• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. HIPOTESIS PENELITIAN

Hipotesis merupakan suatu pernyataan yang penting kedudukannya dalam penelitian10.

Ada dua jenis hipotesis yang digunakan dalam penelitian :

a. Hipotesis kerja, atau disebut dengan hipotesis alternatif, disingkat Ha. Hipotesis kerja menyatakan adanya hubungan antara variabel X dan Y, atau adanya perbedaan anatara dua kelompok11.

Dengan demikian, hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini menyatakan adanya pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap keputusan pembelian konsumen.

9 Dwi Endriani, “Skripsi Pengaruh Brand Image Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Jasa Dalam Perspektif Ekonomi Islam”, (Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Tahun 2018 M), 40.

10 Suharsimi Arikunto, Prosedur Peneitian, Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: PT RINEKA CIPTA, 2013), 112.

b. Hipotesis nol (null hypotheses) disingkat Ho.

Hipotesis nol sering juga disebut hipotesis statistik, karena biasanya dipakai dalam penelitian yang berdifat statistik, yaitu diuji dengan perhitungan stastistik. Hipotesis nol menyatakan tidak adanya perbedaan antara dua variabel, atau tidak adanya pengaruh veriabel X terhadap variabel Y12.

Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) dalam penelitian ini menyatakan tidak adanya pengaruh kinerja pegawai terhadap keputusan pembelian konsumen.

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Pendekatan dan jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian

Metode dalam penelitian ini, penelitian menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam penelitian status sekelompok manusia, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan, factual atau akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar

fenomena yang diselidiki. Ciri-ciri deskriptif bukan hanya menggambarkan mengenai situasi atau kejadian, tetapi juga menerangkan hubungan, menguji, hipotesa-hipotesa, membuat prediksi serta mendapatkan arti dan implikasi dari suatu masalah yang dipecahkan13

2. Jenis Penelitian

Bentuk dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaif. Penelitian kuantitaif adalah data penelitian beruap angka-angka dan analisis menggunakan statistik.14

3. Populasi, Sampling Dan Sampel Penelitian a. Populasi

Populasi adalah kumpulan dari keseluruhan pengukuran, objek, atau individu yang sedang dikaji.15 Adapun populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen koprasi PON-PES Darul-hikmah yang berjumlah -+800 orang

b. Sampling

Sampling adalah proses penyeleksi porsi dan populasi untuk dapat mewakili populasi. Teknik sampling merupakan cara yang ditempuh dalam pengambilan sempel, agar memperoleh sempel yang benar sesuai dengan keseluruhan subjek penelitian.16

13 Ajak Rujakat, Pendekatan penelitian kuantitatif (Yokyakarta:DEEPUBLISH 2018). 1 14 Sugiano, Metode penelitian kuantitatif dan R&D (Bandung:Alfabet 2016). 7

15 Harinaldi. Prinsip-prinsip statiktis untuk teknis dan sains (Jakarta:erlangga 2005). 3

16 Nana syaodi sukmadinata. Metode penelitian pendidikan (Bandung:PT Remaja ROSDAKARYA 2005). 253

Adapun dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik sampling aksidental adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti maka dapat digunakan sebagai sampel

Peneliti langsung mengumpulkan data dari unit sampling yang ditemui. Peneliti mengumpulkan data langsung dari setiap orang yang dijumpai, sampai jumlah yang diharapkan terpenuhi.

c. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah atau karakteristik yang dimiliki dan dianggap mewakili populasi. Dalam penelitian ini penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin, sebagai berikut :

n =

Keterangan :

N = Ukuran sampel N = Ukuran Populasi

e = Batas toleransi kesalahan

Dengan populasi yang berjumlah 800 orang, maka diperoleh jumlah sampel dengan perhitungan menggunakan rumus Slovin sebagai berikut: n = =

0,0324

26,92dibulatkan 30 800 1 800 2    orang. 2 Ne 1 N  2 Ne 1 N 

Dengan demikian, jumlah sampel yang digunakan untuk penelitian ini sebanyak 30 orang (pelanggan).

