MENJADI MODEL PRODUK PALU PLASTIK
HASIL PENGUJIAN
SAMPEL UJI PLASTIK HASIL PENGUJIAN DATA : KEKUATAN TEKAN
Gambar 9. Diagram Fishbone Penelitian
Gambar 10. Road map penelitian
Gambar 11. Metode uji tekan model produk palu plastik
KONDISI SETELAH PENELITIN INI
1. PRODUK PALU PLASTIK DAUR ULANG(PP, PET, HDPE) MAMPU MENYAMAI KEKUATAN PRODUK PALU PLASTIK IMPOR 2. PALU PLASTIK DAUR ULANG (PP, PET, HDPE) BILA DIPRODUKSI
HARGANYA LEBIH MURAH DARI PADA PALU PLASTIK IMPOR KONDISI SAAT INI 2015
PRODUK PALU PLASTIK DI PASARAN MASIH BANYAK IMPOR DARI TIONGKOK DENGAN HARGA RELATIF MAHAL RUJUKAN HASIL PENELITIAN SEBELUMNYA
1. PENERAPAN MESIN PERAJANG LIMBAH PLASTIK ( CARLI, SUYADI, 2006)
2. PEMBUATAN ALAT UJI TARIK SAMPEL PLASTIK (SUYADI, 2007) 3. KAJI EKSPERIMEN KEKUATAN TARIK PRODUK BAHAN PLASTIK
DAUR ULANG JENIS PET DAN HDPE ( SUYADI, 2009)
Gambar 12. Palu plastik produk industri yang diuji tekan
Gambar 13. Palu plastik hasil penelitian
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Umumnya palu yang kita kenal selama ini adalah dari baja dan keras, kenyataannya dalam dunia teknik tidak hanya palu baja yang keras saja yang kita perlukan adakalanya pekerjaan keteknikan mesin tertentu seperti bengkel kenteng ( car body repair) maupun pada teteknikan sipil tertentu seperti pemasangan tegel lantai dan keteknikan kayu selalu menggunakan palu lunak seperti palu plastik, palu karet, dan palu kayu. Pada penelitian ini membahas hasil kekuatan tekan model produk palu plastik yang dibuat dari daur ulang limbah plastik dari jenis PP, PET, dan HDPE yang dibandingkan dengan produk palu plastik dari industri. Ketiga jenis limbah bahan plastik daur ulang ini yang paling sering kita jumpai. 3.1 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Produk Palu Plastik Buatan Industri
Tabel 1. Hasil kekuatan Tekan Produk Palu Plastik Buatan Industri
No. F [N] A [mm2] σ [N/mm2] 1 12000 314 38,2 2 13400 314 42,7 3 13600 314 43,3 4 11500 314 36,6 5 13400 314 42,7 6 14700 314 46,8 7 13400 314 42,7 8 13600 314 43,3
Kekuatan tekan rata-rata 42,03
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik buatan industri menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata-rata σ = 42 N/mm2 dengan konsisten hasil penyimpangan 5,5 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 14.
ISSN 2503-2771
Gambar 14. Hasil kekuatan tekan rata
3.2 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PP Tabel 2. Hasil kekuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PP
No. F [N] 1 18500 2 22000 3 22300 4 20000 5 21200 6 20300 7 18000 8 18500
Kekuatan tekan rata
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur P01P menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata
penyimpangan 6,7 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 15.
Gambar 15. Hasil kekuatan tekan rata
3.3 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PET Tabel 3. Hasil kekuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PET
No. F [N] 1 16400 2 17000 3 17500 4 15000 5 16200 6 15500 7 14000 8 19300
Kekuatan tekan rata
Gambar 14. Hasil kekuatan tekan rata-rata palu plastik buatan industri
3.2 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PP Tabel 2. Hasil kekuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PP
A [mm2] σ [N/mm2] 491 37,7 491 44,8 491 45,5 491 40,8 491 43,2 491 41,4 491 36,7 491 37,7
Kekuatan tekan rata-rata 41,00
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur
P menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata-rata σ = 41 N/mm2 dengan konsisten hasil
penyimpangan 6,7 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 15.
Gambar 15. Hasil kekuatan tekan rata-rata palu plastik bahan PP
Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PET Tabel 3. Hasil kekuatan Tekan Model Produk Palu Plastik PET
A [mm2] σ [N/mm2] 491 33,4 491 34,6 491 35,7 491 30,6 491 33,0 491 31,6 491 28,5 491 39,3
Kekuatan tekan rata-rata 33,35
79 rata palu plastik buatan industri
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan dengan konsisten hasil
rata palu plastik bahan PP
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan PET menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata
penyimpangan 7,5 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 16.
