DAFTAR PUSTAKA
MEDAN PERJUANGAN
I. IDENTITAS INFORMAN
Nama :
Jenis Kelamin :
Usia :
Pendidikan :
Kedudukan :Pelaksana Imunisasi Puskesmas II. DAFTAR PERTANYAAN
30. Bagaimana program imunisasi yang dilaksanakan di Puskesmas Sentosa Baru?
31. Bagaimana ketersediaan tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sentosa Baru?
32. Apakah tenaga kesehatan ada diberikan pelatihan terkhusus pada pelaksanaan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Sentosa Baru?
33. Bagaimana kelengkapan ketersediaan sarana dan prasarana untuk kegiatan imuniasi di wilayah kerja Puskesmas Sentosa Baru?
34. Apa tugas ibu sebagai pelaksana dalam kegiatan imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
35. Bagaimana kegiatan perencanaan (microplanning) program imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
36. Apakah ibu ikut serta menyusun perencanaan ini bersama dengan kepala puskesmas dan koordinator imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
37. Bagaimana kelengkapan data untuk pelaksanaan perencanaan?
38. Apakah ada kegiatan loka karya mini dalam meningkatkan kegiatan imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
39. Apakah dalam kegiatan perencanaan ada diinformasikan kepada masyarakat melalui kelurahan? Mengapa?
40. Bagaimana persiapan ibu sebagai petugas dalam kegiatan pelaksanaan imunisasi?
41. Bagaimana kegiatan pelaksanaan program imunisasi di puskesmas Sentosa Baru?
42. Apa penyebab dari rendahnya cakupan imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
43. Bagaimana koordinasi petugas program imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru?
44. Bagaimana kegiatan pngawasan terhadap pelaksanaan imunisasi ?
45. Hambatan apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaan program imunisasi di Puskesmas Sentosa Baru ? Bagaimana cara mengatasi hambatan tersebut ?
82
Lampiran 2 Surat Permohonan Izin Penelitian
Lampiran 3 Surat Izin Penelitian Dinas Kesehatan
84
Lampiran 4 Surat Izin Penelitian Puskesmas
Lampiran 5 Surat Keterangan Selesai Penelitian
86
Lampiran 5 Pernyataan Informan
Pernyataan informan mengenai ketersediaan sumber daya
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
Untuk kegiatan imunisasi melibatkan pelaksana imunisasi, koordinator imunisasi, dan kader yang membantu kegiatan imunisasi di Posyandu. Dari segi jumlah tenaga kesehatan kita sudah cukup.
Informan II (Koordinator Imunisasi)
Untuk jumlah tenaga sudah cukup, pelaksana imunisasi untuk wilayah kerja Puskesmas ini sudah memadai dan jumlah kader keseluruhan juga sudah mencukupi yaitu sekitar 45 orang untuk 9 kelurahan artinya satu kelurahan mereka 5 orang kader dek.
Informan III
(Pelaksana Imunisasi)
Untuk jumlah tenaga dalam membantu pelaksanaan imunisasi ini sudah mencukupilah.
Informan IV
(Pelaksana Imunisasi)
Kalau untuk jumlah tenaga pelaksana sudah cukup, saya rasa seperti itu.
Pernyataan informan tentang pelatihan kepada tenaga kesehatan puskesmas
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
ya.. petugas kesehatan sudah terlatih ya minimal dalam setahun mereka dilatih sebelum turun kelapangan.
Informan II (Koordinator Imunisasi)
kalau untuk imunisasinya sendiri kita para pelaksana dan saya sebagai petugas ya sudah terlatih.
Informan III
(Pelaksana Imunisasi)
pelatihan? Sepertinya ada. Sekali setahun.
Informan IV
(Pelaksana Imunisasi)
pernah.. biasanya pertahun sekali setahun gitulah.
Pelaksana V (Kader) pelatihan dek? Keknya pernah tapi ga setiap bulan dek.
Pelaksana VI (Kader) pernah tapi uda lama dek, kayaknya dua tahun lalu
jaranglah pelatihan.
Pernyataan informan mengenai ketersediaan sarana dan prasarana
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
cukup lengkap. Vaksin alat suntik dan lainnya selalu mencukupi, tidak terjadi kekurangan untuk sarana dan prasarana. Untuk penyimpanan vaksin kita juga punya kulkas di puskesmas dan setiap pustu cuman ada satu pustu yang belum ada kulkasnya.
Informan II
(Koordinator Imunisasi)
Cukuplah. Vaksin selalu cukup, kita punya transportasi memungkinkan, cold chain nya juga memungkinkan, termos vaksin juga cukup untuk satu kelurahan, alat suntik juga. Memang kemarin rusak cold chain nya tapikan ini uda datang yang baru jadi cukuplah. Tapi ada satu yang kurang, cold chain disatu pustu Sei Rengas disitu tidak ada cold chain.
Informan III
(Pelaksana Imunisasi)
Alat suntik sama vaksin ada, tidak ada kekurangan.
Jumlah vaksin selalu mencukupi kebutuhan karena memang distribusinya langsung dari dinas setiap bulannya.
Informan IV
(Pelaksana Imunisasi)
Kalau untuk vaksin, alat suntik, termos dan lainnya cukup. Ya lengkaplah namanya juga Puskesmas.
Pernyataan informan mengenai penyusunan perencanaan
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
Perencanaan dilakukan awal tahun. Dalam kegiatan penyusunan perencanaan setiap bulan, koordinator imunisasi dan petugas pelaksana imunisasi dilibatkan untuk mendiskusikan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan imunisasi satu tahun kedepan termasuk jumlah vaksin yang dibutuhkan.
