1. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan sampel pada sektor lain.
2. Penelitian selanjutnya diharapakan dapat dilakukan dengan pengisian kuesioner atau wawancara atau menggunakan indeks pengungkapan COSO (2013).
3. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan proksi lebih dari satu untuk mengukur kinerja perusahaan. Beberapa proksi lain yang bisa dipakai untuk mengukur kinerja perusahaan yaitu tobin’s q, ROA, dan ROE.
49
Aldridge, C. R., & L.Colbert, J. (1994). Management′s Report on Internal Control, and the Accountant′s Response. Emerald Insight, 21-28.
Al-Matari, E. M., Al-Swidi, A. K., & Fadzil, F. H. (2014). The Measurements of Firm Performance’s Dimensions. Asian Journal of Finance & Accounting Vol. 6, No. 1, 1-26.
Baik, B., Chae, J., Choi, S., & Farber, D. B. (2012). Changes in Operational Efficiency and Firm Performance: A Frontier Analysis Approach. Contemporary Accounting Research, 1-32.
Baltagi, B. H. (2008). Econometrics (4th ed.). Verlag Berlin Heidelberg: Springer. Bank Indonesia. (2015). Laporan Perekonomian Indonesia 2015. Bank Indonesia. Becht, M., Bolton, P., & Röell, A. (2005). Corporate Governance and Control.
Finance Working Paper, 1-128.
FASB. Statement of Financial Accounting Concepts No. 1 Objectives of Financial Reporting by Business Enterprises. Diperoleh 12 Maret 2016, dari www.fasb.org/resources/ccurl/816/894/aop_CON1.pdf
Chaiwong, D. (2012). Factors Affecting Efficiency In Internal Auditing Performance And Operational Outcome Of The Large Thai Listed Companies. International Journal of Arts & Sciences, 311-322.
Enqvista, J., Grahamb, M., & Nikkinenc, J. (2014). The impact of working capital management on firm profitability in different business cycle: Evidence From Finland. Research in International Business, 36-49.
Ernst, & Young. (2009). FASB Statement No. 167 Internal control considerations. © 2009 Ernst & Young LLP.
Fooladi, M. (2012). Board Characteristics and Firm Performance. Journal of Modern Accounting and Auditing Vol. 8, No. 5, 688-694.
Gaffar, A., & Praptoyo, S. (2014). Efektivitas Dan Efisiensi Fungsi Keuangan Melalui Audit Operasional. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol. 3 No. 9. Gujarati (2004). Econometrics (4th ed.). The McGraw-Hill Companies.
50
Hadad, M. D. (2016, Juli 29). Penyampaian Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik. Diperoleh 9 Februari 2017,dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29/Pojk/.04/2016: http://www.ojk.go.Id/Id /Kanal/Pasar-Modal/Regulasi/Peraturan-Ojk/Documents/Pages/Pojk-Laporan-Tahunan-Emiten-Perusahaan-Publik/Pojk-Laporan-Tahunan.Pdf Houssem Rachdi, P., & Ines Ghazouani Ben Ameur, P. (2011). Board
Characteristics, Performance and Risk Taking Behaviour in Tunisian Banks. International Journal of Business and Management Vol. 6, No. 6, 1-10. Husnan, S., & Pudjiastuti, E. (2006). Dasar - Dasar Manajemen Keuangan Edisi
Kelima. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Iqbal. (2016). Analisis Regreresi Linier Berganda Menggunakan Eviews. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur.
Jensen, C., & Meckling, H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure Volume 3, issue 4. Journal of Financial Economics, 305-360.
Keuangan, OJK. Checklist pengungkapan laporan keuangan untuk seluruh industri di pasar modal di indonesia. Diperoleh Diperoleh 6 Maret 2017 dari http://www.ojk.go.id/Files/batch/172.pdf
Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Onumah, J. M., Kuipo, R., & Obeng, V. A. (2012). Effectiveness of Internal Control Systems of Listed Firms in Ghana. Emerald Insight, 31-49.
Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Bradford. (2010). Fundamentals of Corporate Finance ninth edition. New York: McGraw-Hill/Irwin.
Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu .
Sawir, A. (2005). Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan . Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Stephen, J. McNally, C. (2013). The 2013 COSO Framework & SOX Compliance. Durham: The Association of Accountants and Financial Professionals in Business.
