• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAPARAN DATA HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian

B. Paparan Hasil Penelitian

6. Implikasi Pelaksanaan Standar Isi PAI dalam Meningkatkan Mutu Lulusan

a. Tarbiyah Jismiyah

Tarbiyah Jismiyah, yaitu segala bentuk pendidikan yang

wujudnya menyuburkan dan menyehatkan tubuh serta menegakkannya agar dapat menghadapi rintangan atau kesukaran dalam pengalamannya.

Di SMP Raden Fatah Batu telah memenuhi aspek Tarbiyah Jismiyah yakni dengan adanya program sholat dhuha. Hal ini sebagaimana yang telah diungkapkan oleh siswi kelas IX SMP Raden Fatah Kota Batu:146

“Menurut saya shalat dhuha masuk dalam program pembelajaran PAI, karena shalat dhuha ini cara kita mendekatkan

145

Wawancara Waka Kurikulum 2 SMP Raden Fatah Batu, Pudji Rahayu, 27 November 2019, Pukul 12.11 WIB

146 Wawancara siswa kelas IX SMP Raden Fatah, Rizky Ramadhani, 27 November 2019, Pukul 09.00 WIB

Allah, kata Bu Nunung kalau kita ingin dibukakan pintu rezekinya maka kita harus rajin Sholat Dhuha, Bu Nunung juga bilang ke kami mbak, bahwa sholat dhuha itu memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan contohnya baik untuk sistem kardiovaskuler”

Hal yang sama juga dikatakan oleh siswa kelas VIII:147

“setiap hari selasa sampai sabtu diadakan sholat dhuha, karena selain memancing pintu rezeki, Pak mudil pernah bilang ke saya bahwa sholat dhuha itu bagus untuk peredaran darah kita dan melemaskan otot-otot kita, Bu nunung juga pernah bilang, kalo kita sholat dhuhanya niat dari hati tidak dibuat mainan maka akan menjadikan kita semangat untuk belajar di sekolah karena fikiran kita menjadi fresh”

Jadi, sholat dhuha di sini benar-benar menjadi program pendukung pelaksanaan standar Isi PAI, karena dengan sholat dhuha siswa tergerak hatinya untuk berlomba-lomba membuka pintu rezeki dan mereka yakin bahwa sholat dhuha juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan membuat mereka menjadi bersemangat menyambut pelajaran di sekolah.

b. Tarbiyah Aqliyah

Tarbiyah Aqliyah, yaitu sebagaimana bentuk pendidikan dan

pelajaran yang mencerdaskan akal dan menajamkannya. PAI di sini diharapkan mampu mencerdaskan pikiran santrinya sehingga santri bisa dengan kokoh menghadapi dan menjawab permasalahan-permasalah perkembangan zaman yang ada.

Di SMP Raden Fatah Batu telah memenuhi aspek Tarbiyah Aqliyah yakni dengan adanya program Mengaji pagi dan kajian kitab

147 Wawancara siswa kelas VIII SMP Raden Fatah, Devita Ayu Purnamasari, 27 November 2019, Pukul 09.02 WIB

kuning. Hal ini sebagaimana yang telah diungkapkan oleh santriwati kelas VII SMP Raden Fatah Kota Batu:148

“Alhamdulillah semenjak sekolah di SMP Raden Fatah ilmu tajwid saya semakin berkembang dengan baik, saya telah mengerti seutuhnya tentang bacaan Mad, dan saya juga sudah lancar ngajinya sekarang.”

Hal ini, juga sebagaimana yang telah dikatakan oleh Santriwati kelas VIII SMP Raden Fatah Batu:149

“Dengan kajian kitab kuning, menambah wawasan saya tentang ilmu adabiyah fiqih yakni tata cara sholat yang benar dan tata cara berwudhu yang benar dan masih banyak lainnya, karena orang tuanya saya tidak bisa mengaji. Jadi, saya bisa mengajari mereka dengan ilmu yang saya punya dari Raden Fatah ini.” Bagi Bilbina dan Asma‟ setelah sekolah di SMP Raden Fatah mereka jadi bisa membaca al-Qur‟an dengan lancar dan mengerti hukum bacaan mad dengan gamblang, sehingga dalam membaca al-Qur‟an dia sudah mengerti benar dan salahnya, mereka juga senang bisa membaca kitab kuning, Asma‟ sendiri bercerita bahwa dengan mempelajari kitab kuning, dia bisa mengajari kedua orang tuanya yang masih awam tentang aturan sholat dan aturan wudhu.

c. Tarbiyah Adabiyah

Tarbiyah Adabiyah, yaitu segala bentuk praktek maupun berupa

teori yang wujudnya meningkatkan budi pekerti dan perangai.

Di Raden Fatah Kota Batu, siswa benar-benar dituntut untuk menjaga budi pekertinya dan perangainya melalui beberapa program yakni Ta‟dib menyapa guru dengan membungkukkan kepala badan

148

Wawancara Santriwati Kelas VII SMP Al-Izzah IIBS Kota Batu, Nazwa Bilbina Az-Zahra, 27 November 2019, Pukul 09.20 WIB

149 Wawancara Santriwati Kelas VIII SMP Al-Izzah IIBS Kota Batu, Asmaul Husna, 27 November 2019, Pukul 09.22 WIB.

saat berpapasan dengan guru, menjalankan budaya salim dengan guru saat memasuki lingkungan sekolah, dan kegiatan Puasa senin kamis yakni santri diwajibakan puasa senin kamis bagi yang tidak berhalangan untuk perempuan, sebagaimana yang telah diungkapkan oleh siswa kelas VII SMP Raden Fatah Batu:150

“setiap senin dan kamis kami melakukan sunnah rasul dengan berpuasa, tujuannya apa kalau kata Bu Nunung Biar kita bisa menjadi orang yang bisa menahan lapar, menahan nafsu dan menahan emosi, Bu Nunung memang benar dengan kita berpuasa kita bisa menahan emosi saat ada teman yang sangat menjengkelkan hehehe.”

Jadi, Menurut Khoir jika Bu Nunung pernah bilang jika kita berpuasa senin kamis, maka siapapun itu bisa belajar untuk menahan nafsu dan emosi saat menghadapi teman yang kurang enak di hati, dengan begitu di kelas akan terjalin kerukunan yang baik. Selain itu dengan berpuasa maka dapat menjaga adab dan perangi siswa saat berkomunikasi dengan guru maupun sesama temannya.

Hal ini diperkuat oleh siswa kelas VIII:151

“Saat hari Senin dan Kamis kantin di sekolah kami juga tutup semua dan tidak ada yang berjualan, karena ini sebagai program pendukung untuk mensukseskan gerakan puasa Senin dan Kamis Di sekolah ini.”

Jadi, menurut Alkin kegiatan puasa setiap hari Senin dan Kamis ini benar-benar di dukung oleh sekolah mengingat semua kantin di sekolah tutup demi menghormati dan mensukseskan gerakan Puasa Senin Kamis di SMP Raden Fatah Kota Batu

150

Wawancara Siswa Kelas VII SMP Raden Fatah Kota Batu, Ahmad Khoiron Mustafid, 27 November 2019, Pukul 09.45 WIB

151 Wawancara Siswa Kelas VIII SMP Raden Fatah Kota Batu, M. Alkinan Maulana, 27 November 2019, Pukul 09.49 WIB