LAMPIRAN Lampiran 1. Pedoman Observasi
A. Identitas Diri
1. Nama : 2. Jabatan : 3. Tempat/tanggal lahir : 4. Alamat : 5. Pekejaan : 6. Pendidikan terakhir : 7. Waktu wawancara : 8. Tempat wawancara : B.Pertanyaan
1. Kapan kelompok pengusaha emping berdiri sebagai program
pemberdayaan perempuan yang membuat produk emping ketela di
Dusun Bantulkarang?
2. Bagaimana sejarah terbentuknya kelompok pengusaha emping ketela
sebagai program pemberdayaan perempuan yang membuat produk
emping ketela di Dusun Bantulkarang?
3. Bagaimana perhatian lingkungan sekitar tentang adanya program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
4. Mengapa program pemberdayaan perempuan melalui aktivitas
wirausaha emping ketela dilakukan dimasyarakat Dusun
97
5. Apa yang menjadi tujuan pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang?
6. Berapa jumlah pengelola dari pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
7. Apakah jumlah pengelola tersebut sudah mencukupi untuk
pelaksanaan kegiatan pembuatan emping ketela?
8. Bagaimana cara rekruitmen pengelola dilakukan?
9. Adakah persyaratan untuk menjadi anggota kelompok pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
10. Apa saja yang dipersiapkan sebelum penyelenggaraan program
pembuatan emping ketela dilaksanakan?
11. Adakah kerja sama dengan pihak lain dalam merencanakan
penyelenggaraan tersebut ?
12. Berapa dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan setiap kegiatan
pembuatan emping ketela?
13. Darimanakah sumber dana tersebut berasal?
14. Bagaimana pengelolaan dana tersebut?
15. Status tempat pembuatan emping ketela milik siapa?
16. Berapa jumlah anggota dari pelaksanaan program pemberdayaan
98
17. Apa saja kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok pengusaha
emping ketela sebagai program pemberdayaan perempuan melalui
aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang?
18. Siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang?
19. Apakah masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela
di Dusun Bantulkarang?
20. Berapa lama kegiatan tersebut dilaksanakan?
21. Bagaimana upaya dalam memberdayakan kaum perempuan melalui
wirausaha emping ketela?
22. Apa saja yang terdapat dalam penyelenggaraan program tersebut ?
23. Apa saja fasilitas yang dimiliki kelompok pengusaha emping ketela?
24. Darimana fasilitas tersebut diperoleh?
25. Bagaimana cara evaluasi yang dilakukan penyelenggara terhadap
kegiatan yang telah direncanakan dan dilakukan ?
26. Apakah kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut berhasil semua?
27. Hasil apa saja yang diperoleh anggota dan warga setelah mengikuti
penyelenggaraan program ?
28. Adakah dampak positif dengan adanya program pemberdayaan
99
29. Adakah dampak negatif dengan adanya program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
30. Apa saja faktor yang menjadi penghambat perencanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
31. Apa saja faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
32. Apa saja faktor yang menjadi pendukung perencanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
33. Apa saja faktor yang menjadi pendukung pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
34. Apa harapan dari adanya program pemberdayaan perempuan melalui
100
Lampiran 4. Pedoman Wawancara Anggota Kelompok Emping Ketela A.Identitas Diri 1. Nama : 2. Jabatan : 3. Tempat/tanggal lahir : 4. Alamat : 5. Pekejaan : 6. Pendidikan terakhir : 7. Waktu wawancara : 8. Tempat wawancara : B.Pertanyaan
1. Kapan kelompok pengusaha emping berdiri sebagai program
pemberdayaan perempuan yang membuat produk emping ketela di
Dusun Bantulkarang?
2. Bagaimana sejarah terbentuknya kelompok pengusaha emping ketela
sebagai program pemberdayaan perempuan yang membuat produk
emping ketela di Dusun Bantulkarang?