Gambar 16. Hasil kekuatan tekan rata
3.4 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik HDPE Tabel 4. Hasil kekuatan Teka
No. F [N] 1 12500 2 12500 3 13000 4 13500 5 14600 6 14200 7 12800 8 12000
Kekuatan tekan rata
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan HDPE menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata
konsisten hasil penyimpangan 5,5 % sebagaiman
Gambar 17. Hasil ke
Gambar 18. Perbandingan kekuatan tekan palu plsatik industri dengan plastik daur ulang
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan
PET menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata-rata σ = 33,4 N/mm2 dengan konsisten hasil
penyimpangan 7,5 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 16.
Gambar 16. Hasil kekuatan tekan rata-rata palu plastik bahan PET
3.4 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik HDPE Tabel 4. Hasil kekuatan Tekan Model Produk Palu Plastik HDPE
A [mm2] σ [N/mm2] 491 25,5 491 25,5 491 26,5 491 27,5 491 29,8 491 28,9 491 26,1 491 24,5
Kekuatan tekan rata-rata 26,78
pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan HDPE menghasilkan kekuatan tegangan tekan rata-rata σ = 26,8 N/mm
konsisten hasil penyimpangan 5,5 % sebagaimana dapat dilihat pada gambar 17.
Gambar 17. Hasil kekuatan tekan rata-rata palu plasik bahan HDPE
Gambar 18. Perbandingan kekuatan tekan palu plsatik industri dengan plastik daur Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang bahan
dengan konsisten hasil
rata palu plastik bahan PET
3.4 Hasil Pengujian Kekeuatan Tekan Model Produk Palu Plastik HDPE
pengujian kekuatan tekan delapan sampel uji palu plastik daur ulang σ = 26,8 N/mm2 dengan a dapat dilihat pada gambar 17.
rata palu plasik bahan HDPE
ISSN 2503-2771
Gambar 19. Prosentase penurunan kekuatan tekan palu plastik plastik daur ulang terhadap palu plastik buatan industri.
3.5 Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan data hasil penelitian pencetakan model kepala palu plastik dari bahan daur ulang jenis bahan PP, PET, maupun HDPE semuanya kekuatan tekannnya tidak bisa menyamai atau melebihi kekuatan palu plastik produk industri. Untuk palu plastik daur ulang dari bahan HDPE kekuatan tekan yang dihasilkan 26,7 N/mm
Gambar 18.) daripada kekuatan palu plastik produk industri yang mempunyai kekuatan 42 N/mm2, Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan HDPE lebih rendah 36,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Untuk kepala palu plastik daur ula 33,4 N/mm2 lebih rendah 9 N/mm
industri yang mempunyai kekuatan 42 N/mm bahan PET lebih rendah 21,4 % dari k
Untuk kepala palu plastik daur ulang dari bahan PP kekuatan tekan yang dihasilkan 41 N/mm2 lebih rendah 1 N/mm
yang mempunyai kekuatan 42 N/mm
lebih rendah 2,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Dengan demikian berdasarkan hasil pengujian kekuatan palu plastik daur ulang ketiga jenis bahan plastik yaitu HDP
produk industri, namun yang hampir mampu menyamai kekuatan palu plastik produk industri adalah palu plastik bahan daur ulang jenis PP hanya beda 1 N/mm2 (2,4 %) dari kekuatan palu plastik produk industri.
Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan kepala palu plastik berbahan plastik daur ulang yang mempunya kekutan tekan terendah adalah kepala palu plastik dari bahan daur ulang jenis HDPE dengan kekuatan tekan 26,7 N/mm
palu plastik produk industri 42 N/mm
palu plastik dari daur ulang mulai tertinggi yaitu sebagai berikut : 1) Kepala palu plastik berbahan PP sebesar 41 N/mm2. 2) Kepala palu plastik berbahan PET s
3) Kepala palu plastik berbahan HDPE sebesar 26,4 N/mm
Berdasarkan data gaya tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan PP mempunyai gaya tekan rata-rata 20000 N setara 2000 kgf, untuk data gaya tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan PET mempunyai gaya tekan rata
setara 1600 kg, dan untuk data tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan HDPE mempunyai gaya tekan rata
plastik berbahan plastik daur ulang lebih rendah dari kekuatan kepala palu plastik produk industri tetapi secara fungsi penggunaannya ada sebagai pemukul dengan gaya pukul sekitar 25 kgf, maka kepala palu plastik dari bahan daur ulang masih aman digunakan
memukul benda objek karena gaya tekan palu ini mencapai 1300 Kgf.
