SKEMA KERANGKA BERPIKIR
2.4 Hipotesis Penelitian
Berdasarkan deskripsi dan kerangka berpikir yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat dirumuskan suatu hipotesis sebagai berikut:
2.4.1 Terdapat pengaruh yang signifikan insentif terhadap motivasi kerja guru di
SMK Kec. Genuk Kota Semarang
2.4.2 Terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap
motivasi kerja guru di SMK Kec. Genuk Kota Semarang
2.4.3 Terdapat pengaruh yang signifikan insentif dan kepemimpinan kepala
sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMK Kec. Genuk Kota Semarang.
2.4.4 Terdapat pengaruh yang signifikan insentif terhadap profesionalitas guru
dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang
2.4.5 Terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap
profesionalitas guru dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang.
2.4.6 Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi kerja terhadap profesionalitas
guru dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang.
2.4.7 Terdapat pengaruh yang signifikan insentif, kepemimpinan kepala sekolah
dan motivasi kerja terhadap profesionalitas guru dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang
2.4.8 Terdapat pengaruh yang signifikan insentif melalui motivasi terhadap
profesionalitas guru dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang
motivasi terhadap profesionalitas guru dalam pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang.
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 5.1.1 Terdapat pengaruh langsung insentif terhadap motivasi guru SMK di Kec.
Genuk Kota Semarang. Insentif yang memadai dan mencukupi akan mampu menumbuhkan dorongan dan semangat bagi guru untuk lebih termotivasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
5.1.2 Terdapat pengaruh langsung kepemimpinan kepala sekolah terhadap
motivasi guru SMK di Kec. Genuk Kota Semarang. Kepemimpinan kepala sekolah yang mendukung dan mampu menjadi contoh sehingga akan memotivasi guru untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki dalam mencapai tujuan sekolah dan tujuan pendidikan.
5.1.3 Terdapat pengaruh insentif dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap
motivasi guru SMK di Kec. Genuk Kota Semarang. Insentif dan kepemimpinan kepala sekolah yang mendukung akan membuat guru menjadi lebih termotivasi dalam menjalankan tugasnya ssecara profesional. Insentif yang tinggi dan kepemimpinan yang mendukung akan meningkatkan motivasi guru.
5.1.4 Tidak terdapat pengaruh langsung insentif terhadap profesionalitas guru
dalam menyelenggarakan pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang. Kondisi di lapangan insentif disekolah swasta cenderung rendah sehingga tidak berpengaruh terhadap kinerja profesional guru dalam
menyelenggarakan pembelajaran.
5.1.5 Terdapat pengaruh langsung kepemimpinan kepala sekolah terhadap profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang. Kepemimpinan kepala sekolah yang baik akan mampu menggerakkan guru untuk melakukan tindakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Semakin baik kepemimpinan kepala sekolah akan semakin baik pula perilaku dan tindakan guru yang ditunjukkan dalam profesionalitas dalam menyelenggarakan pembelajaran.
5.1.6 Tidak terdapat pengaruh langsung motivasi terhadap profesionalitas guru
dalam menyelenggarakan pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang. Faktor penggerak dan dorongan dalam diri guru untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan tujuan sangat rendah. Rendahnya
dorongan guru untuk berprestasi, menunjukkan eksistensi dan
mengaktualisasikan potensi sehingga tidak tercermin dalam profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran.
5.1.7 Terdapat pengaruh langsung insentif, kepemimpinan kepala sekolah dan
motivasi terhadap profesionalitas guru dalam menyelenggarakan
pembelajaran. Insentif yang memadai, kepemimpinan yang mendukung akan mampu meningkatkan motivasi sehingga akan terwujud dalam profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran.
5.1.8 Tidak terdapat pengaruh insentif terhadap profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran melalui motivasi. Pemberian insentif yang memadai tidak selalu diikuti dengan tingginya motivasi dalam menentukan
profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran.
5.1.9 Tidak terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran melalui motivasi. Kepemimpinan kepala sekolah yang mendukung tidak selalu diikuti dengan meningkatnya motivasi dalam menentukan profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran.
5.2 Implikasi
5.2.1 Implikasi Teoritis
Profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran di SMK Kec. Genuk Kota Semarang memang dipengaruhi oleh banyak faktor baik secara internal maupun ekternal. Faktor eksternal yang mempengaruhi peningkatan atau
penurunan profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran
diantaranya faktor insentif dan kepemimpinan kepala sekolah sedangkan faktor internal yaitu motivasi yang secara bersama-sama mempengaruhi profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran. Akan tetapi secara parsial insentif kurang berpengaruh terhadap profesionalitas guru hal ini sesuai kondisi riil di sekolah bahwa nilai nominal insentif guru di sekolah swasta dirasa kurang sesuai dengan kinerja guru sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap profesionalitas guru, selain itu motivasi guru yang rendah kurang berpengaruh terhadap peningkatan profesionalitas guru dalam menyelenggarakan pembelajaran. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian Manis dan Bustomi (2011), Wagiran, Soenarto dan Soedarsono (2013), Djamroni (2016), daan Ekosiswoyo (2007)
5.2.2 Implikasi Manajerial
Kepemimpian kepala sekolah dalam membuat kebijakan perlu
mempertimbangkan berbagai aspek yang berkenaan dengan motivasi guru karena hal ini akan menentukan kualitas guru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Kebijakan pemberian insentif harus disesuaikan dengan kinerja guru yang bersangkutan dan dalam penyaluran insentif harus dikawal supaya tepat sasaran.
5.3 Saran
Saran yang dapat diberikan peneliti berdasarkan pembahasan adalah masih banyak guru SMK di Kec. Genuk Kota Semarang yang menilai cukup pernyataan insentif yang diterima hal ini dapat dikarenakan data guru disekolah belum sesuai dengan data guru di sistem sehingga ada guru yang belum menerima insentif sesuai dengan kinerjanya. Oleh sebab itu sekolah seyogyanya mengupdate dan mengsinkronisassikan data guru di sekolah dengan data guru di sistem, sehingga guru akan menerima hak sesuai dengan kewajibannya. Kepemimpinan kepala sekolah berdasarkan persepsi guru massih ada guru yang menilai cukup terhadap peran dan fungsi kepemimpinan di SMK Kec. Genuk Kota Semarang, seyogyanya peran dan fungsi kepemimpinan kepala sekolah di SMK senantiasa ditingkatkan sehingga persepsi guru akan meningkat. Masih ada guru di SMK Kec. Genuk Kota Semarang yang memiliki persepsi cukup mengenai motivasi kerja yang dimiliki hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, namun seyogyanya guru selalu menumbuhkan motivasi kerja sehingga akan mencapai hasil maksimal.