BAB IV : PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS DATA
D. Temuan data terkait proses manajemen Stakeholder yang dilakukan IDIAL-
2. Implementasi strategi stakeholder IDIAL-MUI Jatim terhadap PERMATA
129
2. Implementasi strategi stakeholder IDIAL-MUI Jatim terhadap PERMATA dalam program pasca penutupan lokalisasi Dolly
a. Pembagian peran dan pengkomunikasian peran antara IDIAL-MUI Jatim dan PERMATA
Berdasarkan pernyataan bapak Sunarto AS Selaku Ketua IDIAL-MUI
Jatim, secara umum pembagian peran antar stakeholder secara umumnya adalah
sebagai berikut :
“Jadi sebenarnya jaringan itu kan sudah terbangun dari kita... tinggal kita ini ada program apa, perlu apa, nanti tinggal menghubungi siapa... gitu aja.. baru kemudian kita membuat surat untuk mengontak pada mereka terkait apa saja yang kita butuhkan. Hari nya ini..ini... mereka bisa apa. Nanti yang lain bisa bantu apa.. gitu... jadi kita memberikan pemberitahuan lewat surat, tentang agenda kegiatan kita... kemudian kita jelaskan, mereka bisa berpartisipasi dalam hal apa, gitu lho... karena kedekatan kita kan sudah terbangun sejak sebelum penutupan ....awalnya dulu kita adakan semacam audiensi. Dari pihak idial, melakukan audiensi... ini yang diluar pemerintah ya kayak peti kemas, kayak YDSF, kayak Nurul Hayat, itu kita awali dengan silaturrahim. Kita silaturahim, kemudian kita sampaikan program-program IDIAL, bahkan mereka kita libatkan ketika ada kegiatan IDIAL. Baru mereka tahu, kegiatan-kegiatan kita secara rielnya. kalau dengan pemerintah kan sudah terkait sejak awal..karena itu kan sudah program provinsi kan...sehingga dengan demikian, semua SKPD support pada kegiatan IDIAL. Tinggal kita memilih SKPD apa yang dibutuhkan untuk menangani program IDIAL tertentu...35
Spesifik pembagian peranan antara IDIAL-MUI Jatim dan PERMATA adalah :
Khusus di Dolly, ada PERMATA. Permata itu Persatuan masjid-musholla putat jaya. Itu muncul dari generasi muda. Mereka kemarin sudah terbentuk, ada 10 masjid, 9 mushola. Dari 19 mushola, dibentuk wadah itu. Kita bina kemarin itu. Untuk mewarnai suasana Dolly disana. Sehingga, bisa bernuansa keislaman. Terus kita pantau mbak...
Berdasarkan pernyataan Ketua PERMATA :
ya kita lebih ke aspek-aspek dakwahnya dan juga merealisasikan program2 dan targetnya IDIAL setelah penutupan lokalisasi. jadi PERMATA ini selalu mensupport kegiatan-kegiatannya IDIAL di lapangan. PERMATA ini kayak pelaksana lapangannya IDIAL yang khusus di ex-lokalisasi Dolly.
130
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
Selama ini nggak ada pembagian kerja atau pembagian peran yang berbeda antara IDIAL dan PERMATA. Permata ya kita berjalan sendiri, IDIAL ya berjalan sendiri. Tapi PERMATA masih dibawah naungan IDIAL. Misalnya masalah dana, ya kita cari berdua... PERMATA nyari dana, nanti kalau dananya kurang, minta ke IDIAL. Nanti pak gatot yang obrak-obrak... seperti saat acara ini (penyantunan anak yatim kerjasama PERMATA-IDIAL)... ya kita permata nyari sendiri dulu... pas udah mentok, notok,,,, ya kita kasih tau ke pak gatot,,pak Kurang... nanti abah gatot yang langsung menyampaikan ke ustad-ustad IDIAL, langsung di share ke grupnya IDIAL. Jadi mesti seperti itu. Ada acara permata, langsung di share ke grupnya IDIAL. Yang bagian nge-share itu abah gatot...
