• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ibid. ha la man 187

Dalam dokumen Eogqrc don Pcsbcncunan Indonesia (Halaman 50-59)

Pcllta 1 perubahan anggaran aelonjak aangat tlnggi yang oongat oenyolok yakni dari pengurangan Ep.3,2 nllyard men*

2) Ibid. ha la man 187

TABEti 7

:>aabar i flota latufagaa dan Baneaagaft Aaggaraa feodopatsn den Balogja Bagore ftftma 1976/1977* Jakarta ha la nan 84* balaaaa 67* taalanan 93 dan halaaaa feafava po Jok lonccung cokla Iona cakln oenlngkat aedangken

pajak tak langsung darl t-ihun ke tahun mo kin menu run pro- oentae?nya dnri penfrimaan delam negeri*

*enaikran pajak langoung in i eebaglan beaar difeebabkzm karena nskin menlngkatnya penerimaan yang beraaal dari pajak peraefroan minyak. Kenoik-ao darl penerinaan mlnyak in i diaebabkon karana makln menlngkatnya produkal mlnyak dleatu pihak dan kenaikan hargo mlnyak, aehlngga mening-katkan n lla i ,ekapor mlnyak*

i

Penerimaan pajak peseeroan mlnyak meningkat dari £?*4&*332 jute dalam tatum 1969/1970 menjadi I?. 334*612,- juta da­

lam tahun 1973/1974 dan $* 1*540*000,- juta dalam tahun 1975/1976*

Blbandlhfken dengan jumlah penerimaan pada anal PEIIIA I maka Junlab penerinaan pajak peraeroan mlnyak pada akhlr

PTTLITA 1 dan target pado tahun ke dua FEUTA 21 adalah ma- ainr-cnaing meningkat nenjadi 7,13 kali don 31*86 kali llp a t dori pejotc peraeroan mlnyak acral P8UTA I ,

Dl oamping adonya kenaik-sn penerimaan Luar negeri yang beraoal dori peningkatan n ila l ckopor nlnyak bumi aejak aval P3XJIA I , bantuan luar negeri dalam bentuk bantuan

prcyok juge cakin meningkat pula. Bantuan luar negeri da­

lam bentuk bontuar* proyek pada anal E5LIIA I aebeaar Bp* 25*3 mllyard mehingkat menjadi t$. 114*1 ailya rd dalam

tahun terokhlr FELlVA X dan pada tahun kedua fBHTA 11 aebeoar E?. 218,4 ftly o r d .

B ila dibanditi'kan penerinaan bantuan luar negeri

da lots bentuk bantuan proyek pada awal PELI^EA I dsn tar - get tahun Vedua PELItA I I , aaka pcnerimaan bantuan pro - yek pa da akhir P3LITA * dan target tahun kedua PBLX7A Et meningkat menjadt 4*5 kali dan 8,59 k a li lip a t dori ban-

tuan proyekawal PjSH5A I ,

Kedua hal in i menyebabkan peningkatan penoricaan pamorintah d$ri komponen luar negeri. D ilain pihak» koo-

ponor pengelUaran luar negeri - tak Deningkat aecepat ke- nolk-an penericaan luar negeri aehingga komponen anggar- an luar negeri adnantiaaa mengalami aurplua.

Konponen anggaran dalao negeri a ila lu mengalaci d e f i c i t karena prnerinaan do Ion negeri tidak dapat me- nfimbongi kenaik'-an pengeluaran dalao negeri. D e fic it in i ditutup dengan ourpluc konponen luar negeri yang talah di- konvercikon dalfm bentuk eata uang rupiah*

Oobelun koni Ionjut tom lebita dulu katai menerangkan apa y^nr dimakaud dengan konponen penerieaan dalaa nege- r l dan konponen luar negeri.

