• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikator Kualitas Pelayanan

Dalam dokumen KINERJA PD BPR BANK PASAR KABUPATEN BOYOLALI (Halaman 122-140)

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Indikator Kualitas Pelayanan

Seperti yang telah dijelaskan di muka, bahwa kinerja oganisasi publik juga dapat dilihat dari kualitas pelayanan yang diberikan organisasi publik tersebut kepada masyarakat. Kualitas pelayanan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali adalah bagaimana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyangkut pertanggungjawaban PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dalam hal pengembalian uang atau tabungan.

Pelayanan yang diberikan oleh PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali adalah dalam bentuk kredit, tabungan dan deposito. PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali melaksanakan usaha-usaha sebagai berikut :

1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan/simpanan seperti SIMASDA dan deposito berjangka dengan jangka waktu 1, 3, 6, 12 bulan dengan bunga yang berbeda.

2. Memberikan kredit dan melaksanakan pembinaan khususnya terhadap pengusaha golongan ekonomi lemah.

3. Melaksanakan kerjasama antara PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali atau dengan Lembaga Perbankan/Lembaga Keuangan lainnya.

4. Menempatkan dananya dalam bentuk sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka, sertifikat deposito dan tabungan atau simpanaan pada Bank lain. 5. Menjalankan usaha-usaha lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan

ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku seperti menerima pembayaran telepon, pembayaran pajak listrik/PLN, melaksanakan penjualan

voucer pulsa telepon, dan melayani pembayaran angsuran kendaraan bermotor dari lembaga dealer.

6. Mengelola dan mengawasi PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Bupati Kepala Daerah melalui Dewan Pengawas sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

7. Mengelola dan mengurus tata usaha PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Berikut adalah data yang menunjukkan posisi dana dari pihak ketiga yang diperoleh PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2008 :

Tabel 4.1

Data Posisi Dana Pihak Ketiga Tahun 2004 s/d Tahun 2008

Rupiah NO Sektor Dana 2004 2005 2006 2007 2008 1. 2. 3. 4. Tabungan Deposito Hutang/ kredit Rupa-rupa Pasiva 5.676.870 20.525.650 175.697 1.252.925 5.623.543 17.444.000 2.821.739 344.137 7.635.488 26.492.200 4.522.381 20.000 10.424.982 31.942.600 10.463.661 13.000 12.228.226 41.007.400 21.597.012 0 Jumlah 27.631.142 26.233.419 38.670.069 52.844.243 74.832.638

Sumber : Laporan Perhitungan Tahunan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali Tahun Buku 2008

Posisi dana dari pihak ketiga, selama lima terakhir yaitu pada tahun 2004 sampai tahun 2008 menunjukkan ada peningkatan dan penurunan. Pada Tahun 2004, dana dari tabungan sebesar Rp. 5.676.870,00 sedangkan dana dari deposito mencapai Rp. 20.525.650,00 dana dari hutang atau kredit sebesar Rp. 175.697,00

dan dari rupa-rupa pasiva sebesar Rp. 1.252.925,00. Pada tahun 2005, total dana yang diperoleh PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali, sebesar Rp. 26.233.419,00 sedangkan pada tahun 2006, pendapatan dari pihak ketiga mencapai Rp. 38.670.069,00 atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 12.436.650,00. Tahun 2007 mengalami kenaikan lagi mencapai Rp. 14.174.174,00 karena terjadi kenaikan pada jumlah tabungan, deposito dan kredit. Kenaikan juga terjadi lagi pada tahun 2008, total pendapatan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali tahun 2008 mencapai Rp. 74.832.638,00 atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 21.988.395,00.

Sedangkan untuk dana milik PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sendiri pada lima tahun terkahir menunjukkan seperti pada data berikut ini :

Tabel 4.2

Data Posisi Dana Milik Sendiri Tahun 2004 s/d Tahun 2008

Rupiah NO Modal Sendiri 2004 2005 2006 2007 2008 1. 2. 3. 4. 5. Modal disetor Modal sumbangan Cadangan umum Cadangan tujuan Laba tahun berjalan 2.585.000 0 634.701 724.640 1.000.666 4.085.000 0 742.396 832.335 1.529.261 6.085.000 0 1.012.469 922.530 1.907.472 7.585.000 0 1.215.379 1.125.440 1.657.068 10.085.000 0 1.367.188 1.277.248 2.003.576 Jumlah 4.945.007 7.188.992 9.927.471 11.582.887 14.733.012

