• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Variabel Product Image Terhadap Keputusan Konsumen Hasil perhitungan analisis Full Model Regression dengan bantuan

Post Purchase Behaviour

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4. Hubungan Variabel Product Image Terhadap Keputusan Konsumen Hasil perhitungan analisis Full Model Regression dengan bantuan

program SPSS ver. 15 (lampiran) menunjukkan bahwa koefisien determinasi partial untuk variabel user image adalah sebesar 0,386 dengan angka yang bertanda positif dan searah.

Nilai t-hitung untuk variabel user image adalah sebesar 5,374. Nilai ini lebih besar dari t-tabel yang besarnya adalah 2,000. Angka ini menunjukkan bahwa hubungan variabel user image terhadap keputusan konsumen adalah signifikan.

Berdasarkan hasil pengolahan data, terlihat bahwa nilai r2 partialnya sebesar 0,323 artinya kontribusi variabel user image terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat adalah sebesar 32,3% dan mempunyai hubungan yang signifikan.

4. Hubungan Variabel Product Image Terhadap Keputusan Konsumen Hasil perhitungan analisis Full Model Regression dengan bantuan program SPSS ver. 15 (lampiran) diketahui, bahwa koefisien determinasi partial untuk variabel product image adalah sebesar 0,439.

Nilai t-hitung untuk variabel product image sebesar 6,334 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,000. Angka ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel product image dengan keputusan konsumen.

Angka r2 (r partial) untuk variabel product image (X4) adalah 0,442, artinya kontribusi variabel product image (X4) adalah sebesar 0,442 atau 44,2%, dengan catatan faktor lain adalah konstan.

Dari hasil pengujian secara partial keempat faktor variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat tersebut, selanjutnya dapat disusun secara berurutan seperti terlihat pada Tabel 5.16.

Tabel 5.16. Hasil Perhitungan Uji T dan Koefisien Determinasi Partial.

Variabel t-hitung t-tabel Partial r Partial r2 Keterangan

X1 5,940 2,000 0,389 0,151 Signifikan

X2 5,300 2,000 0,267 0,071 Signifikan

X3 5,374 2,000 0,323 0,104 Signifikan

X4 6,334 2,000 0,442 0,195 Signifikan

Sumber: Hasil Perhitungan Pengolahan Data Primer

Berdasarkan tabel 5.16. menunjukkan bahwa koefisien partial (r) yang tertinggi adalah variabel product image (X4) yaitu sebesar 0,442, selanjutnya variabel corporate image (X1) sebesar 0,389, variabel user image (X3) sebesar 0,323, dan variabel distributor image (X2) sebesar 0,267. Dengan demikian hipotesis yang kedua diterima.

a. Pembahasan Hasil Pengujian Hipotesis

Hasil perhitungan analisis Full Model regression dengan bantuan program SPSS ver. 15 menunjukkan F hitung adalah sebesar 36,650, di mana nilai ini lebih besar dari F tabel yang sebesar 2,48. Hal ini berarti pada taraf nyata α = 0,05 faktor corporate image, distributor image, user image dan product image secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat pada Cendrawasih Motor di Makassar. Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui hasil koefisien determinasi ganda R2 = 0,647, artinya bahwa seluruh variabel bebas yang terdiri dari variabel corporate image, distributor image, user image dan product image secara bersama-sama mempunyai pengaruh (kontribusi) terhadap keputusan konsumen

dalam pembelian sepeda motor Honda Beat 0,647 atau 64,7%, sedangkan sisanya sebesar 35,3% merupakan pengaruh dari faktor lain yang tidak diteliti.

Dengan demikian hipotesis pertama dalam penelitian ini dapat diterima atau terbukti kebenarannya.

Dalam penelitian ini digunakan empat variabel yang terdiri dari corporate image, distributor image, user image dan product image untuk mengetahui pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian motor Honda Beat.

Variabel tersebut adalah:

1. Variabel Corporate Image

Hasil perhitungan analisis Full Model Regression menunjukkan bahwa koefisien regresi determinan partial untuk variabel corporate image adalah sebesar 0,546 dengan angka yang bertanda positif. Sedangkan nilai t-hitung untuk variabel corporate image adalah sebesar 5,940, dan nilai ini lebih besar dari t-tabel yang hanya sebesar 2,000. Berdasarkan hasil pengolahan data, terlihat bahwa hubungan faktor corporate image terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat mempunyai kontribusi yang cukup besar serta hubungan yang positif dan searah, yakni r2 partialnya sebesar 0,389 atau 38,9%. Dengan demikian variabel corporate image berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan konsumen dalam memilih motor Honda Beat.

2. Variabel Distributor Image

Dari hasil perhitungan analisis Full Mode Regression diketahui bahwa koefisien determinasi partial untuk variabel distributor image adalah sebesar 0,475. Sedangkan nilai t-hitung untuk variabel distributor image adalah sebesar 5,300, yang berarti lebih besar dari t-tabel yang besarnya hanya 2,000. Berdasarkan hasil pengolahan data terlihat bahwa faktor distributor

image mempunyai kontribusi yaitu dapat terlihat dari r2 partialnya sebesar 0,267 atau 26,7%. Dengan demikian variabel distributor image berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan konsumen dalam memilih motor Honda Beat.

