• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELI TIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian 1. Prasiklus

M ateri Kegiatan prasiklus adalah KD hidrokarbon dan M inyak Bumi, adapun hasil ulangan siswa digambarkan sebagai berikut:

Tabel 4.1. Perolehan hasil prestasi siswa pada Prasiklus

Rencana Pembelajaran Jumlah Peserta tes Jumlah siswa tuntas Jumlah siswa tidak tuntas Prosentase Ketuntasan (%) Pra Siklus 128 78 50 60,93 %

Sumber: Data Primer yang diolah (2016)

Prosentase ketuntasan = 78 x 100% = 60,93 % 128

Berdasarkan Interval nilai hasil belajar siswa menurut Permendiknas no.104 dalam Implementasi Kurikulum 2013 sebagai berikut:

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Tabel : 4.2 Interval penilaian Kognitif No Interval Kategori 1 96,2 - 100 A 2 87,6 - 96,1 A- 3 79,4 - 87,5 B+ 4 71,2 - 79,3 B 5 62,7 - 71,1 B- 6 54,4 - 62,6 C+ 7 46,2 - 54,3 C 8 37,6 - 46,1 C- 9 29,4 - 37,5 D+ 10 25,0 - 29,3 D

Nilai KKM atau Kriteria Ketuntasan M inimal nilai mata pelajaran Kimia hasil kesepakatan di SM A Negeri 3 Purworejo dengan kurikulum 2013 adalah 75 atau dengan kategori minimal B. Nilai KKM ini merupakan hasil kesepakatan guru mata pelajaran kimia dengan pihak sekolah.

Berdasarkan perolehan perhitungan hasil ulangan pada pra siklus dari 128 siswa sampel siswa yang mencapai ketuntasan atau nilainya di atas KKM sebanyak 78 siswa, sedangkan siswa yang nilainya belum mencapai KKM sebanyak 50 siswa. Prosentase keberhasilan nilai prestasinya 60,93%. 2. S iklus 1

1. Perencanaan

Rencana yang dilakukan peneliti untuk memulai siklus I ada 2 tahap, yaitu:

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

a. M emberi evaluasi setelah materi siklus 1 diberikan, sehingga diperoleh data nilai siswa.

b. M emberikan Lembar Kerja Praktikum pada siklus 1 yaitu tentang pengaruh Luas permukaan sentuh terhadap laju reaksi.

2. Pelaksanaan

M ateri yang digunakan pada siklus 1 adalah Laju Reaksi. Pelaksanaan “TANDUR” dimulai peneliti saat membagi anggota kelompok praktikum. Selanjutnya guru mulai membuka pelajaran dengan menayangkan tujuan pembelajaran pada Kompetensi Dasar yang akan dipelajari. Kemudian guru menampilkan gambar (Tandai) dan siswa di minta menanggapi gambar tersebut berdasarkan pengalamannya (Alami). Setelah guru membri teori singkat (Namai), dilanjutkan kegiatan praktikum dengan alat dan bahan yang telah disediakan( Demonstrasi). Siswa bersama kelompoknya mendiskusikan hasil pengamatan percobaan yang telah dilakukan, dan secara bergilir siswa menyampaikan hasil diskusinya (Uraikan), kemudian guru memberi perhargaan (Reward) terhadap kelompok praktikum dan penyaji yang paling baik. Selanjutnya guru melakukan validasi hasil kesimpulan bersama siswa, Dan Sebelum kegiatan KBM berakhir siswa diminta mengerjakan soal evaluasi, yang telah disediakan guru.

3. Pengamatan

Dari perolehan hasil evaluasi pada siklus 1 diperoleh data sebagai berikut:

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

yang telah dilakukan, nilai siswa yang mencapai ketuntasan (KKM ) sebanyak 92 dan yang belum tuntas sebanyak 36 siswa. Prosentase keberhasilan nilai prestasinya sebagai berikut

Tabel 4.3 Perolehan hasil prestasi siswa pada siklus 1

Rencana Pembelajaran Jumlah Peserta tes Jumlah siswa tuntas Jumlah siswa tidak tuntas Prosentase Ketuntasan (%) Siklus 1 128 92 36 71,8 %

Sumber : Data Primer yang diolah (2016)

Prosentase ketuntasan = 92 x 100% = 71,80 % 128

Berdasarkan Interval nilai hasil belajar siswa menurut Permendiknas no.104 dalam Implementasi Kurikulum 2013 sebagai berikut:

Tabel : 4.4 Interval penilaian Kognitif No Interval Kategori 1 96,2 - 100 A 2 87,6 - 96,1 A- 3 79,4 - 87,5 B+ 4 71,2 - 79,3 B 5 62,7 - 71,1 B- 6 54,4 - 62,6 C+ 7 46,2 - 54,3 C 8 37,6 - 46,1 C- 9 29,4 - 37,5 D+ 10 25,0 - 29,3 D

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

Nilai KKM atau Kriteria Ketuntasan M inimal nilai mata pelajaran Kimia hasil kesepakatan di SM A Negeri 3 Purworejo dengan kurikulum 2013 adalah 75 atau dengan kategori minimal B. Nilai KKM ini merupakan hasil kesepakatan guru mata pelajaran dengan pihak sekolah.