fleperti telah koc^i teranjean dalao Bab I I , anggaran pen- dapntan dan be loo Jo negara dibagi dalao dua bagian yaitu

komponen penericaon dan komponen pengeluaron*

Apabila dilihat dori pengaruhnya terhadap ekonomi dalao dan luar negeri, aoggaran belanja necara dibagi dalaa dua komponen*

dan pen^cluaren di dalao negeri dan kedua, kooponen yang penefiBaan dan pengeluaran yang berkafctan dengan luar no- g e il*

Sektor ptnerlmaan yang berkaltan dengan luar nege- r l terd irt dart *

1* Pajak pareeroan mlnyo^, 2* ifejak ekapor*

3* N lla l toantuan proyak,

Sektor pengeluaran yang barkaitan dengan luar nege- r l to r d ir i dart *

o. Pengelu&ron ouboidl-aubaidl baban pokok yang d llo * por aepertl beraa, tepunc,gandumt gula, pupuk dan tain eebafoinyo,

b* Konponon lopor Xalnnye dalao pengeluaran peobangun- an dan

o. ^cobayaraW c ic lla n fyxta n g dan bunLpii-bungo hutang lu - or negeri.

Bedangkan komponen yang berkaitan dengan ekononi dalaa ne- geri a do In h aenue konponen ang^aran loin ay a aelaln koapo- nan-komponen dl otaa.

Adapun aurpluo komponen luar n egeri, aepertl halnya toloh dlteranrkan dalom bab I I oengakibatkan &PBR oecaro k»aeluruhan tidak la el nen^alaal d e f ia it aepertl te rja d i pdda tahun 1967» pada eaat mulo-cula dllakaanakannya Bud-*

get P o lic y yang berinbang* ffntuk leblh jelacnya dan^t d l*

11 hot dalam tabel 8.

Colon tabel aenunjukkan bahwa peningkatan penerimoan luar n fgeri leb ih cepat dari pada penintfcatan pengeluaran luar negeri dibanfcingkan dalam as-al Pj5L22A I , akhir PEU2A*r 1 dan pa do tahun pertama dan kedua PBLITA I I *

Peningfcatan penerimoan luar negeri akhir PELI2A I , to bun pert-ima dan kedua F3LITA I I menlngkat menjadi 6,5 k a li, 10#4 k ali dsn 22,5 k a li 11 pat dari pa da Penerictaan Luar tfogorl pads avral PELITA Sedangkan pengeluaran lu­

ar negeri pada akhir PELITA I neningka t 6,6 k a li, 8,2 ka­

l i dalam anal KLTTA I I don 16,1 k a li 11 pat dalaa tahun kedua FELITA I I . In i berarti bohwa peniufkatan penerima- an luar negeri lebih tinggt b ile dibandingkan dengan pe- ngeluaraft luar n egeri, oehingga akhirnya terja d i surplus dalam anjjearon liuar negeri*

Ado pun penerimoan dalam negeri dan pengeluoran do- lea negeri juotru kebalikennye, peningkatan penerimaan da­

lam negeri lkbih laiabat dari pada pengeluaran dalaa nege- r l , aehlngga eeloitea PBLITA 1 aampal pada tahun koduo P2L1- fk I I anggaran dalam negeri aelalu nengalami d e fic it *

D e fio lt koraponen dalam negeri In i tidak begitu beoar ae- lama tir o tohun pettama PBLITA I , pada tohun ke enpat me- ningkat dengan peeot, pada akhir P£IiI£A I I nenurun dan

prtda tahun pertama dan kedua PHUTA I I defloltnya mening- kat la g i detogan oo^pai nencapoi 777,3 milyard.