The Institute of Internal Auditors. (2010). International standards for the professional practice. The Institute of Internal Auditors.
Velkov, Y., & Kirov, G. (2013). Soft Computing Model for Assessment of the Functional Effectiveness of the Enterprise. International Conference on
51
Application of Information and Communication technologys In Economy And Education (ICAICTSEE-2013), (pp. 1-11). Bulgaria.
Wahyudi, D. (2014, Mei 23). Dampak penerapan good corporate governance terhadap kepatuhan pajak perusahaan. diperoleh 5 januari 2017, dari badan pendidikan dan pelatihan keuangan kementerian Keuangan:
http://www.bppk.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel/167-artikel- pajak/19453-dampak-penerapan-good-corporate-governance-terhadap-kepatuhan-pajak-perusahaan
Wang, Y.-C., Tsai, J.-J., & Lin, H.-W. W. (2013). The Influence of Board Structure on Firm Performance. The Journal of Global Business Management Volume 9, 1-8.
Wicaksono, W. C. (2013). Faktor - faktor yang mempengaruhi efektivitas pengendalian intern di sektor pemerintahan. Semarang: UNNES.
Widarjono, A. (2009). Ekonometrika pengantar dan aplikasinya. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Zabri, S. M., Ahmad, K., & Wah, K. K. (2016). Corporate Governance Practices and Firm Performance: Evidence from Top 100 Public Listed Companies in Malaysia. Procedia Economics and Finance 35, 287 – 296.
Zhou, H., Chen, H., & Chen, Z. (2016). Internal Control, Corporate Life Cycle, and Firm Performance. Emerald Insight, 189-209.
52 LAMPIRAN 1
INDEKS PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA ELEMEN PENGUNGKAPAN ADA (A) Tidak Ada (TA) (1) (0) A + TA Laporan Keuangan
Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
Catatan atas Laporan Keuangan
Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas
laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan;
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akun
tansi signifikan yang diterapkan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggu nakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat mana jemen
53
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur – unsur Catatan atas laporan keuangan
Pendirian perusahaan
Penawaran umum efek
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Penerbitan laporan keuangan
Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
keuangan
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
Kebijakan akuntansi tertentu
Aset
Liabilitas
Ekuitas
Laba rugi komprehensi
Total Parameter Score = ( ΣIP/ N ) x 100%
sumber : checkclist pengungkapan yang diterbitkan OJK1
54
Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8
1. STATISTIK DESKRIPTIF
ROI PI EO_FAT EO_INT EO_RET EO_TAT
Mean 0.081728 0.997104 5.671702 7.840036 11.88526 1.168903 Median 0.065464 1.000000 3.879415 5.216102 6.721863 1.099571 Maximum 0.657201 1.000000 68.66992 64.16328 139.4906 3.829864 Minimum -0.361746 0.750000 -0.042285 0.032985 -1.364487 -0.016659 Std. Dev. 0.114094 0.015494 8.191341 8.556678 17.38448 0.819382 Skewness 1.124864 -11.47774 4.881444 2.876751 4.199941 0.824248 Kurtosis 7.249025 174.8131 32.10745 13.48114 25.48466 3.258829 Jarque-Bera 361.1796 469479.5 14727.46 2233.704 9001.843 43.50834 Probability 0.000000 0.000000 0.000000 0.000000 0.000000 0.000000 Sum 30.64796 373.9139 2126.888 2940.013 4456.974 438.3386 Sum Sq. Dev. 4.868531 0.089779 25094.68 27383.06 113030.3 251.0987 Observation 375 375 375 375 375 375
2. ESTIMASI MODEL REGRESI a. Common Effect Model (CEM)
Dependent Variable: ROI
Method: Panel EGLS (Cross-section weights) Date: 06/14/17 Time: 10:04
Sample: 2011 2015 Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Linear estimation after one-step weighting matrix