3. Variabel User Image

Hasil perhitungan analisis Full Model Regression menunjukkan bahwa koefisien determinasi partial untuk variabel user image adalah sebesar 0,386 dengan angka yang bertanda positif dan searah. Sedangkan nilai t-hitung untuk variabel user image adalah sebesar 5,374. Nilai ini lebih besar dari t-tabel yang besarnya adalah 2,000. Berdasarkan hasil pengolahan data, terlihat bahwa nilai r2 partialnya sebesar 0,323 artinya kontribusi variabel user image terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat adalah sebesar 32,3% dan mempunyai hubungan yang signifikan. Dengan demikian variabel user image berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan konsumen dalam memilih motor Honda Beat.

4. Variabel Product Image

Hasil perhitungan analisis Full Model Regression dengan bantuan program SPSS ver. 15 (lampiran) diketahui, bahwa koefisien determinasi partial untuk variabel product image adalah sebesar 0,439. Sedangkan nilai t-hitung untuk variabel product image sebesar 6,334 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,000. Angka ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel product image dengan keputusan konsumen. Angka r2 (r partial) untuk variabel product image (X4) adalah 0,442, artinya kontribusi variabel product image (X4) adalah sebesar 0,442 atau 44,2%, dengan catatan faktor lain adalah konstan. Product image merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh dan menjadi pertimbangan konsumen dalam

memilih kendaraan roda dua. Honda Beat dicitrakan sebagai kendaraan roda dua yang mereknya mudah dikenal, merupakan produk Honda yang berkualitas dalam kecepatan, mempunyai daya tahan mesin tinggi dan irit bahan bakar. Oleh sebab itu, variabel product image harus sangat diperhatikan oleh perusahaan, mempertahankan kualitas produk dan berusaha meningkatkannya juga perlu riset terus-menerus untuk mengetahui perkembangan dan keinginan konsumen terhadap produk Honda, apa saja yang menjadi faktor konsumen dalam memilih produk.

Perusahaan harus mampu melihat kebutuhan tersebut dan menawarkan produk yang sesuai sehingga kepuasan yang dirasakan oleh konsumen akan membuat mereka loyal terhadap produk perusahaan. Konsumen akan memberikan penilaian tentang suatu produk perusahaan baik itu merek, kualitas, apa yang diperoleh setelah menggunakan produk tersebut, termasuk perusahaan itu sendiri akan dinilai konsumen yang kesemuanya itu merupakan ukuran dalam membangun brand image.

Keempat variabel brand image diatas menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih dan membeli motor Honda Beat, meskipun bukan variabel yang sangat menentukan untuk memilih dan membeli produk, akan tetapi variabel brand image cukup memberi andil yang membuat konsumen memilih dan membeli produk perusahaan.

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Beat pada Cendrawasih Motor Makassar, maka ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS 15 didapatkan persamaan regresi :

Y = 3,581 + 0,546 X1 + 0,475 X2 + 0,386 X3 + 0,439 X4

Terlihat bahwa koefisien regresi untuk variabel corporate image adalah yang terbesar yaitu 0,546. Angka ini menunjukkan bahwa setiap penambahan 1 unit terhadap variabel corporate image akan menaikkan keputusan konsumen sebesar 0,546 (dengan anggapan variabel lain dianggap konstan).

2. Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa variabel yang terdiri dari corporate image, distributor image, user image dan product image secara simultan berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat pada Cendrawasih Motor di Makassar, berdasarkan hasil analisis Full Model Regression terbukti kebenarannya. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung (36,650) yang nilainya lebih besar dari F table (2,48) atau 36,650 > 2,48).

3. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai r yang terbesar adalah dari variabel product image yaitu r (0,442) dan r2 (0,195). Hal ini menunjukkan bahwa dari keempat faktor dalam penelitian ini yang paling berpengaruh

terhadap keputusan konsumen adalah variabel product image. Dengan demikian hipotesis kedua diterima.

4. Dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa faktor corporate image, distributor image, user image dan product image sangat berperan penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian sepeda motor Honda Beat pada Cendrawasih Motor di Makassar.

5.2 Saran

Setelah mengetahui hasil yang diperoleh melalui penelitian dan analisis data maka penulis mengajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Untuk perusahaan

a. Untuk program jangka panjang, sebaiknya Cendrawasih Motor melakukan ekspansi dengan membuka cabang perusahaan baru misalnya diluar kota Makassar dengan menerapkan konsep yang sama.

b. Cendrawasih Motor harus mempertahankan kualitas atau mutu dari produknya, karena faktor corporate image merupakan faktor kedua yang terbesar pengaruhnya terhadap keputusan konsumen.

2. Untuk penelitian selanjutnya

a. Hendaknya dimasukkan variabel-variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini, misalnya teknologi, pelayanan, dan atribut produk agar mengungkap faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Dokumen terkait