Hasil pada siklus 1, hasil nilai ulangan siswa yang mencapai ketuntasan (KKM ) sebanyak 92 dan yang belum tuntas sebanyak 36 siswa. Prosentase keberhasilan nilai siswa sebesar 71,80 %. Dibandingkan prosentase ketuntasan pada pra siklus, hasil dari siklus 1 ini telah mengalami peningkatan sebesar ( 71,80 - 60,93 ) % = 10,87 %. Peningkatan hasil ketuntasan siswa dapat digambarkan dengan grafik sebagai berikut:

Grafik 4.1 : Pe rbandingan Ke tuntasan hasil be lajar siswa siklus 1 (RP-1) de ngan Nilai Awal (NA)

model quantum teaching kegiatan praktikum dilaksanakan dalam waktu 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 Ketuntasan NA RP-1

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

sehingga hasil p raktikum y ang dilaksanakan siswa langsung dikaitkan materi

y ang dipelajari pada saat itu. Dengan cara ini siswa lebih faham keterkaitan

hasil kegiatan p raktikum dengan materi y ang sedang dip elajari. Dengan model

Quantum Teaching berbasis kegiatan praktikum

4. Refleksi

Berdasarkan hasil p engamatan nilai dan ketuntasan y ang dip eroleh siswa

p ada p rasiklus dap at dikatakan bahwa bany ak siswa y ang kurang memahami

materi Termokimia. Banyak siswa y ang mengalami kesulitan dalam

memahami isi materi yang disamp aikan guru. Hal ini dimungkinkan metode

p embelajaran y ang diterap kan guru kurang sesuai dengan kondisi dan harapan

siswa. Kegiatan p raktikum juga dirasa kurang mendukung materi y ang sedang

dip elajari karena waktu p elaksanaanny a terpisah dengan KBM ( Kegiatan

Belajar Mengajar). Hal-hal tersebut y ang meny ebabkan nilai hasil ulangan

masih rendah atau p rosentase ketuntasanny a masih rendah.

Salah satu cara untuk meningkatkan minat dan p restasi siswa adalah

dengan penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan disesuaikan

dengan materi y ang di ajarkan.

c. S iklus 2

a. Perencanaan

Pada siklus 2 ini materi y ang digunakan masih sama dengan KD p ada siklus 1,

adap un perbedaan siklus 1 dan siklus 2 adalah sebagai berikut:

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

1) M ateri p raktikum y ang dilakukan berbeda , pada siklus 2 p raktikum

tentang p engaruh konsentrasi terhadap laju reaksi.

2) Kegiatan p ada siklus 2 ditambah dengan tay angan video/ gambar flash

p embelajaran laju reaksi.

b. Pelaksanaan

Kegiatan Siklus 2 mengulangi kegiatan pada siklus 1 setelah mengalami

p erbaikan ataupun revisi. Untuk menggali kemamp uan awal siswa sebelum

masuk materi, p eneliti memberikan p ertany aan sebagai p ra p engetahuan. Tahap

TANDUR” p ada siklus 2 dimulai dari p enay angan video atau gambar flash

(Tandai/ Tumbuhkan ) dan siswa di minta menanggap i video/gambar flash

y ang ditamp ilkan berdasarkan p engalamanny a (Alami), kemudian guru

memberi gambaran teori singkat tentang materi yang dipelajari (Namai),

berikutnya kegiatan p raktikum tentang p engaruh konsentrasi terhadap laju

reaksi (Demonstrasi), Hasil p ercobaan didiskusikan dalam kelomp ok dan

dip resentasikan secara bergilir (Uraikan), dan guru memberikan (Reward)

p ada kelomp ok p raktikum dan p resentasi terbaik, terakhir guru memberikan

evaluasi pengetahuan dari kegiatan p embelajaran y ang telah dilakukan.

Perolehan hasil ulangan siswa pada kegiatan siklus 2 disajikan tabel berikut:

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Tabel 4.5 : Perolehan hasil ulangan siswa pada siklus 2 Rencana Pembelajaran Jumlah Peserta tes Jumlah siswa tuntas Jumlah siswa tidak tuntas Prosentase Ketuntasan (%) Siklus 2 128 110 18 81,3 %

Sumber : Data Primer y ang diolah (2016)

Prosentase ketuntasan = 110 x 100% = 81,30 % 128

Berdasarkan Interval nilai hasil belajar siswa menurut Permendiknas no.104

dalam Imp lementasi Kurikulum 2013 sebagai berikut:

Tabel : 4.6 Interval penilaian Kognitif

No Interval Kategori 1 96,2 - 100 A 2 87,6 - 96,1 A- 3 79,4 - 87,5 B+ 4 71,2 - 79,3 B 5 62,7 - 71,1 B- 6 54,4 - 62,6 C+ 7 46,2 - 54,3 C 8 37,6 - 46,1 C- 9 29,4 - 37,5 D+ 10 25,0 - 29,3 D

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

Nilai KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal nilai mata p elajaran Kimia hasil

kesep akatan di SM A Negeri 3 Purworejo dengan kurikulum 2013 adalah 75

atau dengan kategori minimal B. Nilai KKM ini merup akan hasil kesep akatan

guru mata p elajaran dengan p ihak sekolah.