3. Bagaimana perhatian lingkungan sekitar tentang adanya program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
4. Mengapa program pemberdayaan perempuan melalui aktivitas
wirausaha emping ketela dilakukan dimasyarakat Dusun
101
5. Apa yang menjadi tujuan pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang?
6. Berapa jumlah pengelola dari pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
7. Apakah jumlah pengelola tersebut sudah mencukupi untuk
pelaksanaan kegiatan pembuatan emping ketela?
8. Bagaimana cara rekruitmen pengelola dilakukan?
9. Adakah persyaratan untuk menjadi anggota kelompok pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
10. Apa saja yang dipersiapkan sebelum penyelenggaraan program
pembuatan emping ketela dilaksanakan?
11. Adakah kerja sama dengan pihak lain dalam merencanakan
penyelenggaraan tersebut ?
12. Berapa dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan setiap kegiatan
pembuatan emping ketela?
13. Darimanakah sumber dana tersebut berasal?
14. Bagaimana pengelolaan dana tersebut?
15. Status tempat pembuatan emping ketela milik siapa?
16. Berapa jumlah anggota dari pelaksanaan program pemberdayaan
102
17. Apa saja kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok pengusaha
emping ketela sebagai program pemberdayaan perempuan melalui
aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang?
18. Siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang?
19. Apakah masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela
di Dusun Bantulkarang?
20. Berapa lama kegiatan tersebut dilaksanakan?
21. Bagaimana upaya dalam memberdayakan kaum perempuan melalui
wirausaha emping ketela?
22. Apa saja yang terdapat dalam penyelenggaraan program tersebut ?
23. Apa saja fasilitas yang dimiliki kelompok pengusaha emping ketela?
24. Darimana fasilitas tersebut diperoleh?
25. Bagaimana cara evaluasi yang dilakukan penyelenggara terhadap
kegiatan yang telah direncanakan dan dilakukan ?
26. Apakah kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut berhasil semua?
27. Hasil apa saja yang diperoleh anggota dan warga setelah mengikuti
penyelenggaraan program ?
28. Adakah dampak positif dengan adanya program pemberdayaan
103
29. Adakah dampak negatif dengan adanya program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
30. Apa saja faktor yang menjadi penghambat perencanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
31. Apa saja faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
32. Apa saja faktor yang menjadi pendukung perencanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
33. Apa saja faktor yang menjadi pendukung pelaksanaan program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
34. Apa harapan dari adanya program pemberdayaan perempuan melalui
104
Lampiran 5. Pedoman Wawancara Untuk Masyarakat/Tokoh Masyarakat Lingkungan Sekitar Bantulkarang
A.Identitas Diri 1. Nama : 2. Jabatan : 3. Tempat/tanggal lahir : 4. Alamat : 5. Pekejaan : 6. Pendidikan terakhir : 7. Waktu wawancara : 8. Tempat wawancara : B.Pertanyaan
1. Kapan kelompok pengusaha emping berdiri sebagai program
pemberdayaan perempuan yang membuat produk emping ketela di
Dusun Bantulkarang?
2. Bagaimana sejarah terbentuknya kelompok pengusaha emping ketela
sebagai program pemberdayaan perempuan yang membuat produk
emping ketela di Dusun Bantulkarang?
3. Bagaimana perhatian lingkungan sekitar tentang adanya program
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
4. Mengapa program pemberdayaan perempuan melalui aktivitas
105
5. Apa yang menjadi tujuan pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang?
6. Berapa jumlah pengelola dari pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
7. Adakah persyaratan untuk menjadi anggota kelompok pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
8. Adakah kerja sama dengan pihak lain dalam merencanakan
penyelenggaraan tersebut ?
9. Status tempat pembuatan emping ketela milik siapa?
10. Berapa jumlah anggota dari pelaksanaan program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
11. Apa saja kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok pengusaha
emping ketela sebagai program pemberdayaan perempuan melalui
aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang?
12. Berapa lama kegiatan tersebut dilaksanakan?
13. Bagaimana upaya dalam memberdayakan kaum perempuan melalui
wirausaha emping ketela?