Adapun 30 orang (pelanggan) yaitu :

1. Zainal arifin 2. Hasanuddin 3. Hilmi 4. Moh. Halimi 5. Zainullah 6. Hamdani 7. Moh. Afif 8. Asrorul Kafi 9. Moh. Maulana 10. Yusron Romli 11. Ridwan Rahulana 12. Zainul Ikrom 13. Hasani 14. Abdul Aziz 15. Mujibur Rohman 16. Moh Hanafi\ 17. Riswan 18. Misbahul Ulum 19. Saiful Bahri 20. Ahmad Junaidi 21. Zainal Alim 22. Moh Fauzi 23. Fikram Komar 24. Zakiya Ananda S 25. Lutfia Ardania 26. Tiaratus Zahroh 27. Risma Safira 28. Ririn Zuraidah 29. Ummi Hani 30. Anisa kamilia

4. Sumber data, variable dan skala pengukurannya a. Sumber Data

Sumber data adalah sekumpulan informasi yang diperlukan ntuk pengambilan keputusan . data yang baik harus objektif, reprensentatif tempat waktu dan relevan.17

Dalam peelitian ini sumber data yang akan digali adalah sumber data primer dan sumber data skunder, yaitu:

17 Muhammad Metode Pnelitian Ekonomi Islam pendekatan Kuantitatif (Depok: Raja wali pers, 2017). 98

1) Sumber data primer adalah data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh suatu organisasi atau perorangan langsung dari objeknya.18 Dalam penelitia ini sumber data primernya berupa angket. Angket adalah sebuah pertanyaan yang secara logis brhubungan dengan masalah penelitian, setiap pertanyaan merupakan jawaban yang mempunyai makna dalam menjawab permasalahan penelitian.19

2) Sumber data skunder adalah dokumentasi yaitu data yang diperoleh dari sumber yang sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain biasanya sudah dalam bentuk publikasi.20 kemudian obserfasi sebagai data skunder, obserfasi adalah seluruh kegiatan pengamatan terhadap suatu objek atau orang lain.seperti, cir-ciri, otifasi, perasaan-prasaan dan iktikat oranglain.21

b. Variabel

Variabel adalah suatu yang menjadi pusat perhatian, yang memberikan pengaruh dan memiliki nilai sehingga dapat berubah.22 1) Variabel independen dalam penelitian ini adalah kinerja

Pegawai

18 Ibid……….,.102

19 Minto rahayu, Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi (Jakarata:Gransindo 2007) 124 20 Muhammad Metode Pnelitian……….,.102

21 Fredy Rangkuti Riset Pemasaran(Jakarta:PT Gramedia pustaka utama 2007) 42 22 Tia mutiara Ilmu pengetahuan alam (jakarta Erlangga 2008) 7

2) Varibel dependen dalam penelitian adalah: Keputusan Pembelian Konsumen

c. Skala Pengukuran

Dalam skalapengukurn ini peneliti menggunakan skala likert. Skala likert merupakan skala yang mengukur kesetujuan atau ketidak setujuan seseorang terhadap serangkaian pernyataan berkaitan dengan keyakinan atau perilaku mengenai suatu obyek tertentu.23

Skala ini umumnya menggunakan lima angka penelitian yaitu;24 Tabel 3.1 Skala Likers

NO Jenis Jawaban Nilai

1 Sangat setuju 5

2 Setuju 4

3 Ragu-ragu 3

4 Tidak Setuju 2

5 Sangat Tidak Setuju 1

5. Teknik Pengumpulan Data Dan Intrumen Penelitian a. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 (tiga) macam yaitu:

1) Angket

Angket dalah sebuah set pertanyaan yang secara logis brhubungan dengan masalah penelitian, setiap pertanyaan

23 Asep hermawan, Penelitian Bisnis : Paradiagma Kuantitatif, (Jakarta; Grasindo,2009),134. 24 Ibid, 135.

merupakan jawban yang mempunyai makna dalam menjawab permasalahan penelitian.25 Dalam menggunakan angket peneliti langsung memberikan lembaran angket kepada sebagian dari pelanggan koperasi PON-PES Darul-Hikmah Langkap Burneh Bangkalan memberikan gambaran atas pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap keputusan pembelian konsumen dan juga sekaligus menjadikan sampel dari penelitian.

