• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Implikasi Penelitian

2. Implikasi Praktis

a. Penanaman dan pengembangan nilai-nilai multikultural dapat dilakukan di semua institusi yang masyarakatnya multi etnis untuk meminimalisir terjadinya konflik akibat perbedaan ras, suku, golongan maupun agama yang dapat menghambat tercapainya visi dan misi institusi.

b. Untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dalam sebuah institusi yang masyarakatnya multikultur, maka perlu menerapkan berbagai

bentuk strategi dalam penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural baik jalur struktural, jalur organisasional maupunjalur kultural, dilakukan dengan berbagai model dan metode penanaman nilai yang efektif.

c. Bagi yayasan pendidikan ataupun organisasi yang menyelenggarakan pendidikan, pengembangan nilai-nilai pendidikan Islam multikultur penting dilakukan sebagai salah satu alternatif dalam memecahkan problem pendidikan dalam masyarakat multikultur terutama di lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan dan persaingan global.

D. Rekomendasi

Dari hasil penelitian tentang penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural di perguruan tinggi ini maka penulis memberikan saran-saran sebagai berikut :

1. Bagi Universitas Merdeka Malang, hendaknya proses penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural kepada mahasiswa lebih di intensifkan lagi agar sikap dan perilaku yang terbentuk banar–benar memiliki landasan yang kuat. Di samping itu untuk proses sosialisasi dan penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultur (dengan berbagai metodenya) partisipasi pucuk pimpinan secara langsung memiliki peran yang sangat signifikan. Oleh karena itu proses pembinaan dan langkah strategis lainnya

perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar nilai –nilai dan perilaku kerja yang positif tetap konsisten.

2. Bagi pimpinan di lembaga pendidikan khususnya pendidikan Islam model dan strategi penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multikultural di Perguruan Tinggi ini dapat dijadikan sebagai salah satu kebijakan dasar dalam meningkatkan kultur akademis lembaga untuk meningkatkan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat multikultur di perguruan tinggi .

3. Bagi Peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam multikultural, agar lebih dalam dan lebih luas tetapi pada aspek lainnya.

Allison, M., & Kaye, J. 2013. Strategic Planning for Non Profit Organizations: A Practical Guide and Workbook. New Jersey: John Wiley and Sons, Inc.

Andriani, R. 2008. Motivasi; Pentingnya Tujuan Hidup, http://resiandriani.com diakses 18 Juli 2008.

Anwar, I. 2003. Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan.

Bandung: Alfabeta.

Arifin, I. 1998. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengelola Madrasah Ibtidaiyah dan sekolah Dasar berprestasi. Disertasi. Malang: PPS IKIP

Malang.

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:

Rineka Cipta

Banks, James A. 2002. Anintroduction to Multicultural Education. Boston-London: Allyn and Bacon Press.

Banks, James A. 2007. Educating Citizens In Multicultural Society (Second Edition). New York: Teachers College Columbia University.

Banks, James., & McGee, Cherry (Ed.). 2001. Handbook of Research on Multicultural Education. San Francisco: Josey Bass.

Burhanuddin,1994. Analisis Administrasi Manajemen dan Kepemimpinan pendidikan. Malang: Bumi Aksara.

Bogdan, R. 1982. Riset Kualitatif untuk Pendidikan Pengantar ke Teori dan Metode. Terjemahan oleh Munandir. 1990. Jakarta:Ditjen Dikti

Bogdan, R. C. & Biklen, S. K. 1998, Qualitative Research in Education, an Introduction Theory and Methods, USA: Library of Congress Cataloging-in-Publication Date

Buford Jr., James A. dan Badeian, Arthur G. 1988. Management in Extension.

Second Edition. Alabama: Alabama Cooperative Extension Service.