Analisis Pernyataan :
Dari pernyataan tersebut nampak bahwa dalam melakukan implementasi
strategi stakeholder, IDIAL-MUI Jatim senantiasa melakukan proses komunikasi
dan merapatkan dengan para stakeholder nya terlebih dahulu terkait program yang
hendak direalisasikan. Pun demikian dengan Pembagian peran yang dilakukan,
senantiasa berpijak pada kebutuhan IDIAL-MUI Jatim, pertimbangan kapasitas
para stakeholder, pertimbangan kesesuaian stakeholder yang bersangkutan dengan
tupoksinya (terutama untuk stakeholder di lembaga pemerintahan), serta kesediaan
membantu dalam sub bidang ataupun program IDIAL-MUI Jatim. Kesemuanya
senantiasa diawali dengan proses pemberitahuan lewat surat terlebih dahulu, terkait
agenda kegiatan yang akan dilakukan oleh IDIAL-MUI Jatim serta penawaran
kesediaan stakeholder untuk dapat berpartisipasi. Bila diperlukan, dapat diadakan
koordinasi rapat dengan seluruh stakeholder yang dilibatkan untuk perealisasian
131
b. Pengkomunikasian pemeranan (pembagian peran/jobdisk) antara IDIAL-MUI Jatim dan PERMATA
Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh Bapak Sunarto AS :
“iya... saya dan beberapa kawan ya.... tentunya kan saya sebagai ketuanya ya harus kontak-kontakan via HP, via WA, gitu... baru kemudian kita tindaklanjuti.
ya saat kegiatan itu membutuhkan siapa-siapa...itu nanti dihubungi...
sejauh ini kalau kendala secara prinsip saya kita tidak ada. kenapa? Karena kegiatan IDIAL ini sudah riel kan... banyak orang tau dan sekarang sudah banyak orang membaca dan sudah banyak orang yang tahu. Dengan demikian, kendala prinsipnya saya kita tidak ada. Kalau kendala di lapangan itu pasti iya. Tapi tidak obyektif bila kita proteskan.”
Berdasarkan pernyataan Ketua PERMATA :
ya itu... abah Gatot itu yang langsung mengkoordinasikan... sampe saat ini, yang kita menjalin kerjasama dengan IDIAL-MUI itu dalam rangka safari dakwah. Jadi kita ambil ustad-ustad dari MUI, jadi sepanjang 1 tahun itu sudah ada jadwal perencanaan pengisian ustadnya.. itu kita dibantu ngelobikan ustad-ustadnya sama kiai Khoiron. Untuk bisyarah, semuanya gratis dari MUI. Alhamdulillah sekarang ini sudah bisa jalan 5 kali safari dakwah. Sampe 1 tahun kedepan sudah ada kiai yang ngisi ceramahnya. Dan secara pengadaan keliling masjid-musholla se-putat jaya.
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
perwakilan dari IDIAL yang bagian mengkomunikasikan ke PERMATA ya abah gatot itu... yang ikut grup WA nya permata kan ada abah Gatot, ustad Andre. Keduanya itu orang IDIAL. Kalau abah narto dan abah khoiron ndak terlibat dalam grup WA nya permata
Analisis pernyataan :
Berdasarkan pernyataan dari keempat informan tersebut, dapat diketahui
bahwa dalam pengkomunikasian pemeranan antara IDIAL dengan stakeholder
PERMATA selama ini dilakukan oleh ketua IDIAL melalui Humasnya.
Maksudnya, yang mengkomunikasikan pemeranan secara langsung (teknisnya) dilakukan oleh Abah Gatot selaku Humas IDIAL serta Ustad Andre selaku pembina
PERMATA dari IDIAL. Namun, sumber arahannya adalah dari Pak Sunarto selaku
132
c. Cara IDIAL-MUI Jatim mengkoordinasi PERMATA
Dalam melakukan koordinasi antar stakeholder, Bapak Sunarto AS
menyampaikan bahwa :
“Selama ini koordinasi di IDIAL (antar pengurus) ada pertemuannya itu ada pertemuan insidentil, ada pertemuan berkala. Dan yang paling terpenting, kita selalu gunakan WA ini,,,
Kalau dengan networking, biasanya kita pake sms, telpon dan surat..kalau mereka pingin ketemu, ya mereka kita undang, kita adakan rapat koordinasi.
Saat ini, kita sedang kembali ke fungsi pengawasan pasca penutupan. kita memantau ada cafe, rumah musik, panti pijat, ternyata disana masih ada praktek prostitusi sehingga kita langsung lapor ke polda lewat suratnya IDIAL, kemudian kapolda membuat surat ke kapolres-kapolres kapolres tanjung perak dan kapolresta surabaya langsung kemarin diputuskan di balai RW bahwa tanggal 20 Mei ini semua rumah karaoke, panti pijat, rumah musik, harus tutup total. Itu sudah kesepakatan. Ini untuk seluruh kawasan lokalisasi di Surabaya. Karena yang emergency adalah pengawasan penutupan ini, maka kemarin kita rapat di balai RW, termasuk dari polda, dari polres, pak camat, pak lurah, tokoh2 agama, tokoh2 masyarakat, kita ketemu disitu. Dan kemudian mengambil langkah kesepakatan untuk koordinasi ... tanggal 20 April ini harus sudah tutup. Rapatnya kita taruh di balai RW. Karena kapasitasnya lebih luas.”
