• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

B. Hasil Penelitian yang Relevan

Adapun hasil penelitian terdahulu yang digunakan oleh peneliti sebagai pembanding sebagai berikut:

1. Hasil penelitian Alifa Muhandis Sholiha Afif (2016), menunjukkan bahwa: (a) indikator kemampuam mengajukan dugaan siswa dengan tipe gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dapat menyebutkan dan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal yang diberikan, (b) dalam indikator melakukan manipulasi matematika siswa dengan tipe gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dapat menyebutkan dan menuliskan langkah pengerjaan soal, melakukan operasi matematika hingga menemukan jawaban yang tepat. (c) dalam indikator menarik kesimpulan dari pernyataan siswa dengan tipe gaya belajar visual tidak dapat menyebutkan dan menuliskan kesimpulan dengan baik, sedangkan siswa dengan tipe gaya belajar auditorial dan kinestetik dapat menyebutkan dan menuliskan kesimpulan dengan baik. (d) Siswa dengan tipe gaya belajar visual dapat mengetahui dan mengingat materi yang

pernah mereka lihat, siswa dengan tipe gaya belajar auditorial dapat mengetahui dan mengingat materi yang pernah didiskusikan dan siswa dengan tipe gaya belajar kinestetik dapat memahami dan mengingat materi yang pernah diperaktikkan.

2. Hasil penelitian Mardita Galuh Utami dan Meliasari (2019) menunjukkan bahwa hasil uji butir soal yang diberikan kepada siswa kelas VIII (Bimbel Aljabar) hanya 30% yang diatas KKM dan dapat dinyatakan bahwa kemampuan penalaran matematika mereka dalam kategori rendah.

Pada materi peluang, hanya dua siswa yang memenuhi indikator memeriksa kesahihan suatu argument dan gaya belajar siswa cenderung pada tipe gaya belajar auditorial. Serta masih terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penalaran matematika siswa yakni siswa masih kurang paham tentang konsep peluang sehingga bingung pada saat mengerjakan soal terutama pada soal cerita mereka kurang telilti dalam memahami soal sehingga mendapatkan hasil yang kurang tepat.

3. Hasil penelitian Annisa Addina Pohan (2018) menunjukkan hasil tes materi relasi dan fungsi yang diberikan kepada siswa mencapai 77,15%

dari 35 siswa sehingga kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIII dikategorikan cukup. Beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu (1) Faktor internal yakni berasal dari diri siswa sendiri seperti tingkat kecerdasan, sikap, minat bakat, dan keinginan serta motivasi diri dalam pembelajaran matematika. (2) Faktor eksternal yakni berasal dari kondisi lingkungan disekitar siswa dan proses pembelajaran yang masih berpusat padaguru.

14 BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tipe tersebut diterapkan untuk mengkaji objek yang jelas dan terperici, di mana peneliti sebagai instrument kunci.

B. Subjek Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 10 Sinjai. Untuk menentukan gaya belajar siswa, maka peneliti mengambil subjek pada kelas A, B, dan C. selanjutnya peneliti memilih 3 siswa sebagai subjek untuk diberikan tes kemampuan penalaran dan untuk melakukan wawancara.

C. Prosedur Penelitian 1. Tahap Persiapan

a. Membawa surat izin ke sekolah b. Menyediakan instrumen

c. Melakukan validasi instrument 2. Tahap Pelaksanaan

D. Instrumen penelitian 1. Angket Gaya Belajar

Penerapan angket bersifat tertutup yakni dengan menyajikan pertanyaan dan pilihan jawaban sehingga responden terbatas dalam memilih jawaban.

Adapun skala sikap yang digunakan oleh peneliti adalah skala Likert, di mana setiap item terdiri dari empat pilihan jawaban dan skor diberikan bergantung pada bentuk pernyataan itemnya.

Pilihan Jawaban Skor

Sangat Sesuai (SS) 4

Sesuai (S) 3

Tidak Sesuai (TS) 2

Sangat Tidak Sesuai (STS) 1

2. Tes Penalaran Matematika

Tes penalaran matematika ini berupa soal uraian yang diberikan untuk mengetahui kemampuan bernalar siswa.

