BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Pada bagian ini peniliti akan memaparkan fokus dari penelitian yaitu tentang kontribusi pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Dompu yang disediakan oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, hasil penelitian ini diperoleh dari teknik wawancara terhadap informan atau narasumber yang dianggap sebagai refresentatif terhadap objek penelitian.
Hasil penelitian ini akan dipaparkan dengan metode kualitatif deskriptif.
Dimana dalam penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini dituntut untuk tidak hanya sekedar memaparkan, melainkan juga menjelaskan, menggambarkan dan menggali secara dalam iinformasi berdasarkan apa yang diucapkan, disarankan, dilakukan oleh narasumber sebagaimana adanya yang terjadi di lapangan.
1. Deskriptif Informan Penelitian
Tabel 4.1 Daftar Identitas Informan
No. Nama Usia Jabatan
1. Abdul Haris, S.E 50 Thn Kasubid Penagihan Dan Pelaporan Pajak 2. Drs. M. Hatta 49 Thn Kepala Bidang Retribusi Dan Pendapatan
Lain-Lain 3. Evi Anggriani 33 Thn Pegawai Biasa
4. Firmansyah, S.Sos 55 Thn Kasubid Pendaftaran Retribusi Dan Pendaftaran Lain-Lain
5. Ir. Armansyah, H., M.Si 53 Thn Kepala Badan 6. Irin Haeryah, S.E., Ak 44 Thn Kepala Bidang Pajak
7. Joni Ardiasyah, S.E 45 Thn Kasubid Penagihan, Pelaporan Retribusi Dan Pendapatan Lain-Lain
8. Rusdin, S.E 51 Thn Kasubag Umum Dan Kepegawaian
9. Sahwan, S.sos 50 Thn Kasubag Pendaftaran Dan Pendataan Pajak
10. Siti Raodah, S.E 56 Thn Kasubid Penilaian, Penetapan Dan Keberatan Pajak
2. Deskripsi Hasil Penelitian
Data dari hasil penelitian ini didapatkan melalui wawancara mendalam yang dilakukan oleh peneliti dalam kurung waktu mulai dari tanggal 9 Mei 2022. Seluruh informan yang melakukan wawancara mendalam adalah Kepala Badan atau Kepala Bappenda serta para pegawai Bappenda di Kabupaten Dompu.
a. Pajak Reklame
Pajak merupakan sumber pendapatan daerah agar dapat melaksanakan otonominya, yaitu mampu mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Sumber pendapatan daerah tersebut salah satunya Pajak Reklame, diharapkan menjadi sumber pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah untuk meningkatkan dan meratakan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan penerimaan daerah yang berasal dari sumber pajak yang potensial dan mencerminkan kegiatan ekonomi daerah, (Agita Nugraha N.2008: 42-43).
b. Pendapatan Asli Daerah
Secara umum realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) selalu meningkat dari tahun ke tahun sumbangan terbesar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pajak reklame tahun 2021 mencapai Rp. 117.389.506.344,98 (132,69 Persen). Capaian ini
53
mengalami peningkatan dan melebihi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebelumnya hanya Rp. 88.468.824.005
c. Deskripsi Data
Untuk menjawab pertanyaan dalam rumusan masalah tentang kontribusi pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Dompu, terlebihi dahulu penulis harus mengetahui jumlah Realisasi Kontribusi Pajak Reklame, Target Pajak Reklame, PAD. Untuk lebih dapat dilihat pada tabel 4.2 dan tabel 4.3
Tabel 4.2 Realisasi Penerimaan Pajak Reklame Dan Target Pajak Reklame Tahun 2017-2018
Sumber : Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Dompu.