Berdasarkan pernyataan Humas IDIAL-MUI Jatim :
Selama ini yang membangun jaringan kerjasama dengan lembaga-lembaga lain, ya ini... TRISULA ini... pak Sunarto Ketua IDIAL-MUI Jatim sebagai konseptor. Saya (abah Gatot) bagian lapangannya dan Kiai Khoiron selaku komunikator dakwah di lapangan. Yang punya jaringan ustad Narto, untuk di mahasiswa, di Banser, di NU dan macem-macem kan...ustad Narto. Yang ceramah di manapun, ada kiai Khoiron. Dan yang bisa menjembatani semua di lapangan ya saya... Berdasarkan pernyataan Ketua PERMATA :
biasanya kalau koordinasi, menghubungi ya lewat WA (whatsapp). Abah Narto juga biasanya mengntrol dan aktif menanyakan ke saya, ‘Permata ada kegiatan apa aja saat ini?’
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
kalau bagian koordinasi-koordinasi antar IDIAL-PERMATA, biasanya ya langsung kita sama abah gatot langsung.... ya kan abah gatot itu humas ya..bagiannya humas.. jadi ya kayak penjembatan gitu...
133
Berdasarkan data observasi :
Berdasar hasil observasi yang dilakukan penulis saat mengamati
berjalannya proses penyelenggaraan kegiatan penyantunan anak yatim yang
diselenggarakan oleh IDIAL-MUI Jatim dan PERMATA, tampak bahwa ada
koordinasi penyelenggaraan program antara IDIAL-MUI Jatim dan PERMATA.
Saat itu, yang tampak melakukan koordinasi teknis penyelenggaraan kegiatannya
adalah antara Ustad Andre dan Abah Gatot (dari IDIAL-MUI Jatim) serta Ustad
Cahyo dan Badrul (dari PERMATA).
Analisis pernyataan dan hasil observasi :
Dari pernyataan tersebut dapat diketahui bahwasanya cara IDIAL-MUI
Jatim mengkoordinasi para stakeholdernya adalah dengan mengadakan pertemuan
insidentil dan pertemuan berkala terutama bagi stakeholder internal IDIAL-MUI
Jatim. Atau bila sewaktu-waktu stakeholder ingin bertemu, maka stakeholder
tersebut akan diundang untuk mengikuti rapat koordinasi bersama-sama. Misalnya,
beberapa waktu yang lalu, ditemukan indikasi munculnya prostitusi-prostitusi
terselubung di ex-tempat-tempat lokalisasi, berkedok cafe, karaoke, panti pijat,
kost-kosan, dan lain-lain. dalam rangka kebutuhan mendesak atau emergency,
maka pihak IDIAL-MUI Jatim mengadakan koordinasi langsung bersama-sama
dengan beberapa stakeholder yang dilibatkan dalam fungsi pengawasan yakni
134
d. Cara IDIAL-MUI Jatim menggerakkan PERMATA
Terkait cara IDIAL-MUI Jatim menggerakkan stakeholdernya untuk
merealisaskan program-program penutupan pasca lokalisasi Dolly, berdasarkan
pernyataan ketua IDIAL-MUI Jatim, diketahui bahwa :
“Kalau terkait dengan actuatingnya atau penggerakkannya ya ...sebenarnya kan begini... kita kan punya divisi-divisi yang sesuai dengan bidang kerja mereka... nanti ketua koordinator divisinya untuk koordinasi dengan anggota divisinya. Baru kemudian mereka melakukan actionnya...disitu kan banyak orang uin juga itu.. dan juga orang unesa..
