• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Antara Sarana dan Prasarana Belajar dengan Minat Belajar

BAB IV HASIL PENELITIAN

D. Hubungan Antara Sarana dan Prasarana Belajar dengan Minat Belajar

Sebelum melakukan Uji Hipotesis untuk mengetahui Hubungan antara sarana dan prasarana belajar dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 1 Pangkajene perlu dilakukan terlebih dahulu uji regresi sederhana, dan uji koefisien regresi sederhana (Uji T) alat ukur yang digunakan dalam penelitian.

a. Uji Regresi Linier Sederhana

Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk memprediksi atau menguji pengaruh satu variabel bebas atau variabel independent terhadap variabel dependent. Adapun hasil perhitungannya menggunakan SPSS 20 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel IV.29

Hasil Analisi Regresi Linier Sederhana Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardize d Coefficient s T B Std. Error Beta 1 (Constant) Sarana dan Prasarana 20,677 2,138 12,758 ,606 ,406 1,621 3,528

a. Dependent Variable: Minat Belajar Siswa b. Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,40 6a ,165 ,152 6,91133 c. a. Predictors: (Constant), Sarana dan Prasarana

Sumber data: data primer diolah tahun 2019

Berdasarkan tabel di atas, dapat dijelaskan mengenai hubungan antaraa Sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa dimana artinya nilai a=20,677. Jika Sarana dan prasarana adalah 0 maka tingkat minat belajar siswa sebesar 20,677. Hasil output uji regresi menggunakan SPSS 20.

Koefisien regresi variabel X sarana dan prasarana sebesar 2,138 artinya jika minat belajar PAI mengalami peningkatan 1% maka tingkat minat belajar siswa akan mengalami peningkatan sebesar 2.138%. Koefisien bernilai positif berarti terdapat hubungan yang positif antara sarana dan prasarana dengan minat

belajar siswa. Semakin besar nilai Sarana dan prasarana maka minat belajar siswa akan semakin meningkat.

Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS 20 pada tabel koefisien regresi diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :

Y = 20,677 + 2,138 X b. Uji Koefisien Regresi Sederhana (Uji T)

Uji T digunakan untuk mengetahui apakah dalam model regresi pada variabel (X) Sarana dan prasarana berpengaruh signifikan terhadap variabel (Y) Minat Belajar Siswa.

a). H0 : tidak ada pengaruh yang nyata (signifikan) variabel (X) Sarana dan prasarana terhadap variabel (Y) Minat Belajar Siswa.

b). Ha : ada pengaruh yang nyata (signifikan) variabel (X) Sarana dan prasarana terhadap variabel (Y) Minat Belajar Siswa.

Dari output yang diolah melalui SPSS 20 dapat diketahui nilai thitung 3,528 dengan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 dan dengan taraf signifikansi 5% : 2 = 2,5% atau uji 2 sisi dan (dk) = n-2 atau 65-2=63. Dari pengujian tersebut diperoleh ttabel sebesar 2,055 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang nyata (signifikan) variabel (X) Sarana dan prasarana terhadap variabel (Y) Minat Belajar Siswa.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Setelah peneliti menganalisa data, maka langkah selanjutnya adalah menarik kesimpulan dari penelitian “ Hubungan Antara Sarana dan Prasarana Belajar PAI dengan Minat Belajar Siswa SMA Negeri 1 Pangkajene”. Adapun kesimpulan yang dapat peneliti ajukan adalah sebagai berikut:

1. Sarana dan Prasarana di SMA Negeri 1 Pangkajene berada pada kategori baik yakni terdapat 5 guru pai responden dengan persentase sebesar 53,6%. 2). Minat

belajar PAI di SMA Negeri 1 Pangkajene

2. Minat belajar PAI di SMA Negeri 1 Pangkajene berada pada kategori baik yakni terdapat 650 siswa dari 65 responden dengan persentase sebesar 64,3%. 3. Hasil analisis hubungan antara sarana dan prasarana belajar pai dengan minat belajar siswa menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS menunjukkan bahwa nilai thitung 3,968 dengan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05, maka H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima yang berarti ada pengaruh yang nyata antara variabel (X) sarana dan prasarana terhadap variabel (Y) Minat Belajar Siswa SMA Negeri 1 Pangkajene. Terdapat pengaruh antara sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa sebesar 37,7%, dengan interval koefisien yaitu 0,20 – 0,399 yang masuk dalam kategori tingkat hubungan rendah. Sarana dan prasarana yang berpengaruh terhadap minat belajar PAI siswa yaitu , kegiatan tahsin dan sholat dzuhur berjama’ah. Sementara sisanya 62,3% dipengaruhi oleh faktor lain seperti faktor dari dalam diri maupun luar diri yang

meliputi lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lain sebagainya yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa

B. Saran

1. Diharapkan kepada kepala sekolah untuk memberlakukan pendidikan sesuai dengan sarana dan prasarana pada tipe-tipe sekolah yang menuju unggul. 2. Diharapkan kepada para guru untuk selalu disiplin dalam proses belajar

mengajar dikelas untuk mencapai guru yang profesional.

3. Diharapkan kepada pemerintah setempat (pelaksana pendidikan ) untuk membantu material (sarana dan prasarana ) pada sekolah setempat untuk mencapai tujuan pendidikan yang di harapkan .

DAFTAR PUSTAKA

Al-Quran dan al-karim

2015. Pedoman Penulisan Skripsi, Ciputat: Fakultas Ilmu Tabiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Abudin Nata. 2011. Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Agus Suprijono. 2010. Cooperative Learning Tori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ahmad Susanto. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Amirman Ine I. Dan Zainal Arifin. 1993. Penelitian Dan Statistik Pendidikan. Jakarta; Bumi Aksara

Barnawi & M. Arifin. 2012. Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Daryanto. 2001. Administrasi pendidikan. Jakarta: Rieka Cipta

Deni Darmawan. 2013.Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Farida Jaya. 2015. Perencanaan Pembelajaran. Medan:

Hadari Nawawi. 1989. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas sebagai Lembaga Pendidikan, Jakarta: Inti Indayu Press

Husein Umar. 2006. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Ibrahim Bafadal. 2014. Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara

Janawi. 2011 Kompotensi Guru Citra Guru Profesionl. Bandung: Alfabeta Kementerian Agama RI. 2010.Al-Qur’an dan Tafsirnya. Jakarta: Lentera Abadi Mohammad Mustari. 2014. Manajemen Pendidikan Jakarta: Raja Grafindo Persada

Nana Syaodih Sukamadinata. 2007. Bimbingan dan Konseling. Bandung: Maestro

Ngalimu, dkk. 2016. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo

Peraturan pemerintah Republik Indonesia No. 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, Pasal 42, ayat 1-2

Punaji Setyosari. 2006. Metode Penelitian dan Pengembangan. Jakarta: Prenadamedia Group

Purwanto. 2007. InstrumenPenelitian Sosial dan Pendidikan Pengembangan dan pemanfaatan.Yogjakarta: Pustaka Pelajar

Rusmaini. 2013. Ilmu Pendidikan.Yogyakarta:Pustaka Felicha

Saifuddin Azwar. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya Jakarta: Rineka Cipta

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitiatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suharmisi Arikunto. 1993. Organisasi dan Administrasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada

Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

SuharsimiArikunto. 2013. Manajemen Penelitian

Syaiful Bahri Djamarah. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta

Syofian Siregar. 2014. Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara

Tholib Kasan. 2000. Teori dan Aplikasi Administrasi Pendidikan. Jakarta: Studia press Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka

Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 Yudrik Zahya. 2013. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Prenadmedia Group

L

A

M

P

I

R

A

N

Gambar II : Perpustakaan

Gambar IV : Visi dan Misi SMAN 1 Pangkajene

Gambar VII : B

Agustus 1997. Penulis merupakan anak pertama dari dua orang bersaudara. Buah hati dari Abdul Rahmandan dan Mariati. Mulai menapaki dunia pendidikan formal pada tahun 2003 di SD 7/20 Lanne Kecematan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep dan tamat pada tahun 2009. Pada tahun 2009 penulis melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Pangkajene dan tamat pada tahun 2012. Pada tahun 2012 penulis melanjutkan kembali pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkajene hingga tahun 2015. Pada tahun 2015 penulis melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan terdaftar di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Fakultas Agama Islam Jurusan Pendidikan agama Islam (S1).

Dokumen terkait