BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
2. Hasil Utama Penelitian
$ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $$ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ $ LP = 27.32 + 0.48 * CT R-Square = 0.21
Sesuai dengan hasil diatas, diperoleh bahwa penelitian ini terdistribusi normal dan linear, sehingga dapat dilakukan pengolahan data dengan menggunakan statistik parametrik. Metode analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesa dalam penelitian ini akan menggunakan teknik analisis regresi.
2. Hasil Utama Penelitian
a. Korelasi citra supermarket dengan loyalitas pelanggan
Berikut ini akan dijelaskan pengolahan data mengenai pengaruh citra supermarket terhadap loyalitas pelanggan yang diperoleh dengan teknik analisa regresi dengan bantuan program komputer SPSS 12.0 Berdasarkan hasil
Hipotesis nol dalam penelitian ini yaitu tidak ada pengaruh positif citra supermarket terhadap loyalitas pelanggan. Kriteria penolakan Ho jika p<α(0,05). Berdasarkan hasil perhitungan uji satu sisi, didapat nilai p(0,000), karena p(0,000)<α(0,05) maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif citra supermarket terhadap loyalitas pelanggan.
Hasil analisa regresi pada tabel 12. didapat nilai koefisien determinan (R2) sebesar 21.4%. Hal ini menunjukkan pengaruh citra supermarket terhadap loyalitas pelanggan sebesar 21.4%. Artinya variabel citra supermarket memberikan sumbangan efektif sebesar 21.4% dalam meningkatkan loyalitas pelanggan.
Tabel 12. Hasil ringkasan analisa regresi
Variabel R R2 F P Keterangan
Citra supermarket dan
loyalitas pelanggan 0.463 0.214 15.829 0.000 Ho ditolak
Coefficients(a) Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
(Constant
)
27,317 16,196 1,687 ,097
1
CITRA ,480 ,121 ,463 3,979 ,000
Persamaan garis regresi pada penelitian ini adalah Υ`=β0 +β1X1. Loyalitas pelanggan dilambangkan dengan (Y`) dan citra supermarket dilambangkan dengan (X1). Berdasarkan rumus tersebut, persamaan garis regresinya adalah Y`= 27.317 + 0.480X1. Sehingga dapat disimpulkan jika tidak ada citra supermarket maka skor loyalitas pelanggan adalah 27.797. Koefisien regresi 0.480 menggambarkan setiap penambahan 1 satuan citra supermarket akan menambah loyalitas pelanggan sebesar 0.480.
b. Nilai empirik dan rata-rata hipotetik
1). Nilai empirik dan nilai hipotetik loyalitas pelanggan
Salah satu tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai loyalitas pelanggan yang dimiliki oleh subjek penelitian, untuk itu peneliti menggunakan alat penelitian berupa skala loyalitas pelanggan.
Setelah dilakukan uji reliabilitas didapat 33 item yang memenuhi persyaratan untuk kemudian dianalisa menjadi data penelitian dengan rentang 1-4 sehingga dihasilkan total skor minimum sebesar 33 dan skor maksimun sebesar 132.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total skor maksimum 102 dan skor minimum 53. Hasil perhitungan rata-rata empirik dan rata-rata hipotetik loyalitas pelanggan dapat dilihat pada tabel 13 berikut ini:
Tabel 13. Perbandingan Mean Hipotetik dan Mean Empirik Loyalitas Pelanggan
Empirik Hipotetik
Variabel
Min Max Mean SD Min Max Mean SD
Loyalitas
Pelanggan 77 112 91.67 7.359 33 132 82.5 16.5
Berdasarkan tabel 13 maka diperoleh nilai rata-rata empirik proses loyalitas pelanggan sebesar 91.67 dengan standar deviasi sebesar 7.359 dan nilai rata-rata hipotetik sebesar 82.5 dengan standar deviasi sebesar 16.5.
Jika dilihat perbandingan antara rata-rata empirik dengan rata-rata hipotetik, maka diperoleh rata-rata empirik lebih besar daripada rata-rata hipotetik dengan selisih 9.17. Hasil ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan yang dimiliki subjek penelitian lebih tinggi daripada rata-rata loyalitas pelanggan yang dimiliki populasi umumnya.
