• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tujuan analisis univariat ini adalah untuk menggambarkan distribusi frekuensi, mean, dan standar deviasi pada variabel karakteristik responden berdasarkan karakteristik umum responden.

Distribusi Frekuensi dan Persentase Berdasarkan Jenis Kelamin Responden

Dari tabel diperoleh data bahwa responden yang berjenis kelamin laki–laki sebanyak 7 responden (70

%) dan responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 3 responden (30 %).

Jenis Kelamin

Frek uens i

Presentase (%)

Laki-Laki 7 70

Perempu

an 3 30

Jumlah 10 100

Tabel Distribusi Frekuensi

Dan PersentaseBerdasarkan Usia Responden

Dari tablediperoleh data bahwa responden yang berusia di antara 10–

20 tahun adalah 1 responden (10

%), responden yang berusia 21-30 tahun adalah 3 responden (30 %), responden yang berusia 31-40 sebanyak 5 responden (50 %) dan responden yang berusia >41 tahun adalah sebanyak 1 responden ( 10

%).

Analisis Bivariat

Tujuan analisis bivariat ini adalah untuk menjelaskan atau mengetahui pengaruh suction mouth terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien cidera kepala di rumah sakit umum daerah deli serdang lubuk pakam .

TabelRerataSaturasi Oksigen Sebelum dan Sesudah

BerdasarkanHasil Uji statistik dengan menggunakan uji sampel paired t-test di dapatkan bahwa rata rata saturasi pasien sebelum dilakukan suction mouth adalah = 92,70 dan saturasi pasien setelah di suction mouth adalah

Tabel PerbedaanRerata Saturasi Oksigen

Berdasarkan rata–rata sebelum dan sesudah di lakukan suction mouth adalah = 4,300 hal tersebut menunjukan bahwa ada perbedaan sebelum dan setelah di lakukan Suction Mouth. Dan berdasarkan uji statistik menggunakan uji sample paired t-test di dapatkan nilai Signifikan yaitu 0,003 yang berarti nilai Signifikansi ≤ (α:0,05). Maka Hipotesa Dalam Penelitian Ini Di Terima Yang Berarti Ada Pengaruh

Suction Mouth Terhadap

Peningkatan Saturasi Pada Pasien Cidera Kepala Di Rumah Sakit Umum Daerah Deli Serdang Lubuk Pakam .

PEMBAHASAN

Dalam hal ini dapat di uraikan hasil penelitian mengenai pengaruh Suction Mouth terhadap peningkatan saturasi pada pasien cidera kepala di rumah sakit umum daerah deli serdang lubuk pakam , dengan mengumpulkan data melalui lembar observasi terhadap 10 responden.

Suction atau penghisapan merupakan tindakan untuk mempertahankan jalan napas sehingga memungkinkan terjadinya proses pertukaran gas yang adekuat dengan cara mengeluarkan sekret pada klien yang tidak mampu mengeluarkannya sendiri (Ahmad, 2011).

Cedera kepala adalah suatu gangguan traumatik dari fungsi otak yang disertai atau tanpa disertai perdarahan interstiil dalam substansi otak tanpa diikuti terputusnya kontinuitas otak (Bouma, 2003 dalam Padila, 2012).

Usia Frekuensi Persentase (%)

10-20 1 10

21-30 3 30

31-40 5 50

>41 1 10

Jumlah 10 100

Mean n SD SE

Sebelum

suction Mouth 92,70 10 2,75

1 0,870

Sesudah

suction Mouth 97,00 10 2,05

5 0,650

Dari hasil distribusi Responden dapat dilihat hasil dengan menggunakan lembar observasi bahwa responden dengan Saturasi ≥ 95% sebanyak 3 responden (30%) dan responden dengan saturasi ≤ 95% sebanyak 7 responden (70%) Komplikasi yang paling sering oleh penderita cidera kepala adalah fraktur cervikal dan gangguan pada jalan nafas, Maka tindakan suction sangat berperan penting dalam mempertahankan Hidup pasien (Jhonkarto, 2015).