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.467253 0.124823 -3.743312 0.0002 EO_FAT -0.001830 0.000423 -4.332076 0.0000 EO_INT -0.000451 0.000218 -2.072806 0.0389 EO_RET 0.000326 0.000154 2.124053 0.0343 EO_TAT 0.040686 0.003951 10.29825 0.0000 C 0.503877 0.124906 4.034036 0.0001
55
Weighted Statistics
R-squared 0.311926 Mean dependent var 0.151767
Adjusted R-squared 0.302603 S.D. dependent var 0.175367
S.E. of regression 0.107339 Sum squared resid 4.251488
F-statistic 33.45592 Durbin-Watson stat 1.151026
Prob(F-statistic) 0.000000
Unweighted Statistics
R-squared 0.088544 Mean dependent var 0.081728
Sum squared resid 4.437454 Durbin-Watson stat 0.909913
Fixed Effect Model (FEM)
Dependent Variable: ROI Method: Panel Least Squares Date: 06/09/17 Time: 04:52 Sample: 2011 2015
Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.500682 0.220512 -2.270542 0.0239 EO_FAT 0.001441 0.000817 1.762481 0.0790 EO_INT 0.001003 0.000757 1.324880 0.1862 EO_RET 0.000226 0.000328 0.687147 0.4925 EO_TAT 0.069695 0.014819 4.703241 0.0000 C 0.480778 0.222680 2.159051 0.0317 Effects Specification Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.789471 Mean dependent var 0.081728
Adjusted R-squared 0.733092 S.D. dependent var 0.114094
S.E. of regression 0.058945 Akaike info criterion -2.637723
Sum squared resid 1.024966 Schwarz criterion -1.799979
Log likelihood 574.5731 Hannan-Quinn criter. -2.305134
F-statistic 14.00296 Durbin-Watson stat 2.350510
56
Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8
b. Random Effect Model (REM) Dependent Variable: ROI
Method: Panel EGLS (Cross-section random effects) Date: 06/09/17 Time: 04:53
Sample: 2011 2015 Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Swamy and Arora estimator of component variances
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.539877 0.217271 -2.484813 0.0134 EO_FAT 0.000649 0.000751 0.864361 0.3880 EO_INT 0.000744 0.000670 1.110877 0.2673 EO_RET 0.000290 0.000302 0.960954 0.3372 EO_TAT 0.051399 0.010764 4.775027 0.0000 C 0.547003 0.218355 2.505112 0.0127 Effects Specification S.D. Rho Cross-section random 0.093412 0.7152 Idiosyncratic random 0.058945 0.2848 Weighted Statistics
R-squared 0.106660 Mean dependent var 0.022197 Adjusted R-squared 0.094555 S.D. dependent var 0.062376 S.E. of regression 0.059354 Sum squared resid 1.299954 F-statistic 8.811285 Durbin-Watson stat 1.961658 Prob(F-statistic) 0.000000
Unweighted Statistics
R-squared 0.051633 Mean dependent var 0.081728 Sum squared resid 4.617155 Durbin-Watson stat 0.880355
57
Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8
3. PEMILIHAN MODEL REGRESI a. Uji Chow
Redundant Fixed Effects Tests Equation: FEM
Test cross-section fixed effects
Effects Test Statistic d.f. Prob.
Cross-section F 13.137477 (74,295) 0.0000
Cross-section Chi-square 546.588217 74 0.0000
Cross-section fixed effects test equation: Dependent Variable: ROI
Method: Panel Least Squares Date: 06/14/17 Time: 11:27 Sample: 2011 2015
Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.567315 0.365802 -1.550883 0.1218 EO_FAT -0.001681 0.000847 -1.984871 0.0479 EO_INT -0.000642 0.000664 -0.966743 0.3343 EO_RET 5.64E-05 0.000337 0.167361 0.8672 EO_TAT 0.047033 0.008673 5.423000 0.0000 C 0.606318 0.365693 1.657999 0.0982
R-squared 0.095673 Mean dependent var 0.081728
Adjusted R-squared 0.083419 S.D. dependent var 0.114094
S.E. of regression 0.109232 Akaike info criterion -1.574821
Sum squared resid 4.402743 Schwarz criterion -1.511990
Log likelihood 301.2790 Hannan-Quinn criter. -1.549877
F-statistic 7.807668 Durbin-Watson stat 0.909538
58 Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8 b. Uji Hausman
Correlated Random Effects - Hausman Test Equation: REM
Test cross-section random effects
Test Summary
Chi-Sq.
Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.
Cross-section random 10.145721 5 0.0712
Cross-section random effects test comparisons:
Variable Fixed Random Var(Diff.) Prob.