14. Apa saja fasilitas yang dimiliki kelompok pengusaha emping ketela?
15. Hasil apa saja yang diperoleh anggota dan warga setelah mengikuti
penyelenggaraan program ?
16. Adakah dampak positif dengan adanya program pemberdayaan
106
17. Adakah dampak negatif dengan adanya program pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela?
18. Apa harapan dari adanya program pemberdayaan perempuan melalui
107 Lampiran 6. Catatan Lapangan
Catatan Lapangan I Tanggal : Sabtu, 25 Juni 2016
Waktu : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Rumah Kepala Dukuh Bantulkarang
Tema/kegiatan : Perijinan dan observasi awal
Deskripsi :
Pada hari Sabtu tanggal 25 Juni 2016 peneliti datang kerumah Bapak
Kepala Dukuh untuk melakukan perizinan dan observasi awal. Ketika sampai
disana peneliti disambut langsung oleh Kepala Dukuh yaitu Bapak “SJ” dan
kemudian peneliti dipersilahkan masuk dan duduk diruang tamu. Setelah itu,
peneliti menyampaikan maksud kedatangan peneiliti datang menemui beliau
yaitu, untuk memberitahukan bahwa peneliti akan mengadakan penelitian
mengenai pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela
yang ada di Dusun Bantulkarang, serta menjelaskan sedikit gambaran penelitian
yang akan diadakan di Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo. Bapak Dukuhpun
langsung memberikan ijin kepada peneliti untuk melakukan penelitian yang
dimaksud.
Pada hari ini juga Bapak Dukuh menceritakan sedikit mengenai gambaran
108
berbincang-bincang tentang penelitian yang dilakukan. Setelah selesai
109
Catatan Lapangan II Tanggal : Minggu, 26 Juni 2016
Waktu : 15.30 – 16.00 WIB
Tempat : Rumah Ketua Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Perijinan dan observasi awal
Deskripsi :
Pada hari Minggu tanggal 26 Juni 2016 peneliti datang kerumah Ketua
Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo untuk mengadakan observasi awal. Ketika
sampai disana peneliti disambut langsung oleh Ibu “ST” selaku Ketua Kelompok,
kemudian peneliti dipersilahkan masuk dan duduk. Setelah itu, peneliti
menyampaikan maksud kedatangan peneliti datang menemui beliau yaitu, untuk
memberitahukan bahwa peneliti akan mengadakan penelitian mengenai
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun
Bantulkarang. Ibu “ST” pun langsung memberikan ijin kepada peneliti untuk
melakukan penelitian yang dimaksud.
Kemudian Ibu “ST” menanyakan apa saja yang dibutuhkan peneliti agar
penelitiannya dapat berjalan lancar. Peneliti membutuhkan respoonden yaitu
Ketua Kelompok beserta pengurus dan anggotanya, juga tokoh masyarakat di
Dusun Bantulkarang. Setelah itu Ibu “ST” memberitahu nama-nama pengurus dan
anggotanya. Karena hari ini Ibu “ST” sedang sibuk untuk menyelesaikan
110
peneliti disuruh datang kerumah Ibu “ST” besuk malam setelah taraweh.
111
Catatan Lapangan III Tanggal : Senin, 27 Juni 2016
Waktu : 20.00 – 21.30 WIB
Tempat : Ketua Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dan observasi dengan Ketua Kelompok
Deskripsi :
Pada hari Senin tanggal 27 Juni 2016 peneliti datang kerumah Ketua
Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo untuk pertama kalinya untuk pengambilan
data. Kedatangan peneliti disambut langsung oleh Ibu “ST” selaku ketua
kelompok karena memang hari sebelumnya sudah janjian untuk bertemu lagi
malam ini. Pada saat itu Ibu “ST” sedang duduk santai diruang tamunya karena
memang sudah waktunya untuk istirahat dari proses pembuatan emping ketela.
