Distribusi Kecenderungan Frekuensi Data Variabel Persepsi Kemudahan Penggunaan
3. Uji Hipotesis a. Hipotesis 1
H1: Minat Menggunakan e-Filing berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Magelang
Pengujian hipotesis pertama (HI) dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana Hasil analisis regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 29. Rangkuman hasil uji hipotesis pertama dengan menggunakan regresi linear sederhana
Nilai r Nilai t Sig Konsta
nta (a)
Konsta nta (b)
r hitung r2 thitung ttabel
0,524 0,275 6,096 1,66088 0,000 12,568 0,802 Sumber: data primer yang diolah, 2017
1) Persamaan Garis Regresi
Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat dilihat bahwa nilai konstanta sebesar 12,568 dan koefisien regresi minat menggunakan e-Filing 0,802 sehingga hasil tersebut dapat dibuat persamaan regresi regresi sebagai berikut:
87
Y = 12,568+ 0,802 X1
Berdasarkan persamaan yang telah dibuat dapat diketahui bahwa jika variabel minat menggunakan e-Filing (X1) dianggap konstan, maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan sebesar 12,568. Dari persamaan tersebut dapat diketahui juga bahwa jika minat menggunakan e-Filing (X1) meningkat 1 poin, maka nilai Kepatuhan Wajib Pajak (Y) akan meningkat sebesar 0,802 poin. Nilai koefisien regresi Minat Menggunakan e-Filing (X1) bernilai positif yang berarti bahwa variabel Minat Menggunakan e-Filing berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.
2) Koefisien Determinasi Sederhana
Berdasarkan hasil rangkuman hasil uji hipotesis tersebut diketahui bahwa nilai koefisien determinasi sederhana (r2 ) sebesar 0,275. Hal ini berarti bahwa Minat Menggunakan e-Filing memiliki pengaruh positif dan berpengaruh sebesar 27,5% terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, sedangkan sisanya sebesar 72,5% dipengaruhi oleh variabel lainnya. 3) Uji Signifikansi dengan Uji t
Berdasarkan tabel 29 diatas, dapat dilihat bahwa nilai thitung sebesar 6,096 sedangkan ttabel pada tingkat signifikansi 5% yaitu sebesar 1,66088 (6,096> 1,66088). Nilai sig. pada tabel 29 diatas sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa minat wajib pajak menggunakan e-Filing signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
88
Berdasarkan uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahawa variabel minat menggunakan e-Filing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan minat menggunakan e-Filing terhadap kepatuhan wajib pajak di Magelang.
b. Hipotesis 2
H2 : Persepsi Kebermanfaatan Pengunaan E-Filing berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Magelang
Tabel 30. Rangkuman hasil uji hipotesis kedua dengan menggunakan regresi linear sederhana
Nilai r Nilai t Sig Konsta
nta (a)
Konstant a
(b)
r hitung r2 thitung ttabel
0,670 0,450 8,946 1,66088 0,000 8,489 0,457 Sumber: data primer yang diolah, 2017
1) Persamaan Garis Regresi
Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat dilihat bahwa nilai konstanta sebesar 8,489 dan koefisien regresi minat menggunakan e-Filing 0,457 sehingga hasil tersebut dapat dibuat persamaan regresi regresi sebagai berikut:
Y = 8,489+ 0,457 X2
Berdasarkan persamaan yang telah dibuat dapat diketahui bahwa jika variabel persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing (X2 )dianggap konstan, maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan sebesar 8,489. Dari persamaan tersebut dapat diketahui juga bahwa jika persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing (X2) meningkat
89
1 poin, maka nilai Kepatuhan Wajib Pajak (Y) akan meningkat sebesar 0,457 poin. Nilai koefisien regresi persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing (X2) bernilai positif yang berarti bahwa variabel persepsi kebermanfaatan penggunan e-Filing berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.
2) Koefisien Determinasi Sederhana
Berdasarkan hasil rangkuman hasil uji hipotesis tersebut diketahui bahwa nilai koefisien determinasi sederhana (r2 ) sebesar 0,450. Hal ini berarti bahwa persepsi kebermanfaatan e-Filing memiliki pengaruh positif dan berpengaruh sebesar 45% terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, sedangkan sisanya sebesar 55% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
3) Uji Signifikansi dengan Uji t
Berdasarkan tabel 30 diatas, dapat dilihat bahwa nilai thitung
sebesar 8,946 sedangkan ttabel pada tingkat signifikansi 5% yaitu sebesar 1,66088 (8,946> 1,66088). Nilai sig. pada tabel 30 diatas sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa persepsi kebermnafaatan e-Filing signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahawa variabel persepsi kebermanfaatan e-Filing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan
90
signifikan persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing terhadap kepatuhan wajib pajak prang pribadi di Magelang. c. Hipotesis 3
H3 : Kemudahan Penggunaan E-Filing berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Magelang
Tabel 31. Rangkuman hasil uji hipotesis ketiga dengan menggunakan regresi linear sederhana
Nilai r Nilai t Sig Konstant
a (a)
Konsta nta (b)
r hitung r2 thitung ttabel
0,593 0,352 7,293 1,66088 0,000 11,979 0,491 Sumber: data primer yang diolah, 2017
1) Persamaan Garis Regresi
Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat dilihat bahwa nilai konstanta sebesar 11,979 dan koefisien regresi persepsi kemudahan penggunaan e-Filing 0,491 sehingga hasil tersebut dapat dibuat persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 11,979+ 0,491 X3
Berdasarkan persamaan yang telah dibuat dapat diketahui bahwa jika variabel persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) dianggap konstan, maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan sebesar 11,979. Dari persamaan tersebut dapat diketahui juga bahwa persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) meningkat 1 poin, maka nilai Kepatuhan Wajib Pajak (Y) akan meningkat sebesar 0,491 poin. Nilai koefisien regresi persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) bernilai positif yang berarti
91
bahwa variabel persepsi kemudahan penggunaan e-Filing berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak.