2). Nilai empirik dan nilai hipotetik citra supermarket
Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai citra supermarket dari subjek penelitian, untuk itu peneliti menggunakan alat penelitian berupa skala citra supermarket.
Setelah dilakukan uji reliabilitas didapat 49 item yang memenuhi persyaratan untuk kemudian dianalisa menjadi data penelitian dengan rentang 1-4 sehingga dihasilkan total skor minimum sebesar 49 dan skor maksimun sebesar
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total skor maksimum 93 dan skor minimum 49. Hasil perhitungan rata-rata empirik dan rata-rata hipotetik citra supermarket dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini:
Tabel 14. Perbandingan Mean Hipotetik dan Mean Empirik Citra Supermarket
Empirik Hipotetik
Variabel
Min Max Mean SD Min Max Mean SD
Citra
Supermarket 100 145 134.07 7.099 49 196 122.5 24.5
Berdasarkan tabel 14 maka diperoleh nilai rata-rata empirik citra supermarket sebesar 134.07 dengan standar deviasi sebesar 7.099 dan nilai rata-rata hipotetik sebesar 122.5 dengan standar deviasi sebesar 24.5.
Jika dilihat perbandingan antara rata-rata empirik dengan rata-rata hipotetik, maka diperoleh rata-rata empirik lebih besar daripada rata-rata hipotetik dengan selisih 11.57. Hasil ini menunjukkan bahwa citra supermarket subjek penelitian lebih tinggi daripada rata-rata citra supermarket pada populasi umumnya.
c. Kategorisasi loyalitas pelanggan
Norma kategorisasi loyalitas pelanggan yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tabel 15. Norma loyalitas pelanggan
Rentang nilai Kategori
X < (μ-1.0 SD) Rendah
(μ-1.0SD) ≤ X ≤ (μ+1.0 SD) Sedang
X ≥ (μ+1.0 SD) Tinggi
Besar nilai rata-rata hipotetik loyalitas pelanggan adalah 82.5 dengan standar deviasi 16.5 sehingga kategorisasi yang diperoleh adalah sebagai berikut.
Tabel 16. Kategorisasi Loyalitas Pelanggan
Rentang nilai Kategori Jumlah
(N) Persentase (%) X < 66 Rendah - -% 66 ≤ X <99 Sedang 49 81,66% X ≥ 99 Tinggi 11 18,34% Total 60 100%
Berdasarkan tabel 16 dapat diketahui bahwa subjek penelitian yang memiliki loyalitas tinggi terhadap supermarket sebesar 18,34% sedangkan 81,66% subjek penelitian memiliki loyalitas sedang terhadap supermarket dan tidak ada subjek penelitian yang memiliki loyalitas rendah terhadap supermarket. Hal ini berarti sebagian besar subjek penelitian memiliki loyalitas yang sedang terhadap supermarket
Norma kategorisasi citra supermarket yang digunakan adalah sebagai berikut:
Tabel 17. Norma kategorisasi citra supermarket
Rentang nilai Kategori
X < (μ-1.0 SD) Negatif
(μ-1.0SD) ≤ X ≤ (μ+1.0 SD) Netral
X ≥ (μ+1.0 SD) Positif
Besar nilai rata-rata hipotetik citra supermarket adalah 122.5 dengan standar deviasi 24.5 sehingga kategorisasi yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Tabel 18. Kategorisasi data citra toko
Rentang nilai Kategori Jumlah
(N) Persentase (%) X < 98 Negatif - -% 98 ≤ X <147 Netral 60 100% X ≥ 147 Positif - -% Total 60 100
Berdasarkan tabel 18 dapat diketahui bahwa subjek penelitian yang memiliki penilaian netral terhadap citra supermarket sebesar 100% sedangkan tidak ada subjek penelitian memiliki penilaian terhadap citra supermarket yang tergolong positif dan tidak ada subjek penelitian yang memiliki penilaian negatif
terhadap citra supermarket. Hal ini berarti sebagian besar subjek penelitian memiliki penilaian positif terhadap citra supermarket