RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi Pemecahan Isu
Isu merupakan pokok permasalahan yang terjadi, sedang terjadi atau akan terjadi yang menjadi pembicaraan khalayak ramai sehingga memerlukan jalan keluar atau solusi dengan melakukan tindakan yang nyata. Dalam menyusun rencana untuk kegiatan habituasi maka perlu ditentukan isu atau permasalahan yang mendasar pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi khususnya di ruang Kebidanan. Isu yang diangkat berdasarkan peran dan kedudukan sebagai Aparatur Sipil Negara tentang masalah yang terjadi di ruang lingkup kerja tersebut. Adapun isu yang akan dianalisis asdalah sebagai berikut:
1.
Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap resiko infeksi nosokomial di RSUD Kabuapaten Melawi2.
Rendahnya pemahaman ibu nifas tentang Gizi Ibu Nifas di Ruang Kebidanan RSUD Kabupaten Melawi3.
Rendahnya penerapan orientasi pasien baru di Ruang Kebidanan RSUD Melawi4.
Kurangnya komunikasi therapeutik di Ruang Kebidanan RSUD Kabupaten MelawiSelama bertugas di RSUD Kabupaten Melawi, masih banyak ditemukan ibu nifas yang tidak tau atau masih bingung tentang nutrisi yang harus dikonsumsi karena kurangnya akses informasi tentang gizi ibu nifas.
Selain itu, juga disebabkan beberapa mitos yang masih dipercaya antara lain:
1. Pantang makan yang amis-amis seperti telur, daging dan ikan karena dianggap dapat membuat asi dan badan menjadi amis.
Faktanya : Justru, ―makanan berprotein tinggi sangat dianjurkan bagi perempuan dalam masa nifas karena salah satu fungsi protein adalah membantu penyembuhan luka, termasuk luka jahitan‖(Ambarwati, 2008).
2. Ibu harus minum jamu khusus
Faktanya : ini mitos belaka, tak didukung fakta. Menurut laporan berjudul ―Gambaran Sikap Ibu Postpartum pada Kepercayaan Budaya Melayu‖ yang terbit dalam Jurnal Ners Indonesia tahun 2020, perempuan tidak diharuskan untuk minum jamu khusus selama masa nifas karena vagina dan rahim akan berangsung pulih seperti semula secara alami.
Selain itu, minum jamu bila beraksi dengan obat yang diresepkan dokter, bisa mempengaruhi bilirubin bayi, yang mana bilirubin ini dapat menyebabkan penyakit kuning.
23
Dari beberapa isu diatas dapat dianalisis dengan menggunakan dua teknik analisis yaitu teknik analisis APKL ( Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak ) dan teknik analisis USG ( Urgency, Seriousness, Growth ) untuk mendapatkan isu yang akan diangkat untuk menjadi sebuah permasalahan sehingga dapat ditentukan kegiatan pemecahan isu tersebut dengan skala penilaian 1 sampai dengan 5.
Untuk menentukan isu prioritas maka digunakan metode APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak) dengan skala penilaian 1 sampai 5.
Tabel 4.1 Analisis isu dengan teknik APKL
NO ISU AKTUAL
KRITERIA
RANK A P K L
1 Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap resiko infeksi nosokomial di RSUD Kabuapaten Melawi
3 4 3 2 9 III
2 Rendahnya pemahaman ibu nifas tentang pentingnya pemenuhan nutrisi ibu nifas di RSUD Kabupaten Melawi
4 4 4 4 16 I
3 Kurangnya persiapan pelayanan kebidanan di RSUD Kabupaten Melawi
4 3 4 3 14 II
4 Kurangnya komunikasi therapeutik di Ruang Kebidanan RSUD Kabupaten Melawi
2 2 3 3 10 IV
24
Untuk menganalisis penyebab isu prioritas, digunakan metode USG ( Urgency, Seriousness, Growth) dengan skala penilaian 1 sampai 5.
Tabel 4.2 Analisis Penyebab Isu dengan teknik USG
NO ISU AKTUAL
Dari analisis isu menggunakan teknik APKL maka didapatkanlah isu prioritas yaitu
―Rendahnya pemahaman ibu nifas tentang pentingnya pemenuhan nutrisi ibu nifas di RSUD Kabupaten Melawi‖.Dampak yang akan ditimbulkan jika isu tidak ditangani yaitu :
a. Bagi masyarakat
1. Kemungkinan ibu nifas yang nutrisi saat nifas tidak terpenuhi dapat mengakibatkan anemis
2. Kemungkinan kekurangan nutrisi pada ibu nifas dapat memperlambat proses pemulihan tubuh ibu
b. Bagi petugas
1. Dianggap tidak betanggung jawab dan profesional 2. Hilangnya kepercayaan atasan terhadap kinerja petugas c. Bagi Organisasi
1. Indikator kinerja tidak tercapai 2. Tidak tercapainya visi dan misi
Berdasarkan permasalahan di atas, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Bidan Ahli, maka penulis ingin membuat gagasan pemecahan isu Rancangan Aktualisasi adalah ―Peningkatan Pemahaman Ibu Nifas tentang Pemenuhan Gizi Ibu Nifas di RSUD Kabupaten Melawi‖.