PI -0.500682 -0.539877 0.001419 0.2981
EO_FAT 0.001441 0.000649 0.000000 0.0144
EO_INT 0.001003 0.000744 0.000000 0.4630
EO_RET 0.000226 0.000290 0.000000 0.6191
EO_TAT 0.069695 0.051399 0.000104 0.0724
Cross-section random effects test equation: Dependent Variable: ROI
Method: Panel Least Squares Date: 06/14/17 Time: 11:29 Sample: 2011 2015
Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 0.480778 0.222680 2.159051 0.0317 PI -0.500682 0.220512 -2.270542 0.0239 EO_FAT 0.001441 0.000817 1.762481 0.0790 EO_INT 0.001003 0.000757 1.324880 0.1862 EO_RET 0.000226 0.000328 0.687147 0.4925 EO_TAT 0.069695 0.014819 4.703241 0.0000 Effects Specification Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.789471 Mean dependent var 0.081728
Adjusted R-squared 0.733092 S.D. dependent var 0.114094
S.E. of regression 0.058945 Akaike info criterion -2.637723
Sum squared resid 1.024966 Schwarz criterion -1.799979
Log likelihood 574.5731 Hannan-Quinn criter. -2.305134
F-statistic 14.00296 Durbin-Watson stat 2.350510
59 Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8 c. Uji Lagrange Multiplier (LM test)
Lagrange multiplier (LM) test for panel data Date: 06/14/17 Time: 11:06
Sample: 2011 2015
Total panel observations: 375 Probability in ()
Null (no rand. effect) Cross-section Period Both
Alternative One-sided One-sided
Breusch-Pagan 350.7410 0.476386 351.2174 (0.0000) (0.4901) (0.0000) Honda 18.72808 0.690207 13.73080 (0.0000) (0.2450) (0.0000) King-Wu 18.72808 0.690207 4.913352 (0.0000) (0.2450) (0.0000) GHM -- -- 351.2174 -- -- (0.0000)
4. UJI ASUMSI KLASIK a. Uji Multikolinearitas
PI EO_FAT EO_INT EO_RET EO_TAT ROI
PI 1.000000 -0.013653 -0.058997 -0.004690 -0.050644 -0.089698 EO_FAT -0.013653 1.000000 -0.071876 -0.005151 0.564795 0.074566 EO_INT -0.058997 -0.071876 1.000000 -0.039788 -0.071915 -0.059548 EO_RET -0.004690 -0.005151 -0.039788 1.000000 0.213617 0.083643 EO_TAT -0.050644 0.564795 -0.071915 0.213617 1.000000 0.278815 ROI -0.089698 0.074566 -0.059548 0.083643 0.278815 1.000000
60 Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8 b. Heterokedasitas
Dependent Variable: ROI
Method: Panel EGLS (Cross-section weights) Date: 06/14/17 Time: 10:04
Sample: 2011 2015 Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Linear estimation after one-step weighting matrix
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.467253 0.124823 -3.743312 0.0002 EO_FAT -0.001830 0.000423 -4.332076 0.0000 EO_INT -0.000451 0.000218 -2.072806 0.0389 EO_RET 0.000326 0.000154 2.124053 0.0343 EO_TAT 0.040686 0.003951 10.29825 0.0000 C 0.503877 0.124906 4.034036 0.0001 Weighted Statistics
R-squared 0.311926 Mean dependent var 0.151767
Adjusted R-squared 0.302603 S.D. dependent var 0.175367
S.E. of regression 0.107339 Sum squared resid 4.251488
F-statistic 33.45592 Durbin-Watson stat 1.151026
Prob(F-statistic) 0.000000
Unweighted Statistics
R-squared 0.088544 Mean dependent var 0.081728
61 Lanjutan Lampiran 2
Luaran Hasil Pengolahan Data EVIEWS 8 5. UJI HIPOTESIS
Dependent Variable: ROI
Method: Panel EGLS (Cross-section weights) Date: 06/14/17 Time: 10:04
Sample: 2011 2015 Periods included: 5
Cross-sections included: 75
Total panel (balanced) observations: 375
Linear estimation after one-step weighting matrix
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
PI -0.467253 0.124823 -3.743312 0.0002 EO_FAT -0.001830 0.000423 -4.332076 0.0000 EO_INT -0.000451 0.000218 -2.072806 0.0389 EO_RET 0.000326 0.000154 2.124053 0.0343 EO_TAT 0.040686 0.003951 10.29825 0.0000 C 0.503877 0.124906 4.034036 0.0001 Weighted Statistics
R-squared 0.311926 Mean dependent var 0.151767
Adjusted R-squared 0.302603 S.D. dependent var 0.175367