Gambar 19. Prosentase penurunan kekuatan tekan palu plastik plastik daur ulang
terhadap palu plastik buatan industri.
3.5 Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan data hasil penelitian pencetakan model kepala palu plastik dari bahan bahan PP, PET, maupun HDPE semuanya kekuatan tekannnya tidak bisa menyamai atau melebihi kekuatan palu plastik produk industri. Untuk palu plastik daur ulang
dari bahan HDPE kekuatan tekan yang dihasilkan 26,7 N/mm2 lebih rendah 15,3 N/mm
8.) daripada kekuatan palu plastik produk industri yang mempunyai kekuatan 42 , Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan HDPE lebih rendah 36,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Untuk kepala palu plastik daur ulang dari bahan PET kekuatan tekan yang dihasilkan lebih rendah 9 N/mm2 (lihat Gambar 18.) dari kekuatan palu plastik produk industri yang mempunyai kekuatan 42 N/mm2, Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan PET lebih rendah 21,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Untuk kepala palu plastik daur ulang dari bahan PP kekuatan tekan yang dihasilkan 41 lebih rendah 1 N/mm2 (lihat Gambar 18.) dari kekuatan palu plastik produk industri 2 N/mm2, Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan PP lebih rendah 2,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Dengan demikian berdasarkan hasil pengujian kekuatan palu plastik daur ulang ketiga jenis bahan plastik yaitu HDPE, PET, dan PP tidak mampu menyamai kekuatan palu plastik produk industri, namun yang hampir mampu menyamai kekuatan palu plastik produk industri adalah palu plastik bahan daur ulang jenis PP hanya beda 1 N/mm2 (2,4 %) dari kekuatan Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan kepala palu plastik berbahan plastik daur ulang yang mempunya kekutan tekan terendah adalah kepala palu plastik dari bahan daur ulang jenis HDPE dengan kekuatan tekan 26,7 N/mm2 (lebih rendah 36,4 % dari
palu plastik produk industri 42 N/mm2). Secara keseluruhan urutan kekuatan tekan kepala palu plastik dari daur ulang mulai tertinggi yaitu sebagai berikut : 1) Kepala palu plastik berbahan PP sebesar 41 N/mm2. 2) Kepala palu plastik berbahan PET sebesar 3 N/mm
3) Kepala palu plastik berbahan HDPE sebesar 26,4 N/mm2.
Berdasarkan data gaya tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan PP rata 20000 N setara 2000 kgf, untuk data gaya tekan dari hasil ian tekan kepala palu plastik bahan PET mempunyai gaya tekan rata
setara 1600 kg, dan untuk data tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan HDPE mempunyai gaya tekan rata-rata 13000 setara 130 kgf. Meskipun kekuatan kepala palu plastik berbahan plastik daur ulang lebih rendah dari kekuatan kepala palu plastik produk industri tetapi secara fungsi penggunaannya ada sebagai pemukul dengan gaya pukul sekitar 25 kgf, maka kepala palu plastik dari bahan daur ulang masih aman digunakan
memukul benda objek karena gaya tekan palu ini mencapai 1300 Kgf.
81 Gambar 19. Prosentase penurunan kekuatan tekan palu plastik plastik daur ulang
Berdasarkan data hasil penelitian pencetakan model kepala palu plastik dari bahan bahan PP, PET, maupun HDPE semuanya kekuatan tekannnya tidak bisa menyamai atau melebihi kekuatan palu plastik produk industri. Untuk palu plastik daur ulang lebih rendah 15,3 N/mm2 (lihat 8.) daripada kekuatan palu plastik produk industri yang mempunyai kekuatan 42 , Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan HDPE lebih rendah 36,4 % dari ng dari bahan PET kekuatan tekan yang dihasilkan (lihat Gambar 18.) dari kekuatan palu plastik produk , Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari ekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.). Untuk kepala palu plastik daur ulang dari bahan PP kekuatan tekan yang dihasilkan 41
(lihat Gambar 18.) dari kekuatan palu plastik produk industri , Jadi kekuatan palu plastik daur ulang dari bahan PP lebih rendah 2,4 % dari kekuatan palu plastik produk industri (lihat gambar 19.).