Jadi kan kita sudah mengorganizing mereka itu ke divisi-divisi, sesuai dengan basicnya masing-masing... ini di bidang ini, ini di bidang ini... sehingga ketika nanti kita akan action, misalnya etalase produk, success story.... itu terkait dengan apa... ooo terkait dengan, untuk memamerkan hasil-hasil karya mereka... nah ini yang terkait siapa? Dinas perindustrian... ya kan... nah akhirnya mereka (divisi) kita tugas kan untuk kontak kesana. Untuk menghubungi mereka untuk bisa hadir, kemudian memberikan pembinaan ketika nanti para pelaku nya tersebut membutuhkan pembinaan. Jadi mereka yang kita beri pembinaan katakanlah membuat sambel, kan ada kan... sambel ria-rio namanya... itu bagaimana dia mengemasnya... bagaimana standar rasanya.. itu kan juga harus dikontrol. Nah itu tugasnya dinas perindustrian. Jadi ketika etalase produk itu kan nanti dipamerkan, diincipi sambelnya, dinilai kemasannnya kog kurang bagus.. kurang marketable, ooo rasanya kurang gini, gini,,, itu nanti ada pembina-pembina. Nah kedepannya akhirnya mereka akan dibina sesuai dengan standarisasi.
Dan otomatis saya selalu memantau dan koordinasi dengan ketua-ketua divisi, nah nanti ketua divisi yang menggerakkan anggota-anggotanya nanti.”
Berdasarkan pernyataan Ketua PERMATA :
misalnya ada kendala2 dalam hal kegiatan, itu Permata juga bilang ke IDIAL ... tapi kita nggak berani kalau ke abah Narto dan Ustad Khoiron. Sebab kalau ke ustad Narto kita sungkan. Biasanya kita langsung ke abah Gatot. Kalau ke abah Gatot kita nggak sungkan.
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
Setiap kali rapat, kan IDIAL selalu ikut... ya pak Gatot itu yang ikut... yang bagian woro-woro dan obrak-obrak itu... ya kan pak gatot juga masuk di grup WA kita (WA permata).
135
Analisis pernyataan :
Dari pernyataan tersebut dapat diketahui tentang cara IDIAL menggerakkan
tiap stakeholdernya (termasuk PERMATA) untuk merealisasikan
program-program IDIAL pasca penutupan lokalisasi, biasanya IDIAL akan menggerakkan
melalui divisi-divisi yang sesuai dengan bidang kerjanya. Nantinya kketua
koordinator akan berkoordinasi dengan anggota divisinya, baru kemudian
melibatkan stakeholder terkaitnya. Misal dalam merealisasikan program etalase
produk dan success story, ada divisi IDIAL yang mengurusi program tersebut,
yakni divisi Pengembangan ekonomi dan sosial. Nantinya divisi tersebut yang akan
melakukan action ke stakeholder untuk menetapkan segala sesuatu terkait
penyelenggaraan program tersebut.
e. Peran ketua IDIAL-MUI Jatim dalam menggerakkan stakeholder
PERMATA
Terkait peran ketua IDIAL-MUI Jatim dalam menggerakkan stakeholder
organisasi, tampaknya cukup penting. Hal ini terbukti dengan adanya pernyataan
dari salah satu stakeholder yakni PERMATA, diwakili oleh ketua nya yakni Ustad
Cahyo :
“Biasanya kalau koordinasi, menghubungi ya lewat WA (whatsapp). Abah Narto juga biasanya mengntrol dan aktif menanyakan ke saya. Permata ada kegiatan apa aja saat ini? kadang satu bulan sekali - dua kali, abah Narto pasti menghubungi. Biasanya kalau kita ada kegiatan, kita selalu melaporkan kegiatan kita ke WA nya abah Narto. Jadi setiap Permata ada kegiatan apa, kita selalu melaporkan kegiatan kita ke Abah Narto. Nanti pun dari abah Narto, koq sepertinya lama nggak ada kabar..biasanya abah Narto akan menghubungi kita dan menanyakan perkembangan kegiatan kita... selalu ada kabar dan terus ditanyai... pernah kita itu ngadakan kegiatan. Dan karena semua teman2 pada sibuk kerja, jadi belum sempat ngabari abah Narto. Padahal kita itu sebenarnya sudah ada kegiatan. Tapi kita itu
136
lupa nggak ngabari. Terus kita ditanyai... dan akhirnya kita baru memberi kabar dan melaporkan kegiatan kita ke abah Narto... “
Berdasarkan pernyataan Ketua IDIAL-MUI Jatim :
setiap perkembangan-perkembangan yang ada di PERMATA selalu kita pantau. Dan dari permata juga selalu melaporkan perkembangan ke saya. Itu dilakukan lewat WA.
