• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.6 Analisis Pengendalian Kualitas dengan House of Quality (HOQ)

5.6.1 Identifikasi Suara Konsumen (Voice of Consumers)

Identifikasi suara konsumen merupakan tujuan untuk mengetahui prioritas untuk mengetahui prioritas kebutuhan konsumen karena setiap konsumen memiliki kebutuhan kepuasan yang berbeda-beda. Konsumen mempunyai kebutuhan dan kepuasan yang berbeda-beda sehingga perlu menyususn proritas harapan konsumen berdasarkan pertimbangan oleh perusahaan. Identifikasi suara konsumen merupakan suatu criteria yang diinginkan konsumen terhadap suatu produk. Pada penelitian ini untuk mengetahui harapan konsumen terhadap produk coklat bar Vicco, dimulai dengan membuat daftar kebutuhan yang terdapat pada kuisioner yang sudah ditentukan sebelumnya. Dalam hal ini harapan produk merupakan kriteria apa saja yang diinginkan konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Adapun hasil dari pengamatan didapatkan harapan konsumen diantaranya meliputi harga, rasa, daya tahan, legalitas, netto, bahan kemasan, dan informasi kandungan gizi. Dari hasil pengisian kuisioner oleh 40 responden maka diketahui harapan apa saja terhadap produk coklat bar Vicco yaitu dengan cara menganalisis dengan tabulasi deskriptif berupa tabel frekuensi. Adapun hasil penjabaran setiap harapan konsumen dari masing-masing atribut, diantaranya adalah:

Tabel 16. Kriteria Rasa Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen Kriteria Rasa Jumlah (orang) Presentase (%)

Original 12 30

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas merupakan kriteria harapan konsumen berdasarkan atribut rasa yang diinginkan responden. Dari 40 responden terdapat 12 atau 30%

responden memilih rasa original karena rasa original merupakan ciri khas dari rasa coklat tersebut. Sedangkan 28 orang lainnya memilih rasa selain original yaitu rasa vanila, strawberry, greentea, mangga, durian, dan blueberry dikarenakan responden konsumen mulai merasa jenuh dengan rasa original dan mengharapkan adanya varian rasa baru.

Tabel 17. Kriteria Harga Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen Kriteria Harga Jumlah (orang) Presentase (%)

<Rp. 10.000 25 62,5

Rp. 10.000 – Rp.15.000 12 30

Rp. 16.000 – Rp. 20.000 2 5

>Rp. 20.000 1 2,5

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas merupakan kriteria harapan konsumen berdasarkan atribut harga yang diinginkan oleh responden. Dari 40 responden terdapat 25 atau 62,5% responden mengharapkan harga coklat bar dibawah Rp.10.000, alasannya karena beberapa responden ini merasa harga tersebut merupakan harga yang terjangkau. Sedangkan responden sebanyak 12 atau 30% orang memilih harga antara Rp. 10.000 – Rp. 15.000 karena rasa yang enak memiliki nilai jual yang lebih tinggi sehingga para responden merasa dapat menerima dengan harga jual produk tersebut.

Sedangkan responden yang memilih antara Rp. 16.000 – Rp. 20.000 memberi alasan bahwa harga yang mahal tidak masalah jika coklat yang di konsumsi memiliki nilai kualitas yang tinggi.

Tabel 18. Kriteria Daya Tahan Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen

Kriteria Daya Tahan Jumlah (orang) Presentase (%)

< 3 bulan 10 25

3 bulan – 1 tahun 24 60

>1 tahun 6 15

Lainnya 0 0

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas, sebanyak 24 atau 60% responden menginginkan daya tahan pada coklat bar antara 3 bulan – 1 tahun dengan alasan produk makanan ini yang jika di beli dalam jumlah banyak tidak bisa dikonsumsi dalam waktu yang cepat karena kebanyakan konsumen coklat bar Vicco ini dibeli sebagai oleh-oleh sehingga membutuhkan daya tahan lebih dari 3 bulan lamanya. Sedangkan 10 atau 25%

responden lainnya memilih memilih daya tahan dibawah 3 bulan dengan alasan bahan baku yang digunakan tidak menggunakan bahan kimia sehingga produk tidak tahan lama untuk disimpan dalam jangka waktu yang cukup panjang, juga ukuran coklat bar yang dirasa kecil sehingga dapat dikonsumsi dalam waktu yang singkat.