Dengan demikian berdasarkan hasil pengujian kekuatan palu plastik daur ulang ketiga E, PET, dan PP tidak mampu menyamai kekuatan palu plastik produk industri, namun yang hampir mampu menyamai kekuatan palu plastik produk industri adalah palu plastik bahan daur ulang jenis PP hanya beda 1 N/mm2 (2,4 %) dari kekuatan Berdasarkan hasil pengujian kekuatan tekan kepala palu plastik berbahan plastik daur ulang yang mempunya kekutan tekan terendah adalah kepala palu plastik dari bahan daur (lebih rendah 36,4 % dari kekuatan ). Secara keseluruhan urutan kekuatan tekan kepala palu plastik dari daur ulang mulai tertinggi yaitu sebagai berikut : 1) Kepala palu plastik ebesar 3 N/mm2. dan Berdasarkan data gaya tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan PP rata 20000 N setara 2000 kgf, untuk data gaya tekan dari hasil ian tekan kepala palu plastik bahan PET mempunyai gaya tekan rata-rata 16000 N setara 1600 kg, dan untuk data tekan dari hasil pengujian tekan kepala palu plastik bahan rata 13000 setara 130 kgf. Meskipun kekuatan kepala palu plastik berbahan plastik daur ulang lebih rendah dari kekuatan kepala palu plastik produk industri tetapi secara fungsi penggunaannya ada sebagai pemukul dengan gaya pukul sekitar 25 kgf, maka kepala palu plastik dari bahan daur ulang masih aman digunakan untuk
IV. KESIMPULAN
Pada penelitian ini menghasilkan kekuatan tekan maksimal kepala palu plastik yang dibuat dari bahan daur ulang limbah plastik dari jenis PP (polyprophylene), PET (Polyethylene Terephthalate) , dan HDPE (Hight Density Polyethyline) yang dibandingkan dengan produk palu plastik dari industri dengan kesimpulan sebagai berikut :
1. Hasil pengujian kekuatan kepala palu plastik produk industri σ = 42 N/mm2.
2. Hasil pengujian kekuatan kepala palu plastik daur ulang PP σ = 41 N/mm2 (kekuatan
lebih rendah 2,4% dari palu plastik produk industri)
3. Hasil pengujian kekuatan kepala palu plastik daur ulang PET σ = 33,4 N/mm2
(kekuatan lebih rendah 21,4 % dari palu plastik produk industri)
4. Hasil pengujian kekuatan kepala palu plastik daur ulang HDPE σ = 24,6 N/mm2 (kekuatan lebih rendah 36,4 % dari palu plastik produk industri)
5. Secara keseluruhan kepala palu plastik dari bahan daur ulang jenis PP, PET, dan HDPE masih aman digunakan untuk memukul objek dengan rata-rata gaya pemukul F = 250 N atau 25 kgf karena gaya tekan hasil pengujian terendah yaitu bahan HDPE sebesar F = 13000 N atau 1300 kgf.
V. DAFTAR PUSTAKA
[1] Carli, dkk, 2006, Penerapan Mesin Perajang Limbah Plastik Botol Minuman Untuk
Meningkatkan Produktivitas Dan Kualitas Produk Pada Ukm Pengolah Limbah Plastik Menjadi Siap Olah, Prgram TTG, Depdiknas Jateng.
[2] Meriam, JL , 1993, Mekanika Teknik Dinamika, Erlangga, Jakarta.
[3] Suyadi, dkk, 2007, Pembuatan Alat Uji Tarik Sampel Plastik Sistem Pneumatik Dengan
Memanfaatkan MikrokontrolerUntuk Diversivikasi Pengujian Destruktif Non Metal,
Penelitian Dosen Muda, Dikti Jakarta.
[4] Suyadi, dkk, 2009, Kaji Eksperimen Kekuatan Tarik Produk-produk Berbahan Plastik
Daur ulang, Penelitian Hibah Bersaing, Dikti Jakarta.
[5] Taufiq Rochim, 1995, Teori Dan Teknologi Prsoses Pemesinan, Bandung, ITB.
[6] --- 2003, Hasil Studi Eksplorasi Pada Industri Pengolah Limbah Sampah
Plastik di Semarang, Ungaran dan Kendal.
ISSN 2503-2771 83