3. Pedoman Wawancara

Pertanyaan-pertanyaan yang disusun pada pedoman ini adalah berdasarkan dengan tujuan untuk menganalisis kemampuan bernalar siswa pada saat menyelesaikan soal.

16

E. Teknik Pengumpulan Data 1. Data Hasil Angket

Angket yang digunakan pada penelitian ini disusun menggunakan skala Likert. Responden hanya memilih jawaban yang sesuai dengan dirinya.

2. Data Penalaran Matematika

Data penalaran matematika diperoleh melalui pemberian instrumen tes berupa soal uraian yang terdiri dua nomor dan telah divalidasi oleh tim ahli.

3. Data hasil Wawancara

Pada penelitian ini dilakukan wawancara bersifat tak terstruktur untuk menemukan masalah secara terbuka sehingga peneliti dapat menemukan data yang lebih akurat.

F. Teknik Analisis Data 1. Reduksi Data

Didefinisikan sebagai cara penentuan dan pemfokusan dalam menyederhanakan data yang diperoleh dari catatan di lapangan. Hal tersebut juga dilakukan dengan mengurangi data yang diperoleh sehingga tidak terjadi penumpukan. Data yang direduksi lebih fokus mengenai hasil penelitian dan memudahkan peneliti menemukan kembali data jika dibutuhkan.

2. Penyajian Data

Hal ini diadakan dengan memperlihatkan data atau informasi yang telah dikategorikan memungkinkan suatu kesimpulan.

3. Penarikan Kesimpulan

Hal ini dilakukan dengan membandingkan hasil tes dan wawancara subjek. Maka dapat disimpulkan kemampuan penalaran matematika siswa disetiap gaya belajar yang dimiliki.

G. Teknik Keabsahan Data

Pada penelitian ini menggunakan pemeriksaan yang dapat menggunakan sesuatu diluar dari data untuk dijadikan bahan tambahan ataupun pembanding. Hal tersebut adalah triangulasi metode.

Triangulasi metode dalam hal ini berupa tes uraian dan hasil wawancara.

Di mana hasil tes dibandingkan dengan hasil wawancara selanjutnya hasil perbandingan tersebut dapat dilihat adanya persamaan atau perbedaan dengan penyebabtertentu.

18 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Penelitian ini dilakukan melalui daring via Whatsapp grup di kelas VIII A, VIII B dan VIII C SMP Negeri 10 Sinjai pada hari Kamis, 03 Juni sampai dengan hari senin, 07 Juni 2021. Adapun siswa yang mengikuti penelitian ini sebanyak 34 orang di mana 10 orang kelas VIII A, 14 orang kelas VIII B dan 10 orang kelas VIII C. Pengelompokan gaya belajar dilakukan dengan membagikan angket kepada siswa kemudian diberikan skor pada masing-masing item pernyataan sehingga data tersebut dapat dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan angket yang dibagikan didapat hasil pada tabel berikut.

Tabel 4.1 Pengelompokan Gaya Belajar Siswa SMPN 10 Sinjai No Gaya Belajar Kelas Jumlah Siswa Total

Berdasarkan tabel yang telah disajikan dapat diketahui bahwa yang termasuk gaya belajar visual sebanyak 13 siswa, gaya belajar auditorial sebanyak 15 siswa, dan gaya belajar kinestetik sebanyak 6 siswa. Selanjutnya dipilih 3 siswa berdasarkan angket yang memperoleh skor tertinggi dan selaras dengan angket pembanding.

Untuk mengetahui kemampuan penalaran matematika siswa maka peneliti memberikan tes berupa soal uraian yang berjumlah 2 butir dengan materi himpunan kepada subjek yang telah dipilih dan alokasi waktu pengerjaan 40 menit. Setelah tes dilakukan, selanjutnya menganalisis hasil pekerjaan siswa yang mengacu pada petunjuk soal dan ketepatan siswa dalam menjawab. Di mana yang dimaksud adalah berlandaskan pada indikator kemampuan penalaran. kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan wawancara agar memperoleh data yang lebih valid atas apa yang telah dikerjakan siswa.