Dari hasil evaluasi siswa p ada siklus 2, diperoleh data siswa y ang

mencap ai ketuntasan/KKM sebany ak 110 dan y ang belum tuntas sebany ak 18

siswa. Dan p rosentase ketuntasan siklus 2 dip eroleh 81,30 % dibandingkan

dengan hasil p ada siklus 1 (71,80% ), kenaikanny a mencap ai 9,5 %.

d. Refleksi

Dari hasil p engamatan siklus 2 diperoleh gambaran bahwa secara

umum siswa lebih bersemangat mengikuti kegiatan p embelajaran dengan

metode Quantum Teaching. Untuk itu p ada materi lain y ang sesuai, metode

p embelajaran Quantum Teaching berbasis praktikum ini bisa diterap kan.

Dengan p emberian p enghargaan (Reward) pada diri siswa, akan

menumbuhkan keberanian dan rasa percay a diri y ang tinggi. Oleh karena itu

hal ini p erlu dilakukan dan ditingkatkan p ada kegiatan p embelajaran

berikutnya.

Untuk sebagian kecil siswa y ang masih kurang aktif dan

y ang nilainy a masih belum mencap ai ketuntasan sebaiknya siswa diberikan

p erlakuan khusus sep erti tambahan materi di luar KBM , setelah melihat latar

belakangny a terlebih dahulu. Guru atau p eneliti hendakny a juga memberikan

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

p erhatian khusus/ ap resiasi bagi beberap a siswa yang sudah menunjukkan

keaktifan dan ketertarikanny a pada mata p elajaran kimia.

Dengan tahap “TANDUR” pada aktivitas p embelajaran Quantum

Teaching berbasis p raktikum, siswa merasa bahwa kimia merup akan mata

p elajaran y ang fun/ meny enangkan dan dengan p erasaan senang siswa akan

berminat/termotivasi dan bersemangat dalam belajarny a, sehingga nilai hasil

evaluasi/ hasil p restasi belajarnya meningkat.

B. Pembahasan

Analisa p enelitian ini dilakukan berdasarkan Analisa siklus, dengan cara

membandingkan kenaikan prosentase ketuntasan belajar siswa yang dicap ai p ada

p rasiklus, siklus 1 ,dan siklus 2. Kegiatan evaluasi/ ulangan dilakukan pada bagian

akhir mulai dari Pra Siklus, Siklus 1, Siklus 2 y ang bertujuan untuk memp eroleh

nilai untuk mengetahui sejauh mana day a serap siswa terhadap penguasaan materi

y ang diberikan oleh p eneliti dengan p enerap an metode p embelajaran Quantum

Teaching. Setelah Prosentase y ang dip eroleh dibandingkan hasil evaluasi belajar

siswa ketika nilai Awal (NA) atau Prasiklus siswa y ang telah mencap ai

ketuntasan/KKM adalah 60,93%, p ada siklus 1 mengalami p eningkatan menjadi

71,80%. Pada siklus 2 naik lagi ketuntasan siswa menjadi 81,30%. Kenaikan

p rosentase dari Pra siklus menjadi siklus 1 sebesar 10,80%, dan selisih p restasi atau

p eningkatan dari siklus 1 menjadi siklus 2 sebesar 9,50%. Peningkatan ini

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

menunjukkan bahwa p restasi hasil belajar siswa meningkat dengan penerap an

metode Quantum Teaching berbasis p raktikum.

Dengan p enerap an metode Quantum Teaching, Siswa merasa lebih senang,

lebih aktif dan termotivasi y ang cukup tinggi untuk kegiatan p embelajaran,

sehingga berdampak sangat p ositif terhadap penguasaan konsep Laju reaksi y ang

sedang dipelajari khususny a dan untuk materi kimia lain p ada umumny a sehingga

siswa mengalami p eningkatan hasil prestasi belajar kimiany a. Peningkatan hasil

cap aian p restasi siswa pada p rasiklus, siklus 1, siklus 2 dap at dilihat dari grafik

ketuntasan belajar sebagai berikut :

Grafik 4.2 : Ketuntasan Belajar Siswa Pra siklus (NA),  Siklus 1 (RP‐1), dan  Siklus 2 (RP‐2) 

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 Ketuntasan Belajar NA RP-1 RP-2

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Plagiat

Dengan kenaikan grafik mulai dari p ra siklus, siklus 1dan siklus 2, ketercap aian

ketuntasan menunjukkan bahwa metode p embelajaran Quantum Teaching

berbasis p raktikum dap at meningkatkan p restasi hasil belajar kimia.

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

BAB V

Dokumen terkait