Tabel Indikator “Pengaruh Kinerja Karyawan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Koperasi PP Darul Hikmah Bangkalan

Variabel Indikator No.

Kualitas Kinerja Karyawan

Pegawai menguasai bidang pekerjaan 1.

Pegawai sangat teliti 2.

Pegawai memenuhi standar kerja 3.

Pegawai cepat dan tanggap dalam tugasnya 4.

Pegawai bekeja dengan cekatan 5.

Keputusan pembelian

Barang yang berkualitas 6.

Respon yang baik 7.

Mengutamakan kepentingan konsumen 8.

Kebutuhan konsumen 9.

Pelayanan yang memuaskan 10.

2) Observasi

Obserfasi adalah seluruh kegiatan pengamatan terhadap suatu objek atau orang lain.seperti, cir-ciri, otifasi, perasaan-prasaan dan iktikat oranglain.26 Dalam menggunakan obserfasi peeliti langsung dating dan mengamati kepada sebagian dari konsumen koprasi Pon-Pes Darul Hikmah Langkap Burneh Bangkalan memberikan gambaran atas pengaruh kinerja pegawai terhadap keputusan pembelian konsumen dan juga skaligu menjadikan sampel dari penelitian.

3) Dokumentasi

Dokumentsi adalah catatan peristiwa yang sudah lalu. Dokumentasi bias berbentuk tulisan, buku-buku, peraturan-peraturan, dan gambar atau karya-karya documental dari seseorang27

Metode dokumentasi digunakan utuk mendapatkan informasi tentang jumlah pelanggan yang ada di koprasi PON-PES Darul-Hikmah Langkap Burneh Bangkalan.

6. Instrument Penelitian

Instrument penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitian agar pekerjaannya menjadi lebih mudah dan baik, dalam arti lebih cermat, lengkap sistematis sehingga lebih mudah untuk diolah.28 Untuk instrument penelitian peneliti menggunakan angket, lembaran obserfasi dan dokumentasi.

26 Fredy Rangkuti Riset Pemasaran………..,.42

27 Sugiono Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (Bandung:ALFABRT 2011) 201 28 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian ...,203

7. Teknik Analisis Data

Teknik yang di gunakan untuk menganalisis data variabel penelitian ini adalah menggunakan regresi sederhana. analisis regresi sederhana adalah hubungan secara linear antara satu variabel independen (x) dengan variabel dependen (y).

Analisis data yang akan dilakukan dengan bantuan Microsoft Excel 2010. analisis regresi sederhana ini digunakan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap keputusan pembelian konsumen, inilah rumus regresi linear sederhana sebagai berikut:

Y = a + b X Keterangan:

Y = Variabel terikat X = Variabel bebas a = Konstanta

b = Kofisien regresi (kemiringan); besaran response yang ditimbulkan oleh predictor.

nilai a dan b dapat dihitung dengan menggunakan rumus dibawah ini: 𝑎 =(Ʃy) (Ʃ𝑥n(Ʃx2)− (Ʃ𝑥) (Ʃ𝑥𝑦)2)−(Ʃx)2

𝑏 = n(Ʃxy)−(Ʃ𝑥) (Ʃ𝑦)n(Ʃx2)−(Ʃx)2

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pondok Pesantren Darul Hikmah berlokasikan di desa langkap kecamatan burneh kabupaten bangkalan. Pondok Pesantren Darul Hikmah ini merupakan pondok yang menerapkan sistem salaf dan modern dalam manajemennya. Di dalam pondok ini, terdapat beberapa badan usaha milik pondok yang diantaraya adalah Koperasi Darul Hikmah.