Untuk mempermudah dalam menganalisis data maka peneliti melakukan pengodean kepada siswa yang dijadikan sunjek penelitian. pertama pengodean pada soal yakni kode pada nomor 1 adalah (01), kode pada nomor 2 adalah (02) kemudian dilanjutkan dengan pengodean urutan pertanyaan dan jawaban. untuk pengodean masing-masing indikator kemampuan penalaran matematika disajikan pada table 4.2 berikut:

Tabel 4.2 Indikator Kemampuan Penalaran Matematika

No Indikator Kode

1 Mengajukan dugaan A

2

Melakukan Manipulasi Matematika Menyusun bukti serta memberikan alasan terhadap kebenaran solusi

B

3 Memeriksa kesahihan suatu argument C

4 Menarik kesimpulan dari pernyataan D

Adapun keterangan penetapan pengodean yaitu sebagai berikut:

P : Pewawancara

V : Siswa gaya belajar visual A : Siswa gaya belajar auditorial K : Siswa gaya belajar kinestetik

20

V01A : Siswa gaya belajar visual soal nomor 1 pada indikator A V01B : Siswa gaya belajar visual soal nomor 1 pada indikator B V01C : Siswa gaya belajar visual soal nomor 1 pada indikator C V01D : Siswa gaya belajar visual soal nomor 1 pada indikator D V02A : Siswa gaya belajar visual soal nomor 2 pada indikator A V02B : Siswa gaya belajar visual soal nomor 2 pada indikator B V02C : Siswa gaya belajar visual soal nomor 2 pada indikator C V02D : Siswa gaya belajar visual soal nomor 2 pada indikator D A01A : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 1 pada indikator A A01B : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 1 pada indikator B A01C : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 1 pada indikator C A01D : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 1 pada indikator D A02A : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 2 pada indikator A A02B : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 2 pada indikator B A02C : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 2 pada indikator C A02D : Siswa gaya belajar auditorial soal nomor 2 pada indikator D K01A : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 1 pada indikator A K01B : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 1 pada indikator B K01C : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 1 pada indikator C K01D : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 1 pada indikator D K02A : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 2 pada indikator A K02B : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 2 pada indikator B K02C : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 2 pada indikator C K02D : Siswa gaya belajar kinestetik soal nomor 2 pada indikator D

Pelaksanaan tes dan wawancara dilakukan secara daring dan waktu pelaksanaanya sebagai berikut.

Tabel 4.3 Waktu Pelaksanaan Tes dan Wawancara

Aspek Tes Wawancara

Subjek gaya belajar visual

05 Juni 2021 07 Juni 2021 Subjek gaya belajar auditorial

Subjek gaya belajar kinestetik

Dari hasil tes dan wawancara yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan hasil sebagai berikut.

1. Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Gaya Belajar Visual a. Indikator Mengajukan Dugaan

Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.1 Jawaban Nomor 1 Subjek V Pada Indikator Mengajukan dugaan Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek V pada soal ke 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01A1 : “Apakah adik paham soal nomor 1?”

V01A1 : “Iya paham kak”

P01A2 : “Apa saja yang diketahui dalam soal?”

V01A2 : “Siswa dikelas, siswa yang gemar mata pelajaran matematika dan siswa yang gemar mata pelajaran bahasa indonesia kak."

P01A3 : “Kemudian apa yang ditanyakan pada soal dek?”

22

V01A3 : “Berapa siswa yang gemar pelajaran matematika, siswa yang gemar pelajaran bahasa indonesia dan siswa yang gemar kedua-duanya. Kemudian ditanyakan juga siswa yang tidak gemar pelajaran kedua-duanya.”

Subjek V memahami soal nomor 1 dengan baik karena dapat memahami dan mengetahui informasi yang ada pada soal. Hal ini diperkuat dengan cuplikan tanya jawab yang telah disajikan diatas.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.2 Jawaban Nomor 2 Subjek V Pada Indikator Mengajukan Dugaan

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek V pada soal ke 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02A1 : “Sekarang nomor 2. apakah adik paham soal tersebut?”

V02A1 : “paham kak”

P02A2 : “Apa saja yang diketahui dalam soal?”

V02A2 : “Jumlah seluruh peserta seleksi yaitu 180, siswa yang lulus tes matematika yaitu 103 dan siswa yang lulus tes bahasa indonesia yaitu 142”

P02A3 : “Apa yang ditanyakan pada soal tersebut?”

V02A3 : “Banyaknya siswa yang dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa kak”.