00

Untuk menanggulangi d e fio lt in i atau d e fio lt dari pada penerlgaan delect negeri, caka pemerlntah melakaana - ken keblJakafinaan-kebijakaanoan dibidang perpajakan toru-

tama dalam uttaha peningkatan pajak langaung miaalnya peru- bahan-perubahan dl dalam peraturan pajak pendspatan, pe - nyempurnaan IQ’S dan HPO dan kebljokaanaan pajak yang la - in* dleeauaiksn dengan keaampuan rakyat. Hal in i aeaual dengan bunyi peaal 49 ketetapan UPRS Ho. iXXlI/lIPRS/1966 tentang ttfembaharuan Kebljakaanaan Xandaaan Ekonorai, &e - uangan dan Perabangunan* ialah 2

Penerlcaan negara berocal dari pajak; langaung ca- upun pajak tak langaung, berlkut la in -la ln penerimaan (terutaoa dari perubahan-perubahan negara) harua d i- tlngkatkan oeouai dengan kemanpuan rakyatfc rasa ke - edllan oerta kebutuhan pengeluaran negara, eedangkan e ffia ie n a i caupun intenoifUcaai dari pungutan harua d ip e rtin g g i. 3)

Fenlngkata^ penerleaan dalao negeri ditekantean pa­

da pajak langaung dengan alaaan untuk lebih meratakan pcm- bagian pcmdapatan caoyarakat aclolu i e ffek penggandoan

pendaptan eaayaratcat. ^ Sampal soot in i penerlmaan pa­

jak langaung dl luar ninyak maolh rendah, in i aenoerolnkon rendahnya tin g ta t ppndapatan caoyarakat.

Setcloh diuraikan tentang penerimaan dalao negeri maka cumber penerimaan yang la in ialah penerlcaan luar ne­

g e ri atatt doloa poo APBfl dloebut Penerlmaan Pecibangunan.

XMdi ha lo o n 89*

^ Anwar Haautton, "Pengaruh Kenaikan Harga ninyak

2bla& penerlnaan pembangunan dibagi lagi dalam dua bo cion yakni ^antuan Program den Bantuan Proyek.

Bantunn Program Ini diterima dalaa bentuk berae, Jogung, pupuk, inoektioida dan lain-lainnyn oebagai devise krcdit*

hal ini untukj mencukupi kebutuhan dolora negeri yang naeih belum toencukuplt Seisin untuk roencukupi kebutuhan dalao negeri, beranf^barang Ini digunokan untuk menjaga keata - bilan harga, isengingat produkal dalem negeri maaih belum mencukupi•

Bedanrkan Bantiian Proyek Ini berbcntuk bariing-barang modal mlaalnya meain-taenin atau e la t-a la t loin yang dlgunakan * untuk peebangunan.

Dengan makin atobilnye harca dalem negeri ini d i- eebabkan karena peningkatan produkal dalaa negeri dan ke­

ns Juan dl dalao pembangunan negara kitaf maka bantuan pro- groa dori tahun ke tnhun mengalami penurunan, aedangkan un*

tuk bantunh proyek oeirlng dengan kemajuan pembangunan yan^r cnoib meobutuhkan bantuan luar negeri» makin mening-

teit, Keterangan in i untuk lebih jelaanya dopot dilih at do­

ri $abe! 9«

Pi dalan tabel meflun|ukkan bahva baik bantuan program matt*

pun bantuan proyek ©engelami peningkatan ooleea empat ta­

hun d*ilom P tXTA I . Jumlah bantuan program yang paling becar terjadi pada tphun 1972/1973 etbeear I>. 95»5 milyaid atau aebesar 60,5 $ *a ri jumlah seluruh bantuan luar

nege-m*ara3AffG4H bam-iuah w it nbcuhi 1969/1970 - 1976/1977 nanumasma««wa tstsvmdasim a n m i ssoaaBiutaaoaBsnu n n u B Sumbsr t Hots Keusftfsu dsn Bsacsnrsn Angcoron i3endspfltan

deti Belaoja Megara 1976/1977» HI, Jakarta, hfl - lo tan 101.

Keterongon * 1) An^kn APBH.

Dalam dokumen Eogqrc don Pcsbcncunan Indonesia (Halaman 50-59)

Dokumen terkait