HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
IV.I. 3 Tujuan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
IV.2 Hasil Hipotesis Pertama
IV.2.2 Hasil Uji Hipotesis Pertama
Sig. (Constant) 2.676 1.900 1.408 .162 Motivasi -.122 .107 -.121 -1.134 .260 Persepsi -.046 .052 -.102 -.882 .380 Pembelajaran .051 .064 .098 .798 .427 Kepribadian .070 .055 .140 1.280 .204
a Dependent Variable: ABSUT
Sumber: Hasil Penelitian, 2009 (Data Diolah)
Tabel IV. 9 diperoleh bahwa tidak ada satupun variabel bebas (independen) yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen yaitu nilai absolut Ut (AbsUt). Hal ini terlihat dari probabilitas signifikansi di atas tingkat kepercayaan 0,05. Jadi secara statistik model regresi tidak mengandung masalah heteroskedastisitas.
IV.2.2 Hasil Uji Hipotesis Pertama
Hipotesis pertama menyatakan bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), dan kepribadian (X4) berpengaruh nyata terhadap keputusan pembelian (Y) di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Banda Aceh.
Berdasarkan hasil regresi data primer yang telah diolah dengan menggunakan program SPSS versi 14, diperoleh hasil regresi linier berganda pada Tabel IV.10.
Tabel IV.10 Hasil Regresi Linier Berganda Hipotesis Pertama
Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta (Constant) 10.677 3.228 Motivasi -.314 .182 -.144 Persepsi .098 .088 .100 Pembelajaran .276 .109 .244 Kepribadian .514 .093 .474
a Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Hasil Penelitian, 2009 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel IV.10, maka persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Y = 10,677 - 0,314 X1 + 0,098 X2 + 0,276 X3 + 0,514 X4 + e
Pada persamaan tersebut dapat dilihat bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), dan kepribadian (X4) mempunyai pengaruh atau kemampuan untuk mempengaruhi naik atau turunnya nilai variabel terikat yaitu keputusan pembelian (Y). Persepsi, pembelajaran dan kepribadian mempunyai koefisien regresi positif sedangkan motivasi mempunyai koefisien regresi negatif terhadap keputusan pembelian. Hal ini terbukti dari koefisien persamaan regresi linier berganda yang masing-masing mempunyai kontribusi terhadap perubahan naik atau turunnya variabel terikat.
Nilai koefisien determinasi (R2) dipergunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas, yaitu motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), dan
kepribadian (X4) terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian (Y) maka dapat dilihat dari pada Tabel IV.11.
Tabel IV.11 Hasil Uji Koefisien Determinasi Hipotesis Pertama
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the
Estimate
1 .641(a) .411 .386 1.92130
a Predictors: (Constant), Kepribadian, Motivasi, Persepsi, Pembelajaran
Sumber: Hasil Penelitian, 2009(Data Diolah)
Berdasarkan Tabel IV.11 dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,411 hal ini menunjukkan bahwa 41,1% variabel keputusan pembelian (Y) dapat dijelaskan oleh motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), dan kepribadian (X4), sedangkan 58,9% adalah merupakan pengaruh dari variabel bebas lain yang tidak dijelaskan oleh model penelitian ini, seperti usia, pekerjaan, gaya hidup, dan keyakinan/sikap (Wilkie, 1986).
Hipotesis pertama diuji secara simultan dan secara parsial. 1. Uji F (Uji Simultan)
Model hipotesis yang dipergunakan dalam uji F, yaitu:
H0 : b1, b2, b3, b4 = 0 (artinya motivasi, persepsi, pembelajaran, dan kepribadian secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian).
H1 : b1, b2, b3, b4 ≠ 0 (artinya motivasi, persepsi, pembelajaran, dan kepribadian secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian).
Dengan kriteria pengambilan keputusan: terima H0 jika Fhitung < Ftabel pada =
5% dan tolak H0 jika Fhitung > Ftabel pada = 5%.
Hasil uji serempak dapat dilihat pada Tabel IV.12 berikut ini.