Awal mulanya peneliti menanyakan kabar terkebih dahulu dengan Ibu
“ST”, sambil memberitahukan bahwa pertemuan kali ini peneliti akan melakukan
wawancara. Kemudian perbincangan mengalir begitu saja dan peneliti
menanyakan tentang awal mula berdirinya Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo,
hal yang melatarbelakangi adanya Kelompok Telo Mulyo, serta data anggota yang
masuk dalam Kelompok Telo Mulyo. Perbincangan terus berlanjut dan peneliti
menanyakan kepada Ibu “ST” mengenai penyelenggaraan, dampak, dan faktor
112
wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang. Banyak informasi yang peneliti
dapat dari hasil wawancara dengan Ibu “ST”.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara pada
hari tersebut. Sebelum berpamitan pulang, peneliti kembali berbincang-bincang
dengan ibu “ST” agar lebih akrab. Setelah selesai perbincangan peneliti
berpamitan untuk pulang karena waktu sudah sangat malam dan informasi yang
dibutuhkan sudah cukup, setelah berpamitan peneliti pulang dan meninggalkan
113
Catatan Lapangan IV Tanggal : Selasa, 28 Juni 2016
Waktu : 20.00 – 22.00 WIB
Tempat : Rumah Pengurus Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dengan pengurus Kelompok Emping Ketela Telo
Mulyo
Deskripsi :
Pada hari ini peneliti datang kerumah “AW” salah satu pengurus
kelompok emping yang menjabat sebagai sekretaris di kelompok emping ketela
telo mulyo. Pada kesempatan kali ini peneliti harus menunggu selama kurang
lebih 20 menit dikarenakan “AW” sedang keluar rumah dengan anaknya,
sementara peneliti dipersilahkan untuk menunggu kedalam rumah oleh adik
“AW”. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya “AW” pulang, pada saat itu
setelah “AW” duduk dan menanyakan maksud dan tujuan peneliti. Setelah itu
peneliti meminta ijin dan memberitahukan maksud dan tujuan kedatangan
peneliti. Kemudian “AW” memberikan ijin dan mempersilahkan peneliti untuk
bertanya guna memperoleh informasi sebagai bahan penelitian. “AW” menjawab
pertanyaan penelitian dengan jelas. Peneliti menanyakan mengenai mengenai
penyelenggaraan, dampak, dan faktor pendukung dan penghambat program
114
Bantulkarang. Banyak informasi yang peneliti dapat dari hasil wawancara dengan
“AW”.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara hari
tersebut. Sebelum pulang, peneliti kembali berbincang-bincang dengan “AW”
agar lebih akrab. Peneliti juga meminta maaf jika selama peneliti melakukan
wawancara terdapat kata yang kurang berkenan dihati “AW”. Setelah selesai
115
Catatan Lapangan V Tanggal : Jumat, 1 Juli 2016
Waktu : 20.00 – 21.30 WIB
Tempat : Rumah Bendahara Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dengan Bendahara Kelompok Emping Ketela Telo
Mulyo
Deskripsi :
Pada hari ini peneliti datang kerumah Ibu “BY” salah satu pengurus dari
Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo. Peneliti datang kerumah ibu “BY” dengan
tujuan untuk memperoleh informasi mengenai program pemberdayaan perempuan
melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang. Setelah peneliti
sampai dirumah ibu “BY” peneliti disambut baik oleh ibu “BY” karena memang
sebelumnya sudah janjiian untuk bertemu malam ini. Sebelum melakukan
wawancara, peneliti dipersilahkan duduk dikursi yang berada diteras rumah
beliau.
Setelah peneliti dan ibu “BY” duduk dikursi teras, peneliti memohon ijin
untuk melakukan wawancara dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada
beliau. Ibu “BY” memberikan ijin dan mempersilahkan peneliti untuk bertanya
guna memperoleh informasi sebagai bahan penelitian. Ibu “BY” menjawab
pertanyaan dengan sangat jelas. Peneliti menanyakan mengenai penyelenggaraan,
116
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang.
Banyak informasi yang diperoleh peneliti dari hasil wawancara dengan ibu “BY”.