Sumber : Laporan Perhitungan Tahunan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali Tahun Buku 2008

Pada tahun 2004, total dana milik sendiri PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali adalah sebesar Rp. 4.945.007,00 yang terdiri dari modal disetor sebesar

Rp. 2.585.000,00 cadangan umum sebesar Rp. 634.701,00, cadangan tujuan sebesar Rp. 724.640,00 dan laba tahun berjalan sebesara Rp. 1.000.666,00. Pada tahun 2005 terjadi kenaikan menjadi Rp. 7.188.992,00 karena dipengaruhi kenaikan jumlah modal yang disetor. Tahun 2006 posisi dana milik sendiri mengalami kenaikan menjadi Rp. 9.927.471,00 atau mengelami kenaikan sebesar Rp. 2.738.479,00 sedangkan pada tahun 2007, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.655.416,00 dan tahun 2008 dana milik sendiri mencapai Rp. 14.733.012,00.

Berikut adalah data yang menunjukkan jumlah nasabah tabungan dan saldo tabungan sebagai produk yang dikeluarkan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali tahun 2007 sampai dengan tahun 2008 :

Tabel 4.3

Data Jumlah Nasabah Tabungan dan Saldo Tabungan

Tahun 2007 s/d 2008 Tahun 2007 2008 NO Jumlah Nasabah (orang) Saldo (Rp) Jumlah Nasabah (orang) Saldo (Rp) 1. 11.970 12.072.638.144 12.342 13.407.223.500

Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

Data di atas menunjukkan jumlah kenaikan nasabah tabungan maupun jumlah saldo per Desember 2007 dan 2008. Pada tahun 2007, jumlah nasabah mencapai 11.970 orang dengan total saldo Rp. 12.072.638.144,00 dan pada tahun

2008 mengalami kenaikan sebesar 372 nasabah dan mempengaruhi kenaikan saldo per Desember 2008 yaitu sebesar Rp. 13.407.223.500,00.

Mengenai alur pelayanan tabungan adalah sebagai berikut :

Gambar 3.1

Alur Pelayanan Tabungan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

(Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali)

Alur di atas juga berlaku pada proses pengembalian tabungan, seperti gambar di bawah ini :

Gambar 3.2

Alur Pengembalian Tabungan PD BPR Bank Pasar

Kabupaten Boyolali

(Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali)

Direktur Utama Direktur Kabag Tabungan Kasubag Tabungan Staf Tabungan Staf Tabungan Kasubag Tabungan Kabag Tabungan Direktur Direktur Utama

Seperti halnya jumlah nasabah tabungan, jumlah nasabah deposito juga mengalami kenaikan seperti data berikut ini :

Tabel 4.4

Data Jumlah Nasabah Deposito Berjangka dan Saldo Deposito Berjangka

Tahun 2007 s/d 2008 Tahun 2007 2008 NO Jumlah Nasabah (orang) Saldo (Rp) Jumlah Nasabah (orang) Saldo (Rp) 1. 1408 41.132.600.000 1470 49.057.400.000

Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

Dari data di atas, dapat diketahui bahwa kenaikan juga terjadi pada deposito. Pada tahun 2007, jumlah nasabah deposito mencapai 1408 nasabah dengan saldo Rp. 41.132.600.000,00 dan mengalami kenaikan sebanyak 62 nasabah dengan saldo Rp. 49.057.400.000,00. Dengan bertambahnya jumlah nasabah tersebut, selain menambah pendapatan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali juga dapat memperlihatkan bagaimana kinerja PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Alur pelayanan deposito di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali adalah sebagai berikut :

Gambar 3.3

Alur Pelayanan Deposito Berjangka

PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

(Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali)

Demikian juga untuk alur pengambilan deposito :

Gambar 3.4

Alur Pengambilan Deposito PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

(Sumber : PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali)

Salah satu bentuk kualitas pelayanan adalah mengenai sarana dan prasarana yang ada di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali menyangkut pada pemberian pelayanan kepada masyarakat. Karena sebagai penyedia pelayanan, harus selalu memperhatikan sarana dan prasarana untuk suatu kegiatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Karena ketersediaan sarana dan prasarana yang

Direktur Utama Direktur Kabag Deposito Kasubag Deposito Staf Deposito Staf Deposito Kasubag Deposito Kabag Deposito Direktur Direktur Utama

baik, akan mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan. Sarana dan prasarana tersebut sebagai contoh untuk ruang tunggu, ruang parkir, komputer dan lain-lain.