88
Informan II
(Koordinator Imunisasi)
Ada..ada.. perencanaannya bulanan ada, tahunan juga ada. Seperti sekarang ini ada program MR itu sudah direncanakan jauh-jauh hari kita ada apa, dalam bentuk RUK dan RPK.
Informan III
(Pelaksana Imunisasi)
Kalau perencanaan dilakukan setiap bulan januari.
Perencanaan setiap bulannya juga ada tapi tidak rutin yang saya tau tidak semua petugas kesehatan ini dilibatkan dalam kegiatan perencanaan. Cukup hanya beberapa saja, dan saya ikut kegiatan perencanaan ini karena saya salah satu dari pelaksana imunisasi ini.
Informan IV
(Pelaksana Imunisasi)
Ada yaa.. kegiatan perencanaan ada setiap tahun bulanan juga ada kok tapi tidak selalu dilakukan.
Saya dilibatkan untuk kegiatan penyusunan perencanaan ini.
Pernyataan informan tentang kelengkapan data dalam kegiatan perencanaan pada puskesmas
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
Melengkapi data yang diperlukan dalam kegiatan perencanaan program imunisasi. Melakukan identifikasi masalah dan mencari solusi terhadap permasalahan tersebut. Kalau untuk RUK penyusunannya dilaksanakan pada awal tahun dengan melibatkan pelaksana imunisasi, koordinator kegiatan imunisasinya, dan penyusunan RPK itu dilakukan setelah RUK, maksudnya setelah disetujui oleh pihak dinas. Puskesmas Sentosa Baru, untuk berikutnya kita tau
sasarannya, apa kendalanya dilapangan jadi itu dapat membantu dalam menetapkan perencanaan selanjutnya.
Jadi kita dapat mempersiapkan data jumlah sasaran untuk menetapkan jumlah vaksin yang diperlukan.
RUK biasanya dilakukan awal tahun setelah kita melakukan lokakarya tahunan maksudnya setelah kita menyelesaikan laporan tahun sebelumnya, untuk RPK?
Itu kita buat setelah RUKnya kemudian di dalam RPK itu kita buat perincian dana untuk pelaksanaan untuk menetukan proritas masalah tahun kedepannya supaya kita susun RUK dan RPK. Kalau RUK disusun awal tahun, kalau RPK disusun setla RUK lah.
Informan IV (Pelaksana Imunisasi)
Melihat jumlah sasaran, sarana dan prasarana, tenaga kesehatan ya saya rasa itu aja sih. Penyusunan RUK bulan Januari barulah setelah itu disusun RPK.
Pernyataan informan mengenai tupoksi masing-masing petugas
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
saya itu merencanakan pelaksanaan imunisasi itu diseluruh wilayah kerja puskesmas Sentosa Baru, seluruh posyandu yang ada di kecamatan Medan mengkoordinir pelaksanaan imunisasi di wilayah kecamatan Medan Perjuangan termasuk itu faskes swasta, kemudian memeriksa suhu kulkas suhu vaksin pagi dan sore, kemudian rapat ke Dinas Kesehatan sekali sebulan dan melaporkan hasil rapat
90
kepada kepala Puskesmas dan kepada vaksinator yang paling penting itu memeriksa kondisi cold chain dan vaksinnya sendiri. setau saya lisan saja.
Pelaksana V (Kader) kerja saya disini ya membantu ibu dari Puskesmas dalam kegiatan Posyandu termasuk pelaksanaan imunisasi dek.
Pelaksana VI (Kader) alamdullilah saya uda lama kerja disini dek tapi saya kurang tau apa itu tupoksi dek, kerjaan saya disini membantu ibu-ibu bidan di posyandu ini.
Pernytaan informan tentang persiapan petugas dalam pelaksanaan imunisasi
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
kalau persiapan untuk pelaksanaan imunisasi itu biasanya berhubungan langsung dengan koordinator imunisasi.
Informan II
(Koordinator Imunisasi)
kita kan sudah tau sebelumnya kan sudah ada jadwal masing-masing. Pokoknya pagi sebelum berangkat sudah disiapkan sebelum berangkat dan segala keperluan untuk imunisasi sudah disiapkan.
Informan III
(Pelaksana Imunisasi)
pertama kita penyuluhan dulu habis itu kita baru imunisasi biasanya gitu dilapangan. nyiapkan vaksin, nyiapkan laporan lah. Safety box? Apa itu? Ada lah.
Informan IV
(Pelaksana Imunisasi)
biasanya kita bawa safety box dari puskesmas untuk kita melakukan imunisasi di posyandu.
Pelaksana V (Kader) setiap kami mau posyandu pertama kami umumkan, kalau timbangan ada vaksin juga ada.
Pelaksana VI (Kader) kalau posyandu persiapan itu kami umumkan lewat masjid dek.
Pernyataan informan mengenai pemberian imunisasi
Informan Pernyataan
Informan I (Kepala Puskesmas)
ya sampai sejauh ini berjalan dengan baik. Kalaupun ada masalah biasanya mereka langsung berkoordinasi.
Informan II (Koordinator Imunisasi)
berjalan dengan baik, cuman untuk sasarannya ke posyandu itu tidak seluruh posyandu yang tinggi kunjungannya karena ada juga dari mereka yang tidak mau anaknya untuk diimunisasi jadi ga selalu ke posyandu.
Informan III (Pelaksana Imunisasi)
yaa kami sebelum mulai kegiatan imunisasi biasanya penyuluhan dulu.
Informan IV (Pelaksana Imunisasi)
baik sih tetapi kunjungan bisa rendah karena mereka tidak membawa anaknya diimunisasi ke posyandu.
Pelaksana V (Kader) mereka yang biasanya banyak yang tidak datang