2) Koefisien Determinasi Sederhana
Berdasarkan hasil rangkuman hasil uji hipotesis tersebut diketahui bahwa nilai koefisien determinasi sederhana (r2) sebesar 0,352. Hal ini berarti bahwa persepsi kemudahan penggunaan e-Filing memiliki pengaruh positif dan berpengaruh sebesar 35,2% terhadap Kepatuhan Wajib Pajak, sedangkan sisanya sebesar 64,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
3) Uji Signifikansi dengan Uji t
Berdasarkan tabel 31 diatas, dapat dilihat bahwa nilai thitung
sebesar 7,293 sedangkan ttabel pada tingkat signifikansi 5% yaitu sebesar 1,66088 (7,293> 1,66088). Nilai sig. pada tabel 30 diatas sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan e-Filing signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahawa variabel persepsi kemudahan penggunaan e-Filing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing terhadap kepatuhan wajib pajak di Magelang.
92 d. Hipotesis 4
H4 : Minat, Persepsi Kebermanfaatan dan Kemudahan Penggunaan E-Filing secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Magelang
Tabel 32. Rangkuman hasil uji hipotesis keempat dengan menggunakan regresi linear berganda
Variabel Independen
Nilai r Nilai F Sig. Kons -tanta
(a)
Kons -tanta
(b)
Rhitung R2 Fhitung Ftabel
Minat Menggunak an e-Filing 0,702 0,492 31,033 2,70 0,000 5,706 0,168 Persepsi Kebermanf aatan Penggunaa n e-Filing 0,313 Persepsi Kemudahan Penggunaa n e-Filing 0,176
Sumber: data primer yang diolah, 2017 1) Persamaan Regresi Berganda
Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat dilihat bahwa nilai konstanta sebesar 5,706 dan koefisien regresi minat menggunakan e-Filing (X1), persepsi kebermanfaatan penggunaan e-filing (X2), dan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) masing-masing sebesar 0,168, 0,313 dan 0, 176 sehingga hasil tersebut dapat dibuat persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 5,706 + 0,168 X1 + 0,313 X2 + 0,176 X3 Berdasarkan persamaan tersebut maka dapat diketahui:
93
a) Nilai konstan sebesar 5,706 berarti bahwa jika seluruh variabel independen dianggap konstan yaitu minat menggunakan e-Filing, persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing dan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing maka nilai variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak akan sebesar 5,706. b) Nilai koefisien regresi minat menggunakan e-Filing (X1)
sebesar 0,168 berarti bahwa apabila terjadi kenaikan 1 poin minat menggunakan e-Filing (X1) maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan naik sebesar 0,168.
c) Nilai koefisien regresi persepsi kebermanfatan penggunaan e-Filing (X2) sebesar 0,313 berarti bahwa apabila terjadi kenaikan 1 poin persepsi kebermanfaatan penggunaaan e-Filing (X2) maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan naik sebesar 0,313.
d) Nilai koefisien regresi persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) sebesar 0,176 berarti bahwa apabila terjadi kenaikan 1 poin persepsi kemudahan penggunaan e-Filing (X3) maka nilai kepatuhan wajib pajak (Y) akan naik sebesar 0,176. 2) Koefisien Determinasi Sederhana
Berdasarkan hasil rangkuman hasil uji hipotesis tersebut diketahui bahwa nilai koefisien determinasi sederhana (R2 ) sebesar 0,492. Hal ini berarti bahwa kepatuhan wajib pajak di magelang pada tahun 2016 dipengaruhi 49,2% variabel minat menggunakan
94
e-Filing, persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing, dan variabel persepsi kemudahan penggunaan e-Filing. Sedangkan sisanya sebesar 50,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
3) Uji Signifikansi dengan Uji F
Berdasarkan hasil uji regresi berganda pada tabel 31 dapat dilihat bahwa nilai Fhitung sebesar 31,033 lebih besar dari Ftabel pada tingkat signifikansi 5% adalah sebesar 2,70 (31,033> 2,70). Nilai sig. pada tabel 32 diatas sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa minat menggunakan e-Filing, persepsi kebermanfaatan penggunaan Filing, dan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini disebabkan karena nilai ssignifikansi 0,000 lebih kecil dari nilai α = 5%.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut dapat disimpulkan bahwa minat menggunakan e-Filing, persepsi kebermanfaatan penggunaan e-Filing dan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara minat menggunakan e-Filing, persepsi kebermanfataan penggunaan e-Filing dan persepsi kemudahan penggunaan e-Filing terhadap kepatuhan wajib pajak.
95 B. Pembahasan
1. Minat Menggunakan e-Filing Berpengaruh terhadap Kepatuhan