Conflict and Development : 2008, Modul Pelatihan Resolusi Konflik untuk Pemimpin Desa, http://www.conflictanddevelopment.org/ diakses 12 Juni 2008

Creswell, J., W., 1994, Research Design: Qualitative and Quantitative Approaches, USA: Library of Congress Cataloging-in-Publication Date

Delors, J. (2013). The treasure within: Learning to know, learning to do, learning to live together and learning to be. What is the value of that treasure 15 years after its publication?. International Review of Education, 59(3), 319–330. https://link.springer.com/article/10.1007/s11159-016-9607-0 Dzaki, FM, 2009 Ciri-ciri manajemen Sekolah yang mengacu pada MBS,

http://penelitiantindakankelas.blogspot.com

Elizabeth Jago and Ken Tanner, 1999, Influence of the School Facility on StudentAchievement:

http://www.coe.uga.edu/sdpl/researchabstracts/visual.html Faiz, M. Implementasi 20% Anggaran Pendidikan, http://panmohamadfaiz.com/

di akses 20 September 2009

Fattah, N. 2000. Ekonomi dan pembiayaan pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

_________, 2000. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Gito sudarmo, I. 1999. Prinsip Dasar Manajemen. Yogjakarta: BPFE .

Gordon, J.R., Moundy R. W., & Sharplin A., 1990. Management and Organizational Behavior. Boston: Allyn and Bacon, Inc

Handoko, T. 1991. Manajemen. Yogyakarta: BPFE

Hasibuan, Malayu SP. 1990. Manajemen Dasar Pengertian dan Masalah. Jakarta:

PT Masagung.

Harian Surya, Kota Malang Kekurangan Anggaran Pendidikan¸ http://surya.co.id/

Selasa, 8 Desember 2009

Hasan, M. 2009. Pendidikan “Gratis” Masih Harus Diperjuangkan.

http://ahmadmakki.wordpress.com

Hicks, Herbert G. and Gullett CR. 1981. Management. New York: Mc Graw Hill, Inc.

Hidayat, N. Anggaran Pendidikan dalam APBD: Jauh Panggang dari Api, http://mazhida.wordpress.com diakses 5 desember 2008

Indonesian Institute, Anggaran Pendidikan 20 persen, Mungkinkah Terrealisir?"

http://the indonesianinstitute.com di akses 20 September 2008

Jack Buckley, 2003: LAUSD School Facilities and Academic Performance

John M. Echols dan Hasan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia, 2000, h. 330.

Julitriarsa, D. 1998. Managemen Umum.Yogyakarta: BPFE

Kafman, Roger A. 1972. Educational System Planning. Englewood Cliffs NJ.:

Prentice Hall, Inc

Koontz, H., O’Donnel, Cyril. 1992. Principle of Management an Analysis of Managerial Function. Fifth Edication, McGraw Hill Kogakusha Ltd.

Tokyo.

Koran Pendidikan, Anggaran Dinas Pendidikan Kota Malang Capai Rp 71 Miliar http://www.koran pendidikan.com/ diakses pada 25 Oktober 2008

Lie, A. 2007. Menuntut Tanggung Jawab Negara atas Pendidikan , Makalah, dimuat di Harian Kompas

Linda, F. M. Deteriorating School Facilities and Student Learning. ERIC Digest, Number 82. 1993 http://www.ericdigests.org/1993/school.htm

Maisyaroh, 2003. Manajemen pendidikan. Malang: Universitas Negeri Malang Manullang.M. 1996. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta:Ghalia Indonesia.

Mantja,W. 2000. Manajemen Pendidikan dan Supervisi Pengajaran. Malang:

Wineka Media.

Masruro, 2008. Manajemen Strategik, formulasi visi dan misi, Modul, Universitas Mercu Buana Jakarta

Mastuhu. 2003. Menata Ulang Pemikiran sistem Pendidikan Nasional Dalam Abad 21. Jakarta:Safiria Insania.

Miles, M.B, Huberman, A.M, dan Saldana, J. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3, Terj. Tjetjep Rohindi Rohidi, (Jakarta:

UI Press,2014),

Mulyasa. 2003. Pedoman Manajemen Berbasis Madrasah. Jakarta: Departemen Agama RI.

_______. 2002. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moleong, J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mujtahid. 2003. Profesionalisme Guru (Studi Tentang Upaya Guru di Sekolah Muhammadiyah Malang dalam Membangun Sikap Profesionalnya), Skripsi, UMM, 2003

Mulyana, D. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nata, Abuddin, 2012. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nawawi, H. 1990. Administrasi Personel Untuk Meningkatkan Produktifitas Kerja. Jakarta: PT. Haji Masagung.

Ndraha, Taliziduhu. 1997. Budaya Pemerintahan dan Dampknaya Terhadap Pelayanan Masyarakat. Jakarta. Jurnal Ilmu Pemerintahan Edisi Ketiga.