Peneliti dan ibu “BY” berbincang-bincang dengan asik disela-sela wawancara,
beliau mencurahkkan keinginannya untuk mendapatkan nomor PIRT, karena
sampai saat ini beliau belum mendapatkannya.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara pada
hari tersebut. Sebelum pulang, peneliti kembali mengobrol-ngobrol dengan ibu
“BY” agar lebih akrab. Peneliti juga meminta maaf jika selama peneliti
melakukan wawancara terdapat kata yang kurang berkenan dihati ibu “BY”.
117
Catatan Lapangan VI Tanggal : Senin, 11 Juli 2016
Waktu : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Rumah Anggota Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dan Observasi dengan Anggota Kelompok Emping
Ketela
Deskripsi :
Pada sore ini peneliti datang kesalah satu anggota Kelompok Emping
Ketela Telo Mulyo untuk melakukan wawancara terkait dengan pemberdayaan
perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela dan dampaknya bagi
anggota kelompok. Sesampainya peneliti dirumah mbah “SU” langsung disambut
oleh yang bersangkutan, lalu dipersilahkan masuk dan duduk didalam rumah serta
diberikan suguhan. Setelah itu, kemudian peneliti menyampaikan maksud dan
tujuan kedatangan peneliti, bahwa peneliti ingin melakukan wawancara terkait
dengan pelaksanaan kegiatan, hasil produk emping ketela, dan dampak yang
dirasakan oleh anggota setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Setelah peneliti memohon ijin untuk melakukan wawancara dengan
memberikan beberapa pertanyaan kepada beliau. Mbah “SU” memberikan
jawaban penelitian dengan jelas. Peneliti menanyakan mengenai pelaksanaan
kegiatan, hasil produk emping ketela, dan dampak, serta faktor pendukung dan
118
pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela. Banyak
informasi yang diperoleh peneliti dari hasil wawancara dengan mbah “SU”.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara pada
hari tersebut dan melanjutkan berbincang-bincang dengan beliau agar lebih akrab.
Peneliti juga meminta maaf jika selama peneliti melakukan wawancara terdapat
kata yang kurang berkenan dihati mbah “SU”. Kemudian peneliti berpamitan
119
Catatan Lapangan VII Tanggal : Selasa, 12 Juli 2016
Waktu : 16.00 – 17.00 WIB
Tempat : Rumah Anggota Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dengan Anggota Kelompok Emping Ketela
Deskripsi :
Hari ini peneliti meneruskan mencari data dengan wawancara kepada
responden selaku anggota dari Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo. Masih
mencari data mengenai pelaksanaan program pemberdayaan perempuan melalui
aktivitas wirausaha emping ketela yang ada di Dusun Bantulkarang. Sore ini
peneliti mengunjungi Ibu “SH” selaku anggota kelompok. Sesampainya dirumah
Ibu “SH” pintu rumah depan sudah terbuka, karena kebetulan Ibu “SH” sedang
menyapu halaman. Setelah bersalaman kemudian beliau mempersilahkan masuk
kerumah dan duduk, sedangkan Ibu “SH” meninggalkan kegiatannya yang sedang
menyapu halaman.
Selanjutnya peneliti mengawali perbincangan ringan dengan menanyakan
kabar, kemudian peneliti menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan peneliti
bahwa peneliti ingin mengetahui dan melakukan wawancara terkait dengan
pelaksanaan kegiatan, hasil produk emping ketela, dampak, serta faktor
pendukung dan penghambat yang dirasakan oleh anggota setelah mengikuti
120
dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada beliau. Ibu “SH” memberikan
ijin dan mempersilahkan peneliti untuk bertanya guna memperoleh informasi
sebagai bahan penelitian. Ibu “SH” menjawab pertanyaan penelitian dengan jelas.