Ruang tunggu di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dapat dikatakan sudah baik, bersih dan nyaman, membuat nyaman masyarakat yang datang. Jumlah kursi juga memadai, dilengkapi TV, AC, aquarium serta ruang parkir.

Tentang sarana dan prasarananya, berikut tanggapan dari Bapak Sumadi dari desa Musuk :

“...Ya, ruang tunggunya sudah bagus. Kursinya cukup banyak, ada TVnya, sudah berAC, bahkan ada aquarium. Jadi kalau pas banyak antrian, kita nyaman dan tidak cepat bosan. Untuk tempat parkir, kebanyakan yang datang itu bawa motor. Jarang yang bawa mobil. Paling mobil-mobil yang parkir itu punya pegawainya. Jadi untuk parkir cukup. Kalau buat mobil ya masih kurang luas. Tapi mau gimana lagi, keadaan bangunannya juga memang sempit.” ( Sumber : wawancara, 17 Juli 2009). Tanggapan yang sama diungkapkan oleh Ari warga Kopen sebagai berikut:

“...Tentang sarana dan prasarana yang ada di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali itu ya sudah baik dan lengkap lah. Sudah ada TV, AC malah ada aquariumnya juga. Jadi lebih nyaman. Tempat parkir juga cukup.” (Sumber : wawancara, 20 Juli 2009).

Seperti yang diungkapkan oleh bapak Agus Budiarto, SE Bagian Umum Kepegawaian berikut ini :

“...Ruang tunggu kita sudah representatif, karena di situ ada AC, kemudian ada TV, dan ada aquarium dan juga tempat duduk yang cukup nyaman. Kemudian untuk tempat parkir, juga cukup baik terutama untuk parkir kendaraan roda dua karena tempat kita relatif sempit.”

Pernyataan di atas menunjukkan bahwa PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali juga memperhatikan sarana dan prasarana dengan tujuan agar masyarakat yang datang merasa nyaman dan menciptakan kepuasan pengguna jasa. Ruang tunggu yang dilengkapi TV, AC, aquarium dan jumlah kursi yang cukup dapat membuat masyarakat nyaman saat menunggu giliran mendapatkan pelayanan. Hanya saja untuk tempat parkir, memang terbatas karena memang lokasi PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali relatif sempit.

Selain itu sarana yang ada di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali adalah perangkat komputer. Hampir semua kegiatan di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sudah menggunakan komputer. Berkaitan dengan hal ini, Ibu Rahayu Pudyastutik, SE Kasubag Umum menjelaskan sebagai berikut :

“...Hampir semua kegiatan di sini sudah menggunakan komputer. Saya rasa komputer disini sudah memadai. Kita juga selalu berusaha mengikuti perkembangan teknologi. Karena teknologi sekarang ini sangat cepat sekali berkembang. Walau kita tidak cepat menyesuaikan, tapi kita tetap berusaha mengikutinya. (Sumber : wawancara, 31 Juli 2009).

Bapak Agus Budiarto, SE Bagian Umum Kepegawaian menjelaskan hal yang serupa sebagai berikut :

“...Kita selalu mengikuti perkembangan teknologi. Setiap tahun kita selalu mengupdate peralatan yang kita punya”. (Sumber : wawancara, 28 Juli 2009).

Demikian halnya dengan Bapak Suyoto, SE Bagian Tata Usaha menyatakan hal yang serupa sebagai berikut :

“...Kalau komputer tiap-tiap bagian di sini sudah menggunakan komputer. Jumlahnya juga sudah memadai.Karena dengan adanya

komputer, kita bias lebih bisa bekerja cepat dan tentu saja mempersingkat waktu.” (Sumber : wawancara, 3 Agustus 2009).

Semua kegiatan di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sudah menggunakan komputer. Mengenai jumlah, mencukupi, terbukti dari tiap-tiap bagian, sudah menggunakan komputer. Komputer dinilai dapat mempermudah pekerjaan dan menghemat waktu. Semua ini bertujuan kembali supaya dalam memberikan pelayanan bisa optimal.

Tabel 4.5

Rencana dan Realisasi Pembelanjaan Inventaris Tahun 2008

PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

Sumber : Rencana Kerja Tahunan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2008 PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

No. Nama Barang Jumlah

Unit Bulan Realisasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Kursi dan Meja Tamu untuk 5 KPK. Kendaraan Roda 2 Mega Pro. Kendaraan Roda 2 Supra X 125.