Parekh, Bikhu. 2002. Rethinking Multikulturalism. Harvard University Press.

Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar

Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 2005

Pidarta, M. 1997. Landasan kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Psacharopoulos, G. Economics of Education Research And Studies. Washington:

Pergamon Press.

Rosalia Salinas, 2006: The National Challenge of Teacher Quality and Student Achievement in Public Schools, Doctoral Forum National Journal For Publishing And Mentoring Doctoral Student Research.

Saputra, U. 2008. Nilai Ekonomi DariPen ndidikan,http://uharsputra wordpress.com., di akses 17 Februari 2008

Sarojo, R. 1993. Penelitian Kualitatif Pendidikan, makalah disajikan dalam ceramah para dosen jurusan pendidikan kimia FPMIPA, Malang 28 maret 1993.

Siagian, Sondang P. 1995. Manajemen Strategik. Jakarta: Rajawali Press.

Simon, S.K. 2007. Pengambilan Keputusan Partisipatif Dan Kinerja Karyawan Dalam Kultur Berbeda : Efek Moderator Dari Allosentrisme/

Idiosentrisme Dan Efikasi Oleh Simon S.K, Xiao-Ping Chen, John Schaubroeck, 2007 http://getuk.wordpress.com/2007/01/06/133

Snyder, K. 1986. Managing Productive Schools, University of South Florida:

Academic Press College Division

Soedijanto. 1994. Pedoman Mengajar Orang Dewasa. Materi Latihan Pada Diklat Pemandu Lapangan (PL-I). Jakarta : Departemen Pertanian RI.

Sonhadji, 1996. Penulisan dan Laporan PenelitianKualitatif, Makalah: Puslit IKIP Malang

_________, 1994. Penelitian Kualitatif Dalam Ilmu Sosial dan keagamaan.

Malang: Kalimosodo Pres.

Sudrajat,A.2009. Manfaat dan asas pengembangan budaya sekolah, http://akhmadsudrajat.wordpress.com/

________, 2008. Iklim Sekolah Kaitannya dengan Hasil Akademik dan Non Akademik Siswa, 2008, http://akhmadsudrajat.wordpress.com/

________, 2009. 14 Cara Menumbuhkan Semangat Kerjasama di Sekolah, http://akhmadsudrajat.wordpress.com/

Suryabrata, S. 1983. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: RajaGrafindo Persada.

Supriadi, D. 2003. Satuan Biaya Pendidikan dasar dan Menengah. Bandung:

Rosdakarya.

_________ 2000. Jaring Pengaman Sosial Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, A. 2004. Pendidikan Nasional Menuju Masyarakat Indonesia Baru.

Bandung: Genesindo

Suyanto. 2002. Selayang Pandang MIN Malang I. Malang: MIN Malang I

Suyanto. 2001. Wajah dan Dinamika Pendidikan Anak Bangsa. Yogyakarta:

Adicita Karya Nusa.

Syaukani. 2002. Titik Temu dalam Dunia Pendidikan. Jakarta:Nuansa Madani.

________. 2000. Prinsip-prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

________,2000. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Tilaar, H.A.R. 2000. Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

________, 1998. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

______, 2000. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim Penulis Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. 2000. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: UM

Tim Penyusun. 1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

Undang-undang Otonomi Daerah. 1999. Bandung: Kuraiko Pratama.

UUD 1945 Hasil Amandemen & Proses Amandemen UUD 1945. 2002. Jakarta:

Sinar Grafika.

Undang-undang Sistem pendidikan Nasional. 1995. Jakarta: Sinar Grafika.

Utamai, D. 2009. Leadership Teori Kepemimpinan Partisipatif, http://dwie-utami.blogspot.com/2009/12/leadership-teori-kepemimpinan.html

Wahono.2001. Kapitalisme Pendidikan Antara Kompetisi dan Keadilan.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Winardi, 1990. Azaz-Azaz Manajemen. Bandung: Mandar Maju

Warta Warga, 2009. Students Journalism, Kepemimpinan partisipatif, Universitas Gunadarma, http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/kepemimpinan-partisipatif/

Zamroni. 2000. Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Bigraf Publishing.

Zymelman, M. 1973. Financing And Efficiency In Education, Harvard University.

Dokumen terkait