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
Biasanya ada arahan dari IDIAL ke permata lewat rapat-rapat langsung dengan anak2 Permata. Biasanya kalau anak2 permata rapat, terus ada kesulitan2 apa gitu dan butuh ustad Narto, kita akan telpon ustad Narto. Nanti akhirnya ustad Narto akan hadir di rapatnya kita dan memberikan arahan2. Walaupun kadang teman2 ya juga kasihan gitu lho. Jadinya saat ustad Narto datang, teman2 tu ya serius gitu..
Analisis pernyataan :
Sebagaimana pernyataan diatas, ditemukan informasi bahwa peran Ketua
senantiasa memberikan arahan dan memantau perkembangan program-program
dakwah yang dilakukan PERMATA di lapangan (lokalisasi eks-Dolly-Jarak).
Setidaknya dua minggu sekali, ketua IDIAL-MUI Jatim memantau laporan
perkembangan PERMATA. Bahkan bila PERMATA lupa untuk menyampaikan
laporan kegiatan, pak Sunarto selaku ketua IDIAL-MUI Jatim akan menanyakan ke
ketua PERMATA. Pun ketika ada kebutuhan-kebutuhan, IDIAL-MUI Jatim akan
berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, semisal kebutuhan kiai, kebutuhan
137
3. Pengendalian/monitoring IDIAL-MUI Jatim terhadap stakeholder
PERMATA
a. Cara IDIAL-MUI Jatim mengawasi dan evaluasi kinerja PERMATA
Terkait cara ketua IDIAL mengontrol kinerja terhadap stakeholder
PERMATA, biasanya digunakan media sosmed (sosial media) dalam bentuk
layanan WA (whatsapp). Melalui WA, ketua yang notabene punya segudang
kesibukan sebagai dosen di fakultas dakwah UINSA, penulis buku serta aktivis,
dapat tetap berinteraksi dengan seluruh stakeholder termasuk PERMATA.
sebagaimana diungkapkan oleh ketua IDIAL-MUI Jatim, Bapak Sunarto AS :
kalau untuk kontrol realisasi program yang dilakukan oleh PERMATA ya... kita datang langsung... kita ngecek langsung ke lapangan. Yang ngecek biasanya pak Gatot dan saya. Kalau yang sering-sering ya pak Gatot. Tapi kalau Finalnya selalu saya.
Berdasarkan pernyataan Ketua PERMATA :
yang paling sering memantau perkembangan di Dolly sekaligus di Permata ini sya biasanya ketiga-tiganya. Ya ustad narto, Kiai Khoiron dan abah Gatot. Kalau yang sering kesini ya abah gatot dan Kiai Khoiron. Biasanya tanya dulu, permata kapan ada rapat? Tanggal segini...jam segini... OK..nanti saya (abah Gatot) dan kiai Khoiron nanti kesana. Kalau ustad Narto biasanya ya memantau lewat WA. Biasanya ada arahan dari IDIAL ke permata lewat rapat-rapat langsung dengan
anak2 Permata.”
Berdasarkan pernyataan bendahara PERMATA :
iya... IDIAL memantau... IDIAL ikut dalam setiap programnya permata. Bentuknya ya kadang ngasih masukan2, ngasih saran2. Seperti kegiatan sekarang ini (penyantunan anak yatim), pak Gatot kan sebenarnya minta hari selasa. Tapi anak2 permata gak bisa kalau diluar hari minggu, sebab kerja. Jadi ya diadakan hari minggu sekarang ini.
Berdasarkan hasil observasi/pengamatan penulis :
Dari hasil pengamatan/observasi yang dilakukan penulis terhadap kegiatan
138
dengan PERMATA dan Masjid al-Mujahidin, memang tampak bahwa saat kegiatan
penyantunan tersebut hadir jajaran pengurus IDIAL-MUI Jatim termasuk Ketua
IDIAL-MUI Jatim (bapak Sunarto AS), humas IDIAL-MUI Jatim (bapak Gatot S),
serta bendahara IDIAL-MUI Jatim (Ibu Mutimmah Faidah) serta Ustad Andre
selaku pengurus IDIAL yang ditugaskan membantu kepengurusan di PERMATA.
Dari hasil observasi, tampak pak Sunarto, Pak Gatot, dan ustad Andre memantau
terus proses berjalannya kegiatan mulai dari awal hingga selesai. Serta sesekali
memberikan masukan, arahan dan bantuan koordinasi ke pengurus PERMATA
seperti mas Badrul dan mas Cahyo.
