggak" (828 = 1%) 9) "Dengan" (789 = 1%) "Ini" (778 = 1%)

Perahu Kertas (Dewi Lestari)

Gambar 3 Rangkuman Korpus Novel Perahu Kertas

Berdasarkan gambar di atas, dapat dijelaskan bahwa sepuluh korpus linguistik populer berupa diksi yang digunakan oleh Dewi Lestari dalam novel

ciptaannya berjudul Perahu Kertas yaitu diksi Yang, Kugy, Dan, Keenan, Itu, Kamu, Saya, Nggak, Dengan, dan Ini. Diksi Yang merupakan kata berupa kunjungsi koordinatif yang menyatakan hubungan perluasan. Diksi Yang digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 2575 kali atau sebesar 3% dari keseluruhan jumlah kata yang terdapat dalam novel Perahu Kertas. Diksi Kugy merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 1638 kali atau sebesar 2%. Diksi Dan merupakan kata berupa konjungsi koordinatif hubungan penjumlahan. Diksi ini digunakan sebanyak 1492 kali atau sebesar 2%. Diksi Keenan merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 1460 kali atau sebesar 2%. Diksi Itu merupakan kata berupa pronomina berupa kata petunjuk. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 1172 kali atau sebesar 1%. Diksi Kamu merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang kedua tunggal. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 1081 kali atau sebesar 1%. Diksi Saya merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang pertama tunggal. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 987 kali atau sebesar 1%. Diksi Nggak merupakan kata berupa adverbia atau kata keterangan. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 826 kali atau sebesar 1%. Diksi Dengan merupakan kata berupa konjungsi subordinatif hubungan alat atau cara. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 789 kali atau sebesar 1%. Diksi Ini merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti petunjuk. Diksi ini digunakan oleh Dewi Lestari sebanyak 778 kali atau sebesar 1%.

2. Identifikasi Penanda Linguistik Pengarang Sastra Perempuan Ayu Utami dalam Novel “Saman”

Rangkuman korpus penanda linguistik pengarang sastra perempuan Ayu Utami dalam Novel karangannya yang berjudul Saman ditampilkan dalam gambar berikut; 4) "Orang" (503 = 1%) 6) "Aku" (458 = 1%) 2) "Dan" (1048 = 2%) 7) "Dengan" (447 = 1%) 3) "Itu" (924 = 2%) 10) "Dari" (387 = 1%) 8) "Saya" (443 = 1%) 9) "Tidak" (437 = 1%) 5) "Tak" (462 = 1%) 1) "Yang" (1576 = 3%)

Saman Karya Ayu Utami

Gambar 4 Rangkuman Korpus Novel Saman

Berdasarkan gambar di atas, dapat dijelaskan bahwa sepuluh korpus linguistik populer berupa diksi yang digunakan oleh Ayu Utami dalam novel ciptaannya berjudul Saman yaitu diksi Yang, Dan, Itu, Orang, Tak, Aku, Dengan, Saya, Tidak, dan Dari. Diksi Yang merupakan kata berupa kunjungsi koordinatif yang menyatakan hubungan perluasan. Diksi Yang digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 1576 kali atau sebesar 3% dari keseluruhan jumlah kata yang terdapat dalam novel Saman. Diksi Danmerupakan kata berupa konjungsi koordinatif hubungan penjumlahan. Diksi ini digunakan sebanyak 1048 kali atau sebesar 2%. Diksi itumerupakan kata berupa pronomina atau kata ganti petunjuk. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 924 kali atau sebesar 2%.. Diksi Orang merupakan kata berupa benda atau verba. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami

sebanyak 503 kali atau sebesar 1%. Diksi Takmerupakan kata berupa adverbia atau kata keterangan. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 462 kali atau sebesar 1%. Diksi Aku merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang pertama tunggal. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 458 kali atau sebesar 1%. Diksi Dengan merupakan kata berupa konjungsi subordinatif hubungan alat atau cara. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 447 kali atau sebesar 1%. Diksi Saya merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti persona kata ganti orang pertama tunggal. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 443 kali atau sebesar 1%. Diksi Tidak merupakan kata berupa adverbia atau kata keterangan. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 437 kali atau sebesar 1%. Diksi Dari merupakan kata yang beragam bentuknya seperti; 1) kata Dari dapat berupa kata depan yang menyatakan tempat permulaan, kata yang menyatakan asal kedatangan; 2) kata depan yang menyatakan bahan suatu barang; 3) kata dengan yang bermakna “yang berupa: atau “yang terjadi”; 4) kata untuk menyatakan perbandingan, kata depan untuk menyatakan pencegahan, pemundahan, atau pemisahan; serta 5) kata depan untuk menyatakan kepunyaan. Diksi ini digunakan oleh Ayu Utami sebanyak 387 kali atau sebesar 1%.

3. Identifikasi Penanda Linguistik Pengarang Sastra Perempuan Okky Madasari dalam Novel “Entrok”

Rangkuman korpus penanda linguistik pengarang sastra perempuan Okky Madasari dalam Novel karangannya yang berjudul Entrok ditampilkan dalam gambar berikut;

4) "Itu" (1183 = 2%) 6) "Ini" (693 = 1%) 2) "Aku" (1295 = 2%) 7) "Ada" (657 = 1%) 3) "Orang" (1244 = 2%) 10) "Dari" (387 = 1%) 9) "Mereka" (566 = 1%) 8) "Tidak" (648 = 1%) 5) "Dan" (832 = 1%) 1) "Yang" (2081 = 3%)

Entrok Karya Okky Madasari

Gambar 4 Rangkuman Korpus Novel Entrok

Berdasarkan gambar di atas, dapat dijelaskan bahwa sepuluh korpus linguistik populer berupa diksi yang digunakan oleh Okky Madasari dalam novel ciptaannya berjudul Entrok yaitu diksi Yang, Aku, Orang, Itu, Dan, Ini, Ada, Tidak, Mereka,dan Dari. Diksi Yang merupakan kata berupa kunjungsi koordinatif yang menyatakan hubungan perluasan. Diksi Yang digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 2081 kali atau sebesar 3% dari keseluruhan jumlah kata yang terdapat dalam novel Entrok. Diksi Aku merupakan kata berupa prnomina atau kata ganti persona kata ganti oramg pertama tunggal. Diksi ini digunakan sebanyak 1295 kali atau sebesar 2%. Diksi Orang merupakan kata berupa benda atau verba. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 1244 kali atau sebesar 2%.. Diksi Itu merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti petunjuk. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 1183 kali atau sebesar 2%. Diksi Dan merupakan kata berupa konjungsi koordinatif hubungan penjumlahan. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 832 kali atau sebesar 1%. Diksi Ini merupakan kata berupa pronomina atau kata ganti petunjuk. Diksi ini

digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 693 kali atau sebesar 1%. Diksi Adamerupakan kata berupa adverbia atau kata keterangan. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 657 kali atau sebesar 1%. Diksi Tidak merupakan kata berupa adverbia atau kata keteranganl. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 648 kali atau sebesar 1%. Diksi Mereka merupakan pronomina persona atau kata ganti orang. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 566 kali atau sebesar 1%. Diksi Dari merupakan kata yang beragam bentuknya seperti; 1) kata Dari dapat berupa kata depan yang menyatakan tempat permulaan, kata yang menyatakan asal kedatangan; 2) kata depan yang menyatakan bahan suatu barang; 3) kata dengan yang bermakna “yang berupa: atau “yang terjadi”; 4) kata untuk menyatakan perbandingan, kata depan untuk menyatakan pencegahan, pemundahan, atau pemisahan; serta 5) kata depan untuk menyatakan kepunyaan. Diksi ini digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 387 kali atau sebesar 1%.

Dokumen terkait