• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Lampiran 10. Hasil Wawancara dengan Guru Kelas

Tempat wawancara : Ruang Kelas Banana Waktu wawancara : Pukul 11.00-11.15 WIB Tanggal wawancara : 6 Maret 2017

Keterangan : P (Pertanyaan peneliti) J (Jawaban responden)

Wawancara 1 Subjek 2

P Bagaimana pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang dilakukan guru pendidikan jasamani?

J Ohh itu.. Jadi dilaksanakan pada jadwalnya hari kamis siang mas itu, dilaksanakannya kan bersama-sama, anak dikelas avocado. Jadi ada 4 anak dan di.. nanti yang mengintruksi secara penuh pak Karno, jadi guru kelasnya tinggal mendampingi. Membantu untuk menyiapkan anaknya biar tidak nangis. Kan kadang anak kecil tau dengan guru lain aja udah gamau. P Apakah guru pendidikan jasmani meminta bantuan dalam pelaksanaan

pembelajaran kepada guru mata pelajaran lain?

J Iya mas. Jadi guru kelas mendampingi dan membantu.

P Apakah proses pendampingan siswa autis dilakukan oleh guru pendidikan jasmani dalam pelaksanaan pembelajaran, Bu?

J Iya dilakukan.

P Bagaimana proses pendampingan siswa autis dalam pembelajaran pendidikan jasmani?

J Jadi untuk misalnya untuk gerakan penguluran, atau gerakan yang pokok- pokok itu kan yang tau guru olahraga ya. Jadi, kayak kita kan taunya masih awam, jadi tetep yang melaksanakan tetep guru penjasnya. Jadi kalo guru kelas cuma mendampingi dan membantu aja. Jadi yang menggerakan itu tetep guru olahraga. Satu-satu dipegang pak Karno, jadi dibantu gerakannya oleh pak Karno. Guru tinggal mendampingi aja.

P Bagaimana tingkat efektifitas pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang dilakukan oleh guru penjas, Bu?

misalnya yang motoriknya itu belum kuat, jadi dengan adanya pendidikan itu kan anak itu bisa dipijit atau di apa gitu. Nanti bisa membantu untuk gerak motorik halus dan kasarnya.

Lampiran 11. Hasil Wawancara dengan Guru Kelas Narasumber : N.U

Tempat wawancara : Ruang Kelas strawberry Waktu wawancara : Pukul 10.30-10.45 WIB Tanggal wawancara : 6 Maret 2017

Keterangan : P (Pertanyaan peneliti) J (Jawaban responden)

Wawancara 1 Subjek 3

P Bagaimana pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang dilakukan guru pendidikan jasamani, Bu?

J Aa.. Selama ini ya mas yang dilakukan guru penjas kalau untuk usia murid saya ini SD kevin kelas 2 ini. Jadi, anak-anak materi penjas itu diintegrasikan dengan kebutuhannya. Jadi disesuaikan dengan kebutuhannya dan dengan usianya. Jadi bentuknya itu lebih banyak aa.. latihan-latihan motorik kasar yang diintegrasikan kedalam pendidikan jasmani tersebut. Nah, bentuk-bentuknya aa.. variasi mas. Jadi untuk pertama kita pemanasan dulu, streaching ya istilahnya. Itu dari atas sampai bawah semuanya, kemudian dengan mattrass anak-anak itu berguling- guling, kemudian merayap, merangkak, lompat dengan apa? Aa.. dengan ada tandanya ya. Istilahnya itu apa ya? Pokoknya ada tandanya itu dot to dot lah istilahnya seperti itu. Nah, itu bentuknya seperti itu ya mas ya. Itu diintegrasikan dengan kebutuhan dia yang kebetulan anak yang saya pegang ini kan masih hiper aktif anaknya. Jadi, berdasarkan assessment anak ini membutuhkan latihan-latihan yang bersifat gerak motorik kasar yang istilahnya penjas adaptif gitu ya. Latihannya seperti itu bentuk- bentuknya.

P Apakah guru pendidikan jasmani meminta bantuan dalam pelaksanaan pembelajaran kepada guru mata pelajaran lain?

J Jadi seperti ini, kita sebagai guru kelas jadi mengampu ini bersifat sebagai promter ya. Jadi mendampingi ketika guru olahraga memberikan materi, memberikan instruksi. Pada awalnya guru tersebut langsung memegang secara individual. Kemudian, karena itu bersifat klasikal selanjutnya kita guru kelas yang mendampingi murid yang kita ampuh. Intinya berarti kan bekerjasama ya kita di libatkan dalam pembelajaran penjaas adaptif disekolah ini. Karena karakter anaknya yang masih harus diprom.

P Apakah proses pendampingan siswa autis dilakukan oleh guru pendidikan jasmani dalam pelaksanaan pembelajaran?

J Iya. Otomatis dia mendampingi. Misalkan, dia memberikan instruksi dan anak mungkin melakukannya belum sesuai dengan instruksinya. Itu kan akhirnya kita guru kelas ikut mendampingi. Memprom tadi itu ya. Dan tapi apa yang kita lakukan itu, si guru penjas itu meberikan pendampingan. Guru penjas mengajarkan juga kepada guru pendamping bagaimana cara melakukan gerakan yang benar.

P Bagaimana proses pendampingan siswa autis dalam pembelajaran pendidikan jasmani, Bu?

J Jadi kalau dari awal guru penjas memberikan instruksi. Kita mendampingi anak dibelakangnya. Ketika dia memberikan instruksi, kita liat respon anak. Kalau respon anak sudah melakukan dengan benar itu oke. Jadi dia hanya sebagai pendamping saja. Tapi untuk usia anak SD masih sekitar 40% lah untuk merespon. Jadi saya prom, kita bantu gitu. Nah, si guru penjas itu juga memberikan pendampingan terus mas. Jadi lewat motivasi, lewat ayoo.. ayoo.. Kevin ayo! seperti ini..! motivasi oral juga. Kadang kalau belum maksimal, saya sebagai guru memprom belom tepat guru penjas memberikan arahan kepada kita.

P Bagaimana tingkat efektifitas pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang dilakukan oleh guru penjas?

J Kalau menurut saya sih efektif ya selama ini. Kita olahraga penjas adaptif ini diberikan sesuai dengan kelompok. Yang pertama sesuai dengan karakteristik untuk anaknya. Sesuai dengan kelompok usianya dan kelompok kelasnya. Jadi, kita diberikan materi dan instruksi dari guru penjas itu sudah dikelompokkan sesuai tadi karakternya, usianya, kemampuannya, kebutuhannya, itu sudah dikelompokkan. Nah, terus materi yang dia berikan dia sesuaikan juga dengan kebutuhan si anak. Jadi, materi untuk anak SD dan SMP,SMA itu jauh berbeda. Karena tadi disesuaikan dengan kemampuannya mas. Jadi menurut saya sangat efektif dengan materi yang diberikan guru olahraga dan ini juga di indoor ya untuk anak SD. Karena untuk mengurangi hiper dan konsentrasi siwa.

Lampiran 12. Hasil Wawancara dengan Guru Kelas