S.E. of regression 0.107339 Sum squared resid 4.251488
F-statistic 33.45592 Durbin-Watson stat 1.151026
Prob(F-statistic) 0.000000
Unweighted Statistics
R-squared 0.088544 Mean dependent var 0.081728
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
MAGANG INDUSTRI
di
PT.ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) PELABUHAN PENYEBERANGAN TELAGA PUNGGUR CABANG BATAM
Disusun untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Mata Kuliah Magang Industri
Oleh:
BATAMIA OKTAVIANI
4111301059
PROGRAM STUDI AKUNTANSI MANAJERIAL POLITEKNIK BATAM
V0 ii/120 KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011 LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN MAGANGPT.ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) PELABUHAN PENYEBERANGAN TELAGA PUNGGUR CABANG
Oleh:
BATAMIA OKTAVIANI 4111301059
V0 iii/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
LEMBAR PENGESAHAN
Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa : Batamia Oktaviani (41113059)
telah melaksanakan Magang Industri
di PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur
mulai tanggal 9 Januari 2017 sampai dengan 9 April 2017
V0 iv/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis haturkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat melaksanakan Magang Industri serta dapat menyelesaikan laporan tepat waktu tanpa adanya halangan yang berarti. Laporan magang industri ini disusun berdasarkan apa yang telah penulis lakukan pada saat dilapangan yakni pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur dimulai dari tanggal 9 Januari 2017 s/d 9 April 2017.
Magang Industri ini merupakan syarat wajib yang harus di tempuh dalam Program Studi Akuntansi Manajerial, selain untuk menuntaskan program studi yang penulis tempuh, magang industri ini memberikan banyak manfaat kepada penulis baik dari segi akademik maupun untuk pengalaman yang tidak dapat penulis temukan saat berada di kuliah. Penyusunan laporan hasil magang industri ini penulis mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak, oleh sebab itu penulis ingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada:
1. Bapak Dr. Priyono Eko Sanyoto selaku Direktur Politeknik Negeri Batam.
2. Ibu Afriyanti Hasanah selaku dosen pembimbing Magang yang telah memberikan arahan dan aturan selama magang industri berlangsung.
V0 v/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
3. Bapak Hajan Hidayat, S.Psi., M.M., selaku Koordinator Magang Politeknik Negeri Batam.
4. Bapak Endin Zuhaendi dan Bapak Anis Adinizam selaku General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur.
5. Bapak Martunis selaku Manager Keuangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur.
6. Bapak Joko Pramono selaku staff keuangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur sekaligus sebagai pembimbing magang diperusahaan.
7. Ibu Vera, Ibu Lina, Kak Kamsinah Kak Asa, Kak Dimas dan Rohmat Nawawi yang telah banyak memberikan arahan dan masukan kepada saya dalam melaksanakan magang industri serta telah banyak memberikan bimbingan baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga pelaksanaan magang industri dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
8. Kedua orang tuaku tercinta dan seluruh keluarga besar yang telah memberikan semangat, doa, serta dukungan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas dengan baik.
V0 vi/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
9. Adik – adik ku tersayang (Ulan tika, butet saipe, dan toni winata) yang selalu memberikan semangat.
10. Teman – teman seperjuangan Heny Theresia, Fitratul Firda Amaliah, Nora Isilawati, dan Beby Rama Telly yang selalu semangat demi wisuda bersama.