Koperasi Pondok Pesantren Darul Hikmah ini berdiri mulai tahun 1995. Koperasi Pondok Pesantren Darul Hikmah ini menyediakan berbagai macam produk untuk konsumennya yang mayoritas adalah santrinya. Koperasi Pondok Pesantren Darul Hikmah memiliki 10 karyawan yang bertugas.

Demikianlah keterangan tentang deskripsi lokasi penelitian yang didapat oleh peneliti.

B. Penyajian Data dan Analisis Data 1. Karakteristik Responden

a. Jumlah Responden

Bardasarkan hasil analisis menggunakan rumus slovin, jumlah responden dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang.

b. Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis kelamin responden dalam penelitian ini adalah laki-laki 23 orang dan perempuan 7 orang.

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Dalam Bentuk Persen (%)

Laki-laki 23 Orang 77 %

Perempuan 7 Orang 23 %

2. Deskripsi Hasil Jawaban Responden a. Variabel X (Kinerja Karyawan)

1) Skor untuk jawaban SS (Sangat Setuju) adalah 5 2) Skor untuk jawaban S (Setuju) adalah 4

3) Skor untuk jawaban KS (Kurang Setuju) adalah 3 4) Skor untuk jawaban TS (Tidak Setuju) adalah 2

5) Skor untuk jawaban STS (Sangat Tidak Setuju) adalah 1

Adapun hasil jawaban kuesioner dari tenaga kerja adalah sebagai berikut

Tabel 4.2 Kuesioner Variabel X (Kinerja Karyawan) Nomor

Responden

Item Pertanyaan X

(Kinerja Karyawan) Skor X

1 2 3 4 5 6 7 1 4 4 5 4 5 5 5 32 2 5 5 4 5 4 4 5 32 3 5 4 4 5 5 5 3 31 4 5 5 5 4 5 4 4 32 5 5 4 4 5 4 4 5 31 6 4 4 5 5 5 4 5 32 7 5 5 4 3 5 5 4 31 8 3 3 5 4 4 4 4 27 9 3 3 5 4 4 4 4 27 10 5 5 5 4 4 4 4 31 11 5 5 4 5 5 4 4 32 12 5 4 4 4 5 5 5 32 13 4 4 5 5 4 5 5 32 14 5 4 4 4 5 5 5 32

15 4 4 4 3 4 4 4 27 16 5 4 4 5 4 5 5 32 17 5 5 4 4 5 5 4 32 18 4 4 3 4 4 4 4 27 19 5 5 4 4 4 5 4 31 20 4 4 5 4 5 4 4 30 21 5 5 5 4 4 4 4 31 22 5 5 4 5 4 5 5 33 23 4 4 4 4 4 5 5 30 24 4 4 5 4 4 3 4 28 25 4 4 3 4 4 3 4 26 26 5 5 4 5 5 5 5 34 27 4 4 4 3 4 4 5 28 28 5 4 4 5 5 5 5 33 29 4 4 5 3 5 4 5 30 30 4 4 3 3 4 4 2 24 ∑X 134 128 128 125 133 131 131 910

b. Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) 1) Skor untuk jawaban SS (Sangat Setuju) adalah 5 2) Skor untuk jawaban S (Setuju) adalah 4

3) Skor untuk jawaban KS (Kurang Setuju) adalah 3 4) Skor untuk jawaban TS (Tidak Setuju) adalah 2

5) Skor untuk jawaban STS (Sangat Tidak Setuju) adalah 1

Adapun hasil jawaban kuesioner dari teknologi adalah sebagai berikut :