Untuk nomor 2 Subjek V mampu memahami soal dengan baik karena dapat mengetahui informasi yang ada pada soal. Hal ini juga diperkuat dengan cuplikan tanya jawab yang telah disajikan diatas.

b. Indikator Melakukan Manipilasi Matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran Solusi

Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.3 Jawaban Nomor 1 Subjek V Pada Indikator Melakukan Manipulasi Matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran solusi

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek V pada soal ke 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01B1 : “Bagaimana cara adik mengerjakan soal nomor 1?”

V01B1 : “Saya perhatikan gambarnya dulu kak, di mana siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa karena anggota M yaitu a, b, c, d, m dan siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa karena anggota N yaitu d, e, f, g, h, m. Kemudian siswa yang gemar

24

keduanya sebanyak 2 siswa karena anggota M dan N yaitu m,d dan siswa yang tidak gemar keduanya sebanyak 5 siswa karena bukan anggota M dan N yaitu i, j, k, p, r”

Subjek V mampu memaknakan gambar pada soal dan menjelaskan langkahnya dalam menyelesaikan soal nomor 1.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.4 Jawaban Nomor 2 Subjek V Pada Indikator Melakukan Manipulasi Matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran Solusi.

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek V pada soal ke 2 terkait indikator ini sebagai bertikut.

P02B1 : “Bagaimana cara adik mengerjakan soal nomor 2?”

V02B1 : “Kumisalkan kak. n(S) adalah peserta seleksi, n(M) adalah jumlah siswa yang lulus tes matematika dan n(B) adalah jumlah siswa yang lulus tes bahasa indonesia. Terus saya masukkan nilainya keteori himpunan kak, setelah itu kudapatmi hasilnya kak 65 siswa yang lulus sebagai penerima beasiswa”

Subjek V dapat mampu menyelesaikan soal nomor 2 dengan melakukan manipulasi matematika dan menjelaskan langkah-langkahnya dengan baik dan benar.

c. Indikator Memeriksa Kesahihan Suatu Argument Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.5 Jawaban Nomor 1 Subjek V Pada Indikator Memeriksa Kesahihan

Suatu Argumen

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek V soal nomor 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01C1 : “Apakah yakin bahwa jawaban adik sudah benar ?”

V01C1 : “Yakin kak”

P01C2 : “Bagaimana cara adek mengerjakan soal nomor 1? Coba jelaskan kembali”

V01C2 : “Saya perhatikan gambarnya dulu kak, di mana siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa karena anggota M yaitu a, b, c, d, m dan siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa karena anggota N yaitu d, e, f, g, h, m. Kemudian siswa yang gemar keduanya sebanyak 2 siswa karena anggota M dan N yaitu m,d dan siswa yang tidak gemar keduanya sebanyak 5 siswa karena bukan anggota M dan N yaitu i,j,k,p,r”

Subjek V mampu memberikan penjelasan dengan baik ketika diberikan pertanyaan tentang kebenaran jawaban dari soal. Pada saat diminta untuk

26

memaparkan kembali hasil pekerjaannya, Subjek V mampu memaparkan sesuai dengan langkah dan hasil akhir yang benar. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.5 Jawaban Nomor 2 Subjek V Pada Indikator Memeriksa Kesahihan

Suatu Argumen

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek V pada soal ke 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02C1 : “Apakah yakin bahwa jawaban adik sudah benar ?”

V02C1 : “Yakin kak”

P02C2 : “Bagaimana cara adik kerjakan soal nomor 2?”

V02C2 : “Kumisalkan kak. n(S) adalah peserta seleksi, n(M) adalah jumlah siswa yang lulus tes matematika dan n(B) adalah jumlah siswa yang lulus tes bahasa indonesia. Terus saya masukkan nilainya ke teori himpunan kak, setelah itu kudapatmi hasilnya kak 65 siswa yang lulus sebagai penerima beasiswa”

Subjek V mampu memberikan penjelasan dengan baik pada saat diberikan pertanyaan tentang kebenaran jawaban dari soal nomor 2. Subjek V

mampu menjelaskan sesuai dengan langkah dan hasil akhir yang benar. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan diatas.

d. Indikator Menarik Kesimpulan dari Pernyataan Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.7 Jawaban Nomor 1 Subjek V Pada Indikator Menarik kesimpulan dari Pernyataan

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek V soal nomor 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01D1 : “Selanjutnya, bagaimana kesimpulan dari soal nomor 1 dek ?”