11. Teman – teman seperjuangan Akuntansi Manajerial (AM) A dan seluruh mahasiswa Akuntansi Manajerial angkatan 2013.
Batam, April 2017
V0 vii/120 KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... iv DAFTAR ISI ... vii 1. Gambaran Umum Perusahaan/Instansi ... 1 1.1 Sejarah Singkat Perusahaan/Instansi ... 1 1.2 Visi dan Misi Perusahaan ... 3 1.3 Struktur Organisasi Perusahaan/Instansi ... 4 1.4 Ruang Lingkup Usaha Perusahaan/Instansi ... 14 2. Deskripsi Kegiatan Magang Industri ... 16 2.1 Deskripsi Kerja ... 17 2.1.1 Lokasi Unit Kerja ... 17 2.1.2 Rincian Tugas... 17 2.1.3 Tanggung Jawab... 18 2.1.4 Target yang Diharapkan ... 18 2.1.5 Kendala yang Dihadapi Dalam Menyelesaikan Tugas ... 19 2.1.6 Narasi Flowchart ... 20 2.1.7 Flow Chart Pekerjaan ... 21 2.2. Deskripsi Alat dan Produk ... 22V0 viii/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
2.2.1 Perangkat Lunak/Perangkat Keras yang digunakan ... 22 2.2.2 Data dan Dokumen yang Diolah/ Dihasilkan... 22 3. Kesimpulan dan Saran ... 23 3.1 Kesimpulan ... 23 3.2 Saran ... 23 4. Lampiran ... 24 4.1 Lampiran A Log Book Magang ... 24
V0 1/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
1.
Gambaran Umum Perusahaan/Instansi
1.1 Sejarah Singkat Perusahaan/Instansi
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) adalah salah satu BUMN di Indonesia yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang. Fungsi utama perusahaan ini adalah menyediakan akses transportasi publik antar pulau yang bersebelahan serta menyatukan pulau-pulau. Menyediakan akses transportasi publik ke wilayah yang belum memiliki penyeberangan guna mempercepat pembangunan (penyeberangan perintis).
ASDP Indonesia Ferry memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan angkutan penyeberangan dan pelabuhan secara efektif dan efisien. Menjangkau seluruh wilayah nusantara dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat, namun pada saat yang sama juga terus berperan positif memberikan kontribusi keuangan bagi negara dalam bentuk deviden.
Pada tahun 1973, PT Indonesia Ferry (Persero) bernama Proyek ASD Ferry (PASDF) kemudian berubah menjadi Perum ASDP pada tahun 1986 dan selanjutnya tahun 1993 menjadi PT ASDP (Persero). Beralihnya status Perum ASDP menjadi Perusahaan Perseroan mengartikan bahwa pola usahanya diharapkan mampu bersaing dengan perusahaan swasta maupun badan usaha negara lainnya tanpa meninggalkan fungsinya sebagai penyedia penyeberangan.
V0 2/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
Pada tanggal 5 Agustus 2008, dengan disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Logistik dan Pariwisata Kementerian BUMN dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, PT Indonesia Ferry (persero) melakukan penandatanganan pakta integritas yang menandai diberlakukannya perubahan struktural perseroan dimulai dari perubahan nama dan logo dari "PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)" menjadi "PT Indonesia Ferry (Persero)", redefinisi visi dan misi, penegasan usaha pokok, penciptaan usaha penunjang, revitalisasi dan investasi alat produksi, restrukturisasi total serta rencana strategis bisnis.
Hal tersebut adalah bagian dari pelaksanaan program transformasi bisnis yang diharapkan dapat mengubah posisi PT Indonesia Ferry (Persero) menjadi BUMN yang dapat memberikan kontribusi bagi negara. Tidak pernah berhenti, ASDP Indonesia Ferry berkomitmen untuk terus mengembangkan diri, baik dalam membuka akses –akses kepulauan Nusantara maupun dalam peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) sesuai prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
V0 3/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
1.2 Visi dan Misi Perusahaan
VISI
Menjadi perusahaan jasa pelabuhan dan penyeberangan yang terbaik dan terbesar di tingkat regional, serta mampu memberikan nilai tambah bagi
stakeholders.
MISI
a. Meningkatkan daya saing melalui inovasi produk dan pelayanan untuk dapat menyediakan jasa yang berkualitas dan kompetitif
b. Mengelola portofolio bisnis dengan pola manajemen modern dan tenaga professional untuk memaksimalkan nilai tambah bagi stakeholder’s secara seimbang.
c. Memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional melalui penugasan pemerintah di bidang jasa.
V0 4/120
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
1.3 Struktur Organisasi Perusahaan/Instansi
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) CABANG BATAM
GENERAL MANAGER Manajer Operasi Supervisor I,II,III Asisten Supervisor Asisten Manager Operasi Pelabuhan Staff Asisten Manager Operasi Kapal Staff Manajer Pemeliharaan Asisten Manager Pemeliharaan Kapal Staff Manajer SDM & Umum Asisten Manager SDM Staff Asisten Manager Umum Staff Manajer Keuangan Asisten Manager keuangan Asinten Manager Akunatansi Staff
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
Berikut ini adalah tugas dari masing – masing kepala bagian di PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur :
1. General Manager
Tugas Pokok : Mengorganisir dan mengendalikan kegiatan pengelolaan dan pengembangan kepengusahaan jasa pelabuhan dan penyeberangan di Cabang Batam.