Tabel 4.3 Kuesioner Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) Nomor

Responden

Item Pertanyaan Y

(Keputusan Pembelian Konsumen) Skor Y

1 2 3 4 5 6 7 1 4 5 4 4 4 5 4 30 2 4 4 5 4 5 5 4 31 3 3 4 5 5 4 4 4 29 4 5 4 4 4 5 5 4 31 5 4 4 4 5 5 4 5 31

6 5 4 4 4 5 4 5 31 7 4 4 5 5 4 4 4 30 8 5 5 4 5 3 5 4 31 9 4 4 4 4 3 4 4 27 10 5 4 5 5 4 4 5 32 11 5 5 4 5 5 4 4 32 12 5 5 5 4 4 5 4 32 13 4 4 4 5 5 4 5 31 14 5 5 4 4 5 3 4 30 15 5 5 5 4 4 3 3 29 16 5 4 4 3 5 5 4 30 17 4 5 4 5 5 4 5 32 18 5 4 5 5 5 4 5 33 19 5 4 4 5 5 5 4 32 20 5 5 4 4 5 5 4 32 21 5 5 4 4 5 5 5 33 22 5 5 4 4 5 4 5 32 23 5 3 5 4 4 4 3 28 24 5 4 5 4 5 5 5 33 25 4 4 4 3 4 5 4 28 26 5 5 5 5 5 5 5 35 27 4 3 4 4 4 3 4 26 28 5 5 4 5 5 4 4 32 29 4 3 4 3 4 3 3 24 30 4 4 4 3 4 4 3 26 ∑X 137 129 130 128 135 128 126 913 4. Uji Asumsi a. Uji Normalitas

1) Uji Normalitas Variabel X (Kinerja Karyawan)

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.4 Hasil Uji Normalitas Variabel X

Uji Normalitas Variabel X (Kinerja Karyawan)

α (taraf nyata) 0,05

Mean 30,333

Simpangan Baku 2,440

D Hitung 0,208

D Tabel 0,242

Berdasarkan hasil di atas, karena D Hitung 0,208 dan D Tabel 0,242 maka data untuk uji normalitas variabel X (Kinerja Karyawan) berdistribusi normal karena D Hitung ≤ D Tabel.

2) Uji Normalitas Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.5 Hasil Uji Normalitas Variabel Y

Uji Normalitas Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) α (taraf nyata) 0,05 n (Sampel) 30 Mean 30,433 Simpangan Baku 2,431 D Hitung 0,159 D Tabel 0,242

Berdasarkan hasil di atas, karena D Hitung 0,159 dan D Tabel 0,242 maka data untuk uji normalitas variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) berdistribusi normal karena D Hitung ≤ D Tabel..

Dengan demikian, berdasarkan hasil pada masing-masing tabel di atas dapat disimpulkan bahwa semua data di atas baik variabel X

(Kinerja Karyawan) dan variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) berdistribusi normal.

b. Uji Linieritas

Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear atau tidak secara signifikan. Uji ini biasanya digunakan sebagai prasyarat dalam analisis korelasi atau regresi linear29. Kedua variabel harus diuji dengan menggunakan uji F pada taraf signifikan 5%. Uji F dikenal dengan Uji serentak atau uji Model/Uji Anova, yaitu uji untuk melihat bagaimanakah pengaruh semua variabel bebasnya secara bersama-sama terhadap variabel terikatnya. Atau untuk menguji apakah model regresi yang kita buat baik/signifikan atau tidak baik/non signifikan30.

Dengan kriteria jika F Hitung ≥ 0,05 maka data tersebut linier, Sedangkan jika F Hitung ≤ 0,05 maka data tersebut tidak linier. Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.6 Hasil Uji Linieritas

F Hitung Taraf Perbandingan

10,13137453 0,05

Dari tabel di atas diketahui bahwa F Hitung 10,13137453 maka data tersebut linier karena F Hitung ≥ 0,05.

c. Uji Heteroskedastisitas

29 Duwi Consultant, “Jasa Olah Data dan konsultasi SPSS untuk Skripsi, Tesis, atau Umum”, dalam http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/uji-linieritas.html, diambil tanggal 11 Juli 2019, pukul 13.25 Wib.