Tabel 19. Kriteria Legalitas Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen

Kriteria Legalitas Jumlah (orang) Presentase (%)

MUI 20 50

DEPKES dan BPOM 16 40

SNI 3 7,5

Lainnya

Lengkap 1 2,5

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas, sebanyak 20 atau 50% responden menginginkan legalitas MUI. Sedangkan sebanyak 16 atau 40% responden menginginkan legalitas DEPKES dan BPOM karena dengan adanya label ini maka produk coklat bar akan dipastikan melalui pemerikasaan dan penilaian kualitas serta kelayakan konsumsi bagi konsumennya sehingga konsumen merasa aman dalam mengkonsumis coklat bar tersebut. Sedangkan sebanyak 3 atau 7,5% respoden menginginkan legalitas SNI dan sebanyak satu responden menginginkan semua legaltas dicantukmkan dalam kemasan produk tersebut dengan alasan bahwa konsumen memiliki percaya dalam mengkonsumsi tersebut.

Tabel 20. Kriteria Netto Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen Kriteria Netto Jumlah (orang) Presentase (%)

<10gr 1 2,5

10gr – 15gr 10 25

16gr – 20gr 12 30

>20gr 17 42,5

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Salah satu atribut yang diingikan responden konsumen adalah netto. Semakin banyak jumlah netto maka konsumen semakin puas tetapi dengan harga yang sesuai dengan kualitas produk coklat bar tersebut.

Tabel 21. Kriteria Bahan Kemasan Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen

Kriteria Bahan Kemasan Jumlah (orang) Presentase (%)

Kotak 7 17,5

Alumunium Foil 11 27,5

Kotak Blok 21 52,5

Lainnya 1 2,5

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas, kriteria bahan kemasan yang banyak diinginkan responden konsumen yaitu kotak blok dengan jumlah responden sebanyak 21 orang atau sebesar 52,5%, alasan konsumen memilih bahan kemasan tersebut jika menggunakan bahan kemasan kotak blok lebih praktis dalam menggunakannya karena setiap potongannya dapat dikosumsi dalam satu gigitan. Sedangkan responden lainnya memilih aluminium foil yaitu sebanyak 11 atau 27,5% responden dengan alasan karena produk coklat tersebut mudah leleh maka diperlukan bahan kemasan yang dapat melindungi agar produk tersebut tidak cepat rusak. Sedangkan sebanyak 7 atau 17,5% responden lainnya memilih bahan kemasan kotak dengan alasan karena pada umumnya produk coklat identik dengan bahan kemasan seperti kotak dan biaya kemasan yang tidak terlalu mahal dibandingkan dengan bahan kemasan lainnya sehingga dapat menekan biaya produksi.

Tabel 22. Kriteria Informasi Kandungan Gizi Coklat Bar Vicco yang Dibutuhkan Responden Konsumen

Kriteria Informasi

Kandungan Gizi Jumlah (orang) Presentase (%)

Lengkap 34 85

Kandungan paling besar 5 12,5

Tidak ada informasi

kandungan 1 2,5

Lainnya 0 0

Total 40 100

Sumber: Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel diatas, terdapat sebanyak 34 atau 85% responden yang memilih infromasi kandungan gizi dicantumkan secara lengkap pada kemasan produk dengan alasan agar konsumen lebih mengetahui kandungan apa saja yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsinya. Sedangkan sebnayak 5 atau sebesar 12,5%

responden lainnya memilih kandungan gizi paling besar yang dicantumkan pada kemasan dengan alasan karena ukuran kemasan coklat yang tidak terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk dicantumkan seluruh kandungan gzi yang terdapat pada produk tersebut maka dapat dicantumkan kandungan yang paling besar saja.

Sedangkan sebanyak 1 atau 2,5% responden memilih tidak dicantumkannya informasi kandungan gizi yang terdapat pada produk coklat tersebut.