Analisis pernyataan :
Berkaitan dengan stakeholder eksternal, biasanya Ketua melakukan
pengawasan atau kontrol secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung,
biasanya dilakukan dengan kunjungan bapak Gatot selaku biro Humas IDIAL-MUI
Jatim kepada pihak stakeholder yang bersangkutan. Semisal mengunjungi
PERMATA untuk mengetahui kondisi riel program-program kegiatan safari dakwah yang dilakukan PERMATA ke masyarakat Dolly selama ini.
b. Pihak IDIAL-MUI Jatim yang dilibatkan dalam melakukan kontrol dan evaluasi kinerja pada PERMATA
Pihak dari IDIAL yang selama ini dilibatkan dalam melakukan kontrol dan
evaluasi kinerja tiap stakehoder sekaligus mengkomunikasikan kepada stakeholder
139
Humas IDIAL-MUI Jatim yakni bapak Gatot Subiyantoro. Hal ini sebagaimana
yang diungkapkan oleh ketua IDIAL :
“misalnya ada yang sulit... semisal dari pihak lembaga, sekarang sulitnya apa dulu, dalam konteks apa. Kalau kesulitannya di kepala dinas, kita akan kontak ke wakil gubernur. bahkan bila perlu ke gubernur. Kalau kendalanya ada di kepala dinas. Tapi kalau kendalanya di bawahnya, ya kita kontak kepala dinasnya. Kita langsung kontak.
Selama ini ya lewat saya.... disamping lewat saya, kita juga punya humas yang bernama pak gatot... yang kita perintahkan. Pak gatot tolong cepat ke anu...ini kog begini-begini... tapi sepanjang itu clear, ya sudah kita ndak perlu sampe ke wakil gubernur ataupun gubernur.”
Pernyataan Ketua PERMATA :
ya biasanya kalau kita laporan kegiatan ke abah Gatot, nanti abah Gatot akan menyampaikan ke abah Narto. Yang juga biasanya kita sampaikan ke abah Gatot dan abah Narto itu kaitannya sama membantu manajemen lembaganya ini kayak gimana. Yang kemarin itu sudah diutus, 2 ustad dari IDIAL, itu berjalan 1 kali atau 2 kali... terus selanjutnya juga sudah nggak datang lagi.. itu kemudian sudah kita laporkan ke abah gatot dan pak Narto... pak, iki yak opo pak, kog gak teko2... pengennya itu kita minta dibantu tentang bagaimana organisasi itu... supaya Permata itu bisa lebih terorganisir. Dan lagi, teman2 itu kan juga banyak yang kerja, banyak aktifitas.. itu terus gimana agar supaya ndak vakum dan terus ada komunikasi yang baik, itu gimana... Saya sudah mengkomunikasikan ke ustad Narto untuk dipandu itu.. kalau nggak ada pembicaraan tentang itu, nanti kasihan permata akan rapuh dan bisa vakum.. saat awal kali ustad narto ketemu kita itu, Ustad narto pernah bilang, sak apik-apik e uwong harus punya manfaat buat lingkungannya. Apalagi ini kan lingkungan eks-lokalisasi. Yang pemuda2 dan remaja2 nya rata2 SMP, SMA itu masih saja bergerombol disitu (tempat2 lokalisasi). Yang saya takutkan ya narkoba... dulu sudah pernah kita laporkan ke Babinsa, kita obrak, besok datang lagi...
Pernyataan Bendahara PERMATA :
oo..ya ada... ada... evaluasi juga ya ada... itu biasanya nanti abah gatot ngeshare di WA... evaluasi-evaluasi kegiatannya apa aja, masukannya apa aja... biasanya juga masukan-masukan juga dari abah sunarto, itu nanti yang nge-share ya abah gatot...Permata ini ya kalau sambat ya ke abah gatot... kalau abah gatot mentok...nanti abah gatot ke IDIAL.
Analisis pernyataan :
Berdasarkan data dari keempat informan tersebut, diketahui bahwa dalam
140
langsung oleh IDIAL-MUI Jatim kepada stakeholder PERMATA. secara langsung,
biasanya dengan IDIAL-MUI Jatim mengikuti/hadir langsung mengikuti program
yang diadakan oleh PERMATA. sedangkan kontrol dan evaluasi tidak langsung
biasanya dilakukan oleh Ketua dan Humas IDIAL-MUI Jatim melalui WA grup
PERMATA.
E. Analisis Data terkait Proses Manajemen Stakeholder yang dilakukan