V01D1 : “Kesimpulannya kak, siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa yaitu a, b, c, d, m. Siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa yaitu d, e, f, g, h, m. Siswa yang gemar keduanya sebanyak 2 siswa yaitu m,d dan siswa yang tidak gemar keduanya sebanyak 5 siswa yaitu i, j, k, p, r ”

Subjek V mampu menarik kesimpulan dengan baik. Hal ini diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan diatas.

28

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek V.

Gambar 4.8 Jawaban Nomor 2 Subjek V Pada Indikator Menarik Kesimpulan dari Pernyataan

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek V soal nomor 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02D1 : “Oke, Selanjutnya bagaimana kesimpulan dari soal nomor 2?”

V02D1 : “Banyaknya siswa yang dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa adalah 65 siswa kak”

Subjek V mampu menarik kesimpulan dengan baik pada soal ke 2. Hal ini juga diperkuat dengan cuplikan tanya jawab yang telah disajikan diatas.

Berdasarkan data yang telah dipaparkan, dapat dilihat bahwa subjek V memenuhi indikator penalaran matematika dalam mengerjakan soal 1 dan 2.

2. Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Gaya Belajar Auditorial

a. Indikator mengajukan dugaan Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.9 Jawaban Nomor 1 Subjek A Pada Indikator Mengajukan Dugaan.

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek A pada soal ke 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01A1 : “Apakah adik paham soal nomor 1?”

A01A1 : “Iya paham kak”

P01A2 : “Apa saja yang diketahui dalam soal?”

A01A2 : “Siswa di kelas, siswa yang gemar mata pelajaran matematika dan siswa yang gemar mata pelajaran bahasa indonesia kak."

P01A3 : “Kemudian apa yang ditanyakan pada soal dek?”

A01A3 : “Berapa siswa yang gemar pelajaran matematika, siswa yang gemar pelajaran bahasa indonesia dan siswa yang gemar kedua-duanya. Kemudian ditanyakan juga siswa yang tidak gemar pelajaran kedua-duanya.”

Subjek A memahami soal nomor 1 dengan baik karena dapat mengetahui informasi yang ada pada soal. Hal ini diperkuat dengan cuplikan tanya jawab yang telah disajikan diatas.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.10 Jawaban Nomor 2 Subjek A Pada Indikator Mengajukan Dugaan

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek A pada soal ke 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02A1 : “Sekarang nomor 2. apakah adik paham soal tersebut?”

A02A1 : “paham kak”

30

P02A2 : “Apa saja yang diketahui dalam soal?”

A02A2 : “Jumlah seluruh peserta seleksi yaitu 180, siswa yang lulus tes matematika yaitu 103dan siswa yang lulus tes bahasa indonesia yaitu 142”

P02A3 : “Apa yang ditanyakan pada soal tersebut?”

A02A3 : “Banyaknya siswa yang dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa kak”.

Subjek A mampu memahami soal nomor 2 dengan baik karena dapat mengetahui informasi yang ada pada soal. Hal tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan diatas.

b. Indikator Melakukan Manipulasi Matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran Solusi

Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil tes kemampuan penalaran subjek A.

Gambar 4.11 Jawaban Nomor 1 Subjek A Pada Indikator Melakukan Manipulasi matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran Solusi

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek A pada soal ke 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01B1 : “Bagaimana cara adik mengerjakan soal nomor 1?”

A01B1 : “Pertama saya perhatikan gambarnya yang diketahui kak, kemudian saya daftar anggotanya sehingga bisa ku dapatkan jawabannya kak bahwa siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa karena yang ada di lingkaran M ada 5 huruf yaitu a, b, c, d, m dan siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa karena yang ada lingkaran N ada 6 huruf yaitu d, e, f, g, h, m. siswa yang gemar keduanya sebanyak 2 siswa yaitu m, d dan siswa yang tidak gemar keduanya sebanyak 5 siswa yaitu i, j, k, p, r”

Subjek A mampu memaknakan gambar pada soal dan menjelaskan langkahnya dalam menyelesaikan soal nomor 1.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.12 Jawaban Nomor 2 Subjek A Pada Indikator Melakukan Manipulasi Matematika dan Menyusun Bukti serta Memberikan Alasan terhadap Kebenaran Solusi

32

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek A soal nomor 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02B1 : “Bagaimana cara adik mengerjakan soal nomor 2?”