30 Anwar Hidayat, “Stastistikian”, dalam https://www.statistikian.com/2013/01/uji-f-dan-uji-t.html, diambil tanggal 10 Juli 2019, pukul 13.37 Wib.

Uji Heteroskedastisitas adalah uji yang menilai apakah ada ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi linear. Uji ini merupakan salah satu dari uji asumsi klasik yang harus dilakukan pada regresi linear. Apabila asumsi heteroskedastisitas tidak terpenuhi, maka model regresi dinyatakan tidak valid sebagai alat peramalan. Tujuan dari uji heteroskedastisitas ini adalah untuk mengetahui adanya penyimpangan dari syarat-syarat asumsi klasik pada regresi linear, di mana dalam model regresi harus dipenuhi syarat tidak adanya heteroskedastisitas31.

Uji ini bertujuan untuk mencari nilai P-value yang mana data dari absolut residual dijadikan variabel Y yang diregresikan dengan variabel X. Dengan kriteria jika P-value ≥ 0,05 maka data tersebut hetero (tidak ada kesamaan varian), sedangkan jika P-value ≤ 0,05 maka data tersebut tidak hetero (ada kesamaan varian).

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.7 Hasil Uji Heteroskedastisitas P-value X

(Kinerja Karyawan)

Taraf Perbandingan

0,124275074 0,05

Dari tabel di atas diketahui bahwa nilai P-value variabel X menunjukkan hasil yang lebih besar dari taraf perbandingan yaitu 0,05. maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada kesamaan varian dari data tersebut karena P-value ≥ 0,05.

31 Anwar Hidayat, “Stastistikian”, dalam https://www.statistikian.com/2013/01/uji-heteroskedastisitas.html, diambil tanggal 11 Juli 2019, pukul 16.03 Wib.

5. Uji Validitas dan Uji Realibilitas a. Uji Validitas

1) Uji Validitas Variabel X (Kinerja Karyawan)

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas Variabel X Item

Pertanyaan R Hitung R Tabel Keterangan

1 0,709 0,3061 Valid 2 0,546 0,3061 Valid 3 0,254 0,3061 Invalid 4 0,620 0,3061 Valid 5 0,526 0,3061 Valid 6 0,634 0,3061 Valid 7 0,588 0,3061 Valid

Berdasarkan hasil uji validitas pada item pertanyaan variabel X (Kinerja Karyawan) di atas, yang berdasarkan R Hitung ≥ R Tabel terdapat 6 pertanyaan yang valid dari semua pertanyaan, yaitu 7 pertanyaan. Sehingga bisa digunakan sebagai instrumen penelitian. 2) Uji Validitas Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen)

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas Variabel Y Item

Pertanyaan R Hitung R Tabel Keterangan

1 0,544 0,3061 Valid

2 0,605 0,3061 Valid

3 0,230 0,3061 Invalid

5 0,601 0,3061 Valid

6 0,520 0,3061 Valid

7 0,716 0,3061 Valid

Berdasarkan hasil uji validitas pada item pertanyaan variabel X (teknologi) di atas, yang berdasarkan R Hitung ≥ R Tabel terdapat 6 pertanyaan yang valid dari semua pertanyaan, yaitu 7 pertanyaan. Sehingga bisa digunakan sebagai instrumen penelitian.

b. Uji Reliabilitas

Merupakan ukuran kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab hal yang berkaitan dengan konstruk-konstruk pertanyaan yang merupakan dimensi suatu variabel dan disusun dalam suatu bentuk kuesioner. Uji reliabilitas dapat dilakukan secara bersama-sama terhadap seluruh butir pertanyaan untuk lebih dari satu variabel. Namun sebaiknya uji relibilitas sebaiknya dilakukan pada masing-masing variabel pada lembar kerja yang berbeda sehingga dapat diketahui konstruk variabel mana yang tidak reliabel32.