Tabel 4.3 Kontribusi Pajak Reklame Terhadap Pendapatan Asli Daerah Tahun 2017-2021
Tahun Realisasi Penerimaan Pajak PAD
2017 77.000.000 159, 115, 614
2018 118.500.000 194, 915, 876
2019 152.500.000 288, 790, 911
2020 191.000.000,00 292, 614, 673, 50
2021 246.000.000 411, 654, 756, 00
Sumber : Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Dompu Tahun
Anggaran Realisasi Pajak Reklame Target Pajak Reklame 2017 1.269.688.670.076 1.293.238.242.572
2018 389.092.415.685 362.500.000.000
2019 230.104.721.006 225.592.527.000
2020 930.967.523 1.100.000.000
2021 291.655.115.006 353.109.782.572
Tabel 4.4 Realisasi dan Target Efektivitas Pajak Reklame Kabupaten Dompu 2017-2021
Tahun
Anggaran Realisasi Penerimaan Pajak Target Penerimaan Pajak
2017 106, 146, 474, 00 114, 107, 904, 00
2018 124, 300, 000, 00 122, 000, 000
2019 115, 749, 218, 135, 000,000
2020 129, 020, 000 132, 291, 866
d. Analisis Data
Setelah mengetahui data tentang pajak reklame yang sudah terjadi pada tabel, kemudian penuliis menganalisis data dengan menggunakan rumus :
1. Untuk menjawab rumusan masalah tentang kontribusi pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Dompu digunakan rumus sebagai berikut :
=Realisasi Penerimaan Pajak Reklame
Target Pajak Reklame π₯ 100%
ππβπ’π 2017 =1.269.688.670.076
1.293.238.242.572π₯ 100% = 0,9818 % ππβπ’π 2018 =389.092.415.685
362.500.000.000π₯ 100% = 0, 1073 % ππβπ’π 2019 =230.104.721.006
225.592.527.000π₯ 100% = 0, 1020 % ππβπ’π 2021 =291.655.115.006
353.109.782.572π₯ 100% = 0, 8260 % ππβπ’π 2020 = 930.967.523
1.100.000.000π₯ 100% = 0, 8463 %
55
2. Untuk menjawab rumusan masalah yang ke dua tentang kontribusi pajak reklame terhadap pendapatan daerah di Kabupaten Dompu digunakan rumus berikut :
=Realisasi Penerimaan Pajak Reklame
PAD π₯ 100% reklame terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Dompu digunakan rumus ;
=Realisasi Penerimaan Pajak Reklame
Target Penerimaan Pajak π₯ 100%
ππβπ’π 2017 =106, 146, 474
Artinya: Penerimaan pajak reklame pertahun di Kabupaten Dompu pada tahun 2017-2021 sudah dapat dikategorikan sangat efektif karena
tingkat kontribusi pajak reklame yang dicapai lebih besar dari satu atau lebih dari 100%.
Dalam hasil penyampaian wawancara informan dari ibu Sitti Raodah, S.E selaku Kasubid Penilaian, Penetapan dan Keberatan Pajak mengenai Pendapatan Asli Daerah, yaitu:
βKontribusi pajak PAD yaitu pajak, pajak adalah salah satu komponen yang bisa meningkatkan PAD jadi kontribusi sangat baik dan memberikan pengaruh pesan dalam peningkatan pendapatan asli daerah.β
Adapun beberapa upaya untuk meningkatkan kontribusi pajak reklame seperti yang disampaikan oleh ibu Evi Anggriani selaku pegawai biasa yang membantu ibu Siti Raodah, S.E mengatakan bahwa :
βUpaya dalam meningkatkan kontribusi pajak reklame yaitu;
membuat sarana yang bisa dipakai untuk membantu dalam meningkatkan pajak reklame berupa papan reklame dan video tron.β
Selain dari membuat papan reklame dan video tron, mempermudah pembayaran pajak juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan Beppenda untuk meningkatkan kontiribusi pajak reklame, seperti yang disampaikan oleh bapak Sahwan, S.Sos yaitu:
βMemudahkan masyarakat membayar pajak merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kontribusi pajak reklame. Ada beberapa cara untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak yaitu :
1. Membuka loket pembayaran pajak pada kantor pajak.
2. Membuka pembayaran pajak melalui bank-bank atau dengan sistem online.
Pemberian sanksi pada wajib pajak yang melakukan pelanggaran sangat diperlukan agar terwujudnya kepatuhan atau kesadaran wajib pajak dalam melaksanakan perpajaknya. Bappenda pemberian sanksi
57
belum terlalu efektif karena masih banyak wajib pajak yang pembayarannya masih menunggak.
Dasar hukum pajak yang disampaikan oleh Abdul Haris, S.E selaku Kasubid Penagihan dan Pelaporan Pajak, beliau mengatakan:
βDasar hukum pajak yang dipakai dalam pemungutan pajak reklame yaitu Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 dan PERDA Nomor 02 Tahun 2011 tentang pajak daerah dan retribusi daerah.β
Bapak Joni Ardiansyah, S.E selaku Kasubid Penagihan, Pelaporan Retribusi dan Pendapatan Lain-Lain mengatakan :
βPenegakan sanksi pajak dengan cara menerapkan denda dan sanksi administrasi berupa teguran dan/atau peringatan. Apabila terlambat membayar pajak dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh Bappenda.β
Dari beberapa hasil wawancara para pegawai Bappenda yang saya wawancara bisa disimpulkan bahwa Kontribusi Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Dompu setiap tahun meningkat melebihi target yang telah ditentukan bahkan melebihi yang di target oleh Badan Penggelolaan Pendapatan Asli Daerah.