Peneliti menanyakan mengenai pelaksanaan program, hasilnya dan dampak, serta
faktor pendukung dan penghambat dari program pemberdayaan perempuan
melalui aktivitas wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang. Banyak
informasi yang diperoleh peneliti dari hasil wawancara dengan Ibu “SH”.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara pada
hari tersebut. Sebelum pulang, peneliti kembali mengobrol-ngobrol dengan ibu
“SH” agar lebih akrab. Peneliti juga mengucapkan terimakasih telah meluangkan
waktunya dan meminta maaf jika selama peneliti melakukan wawancara terdapat
kata yang kurang berkenan dihati ibu “SH”. Setelah selesai mengobrol, peneliti
121
Catatan Lapangan VIII Tanggal : Rabu, 13 Juli 2016
Waktu : 15.30 – 17.00 WIB
Tempat : Rumah Anggota Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dengan Anggota Kelompok Emping Ketela
Deskripsi :
Pada sore hari ini peneliti datang kerumah salah satu warga Dusun
Bantulkarang yang sekaligus menjadi anggota dari Kelompok Emping Ketela Telo
Mulyo tepatnya rumah Ibu “MD”. Peneliti datang kerumah Ibu “MD” dengan
tujuan untuk memperoleh informasi mengenai latar belakang adanya program dan
juga mengenai pelaksanaan program, hasil dan dampak program, serta faktor
pendukung dan penghambat program pemberdayaan perempuan melalui aktivitas
wirausaha emping ketela di Dusun Bantulkarang. Peneliti disambut baik oleh ibu
“MD” dan keluarganya. Peneliti dan ibu “MD” duduk diruang tamu yang berada
dibagian depan rumah beliau.
Setelah peneliti dan ibu “MD” duduk, peneliti memohon ijin untuk
melakukan wawancara denga memberikan beberapa pertanyaan kepada beliau.
Ibu “MD” memberikan ijin dan mempersilahkan peneliti untuk bertanya guna
memperoleh informasi sebagai bahan penelitian. Ibu “MD” menjawab pertanyaan
penelitian dengan jelas. Peneliti menanyakan mengenai latarbelakang adanya
122
pendukung dan penghambat terlaksananya program. Banyak informasi yang
peneliti dapat dari hasil wawancara dengan ibu “MD” yang sebelumnya belum
diperoleh dari informan lainnya.
Setelah wawancara dianggap cukup, peneliti menyudahi wawancara pada
hari tersebut. Sebelum pulang, peneliti mengobrol-ngobrol dengan ibu “MD” agar
lebih akrab. Peneliti juga bertrimakasih atas waktu yang diluangkan oleh beliau
dan meminta maaf jika selama peneliti melakukan wawancara terdapat kata yang
kurag berkenan dihati ibu “MD”. Setelah selesai mengobrol, peneliti berpamitan
123
Catatan Lapangan IX Tanggal : Sabtu, 16 Juli 2016
Waktu : 15.00 – 16.00 WIB
Tempat : Rumah Anggota Kelompok Emping Ketela Telo Mulyo
Tema/kegiatan : Wawancara dengan Anggota Kelompok Emping Ketela
Deskripsi :
Hari ini peneliti meneruskan mencari data dengan wawancara kepada
responden selaku anggota dari kelompok emping ketela Telo Mulyo. Peneliti
datang kerumah Ibu “AT” dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai
program pemberdayaan perempuan melalui aktivitas wirausaha emping ketela di
Dusun Bantulkarang. Sore ini, dirumah ibu “AT” sudah menunggu peneliti karena
sebelumnya peneliti sudah memuat janji dengan ibu “AT”. Sesampainya dirumah
ibu “AT” pintu rumah depan sudah terbuka kemudian beliau mempersilahkan
untuk masuk kerumah dan dipersilahkan duduk.
Setelah itu peneliti menanyakan kabar dari informan untuk mengawali
perbiincangan. Karena sebelumnya sudah membuat janji untuk ketemu maka ibu
“AT” langsung mempersilahkan apabila ada yang ingin ditanyakan. Selama satu
jam peneliti dan informan berbincang-bincang, peneliti menanyakan tentang
pelaksanaan, dampak, dan faktor pendukung dan penghambat dari program. Ibu
“AT” memberikan jawaban penelitian dengan jelas dan banyak informasi yang