• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUTANG BANK BANK LOANS

Dalam dokumen PT MNC Investama, Tbk - Item (Halaman 55-58)

2010 2009

Standard Chartered Bank 323.924 220.000 Standard Chartered Bank

Bank Syariah Mandiri 27.249 28.089 Bank Syariah Mandiri

Bank Rakyat Indonesia 34.159 29.904 Bank Rakyat Indonesia

Bank Central Asia (Catatan 28) 12.387 54.757 Bank Central Asia (Note 28)

Bank CIMB Niaga 4.000 4.000 Bank CIMB Niaga

Bank Panin 3.850 3.994 Bank Panin

Bank Mandiri - 2.000 Bank Mandiri

Jumlah 405.569 342.744 Total

Pada tanggal 12 September 2008, RCTI, memperoleh fasilitas Bridging Loan Facility

sebesar Rp 220.000 juta dan Revolving Credit

Facility sebesar Rp 30.000 juta, dengan tingkat

bunga sebesar cost of fund + 3% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 17 September 2009 dan telah diperpanjang sampai dengan 30 September 2010. Pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 96.826 m2 di Jakarta Barat (Catatan 17). Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, saldo terhutang dari fasilitas ini adalah sebesar Rp 220.000 juta.

On September 12, 2008, RCTI, obtained a Bridging Loan Facility of Rp 220,000 million and Revolving Credit Facility of Rp 30,000 million which bear interest of cost of fund + 3% per annum and was

due on September 17, 2009 and has been

extended up to September 30, 2010. These loans are secured by land with total area of 96,826 square meters located in West Jakarta (Note 17). As of June 30, 2010 and 2009, the outstanding balance of loan from these facilities amounting to Rp 220,000 million.

Pada tahun 2009, MNCSV memperoleh fasilitas Letter of Credit (LC) berjangka dan atas unjuk dengan maksimum sebesar US$ 28.000.000 dan tingkat suku bunga sebesar 1% - 6% per tahun. Fasilitas akan jatuh tempo pada 3 Agustus 2010. Pada tanggal 30 Juni 2010, saldo fasilitas LC sebesar Rp 89.998 juta.

In 2009, MNCSV obtained a usance and/or sight Letter of Credit (L/C) facility with a maximum amount of US$ 28,000,000, and bears interest at a rate ranging from 1% - 6% per annum. The facility will mature on August 3, 2010. As of June 30, 2010, the outstanding L/C facility amounting to Rp 89,998 million.

Pada tahun 2010, saldo pinjaman termasuk pinjaman yang diperoleh Innoform, anak perusahaan, sejumlah SGD 2.150.000 dengan tingkat bunga sebesar 2,84% - 4,95% per tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2011 dan 2014 yang dijamin dengan asset Innoform.

In 2010, the loan included Innoform’s loan amounting to SGD 2,150,000 with annual interest rate 2.84% - 4.95% and will mature in 2011 and 2014 which secured by Innoform’ s asset.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Pada tanggal 26 Desember 2008, MNI memperoleh fasilitas pinjaman dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 18.000 juta dengan tingkat bunga 14,5% per tahun, jatuh tempo 26 Desember 2009. Fasilitas pinjaman ini diperpanjang hingga tanggal 26 Desember 2010 dengan tingkat bunga sebesar 9% per tahun. Pada tanggal 3 September 2009, MNI mendapat tambahan fasilitas dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 4.750 juta. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 11,25% per tahun, dan akan jatuh tempo pada tanggal 3 September 2010. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka milik MNI sebesar Rp 18.750 juta (Catatan 6). Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, fasilitas yang telah digunakan masing-masing sebesar Rp 21.159 juta dan Rp 17.905 juta.

On December 26, 2008, MNI obtained a loan facility with a maximum amount of Rp 18,000 million and interest at 14.5% per annum, which matured on December 26, 2009. This loan facility has been extended until December 26, 2010 with interest at 9% per annum. On September 3, 2009, MNI obtained an additonal new loan facility with a maximum amount of Rp 4,750 million and interest at 11.25% per annum, which will be due on September 3, 2010. The loan is secured by time deposit owned by MNI amounting to Rp 18,750 million (Note 6). As of June 30, 2010 and 2009, total facility used amounting to Rp 21,159 million and Rp 17,905 million, respectively.

GIB memperoleh fasilitas kredit jangka pendek dari Bank Rakyat Indonesia berupa fasilitas rekening koran dengan jumlah maksimum Rp 12.000 juta dan Rp 8.000 juta yang masing- masing jatuh tempo tanggal 5 Juni 2010 dan 3 Juli 2010. Fasilitas ini dikenakan bunga 11,5% dan 12% per tahun. Fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Rakyat Indonesia dijamin dengan deposito berjangka milik MNC sebesar Rp 20.430 juta (Catatan 6). Deposito berjangka ini hanya dapat dicairkan setelah kredit dilunasi. Pada tanggal 30 Juni 2010, fasilitas yang digunakan adalah sebesar Rp 13.000 juta.

