• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dalam implementasi desain, kegiatan yang di lakukan terdiri dari tahapan sebagai beri kut:

1. Tahap Pesiapan,

2. Tahap Implementasi Konse p ke Dalam Desain, 3. Separasi Warna,

4. Monta ge,

5. Pembuatan Plate,

6. Tahap Mencetak,

4. 1 Tahap Pers ia pa n

Pada tahap ini yan g di lakukan adalah :

1. Menentukan terlebi h dahulu format dan uku ran unt uk kemasan serta j umlah kertas/material yan g akan digunakan.

2. Pengumpulan materi ya ng di gunakan sebagai bahan untuk me nyusun inf ormasi- inf ormasi pada kemasan, di antaran ya adalah :

a. Pengumpulan data p rimer melalui wawancara dengan p ro du sen Martabak dan Te ran g Bu lan “M ekar Sari” mengenai logo yang tersedia rasa apa aja dan ukuran kemasan nya.

b. Pengumpulan data sekunde r yan g terdiri dari desain - de sain kemasan seba gai bahan referensi ya ng dapat di ambil dari internet meupu n media inf ormasi yang lain.

4. 2 Taha p I mplementasi Kons ep ke Dalam Des ain

Tampi lan Kemasan Sekun der Ma rtabak dan Terang B ula n “Mekar Sa ri” dirancang ber dasarkan konsep sederhana dan cerah. Konsep te rsebu t diimplementasi kan pada kemasan Seku nder Marta bak dan Terang Bulan “Mekar Sa ri” den gan memilih corak desain yan g simpe l dan seder hana digambarkan pemakaian image dan penataan informasi yan g ada agar menari k sedan gkan konsep c erah diperlihatkan m elalui warna yang di gunakan su pa ya terlihat menarik.

4.3 Separasi Warna

Separasi war na merupakan tahap u ntuk memi sahkan warna pada desain yan g sudah ada dala m format untuk cetak separasi warna CM YK aga r menj adi sebuah film yan g terpisah yang di lak uka n dengan mesin R IP (Raster Im age Procesin g).

Pada implem entasi dalam proses pembuatan f ilm perlu dilakuka n convert to path (a gar teks menj adi format bitmap ), overpr int untuk warna hitam dan bleeding (unt uk men ghindar i hasil cetakan yan g ti dak tercetak setelah proses poto ng)

4.4 Montase

Montage merupakan proses penyusunan / pelayo utan film yang telah dipot ong ke atas seb uah astralon. Apa bil a dalam montage fil m berj alan lancar maka film tersebut siap untuk digunaka n dalam proses sela nj utn ya. Fakto r kebersiha n j uga berpenga ruh dalam pro ses ini.

Den gan keselu ru han jumlah film ada 4 buah f ilm, yan g terdiri dari f ilm CMYK. Jadi total keseluru han film yan g dimonta ge ada 4 lembar f ilm.

4.5 Pembu at an Pl ate

Pembuatan plate merupakan p roses ment ransfer ima ge yang ada pada lembaran f ilm yang sudah d ilayou t pada astralon ke plate melalui pen yi naran den gan wa ktu te rten tu bar u (Dalam pel aksanaanya waktu yang dibutuh kan untuk tiap 1 kali c opier pla te ku rang lebih 15 menit ) kemudian dilanj utkan den gan p ro ses pencucian plate den gan devel oper sampai a r ea image mulai terlihat dan area non-imagenya lunt ur.

Setelah plate kering dilakukan proses cor ector, untuk memper baiki j ika ada bagian hasil copier yang tidak diin gi nkan, misal sepert i seran gga atau debu. Hati- hati saat menggu nakan core ctor, karena bisa menghapus ras ter image yan g lainn ya . Plate selesai d ico rector, dibersihkan dengan s ponge bersih yang sudah di cuci terlebih dahul u dengan air biasa. Lalu di gum, untu k melindungi pl ate agar tidak teroksi dasi. Pr oses gum dilaku kan j ika proses cetak masih dilakukan dalam waktu lain tidak secara langsun g bersamaan.

4. 6 Proses Cetak

Proses cetak adalah proses ment ransf er image yan g terdapat pada plate untuk ditransf er pa da acuan cetak sesuai dengan uk uran yang diin gi nkan. Caranya yaitu den ga n memasang plate t erlebih dahulu ke dalam mesin dan diatur sesuai dengan kein ginan.

4. 7 Tahap Fi ni shi ng

Tahap fi nishi ng diawali denga n pr oses die cutting dengan mesin De gel kemudian memisah kan bagian- ba gian yang t idak terpakai (striping w as te) dalam kemasan setelah plong. Setelah di pisahkan lemba ran k ertas yang telah dicetak. Setelah it u dilakukan p roses pen guncian secara manual untuk dij adikan kemasan siap pakai.

29 PENUTUP

5. 1 Kesimpu la n

• Untuk membuat desain kemasan sekunder martabak dan te r ang bulan “Mekar Sari” secara ga ris besar melalui 6 tahap:

1. Tahap pertama, pr oses eksp lo rasi ide untu k pembuatan desain ilust rasi kemasan sekunde r martabak dan terang bulan “Mekar Sari”

2. Tahap kedua, pembu atan sketsa kasar desain dan ilutrasi, dan proses pembuatan desain di computer

3. Tahap ketiga, proses layout

4. Tahap keempat, separasi warna

5. Tahap kelima, pembuatan plat dan cetak

6. Tahap keenam, finishing

• Dalam menentukan pembuatan suatu ke masan dibut uhkan penyesuaian antara material dan prod uknya.

• Bentuk dan desain dari kemasan dapat meningkatkan nilai j ual dari pro duk terseb ut.

5.2 Saran

Untuk mendapat kan hasil peke rjaan yang baik dalam p embuatan kemasan sekunder di masa mendatang dis arankan:

1. Melakukan per siapa n ya ng matan g, baik dalam proses pengumpulan data hingga ke pro ses penyelesaian

2. Membuat Mock-up t erlebih dah ulu sebel um melakukan p ro ses produ ksi secara massal

3. Melakukan ef isiensi pada setiap proses b aik berkenaan denga n material dan waktu

Wattimena, Kristian S. , 2006. Materi Kuliah Das ar Teknol ogi Grafi s dan

C etak, STIKOM P, Suraba ya.

Wattimena, Kristian S. , 2007. Materi Kuliah Pracetak I, STI KOM P,

Su rabaya.

Wattimena, Kristian S. , 2007. Materi Kuliah Pracetak II, ST IKOM P,

Su rabaya.

Raharj o, Budi., 2005 . Materi K uliah Tekn ologi Cetak I, STIKOM P, Suraba ya.

Kipphan, Helmut, 2008. Handbook Of Pri nt Media, Heidelberg, Germany.

Tapran, Hida yat, Ahmad Junai di, Dar yanto, 2006. Gr afika dan Teknologi C etak (Offset Lit hography ), JP Books, Suraba ya.

Pu sat Graf ika Indo ne sia, 1980, Leksikon Grafika, Pusgraf in, Jakarta.

Pu sat Graf ika Indo ne sia, 1982, Pengantar Proses Cetak, Pusgrafin, Jakarta.

Dokumen terkait