Untuk mendukung dalam pelaksanaan optimalisasi kegiatan yang berkaitan dengan judul isu diatas, maka penulis menguraikan beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain :
25 1. Konsultasi dengan mentor
2. Konsultasi dengan kepala ruangan 3. Membuat leaflet tentang gizi ibu nifas
4. Melakukan konseling pada ibu nifas tentang gizi ibu nifas 5. Melakukan evaluasi pemahaman ibu nifas
26
B. Rancangan Aktualisasi Nilai Dasar ASN
Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS Unit Kerja : RSUD Kabupaten Melawi
Isu yang Diangkat : Rendahnya pemahaman ibu nifas tentang Gizi Ibu Nifas di RSUD Kabupaten Melawi Masalah yang Diangkat : Kurangnya informasi tentang gizi ibu nifas
Gagasan Pemacahan Isu : Peningkatan pemahaman ibu nifas tentang pemenuhan Gizi Ibu Nifas di RSUD Kabupaten Melawi
27 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan Nilai Aneka
Kontribusi
1.
Dengan melakukan pertemuan dengan mentor, pertama kali yang saya lakukan adalah membuat janji temu untuk menghargai dan menghormati beliau sebagai mentor, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar(Etika Publik : Hormat)
(Manajemen ASN: Keterbukaan) (WoG : Koordinasi)
2.
Dengan datang tepat waktu sesuai dengan ketentuan dari mentor agar waktu kerja tidak terganggu, kemudian saya mengucapkan salam dan meminta ijin kepada mentor untuk memasuki ruangan untuk menunjukkan kesopanan terhadap mentor, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar(Nasionalisme : Religius) (Etika Publik :Sopan)
Pada pelaksanaan kegiatan saya akan : berkonsultasi dengan
28 (Anti Korupsi : Disiplin)
3.
Dengan bertemu mentor untuk bermusyawarah tentang rancangan aktualisasi, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar(Nasionalisme : Musyawarah) (Pelayanan Publik : Transparan)
4.
Dengan menyampaikan tujuan kepada mentor yaitu ingin menyampaikan rancangan aktualisasi dan bermusyawarah tentang tujuan rancangan aktualisasi tersebut, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar(Akuntabilitas : Kejelasan Target)
5.
Dengan menjelaskan rancangan aktualisasi yang akan di lakukan di RSUD dan berdiskusi tentang target atau tujuan rancangan aktualisasi, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar(Komitmen Mutu : Efektivitas)
6.
Dengan menulis hasil pertemuan denganketerampilan disertai moral dan perilaku yang benar dan baik
29
dengan mentor mentor agar ada rangkuman singkat yang sistematis, padat dan menyeluruh sebagai bukti tertulis pertemuan dengan mentor, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Tanggung Jawab) 2 Kegiatan :
1. Dengan melakukan pertemuan dengan kepala ruangan, pertama kali yang saya lakukan adalah membuat janji temu untuk menghargai dan menghormati beliau sebagai kepala ruangan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Etika Publik : Hormat)
(Msnsjemen ASN : Keterbukaan) (WoG : Koordinasi)
2.
Dengan datang tepat waktu sesuai dengan ketentuan dari kepala ruangan agar waktu kerja tidak terganggu, kemudian saya mengucapkan salam dan meminta ijin kepada kepala ruangan untuk memasuki ruangan untuk menunjukkan kesopanan terhadapPada pelaksanaan kegiatan saya akan : berkonsultasi dengan
30
(Anti Korupsi : Disiplin) (Nasionalisme : Religius) (Etika Publik :Sopan) (WoG : Komunikasi)
3. Dengan bertemu kepala ruangan untuk bermusyawarah tentang rancangan aktualisasi, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Nasionalisme : Musyawarah) (Pelayanan Publik : Transparan)
4. Dengan menyampaikan tujuan kepada kepala ruangan yaitu ingin menyampaikan rancangan aktualisasi dan bermusyawarah tentang tujuan rancangan aktualisasi tersebut, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Kejelasan Target)
5. Dengan menjelaskan rancangan aktualisasi yang akan di lakukan di RSUD dan berdiskusi
kompetensi meliputi pengetahuan,
keterampilan disertai moral dan perilaku yang benar dan baik
31
tentang target atau tujuan rancangan aktualisasi, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Komitmen Mutu : Efektivitas)
6. Dengan menulis hasil pertemuan dengan kepala ruangan agar ada rangkuman singkat yang sistematis, padat dan menyeluruh sebagai bukti tertulis pertemuan dengan kepala ruangan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Tanggung Jawab) (Anti Korupsi : Disiplin)
3. Membuat leaflet tentang Gizi Ibu
