Hasil penilitian pengaruh pemberian saoce sebagai subtitusi molases terhadap performance domba jantan sebgai pakan komplit domba terhadap komsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan dapat di lihat pada tabel 7 berikut ini :
Tabel 7. Rekapitulasi Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot badan, dan konversi pakan dari Pemberian saoce sebagai Subtitusi Molases Terhadap Performance Domba Jantan.
Keterangan Konsumsi Pakan
Keterangan : Berdasarkan hasil analisi sidik ragam mennunjukkan konsumsi pakan, pertambahan bobot badab, konversi pakan berbeda sangat nyata ( p> 0,01).
Tabel 7. Menunjukkan bahwa konsumsi pakan domba adalah berkisar antara 20,57 - 23,55 kg/ekor/hari dengan rataan 21,91 kg/ekor/hari pertambahan bobot badan berkisar antara 2,87 – 3,30 dengan rataan 3,06 kg/ekor/hari dan konversi pakan berkisar antara 6,63 – 7,67 dengan rataan 7,18 kg/ekor/hari.
Konsumsi Pakan
Hasil penilitian pengaruh kajian pemberian saoce sebagai subtitusi molases terhadap performance domba jantan dengan konsumsi ransum di sajikan pada Tabel 8.
25
26
Tabel. 8. Data Pengamatan Konsumsi Pakan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
PERLAKUAN ULANGAN TOTAL RATAAN
I II III IV
S0 19,65 21,02 20,95 20,66 82,29 20,57
S1 20,53 21,50 20,50 20,59 83,12 20,78
S2 23,28 22,93 22,81 22,21 91,23 22,81
S3 23,10 25,06 23,97 22,09 94,21 23,55
S4 20,67 21,79 23,04 21,75 87,25 21,81
TOTAL 107,23 112,31 111,26 107,30 438,10 21,91
Tabel 8. Terlihat bahwa rataan konsumsi pakan yang tertinggi di capai di perlakuan S3 yaitu 23,55 kg/ekor/hari atau rata – rata 1,68 kg/ekor/hari, di ikuti oleh perlakuan S2 yaitu 22,81kg/ekor/hari atau rata – rata 1,62kg/ekor/hari, selanjutnya di ikuti oleh perlakuan S4 yaitu 21,81kg/ekor/hari atau rata – rata 1,55kg/ekor/hari, selanjutnya di perlakuan S1 yaitu 20,78kg/ekor/hari atau rata – rata 1,48kg/ekor/hari, dan konsumsi pakan terendah pada perlakuan S0 yaitu 20,57kg/ekor/hari atau rata – rata 1,46kg/ekor/hari.
Berdasarkan hasil analisis statistik sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap konsumsi pakan. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap konsumsi pakan yang diuji secara statistik dalam sidik ragam yang hasilnya dapat dilihat pada daftar sidik ragam di bawah ini.
27
Tabel 9. Daftar Sidik Ragam Data Pengamatan Konsumsi Pakan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
SK DB JK KT Fhit F tabel
Hasil analisis daftar sidik ragam menunjukkan bahwa F hitung lebih besar dari F tabel (P>0,01), artinya pemberian pakan dengan mengunakan saoce berbeda sangat nyata.
Selanjutnya untuk mengetahui besarnya pengaruh pemberian perlakuan yang berbeda dalam ransum dilakukan uji Duncan yang disajikan pada Tabel 10.
Tabel 10. Hasil Uji Duncan Pengamatan Konsumsi Pakan Domba 12 Minggu(kg/ekor/hari) Selama Penelitian (20,57kg/ekor/hari) tidak berbeda nyata dengan perlakuan S1, tetapi berbeda nyata dengan perlakuan S2, S3, dengan S4. Selanjutnya perlakuan S1 (20,78kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S2, S3, dengan S4.
28
Selanjut nya S2 (22,81kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S3,dengan S4. Selanjutnya S3 (23,55kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S4.
Gamabar 1. Rataan Pengaruh Kajian Pemberian Saoce Sebagai Subtitusi Molases Terhadap Performance Domba Jantan.
Pertambahan Bobot Badan
Hasil penilitian pengaruh kajian pemberian saoce sebagai subtitusi molases terhadap performance domba jantan dengan pertambahan bobot badan di sajikan pada Tabel 12.
Tabel 12. Data Pengamatan Pertambahan Bobot Badan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
PERLAKUAN ULANGAN
29
Terlihat bahwa rataan pertambahan bobot badan yang tertinggi di capai di perlakuan S4 yaitu 3,30 kg/ekor atau rata – rata 0,23kg/ekor/hari, di ikuti oleh perlakuan S3 yaitu 3,23kg/ekor/hari atau rata – rata 0,23kg/ekor/hari, selanjutnya di ikuti oleh perlakuan S2 yaitu 2,98kg/ekor/hari atau rata – rata 0,21kg/ekor/hari, selanjutnya di perlakuan S0 yaitu 2,92kg/ekor/hari atau rata – rata 0,208kg/ekor/hari, dan pertambahan bobot badan terendah pada perlakuan S1 yaitu 2,87kg/ekor/hari atau rata – rata 0,205kg/ekor/hari.