Kriteria uji reliabilitas :

Reliabilitas suatu konstruk variabel dikatakan baik jika memiliki nilai cronbach’s alpha ≥ 0,60.

32 Akbar, Modul Praktikum Metode Riset Untuk Bisnis & Manajemen : program studi manajemen s1 fakultas bisnis & manajemen , (Bandung: Universitas Widyatama, 2007), 24.

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.10 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Reliabilitas Cronbach’s

Alpha Keterangan Variabel X (Kinerja Karyawan) 0,603 0,60 Reliabel Variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) 0,601 0,60 Reliabel

Dari tabel di atas, diketahui bahwa hasil dari uji reliabilitas dari masing-masing variabel dalam penelitian ini (X dan Y) lebih dari 0,60 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa data tersebut reliable, yang berarti bahwa kuesioner dari masing-masing variabel dapat digunakan dalam penelitian.

6. Uji Hipotesis

a. Uji Regresi Linier Sederhana

Regresi linier sederhana adalah suatu metode yang digunakan untuk melihat bentuk hubungan antar satu variabel independent (bebas) dan mempunyai hubungan garis lurus dengan variabel dependennya (terikat)33. Adapun rumus dari regresi linear sederhana adalah sebagai berikut :

Y = a + bX

33 Hendra Setya Raharja, “Pengertian Dan Contoh Soal Regresi Linier Sederhana”, dalam https://statmat.id/regresi-linier-sederhana/, diambil 16 Juli 2019, pukul 05.36 Wib.

Keterangan :

Y : variabel dependen a : konstanta

b : koefisien regresi X : variabel independen

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.11 Hasil Uji Regresi

Model Coefficients Standard Error T stat Intercept (a) 14,85676 4,908987 3,02644

Variabel X (Kinerja Karyawan)

0,513514 0,161331 3,182982

Langkah selanjutnya adalah mencari persamaan regresi X terhadap Y. Dari data yang ada, diketahui bahwa :

Y = 14,856 + 0,513 X

Maka untuk mencari persamaan regresi X terhadap Y adalah sebagai berikut :

Y = a + bX → Y = 14,856 + 0,513 X Dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa: a) Nilai konstanta (a) adalah 14,856

Artinya : Apabila tidak ada perubahan dari Kinerja Karyawan (X adalah 0), maka Keputusan Pembelian Konsumen (Y) ada sebesar 14,856

b) Nilai koefisien regresi dari Kinerja Karyawan (b) adalah 0,513. Koefisien regresi positif (searah), sebesar 0,513 artinya, Jika Kinerja Karyawan (X) meningkat sebesar 1 satuan, maka Keputusan Pembelian Konsumen (Y) juga akan meningkat sebesar 0,513.

Kesimpulannya, jika Kinerja Karyawan meningkat maka Keputusan Pembelian Konsumen juga akan meningkat.

b. Uji T

Uji T dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan (meyakinkan) dari dua buah mean sampel dari dua variabel yang dikomparatifkan34.

Dengan kriteria jika T Hitung ≥ T Tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, sedangkan jika T Hitung ≤ T Tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Sedangkan untuk melihat ttabel (mencari df) adalah dengan rumus sebagai berikut : n-k-1 Keterangan : n : Jumlah Responden k : Jumlah Variabel 30 – 2 – 1 = 27

Berarti df = 27 dengan probabilitas (pr) 5% atau 0,05

1) Uji T X Terhadap Y

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.12 Hasil Uji T Variabel X

Variabel T Hitung T Tabel

X (Kinerja Karyawan) 3,182 1,703

Dari tabel di atas, diperoleh nilai T Hitung 3,182 dan nilai T Tabel 1,703. Karena nilai T Hitung ≥ T Tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari Kinerja Karyawan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen.

c. Mencari Koefisien Diterminasi (R2)

Untuk mengetahui seberapa besar kemampuan semua variabel bebas dalam menjelaskan varian dari variabel terikatnya. Secara sederhana koefisien determinasi dihitung dengan mengkuadratkan Koefisien Korelasi (R)35.