1. Dengan melaksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menggunakan referensi dari sumber terpercaya yang terdapat dalam nilai dasar. dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Tanggung Jawab)
2. Dengan membuat leaflet menggunakan bahasa yang sopan dan tanpa unsur paksaan,
Membuat leaflet tentang Gizi Ibu Nifas maka akan
memberikan kontribusi terhadap visi Rumah Sakit dan saya membantu ibu nifas maka akan memberikan
penguatan terhadap nilai-nilai RSUD
32
3. Dengan membuat leaflet secara informatif dan semenarik mungkin yang belum terdapat di Rumah Sakit sebagai media penunjang kegiatan konseling ibu nifas agar informasi yang disampaikan dapat mudah dipahami oleh ibu nifas, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Komitmen Mutu : Inovasi)
(Manajemen ASN : Profesionalitas) (WoG : Kepentingan Bersama)
4. Dengan mengkonsultasikan leaflet dengan kepala ruang kebidanan sebelum di cetak agar jika masih terdapat kekurangan akan saya perbaiki kembali, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Nasionalisme : Kerja Sama)
5. Dengan mencetak leaflet jika sudah sesuai
33 hal ini saya akan menerapkan nilai dasar (Anti Korupsi : Jujur, Peduli)
(Manajemen ASN: Efektif, Efisien) (Pelayanan Publik: Mudah dan Murah)
4. Melakukan
1. Menyiapkan media untuk melakukan konseling sesuai dengan kegiatan yang telah direncanakan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Tanggung Jawab)
2. Mengucapkan salam dan menyapa ibu dengan sopan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Nasionalisme : Adil) (Etika Publik : Integritas)
3. Mengidentifikasinya permasalahan ibu nifas dengan menanamkan rasa peduli pada pada ibu, dalam hal ini saya akan menerapkan
Melakukan konseling pada ibu nifas
tentang pentingnya ASI bagi bayi maka akan memberikan kontribusi terhadap visi Rumah Sakit dan saya membantu
34 4. Memaparkan
materi konseling
5. Melakukan pemberian saran kepada ibu nifas dan mempersilahka n ibu nifas untuk bertanya
nilai dasar
(Anti korupsi : Peduli)
(Nasionalisme : Mencintai sesama) (Manajemen ASN: Profesionalitas)
4. Memaparkan materi dengan cara melakukan komunikasi dua arah secara terbuka kepada ibu dengan bersikap sopan sesuai dengan nilai dasar, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Etika Publik : Sopan dan Ramah)
5. Mempersilahkan ibu untuk bertanya mengenai hal yang belum dimengerti, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Partisipatif)memberikan pemberian saran kepada ibu nifas secara efektif sesuai dengan kebutuhan dan keluhan ibu, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Komitmen Mutu : Efisien)
pelayanan bermutu sesuai standar dan berorientasi kepada pelanggan.
35
1. Mempersiapkan lembar ceklis dengan bersungguh-sungguh dan sesuai dengan kebutuhan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Kejelasan Target) (Komitmen Mutu : Efisiensi)
2. mempersilahkan ibu untuk bertanya apa saja yang belum dipahami dan menjawab pertanyaan ibu dengan sopan, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Partisipatif) (Etika Publik : Sopan) (Anti Korupsi : Peduli)
3. mempersilahkan ibu nifas menjelaskan ulang visi Rumah Sakit dan saya membantu
36 4. Menyimpulkan
hasil dari lembar ceklis
(Pelayanan Publik : Akuntabel)
melakukan pengisian lembar ceklis dengan jujur tanpa membuat-buat hasil tentang pemahaman ibu nifas, dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Anti Korupsi : Jujur)
4. menyimpulkan ibu nifas paham atau tidak tentang penjelasan gizi ibu nifas sesuai dengan lembar ceklis yang di isi dalam hal ini saya akan menerapkan nilai dasar
(Akuntabilitas : Konsisten)
37 C.
Jadwal Pelaksanaan
Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Rancangan Aktualisasi
No Kegiatan Waktu Output
1 2 3 4
1 Konsultasi dengan mentor
29 April 2021 1. Catatan Konsultasi 2. Foto Kegiatan
2 Konsultasi dengan kepala ruangan
30 April 2021 1. Desain leaflet
2. Catatan hasil konsultasi 3. Foto Kegiatan
3 Membuat leaflet tentang Gizi Ibu Nifas
30 April s/d 1 Mei 2021
1. Leaflet bentuk cetak 2. Foto kegiatan 4 Melakukan konseling
pada ibu nifas tentang pentingnya pemenuhan nutrisi pada ibu nifas dan menyusui
1 Mei s/d 5 Juni 2021 1. Daftar nama ibu nifas yang diberikan konseling
2. Foto kegiatan
5 Melakukan evaluasi pemahaman ibu nifas
1 Mei s/d 5 Juni 2021 1. Hasil lembar ceklis evaluasi semua ibu nifas
2. Foto kegiatan
38