GIB obtained short-term loan facilities from Bank Rakyat Indonesia, which consist of overdraft facilities with a maximum credit amounting to Rp 12,000 million and Rp 8,000 million, which will be due on June 5, 2010 and July 3, 2010, respectively. The loan facilities bear interest of 11.5% and 12% per annum and secured by time deposit owned by MNC amounting to Rp 20,430 million (Note 6). This deposit can be redeemed only after the loan is settled. As of June 30, 2010, total facility used amounting to Rp 13,000 million.

Bank Syariah Mandiri Bank Syariah Mandiri IAT, memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari

Bank Syariah Mandiri maksimum sebesar US$ 3.000.000, jangka waktu 12 bulan jatuh tempo 31 Oktober 2008 dengan tingkat bunga sebesar 9,5% per tahun dan telah diperpanjang sampai dengan Oktober 2010. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha, 2 unit pesawat Beechcraft 1900D (PK-TRX dan PK-TRW), 1 unit pesawat BAC 1-11 (PK-TRU), 1 unit helikopter Dauphin tipe 365N2 (PK-TSW) dan 1 unit helikopter Dauphin tipe SA-365C2 (PK-TRE) (Catatan 7 dan 17).

IAT, obtained a working capital credit facility from Bank Syariah Mandiri with a maximum amount of US$ 3,000,000, with a term of 12 months, due on October 31, 2008 and with interest rate of 9.5% per annum and has been extended until October 2010. This facility is secured by trade receivables, 2 unit of Beechcraft 1900D aircraft (PK-TRX and PK- TRW), 1 unit BAC 1-11 aircraft (PK-TRU), 1 unit Dauphin helicopter type 365N2 (PK-TSW) and 1 unit Dauphin helicopter type SA-365C2 (PK-TRE) (Notes 7 and 17).

Pada tanggal 30 Juni 2010 dan 2009, saldo hutang untuk fasilitas ini masing-masing sebesar Rp 27.249 juta dan Rp 28.089 juta.

As of June 30, 2010 and 2009, the outstanding loan of this facility amounting to Rp 27,249 million and Rp 28,089 million, respectively.

Sehubungan dengan fasilitas kredit tersebut, IAT diwajibkan memenuhi batasan-batasan tertentu yang harus mendapat persetujuan tertulis atau wajib dilaporkan secara tertulis kepada Bank Syariah Mandiri.

In relation to such credit facility, IAT is restricted by certain covenants, which require written approval from or have to be reported to Bank Syariah Mandiri.

Bank CIMB Niaga Bank CIMB Niaga

CMI memperoleh pinjaman tetap dari Bank CIMB Niaga sebesar Rp 7.000 juta jatuh tempo tanggal 4 Mei 2010 dan dapat diperpanjang. Tingkat bunga pinjaman adalah sebesar 14,25% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka milik MNC sebesar Rp 4.000 juta pada tahun 2010 dan dengan deposito atas nama CMI

sebesar Rp 1.957 juta pada tahun 2009

(Catatan 6).

CMI obtained a fixed loan facility from Bank CIMB Niaga amounting to Rp 7,000 million which will mature on May 4, 2010 and is extendable. Interest rate is 14.25% per annum. The loan is secured by time deposit owned by MNC of Rp 4,000 million in 2010 and by time deposit owned by CMI of Rp 1,957 million in 2009 (Note 6).

Bank Panin

Pada tanggal 4 Nopember 2008, CMI, memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank Panin

dengan maksimum sebesar Rp 4.000 juta.

Tingkat bunga 15% per tahun dengan jangka waktu 1 tahun dan dapat diperpanjang. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik CMI seluas 382 m2 di Duren Tiga, Jakarta Selatan (Catatan 17).

Bank Panin

On November 4, 2008, CMI, obtained a loan facility from Bank Panin with a maximum amount of Rp 4,000 million. Interest rate at 15% per annum with a term of 1 year and is extendable. The loan is secured by land and building owned by CMI with an area of 382 square meters, located at Duren Tiga, South Jakarta (Note 17).

Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan dan anak perusahaan telah melakukan pembayaran pokok dan bunga pinjaman sesuai dengan jadwal pembayaran dan memenuhi pembatasan- pembatasan yang ditentukan dalam perjanjian pinjaman.

Management believes that Company and its subsidiaries had paid the principal loans and interest expense in accordance with the schedule of payments and have fulfilled the restrictions as stipulated in the loan agreement.

Dalam dokumen PT MNC Investama, Tbk - Item (Halaman 55-58)

Dokumen terkait