Berdasarkan hasil analisis data yang diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel 2010, maka diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.13 Hasil Uji R Square

35 Konsultan Statistik, “Layanan jasa analisis data statistik untuk riset atau keperluan lain”, dalam http://www.konsultanstatistik.com/2011/07/koefisien-determinasi-pada-regresi.html, diambil tanggal 13 Juli 2019, pukul 12.14 Wib.

Multiple R R Square (R2) Standard Error

0,515 0,265 2,119

Dari tabel di atas, diketahui nilai R Square (R2) = 0,265. Dari hasil R Square (R2) tersebut selanjutnya akan diubah dalam bentuk persen, yaitu dengan cara sebagai berikut :

(R2) × 100 % 0,265 × 100 = 26,5 %

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) yang dipengaruhi oleh variabel X (Kinerja Karyawan) adalah sebesar 26,5 %, sedangkan untuk 73,5 % nya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

C. Pembahasan

Berdasarkan hasil uji penelitian dari analisis regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi (R) pada sub bahasan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa koefisien regresi variabel X (Kinerja Karyawan) adalah sebesar 0,513 (b = 0,513). Artinya, jika variabel X (Kinerja Karyawan) menin gkat sebesar 1 satuan, maka variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) juga akan meningkat sebesar 0,513. Kesimpulannya, jika Kinerja Karyawan meningkat, maka Keputusan Pembelian Konsumen juga meningkat. Berdasarkan hasil uji T pada sub bahasan sebelumnya menunjukkan nilai T Hitung sebesar 3,182 dan nilai T Tabel sebesar 1,703. Karena nilai T Hitung ≥ T Tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dengan demikian dapat

diambil kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari Kinerja Karyawan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen.

Sedangkan hasil dari uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,265 yang diubah dalam bentuk persen (%) adalah 0,265 × 100 % = 26,5 %. Jadi kesimpulannya adalah variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) yang dipengaruhi oleh variabel X (Kinerja Karyawan) adalah sebesar 26,5 %, sedangkan untuk 73,5 % nya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

BAB V

A. Kesimpulan

Setelah menguraikan dan menganalisa data yang telah diperoleh melalui observasi lapangan mengenai pengaruh kinerja karyawan terhadap keputusan pembelian konsumen di Koperasi PP Darul-Hikmah Bangkalan maka penulis dapat menarik kesimpulan dari seluruh pembahasan dalam skripsi ini adalah sebagai berikut :

1. Berdasarkan hasil uji T pada sub bahasan sebelumnya menunjukkan nilai T Hitung sebesar 3,182 dan nilai T Tabel sebesar 1,703. Karena nilai T Hitung ≥ T Tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari Kinerja Karyawan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen, artinya semakin tinggi nilai Kinerja Karyawan maka semakin tinggi juga peningkatan Keputusan Pembelian Konsumen di Koperasi PP Darul-Hikmah Bangkalan

2. Besarnya nilai korelasi (R) adalah 0,265 yang diubah dalam bentuk persen (%) adalah 0,265 × 100 % = 26,5 %. Jadi kesimpulannya adalah variabel Y (Keputusan Pembelian Konsumen) yang dipengaruhi oleh variabel X (Kinerja Karyawan) adalah sebesar 26,5 %, sedangkan untuk 73,5 % nya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

B. SARAN

Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh kinerja karyawan terhadap keputusan pembelian konsumen di koperasi PP darul hikmah yang merupakan variabel yang memiliki pengaruh minimum terhadap keputusan pembelian konsumen dibandingkan dengan kualitas pelayanan dan harga dari produk-produk koperasi pp

Dokumen terkait