Rincian Tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran Cabang Batam.
b. Mengorganisir kegiatan pengelolaan dan pengembangan kepengusahaan jasa kepelabuhan penyeberangan Cabang Batam.
c. Melakukan pembinaan dan mengarahkan kegiatan – kegiatan di Cabang Batam dalam rangka peningkatan kerja.
d. Mengendaliakan kegiatan operasional kapal dan pelabuhan, pengembangan dan atau pemanfaatan lahan pelabuhan.
e. Melakukan koordinasi dengan Divisi / Biro terkait di Kantor Pusat yang berhubungan dengan kegiatan kepengusahaan jasa kepelabuhan dan penyeberangan.
f. Melakukan pembinaan terhadap SDM di Cabang Batam
g. Mendelegasikan tugas – tugas yang dapat dilaksanakan oleh bawahan. h. Melaporkan pelaksanaan kegiatan ke Kantor Pusat (Direksi) secara periodik.
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
2. Manager Operasi
Tugas Pokok : Mengkoordinir, merencanakan, melaksanakan, mengawasi, mengevaluasi serta menganalisis kegiatan operasional pelabuhan dan kapal, produksi jasa dan pendapatan, kegiatan promosi serta pelaporan.
Rincian Tugas :
a. Pengdaan dan persediaan tiket terpadu ke Kantor Pusat.
b. Pencatatan persediaan dan pengeluaran/ pendistribusian tiket terpadu c. Produksi jasa dan pendapatan operasional pelabuhan kapal
d. Pencatatan produksi jasa dan pendapatan operasional pelabuhan dan kapal e. Sistem pelayaran penyeberangan & pelabuhan, menampung keluhan
pelanggan.
f. Koordinasi dengan nahkoda.
3. Asisiten Manager Operasional Pelabuhan
Tugas Pokok : Mengkoordinir, merencanakan, melaksanakan dan menevaluasi kegiatan produksi jasa dan pendapatan serta operasional pelabuhan, pemanfaatan lahan pelabuhan serta pelaporan.
Rincian Tugas :
a. Melaporkan penggunaan tiket terpadu untuk penumpang dan kendaraan kepada Bidang Keuangan.
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
b. Menyetorkan pendapatan kepada Bidang keuangan c. Penagihan hasil produksi jasa angkutan
d. Klaim kecelakaan kepada perusahaan asuransi e. Keamanan, ketertiban, kebersihan,
f. Penyusunan rencana kerja di Bidang Operasional Pelabuahan g. Pelaporan pelaksanaan kegiatan kepada Manger Operasi
4. Asisten Manager Operasional Kapal
Tugas Pokok : Mengkoordinir, melaksanakan, merencanakan dan mengevaluasi kegiatan produksi jasa dan pendapatan serta operasional kapal, administrasi perkantoran serta pelaporan
Rincian Tugas : Mengkoordinir, melaksanakan, merencanakan dan mengevaluasi kegiatan,
a. Pencatatan produksi dan pendapatan operasional kapal b. Penerapan sistem pelayanan kapal
c. Penyusunan rencana kerja di Bidang Operasional Kapal d. Pelaporan pelaksanaan kegiatan kepada manager operasi
5. Supervisor I,II, dan III
Tugas Pokok : Mengkoordinir, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan operasional kapal dan pelabuahan di lapangan.
KPS DIR
Borang PBM:
Pelaksanaan Magang
16 Februari 2011
Rincian Tugas :
a. Penjualan tiket kendaraan, penumpang dan barang
b. Pengawasan pelaksanaan kegiatan operasional dilapangan c. Melaporkan situasi dan kondisi lapangan selama bertugas d. Rekapitulasi produksi/ penjualan tiket.
6. Asisten Supervisor
Tugas Pokok : Mengkoordinir, mengawasi dan melaksanakan kegiatan operasional kapal dan pelabuhan di lapangan.
Rincian Tugas :
a. Memonitor waktu kedatangan dan keberangkatan kapal pada dermaga
b. Memonitor lalu lintas kendaraan dengan asisten supervisor lainnya dan petugas