Berdasarkan hasil analisis statistik sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertambahan bobot badan.
Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap pertambahan bobot badan yang diuji secara statistik dalam sidik ragamyang hasilnya dapatdilihat pada daftar sidik ragam di bawah ini.
Tabel 13. Daftar Sidik Ragam Data Pengamatan Pertambahan Bobot Badan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
SK DB JK KT Fhit F tabel
0.05 0.01
Perlakuan 4 0,598 0,149 4,56 * 3,06 4,89
Galat 15 0,492 0,033
Total 19 1,089 -
KK = 5,92%
Keterangan :
*= berbeda nyata
Hasil analisis daftar sidik ragam menunjukkan bahwa F hitung lebih besar dari F tabel (P>0,01), artinya pemberian pakan dengan mengunakan saoce berbeda nyata.
30
Selanjutnya untuk mengetahui besarnya pengaruh pemberian perlakuan yang berbeda dalam pertambahan bobot badan dilakukan uji Duncan yang disajikan pada Tabel 14.
Tabel 14. Hasil Uji Duncan Pertambahan Bobot BadanDomba 12 Minggu(kg/ekor/) Selama Penelitian
PERLAKUAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN
S0 2,92 bB
S1 2,87 bB
S2 2,98 bB
S3 3,23 aA
S4 3,30 aA
Pada tabel 14. Didapatkan hasil bahwa rataan pertambahan bobot badanS0 (2,92kg/ekor/hari) tidak berbeda nyata dengan perlakuan S1,S2 tetapi berbeda sangat nyata dengan perlakuan S3, dengan S4. Selanjutnya perlakuan S1 (2,87kg/ekor/hari) tidak berbeda nyata dengan perlakuan S2,tetapi berbeda sangat nyata dengan perlakuan S3 dengan S4. Selanjut nya S2 (2,98kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S3,dengan S4. Selanjutnya S3 (3,23kg/ekor/hari) tidak berbeda nyata dengan perlakuan S4.
Konversi Pakan
Hasil penilitian pengaruh kajian pemberian saoce sebagai subtitusi molases terhadap performance domba jantan dengan konversi pakan di sajikan pada Tabel 15.
31
Tabel 15. Data Pengamatan Konversi Pakan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
Terlihat bahwa rataan konversi pakan yang tertinggi di capai di perlakuan S2 yaitu 7,67kg/ekor/hari atau rata – rata 0,54kg/ekor/hari, di ikuti oleh perlakuan S3 yaitu 7,30kg/ekor/hari atau rata – rata 0,52kg/ekor/hari, selanjutnya di ikuti oleh perlakuan S1 yaitu 7,26kg/ekor/hari atau rata – rata 0,51kg/ekor/hari, selanjutnya di perlakuan S0 yaitu 7,05kg/ekor/hari atau rata – rata 0,50kg/ekor/hari,dan konversipakan terendah pada perlakuan S4 yaitu 6,63kg/ekor/hari atau rata – rata 0,47kg/ekor/hari.
Berdasarkan hasil analisis statistik sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap konversi pakan. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap konversi ransum yang diuji secara statistik dalam sidik ragamyang hasilnya dapat dilihat pada daftar sidik ragam di bawah ini.
Tabel. 16 Daftar Sidik Ragam Data Pengamatan Konversi Pakan Domba pada waktu 10-12 minggu (kg/ekor) Selama Penelitian
SK DB JK KT Fhit F tabel
32
Keterangan :
**= berbeda sangat nyata
Hasil analisis daftar sidik ragam menunjukkan bahwa F hitung lebih besar dari F tabel (P>0,01), artinya pemberian pakan dengan mengunakan saoce berbeda sangat nyata.
Selanjutnya untuk mengetahui besarnya pengaruh pemberian perlakuan yang berbeda dalam konversi ransum dilakukan uji Duncan yang disajikan pada Tabel 17.
Tabel 17. Hasil Uji DuncanPengamatan KonversiPakan Domba 12 Minggu(kg/ekor) Selama Penelitian
PERLAKUAN KONVERSI PAKAN
S0 7,05 cB
S1 7,26 bB
S2 7,67 aA
S3 7,30 bB
S4 6,63 dC
Pada tabel 17. Didapatkan hasil bahwa rataan konversi pakan S0 (7,05kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S1,S2,S3,dan S4.
Selanjutnya perlakuan S1 (7,26kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S2, dengan S4, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan S3.
Selanjut nya S2 (7,67kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S3,dengan S4. Selanjutnya S3 (7,30 kg/ekor/hari) berbeda sangat nyata dengan perlakuan S4.
33
PEMBAHASAN