Saturasi Pasien cidera kepala sesudah di lakukan suction mouth di rumah sakit umum daerah deli serdang lubuk pakam .

Dari hasil distribusi tingkat kebersihan jalan nafas yang dirasakan responden sesudah di lakukan suction mouth bahwa terjadi peningkatan saturasi klien yang saturasinya ≥ 95% adalah 8 responden (80,0 %), dan responden yang saturasinya ≤ 95 ialah 2 responden (20%).Hal ini di karenakan oleh beberapa faktor yang sangat mempengaruhi responden dalam pemenuhan kebutuhan oksigen padajaringan perifer yaitu salah satu adalah kebersihan jalan Nafas.

Suction adalah suatu cara untuk mengeluarkan sekret dari saluran napas dengan menggunakan suction cateter yang dimasukkan kedalam hidung atau rongga mulut kedalam pharyng atau trachea Tujuan suction dilakukan yaitu untuk membersihkan dan memelihara jalan napas (Airway) tetap bersih, mengurangi retensi sputum dan merangsang batuk serta mencegah terjadi infeksi paru dan diharapkan suplai oksigen terpenuhi

dengan jalan napas yang adekuat (Depkes RI, 2008).

Penelitian yang dilakukan nurulita (2011) dengan judul pengaruh suction terhadap peningkatan saturasi pada pasien dengan penurunan kesadaran .Desain penelitian munggunakan quasy eksperimen.

Metode pretest-postest sampel 14.

dengan teknik purposive sampling.

Penelitian ini menggunakan uji independen t-test menunjukan ada perbedaan yang signifikan antara pengaruh kompres metronidazole terhadap penyembuhah luka dengan nilai p (0,046<0,05) . Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara luka diabetes yang diberikan perlakuan dengan luka diabetes tidak diberi perlakuan (nurulita, 2011)

Pengaruh suction mouth terhadap peningkatan saturasi pada pasien cidera kepala di rumah sakit umum daerah deli serdang lubuk pakam .

Metodesuction ini dimaksudkan untuk meningkatkan perbaikan dan pemulihan oksigen jaringan perifer sehingga juga terjadi perbaikan saturasi. Suction atau penghisapan yang dilakukan membersihkan sekret – sekret atau darah yang menghambat jalan nafas pasien sehingga memungkinkan terjadinya proses pertukaran gas yang adekuat (Ahmad, 2011).

Penelitian yang dilakukan wijanarta dengan judul perbedaan saturasi sebelum dan sesudah di lakukan suction, desain penelitian kohor populasi semua pasien penurunan kesadaran yang berada di rawat di rumah sakit umum daerah

kedaton6orang dengan sampel 6 orang. Teknik pengambilan sampel dengan stratified random sampling.

Analisa data menggunakan uji t tes sample independen hasil uji t test sample independent ada perbedaan saturasi pada pasien sebelum dan sesudah di lakukansuction dengan nilai p (0,02<0,005) ( Trisnawati, 2010).

Setelah pemberian tindakan suction mouth nampak sekali terjadi perubahan pada saturasi klien sehingga dapat di simpulan bahwa tindakan suction sangat berperan penting dalam memenuhi oksigen perifer pada pasien cedera kepala..

Berdasrkan hasil uji statistik dengan menggunakan paired simple t-test nilai pengaruh rerata sebesar -4,300 .Diperoleh bahwa nilai p (pvalue

=0,003) = (p< 0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian tindakan suction mouth terhadap peningkatan saturasi pada pasien cedera kepala di rumah sakit umum daerah deli serdang lubuk pakam . Hasil penelitian dilapangan menunjukan bahwa suction mouth sangat berperanpenting untuk membentu klien yang mengalami cedera kepala dalam menjaga kebersihan jalan nafasnya sehingga kebutuhan oksigen perifer terpenuhi dan keadaan klien dapat di pertahankan.

Dokumen terkait