• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel r untukdf = 1-50

HASIL WAWANCARA 1. Wawancara dengan MF

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah fathan merasa kesulitan?

siswa : Tidak sulit kak.

Peneliti : apakah matematika merupakan salah satu pelajaran yang adek sukai?

Siswa : Iya.

Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : 47 kak.

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bagaimana langkah-langkahnya?

Siswa : Kurang tahu kak.

Peneliti : Misalnya kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : 12 + 5 – 3 = 14

Peneliti : Dalam soal tersebut terdapat pengurangan 5 – (-3), tanda negatif kalau bertemu dengan negatif apa jadinya?

Siswa : Negatif kak.

Peneliti : Kalau tandanya berbeda seperti 12 + (-5) = . . . berapa hasilnya?

Siswa : 12 + 5 = 17 kak

Peneliti : Sekarang Fathan kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : sudah kak.

Peneliti : Kalau 7 x 8 berapa?

Siswa : 56 kak (berfikir lama)

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : operasi perkalian kak.

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12) : 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : 24 x 4 + 24 – (12 : 2) = 96 + 24 – 6 = 120 – 6 = 56 2. Wawancara dengan SA

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah sulaiman merasa kesulitan?

Siswa : Ada sedikit yang sulit kak.

Peneliti : kesulitannya seperti apa?

Siswa : mengerjakan penjumlahan dan perkalian yang angkanya besar kak, seperti puluhan dan ratusan.

Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : 47 kak (menggunakan tangan)

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bagaimana langkah-langkahnya?

Siswa : (diam tidak menjawab)

Peneliti : kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : 12 + 5 – 3 = 14

Peneliti : Dalam soal tersebut terdapat pengurangan 5 – (-3), tanda negatif kalau bertemu dengan negatif apa jadinya?

Siswa : (tidak menjawab)

Peneliti : Sekarang sulaiman kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : hafal tapi ada yang kurang hafal sedikit kak.

Peneliti : Kalau 7 x 8 berapa?

Siswa : 42 kak ya kak.

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : operasi perkalian kak

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12) : 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : tidak mau mengerjakan 3. Wawancara dengan AF

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah Fikri merasa kesulitan?

Siswa : lumayan sulit kak.

Peneliti : kesulitannya seperti apa?

Siswa : Kesulitannya itu dalam menjumlahkan bilangan yang besar, setelah itu menyelesaikan operasi campuran kak.

Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : 47 kak.

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bagaimana langkah-langkahnya?

Siswa : Kurang tahu kak.

Peneliti : kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : 12 + 5 – 3 = 14 (bermain-main)

Peneliti : Dalam soal tersebut terdapat pengurangan 5 – (-3), tanda negatif kalau bertemu dengan negatif apa jadinya?

Siswa : Negatif kak.

Peneliti : Kalau tandanya berbeda seperti 12 + (-5) = . . . berapa hasilnya?

Siswa : 12 - 5 = 7 kak

Peneliti : Sekarang Fikri kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : sudah kak.

Peneliti : Kalau 7 x 5 berapa?

Siswa : 36 kak

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : tidak mengerti kak.

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12) : 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : tidak tahu kak 4. Wawancara dengan ML

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah Luthfi merasa kesulitan?

Siswa : Tidak sulit kak tapi membosankan.

Peneliti : apakah matematika merupakan salah satu pelajaran yang Luthfi sukai?

Siswa : tidak kak, belajar matematika itu membosankan karena terlalu banyak hitungannya

Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : 47 kak

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bagaimana langkah-langkahnya?

Siswa : tidak ingat kak.

Peneliti : kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : susah kak

Peneliti : Sekarang Luthfi kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : tidak hafal semua kak Peneliti : Kalau 6 x 9 berapa?

Siswa : 45 kak

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : (tidak menjawab)

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12): 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : susah kk, tidak tahu. (tidak dikerjakan)

5. Wawancara dengan MH

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah Habib merasa kesulitan?

Siswa : cukup sulit kak.

Peneliti : kesulitannya dimana?

Siswa : banyak latihan-latihannya kak, terus hitung-hitungannya juga susah.

Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : (tidak mau mengerjakan)

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bisa mengerjakannya?

Siswa : lupa kak.

Peneliti : kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : tidak tahu.

Peneliti : Sekarang Habib kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : tidak begitu hafal kak.

Peneliti : Kalau 9 x 5 berapa?

Siswa : 45 apa 54 ya.., sepertinya 45 kak.

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu

dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : operasi perkalian kak

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12) : 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : (tidak mau menjawab) 6. Wawancara dengan RR

Peneliti : Pada saat belajar matematika, apakah Rezki merasa kesulitan?

Siswa : iya kak, matematika itu sangat sulit.

Peneliti : kesulitannya itu biasanya dimana?

Siswa : susah menghafalnya karena terlalu banyak angka-angka Peneliti : Kalau ada soal seperti ini 34 + 13 = . . . berapa isinya?

Siswa : 37 kak. (berusaha mencari jawaban)

Peneliti : Kalau pakai cara membeberkan nilai puluhan dan satuannya bagaimana langkah-langkahnya?

Siswa : tidak mengerti kak.

Peneliti : kalau ada soal seperti ini 12 + 5 – (-3) = . . . bagaimana cara penyelesaiannya?

Siswa : 12 + 5 – 3 = 14

Peneliti : dalam soal kan ada 5 – (-3), tanda negatif kalau bertemu dengan negatif apa jadinya?

Siswa : Negatif kak

Peneliti : Kalau tandanya berbeda seperti 12 + (-5) = . . . berapa hasilnya?

Siswa : 12 + 5 = 17 kak

Peneliti : Sekarang Rezki kan sudah kelas V, perkalian Satu sampai perkalian Sembilan sudah hafal ?

Siswa : tidak hafal kak

Peneliti : yang kurang hafal perkalian berapa?

Siswa : perkalian diatas 4 kak Peneliti : Kalau 3x8 berapa?

Siswa : 27 kak

Peneliti : Kalau semua operasi hitung (perkalian, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan) digabungkan menjadi satu dalam sebuah soal (soal campuran), biasanya yang dikerjakan terlebih dahulu operasi hitung yang mana dek?

Siswa : operasi perkalian kak

Peneliti : Misalnya ada soal campurannya seperti ini 24 x 4 + ( 24 – 12) : 2 = . . . berapa hasilnya?

Siswa : tidak dapat kak. (berusaha mencari jawaban)

LAMPIRAN XX

Dokumen terkait