Tabel IV.12 Hasil Uji Secara Simultan Hipotesis Pertama
Model Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Regression 244.308 4 61.077 16.546 .000(a)
Residual 350.682 95 3.691
Total 594.990 99
a Predictors: (Constant), Kepribadian, Motivasi, Persepsi, Pembelajaran b Dependent Variable: Keputusan Pembelian
Sumber: Hasil Penelitian, 2009 (Data Diolah)
Dari Tabel IV.12 diperoleh nilai Fhitung sebesar 16,546 dengan signifikansi 0,000. Sedangkan nilai Ftabel pada tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05) maka diperoleh nilai Ftabel 0,05(4,95) = 2,46 Dengan demikian Fhitung > Ftabel, yaitu 16,546 > 2,46. Oleh karena itu maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa motivasi (X1), persepsi (X2), pembelajaran (X3), dan kepribadian (X4) secara bersama-sama berpengaruh highly significant terhadap keputusan pembelian (Y) di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Banda Aceh. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi pada uji F yaitu 0,000 yang lebih kecil daripada = 0,05. Highly significant menunjukkan bahwa motivasi, persepsi, pembelajaran, dan kepribadian berpengaruh sangat nyata terhadap keputusan pembelian di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Banda Aceh, hal ini berarti bahwa pada saat memutuskan untuk pembelian laptop mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah sangat dipengaruhi oleh faktor motivasi (kebutuhan, keinginan yang tidak terpenuhi, dorongan, dan proses
kesadaran), persepsi (pemaparan, perhatian, pemahaman, penerimaan, dan retensi), pembelajaran (motivasi, isyarat, respon, dan penguatan), kepribadian (teliti dan kehati-hatian, penyabar, dan perbedaan konsumen pada daya beli)
2. Uji t (Uji Secara Parsial)
Model hipotesis yang digunakan dalam Uji t yaitu:
H0 : bi = 0 (motivasi, persepsi, pembelajaran, dan kepribadian tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Banda Aceh).
H1 : bi ≠ 0 (motivasi, persepsi, pembelajaran, dan kepribadian berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian di kalangan mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah Banda Aceh).
Dengan kriteria pengambilan keputusan:
H0 diterima jika -ttabel≤ thitung≤ ttabel pada = 5 %.
H0 ditolak (H1 diterima) jika thitung < -ttabel atau thitung > ttabel pada = 5 %. Hasil uji parsial dapat dilihat pada Tabel IV.13 sebagai berikut.
Tabel IV.13 Hasil Uji Parsial Hipotesis Pertama
Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. (Constant) 10.677 3.228 3.307 .001 Motivasi -.314 .182 -.144 -1.722 .088 Persepsi .098 .088 .100 1.110 .270 Pembelajaran .276 .109 .244 2.541 .013 Kepribadian .514 .093 .474 5.528 .000
a Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Hasil Penelitian, 2009 (Data Diolah)
Tabel IV.13 diperoleh nilai thitung setiap variabel bebas. Nilai thitung akan dibandingkan dengan nilai ttabel pada tingkat kepercayaan 95% ( = 0,05). Nilai ttabel (0,025;95) = 1,98. Pengaruh parsial dari variabel motivasi (X1) diperoleh dengan nilai thitung sebesar -1,722 dengan demikian thitung > -ttabel, yaitu -1,722 > -1,98 maka H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti bahwa variabel motivasi (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y).
Pengaruh parsial dari variabel persepsi (X2) diperoleh dengan nilai thitung sebesar 1,110 dengan demikian thitung < ttabel, yaitu 1,110 < 1,98 maka H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti bahwa variabel persepsi (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y).
Pengaruh parsial dari variabel pembelajaran (X3) diperoleh dengan nilai thitung sebesar 2.541 dengan demikian thitung > ttabel, yaitu 2.541 > 1,98 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa variabel pembelajaran (X3) berpengaruh high significant terhadap keputusan pembelian (Y), hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah dalam memutuskan untuk membeli laptop berdasarkan proses pembelajaran yang meliputi motivasi, isyarat, respon, dan penguatan yang diterima dari berbagai sumber informasi.
Pengaruh parsial dari variabel kepribadian (X4) diperoleh dengan nilai thitung sebesar 5.528 dengan demikian thitung > ttabel, yaitu 5.528 > 1,98 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa variabel kepribadian (X4) berpengaruh high significant terhadap keputusan pembelian (Y), hal ini menunjukkan bahwa pada saat memutuskan untuk membeli laptop, mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah lebih
berhati-hati, teliti dan sabar mencari laptop yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya serta sesuai dengan kemampuan daya beli orang tuanya.