A02B1 : “Pertama saya memisalkan kak. n(S) adalah himpunan semesta pembicaraan, n(M) adalah jumlah siswa yang lulus tes matematika dan n(B) adalah jumlah siswa yang lulus tes bahasa indonesia.

Kemudian berdasarkan teori himpunan saya masukkan nilai yang diketahui kak, sehingga saya menghasilkan jawaban 65 siswa yang lulus sebagai penerima beasiswa”

Subjek A dapat mampu menyelesaikan soal nomor 2 dengan melakukan manipulasi matematika dan menjelaskan langkahnya dengan baik dan benar.

c. Indikator Memeriksa Kesahihan Suatu Argument Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.13 Jawaban Nomor 1 Subjek A Pada Indikator Memeriksa Kesahihan Suatu Argumen

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek A soal nomor 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01C1 : “Apakah yakin bahwa jawaban adik sudah benar ?”

A01C1 : “Yakin kak”

P01C2 : “Bagaimana cara adik mengerjakan soal nomor 1? Coba jelaskan kembali”

A01C2 : “Pertama saya perhatikan gambarnya yang diketahui kak, kemudian saya daftar anggotanya sehingga bisa ku dapatkan jawabannya kak bahwa siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa karena yang ada di lingkaran M ada 5 huruf yaitu a, b, c, d, m dan siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa karena yang ada lingkaran N ada 6 huruf yaitu d, e, f, g, h, m. siswa yang gemar keduanya sebanyak 2 siswa yaitu m,d dan siswa yang tidak gemar keduanya sebanyak 5 siswa yaitu i, j, k, p, r”

Subjek A mampu memberikan penjelasan dengan baik ketika diberikan pertanyaan tentang kebenaran jawaban dari soal dan pada saat diarahkan untuk memaparkan kembali hasil pekerjaannya, Subjek A mampu memaparkan sesuai dengan langkah dan hasil akhir benar. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan diatas.

Soal Nomor 2

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.14 Jawaban Nomor 1 Subjek A Pada Indikator Memeriksa Kesahihan Suatu Argumen

Adapun cuplikan reaksi tanya jawab subjek A pada soal ke 2 terkait indikator ini sebagai berikut.

P02C1 : “Apakah yakin bahwa jawaban adik sudah benar ?”

A02C1 : “Yakin kak”

34

P02C2 : “Bagaimana cara adik kerjakan soal nomor 2?”

A02C2 : “Pertama saya memisalkan kak. n(S) adalah himpunan semesta pembicaraan, n(M) adalah jumlah siswa yang lulus tes matematika dan n(B) adalah jumlah siswa yang lulus tes bahasa indonesia.

Kemudian berdasarkan teori himpunan saya masukkan nilai yang diketahui kak, sehingga saya menghasilkan jawaban 65 siswa yang lulus sebagai penerima beasiswa”

Subjek A mampu memberikan penjelasan dengan baik pada saat diberikan pertanyaan tentang kebenaran jawaban soal nomor 2. Subjek A mampu menjelaskan sesuai dengan langkah dan hasil akhir yang benar. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara yang telah disajikan diatas.

d. Indikator Menarik Kesimpulan dari Pernyataan Soal Nomor 1

Berikut adalah hasil pekerjaan subjek A.

Gambar 4.15 Jawaban Nomor 1 Subjek A Pada Indikator Menarik Kesimpulan

dari Pernyataan

Adapun cuplikan hasil wawancara pada subjek A soal nomor 1 terkait indikator ini sebagai berikut.

P01D1 : “Oke, bagaimana kesimpulan dari soal nomor 1 dek ?”

A01D1 : “Kesimpulannya kak, siswa yang gemar matematika sebanyak 5 siswa yaitu a,b,c,d,m. Siswa yang gemar bahasa indonesia sebanyak 6 siswa yaitu d, e, f, g, h, m. Siswa yang gemar keduanya

Dokumen terkait