Kendaraan Roda 4 Kijang Rush 1500 Hitam.

Printer Passbook IBM 9068 A03

Serial/Paralel.

Printer All in One HP/Canon. PC Server Intel Dual Care. Radio Microtic. Komputer Desktop. Printer Epson LQ 2180. Tower (repeater) Software MS Windows XP SP2 Brankas.

Laptop Thosiba Centrio Duo. Tanah 200 m² TV Layar Datar 5 2 1 1 2 2 1 1 6 3 1 4 6 2 2 1 Januari Februari Februari Februari Maret Maret Maret April April April April April April Juni Juni Maret

Data di atas menunjukkan salah satu rencana PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dalam pembelanjaan inventaris. Rencana tersebut semuanya dapat terealisasi walaupun tidak dalam waktu bersamaan. Penambahan inventaris tersebut, juga tidak lain untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan kenyamanan para pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan RAPB tahun 2008.

Berikut merupakan jumlah sarana yang ada di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali :

Tabel 4.6

Data Jumlah Sarana dan Prasarana PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali

No. Jenis Sarana Jumlah

1. Komputer 18

2. Komputer CD 1

3. Komputer Server Intel Xeon 3065 1

4. Komputer dan Printer 8

5. Laptop NB IBM THINKTAD Z61T 1

6. Printer Epson 9

7. Printer Epson LQ 1280 4

8. Printer dan UPS 1

9. Printer Double Falio 2

10. CPU Komputer (Server) 2

11. UPS 6

12. UPS 700 VA 1

13. UPS SM 500 SS 1

14. Server TC 2110 1

15. Mesin Ketik Olimpia 5

16. Mesin Hitung Kasir 3

17. Mesin Ketik 4

18. Mesin Absensi 1

19. TV 21 Inci 1

20. TV Toshiba 29 A3DE 1

21. TV Ruang Nasabah 21 Inci 1

23. AC Pasifik 2

24. Thosiba Proyektor TLP XP 3000 1

25. Jaringan Tower 1

26. Meja Sofa Balino 1

27. Almari 2

28. Rak Dorong 1

29. Almari Kaca 3

30. Almari Arsip 3

31. Almari Tahan Api 1

32. Brankas 2

Sumber : Laporan Perhitungan Tahunan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali Tahun Buku 2008

Data tersebut menunjukkan jumlah fasilitas atau sarana yang di miliki PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Sarana yang dimiliki sudah mencukupi dan sangat mempengaruhi pegawai dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan pekerjaan.

Hal ini juga dirasakan oleh masyarakat seperti yang diungkapkan oleh Bapak Sugiyanto dari Desa Pulisen sebagai berikut :

“…..Semua kegiatan sudah menggunakan komputer, sehingga dalam memberikan pelayanan juga cepat. Ini sangat bagus karena apa yang kita butuhkan juga dapat diperoleh dengan cepat, tidak perlu repot-repot cari di almari file. Intinya kita tidak terlalu lama ngantri.”

(Sumber : wawancara, 22 Juli 2009).

Tanggapan senada juga diungkapakan oleh Bapak Yono dari Desa Pusung sebagai berikut :

“…..Komputer di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sudah cukup. Jadi kita bisa cepat mendapatkan pelayanan, tidak perlu menunggu lama. Tapi kalau pas pemohonnya banyak, ya tentu juga mesti antri. Tapi ya mending, dari pada ngga ada komputer.”(wawancara, 22 Juli 2009). Dari wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah komputer yang ada di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sudah cukup memadai.

Ditunjukkan bahwa di tiap-tiap bagian sudah menggunakan komputer. Komputer dapat dianggap suatu alat yang penting apalagi untuk Bank seperti PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Dengan menggunakan komputer data bisa diolah tentu saja dengan waktu yang hemat, mempermudah pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sebagai organisasi penyedia jasa pelayanan pastinya dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan berkualitas. Untuk itu, jumlah pegawai sangat mempengaruhi dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas. Karena pegawai adalah pelaksana kegiatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Dengan terpenuhinya jumlah pegawai, diharapkan semua pekerjaan dapat diselesaikan.

Jumlah pegawai di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sebanyak 63 orang yang dibagi dalam berbagai bagian. Jumlah pegawai tersebut dirasa sudah cukup. Hal ini senada dengan ungkapan Bapak Agus Budiarto, SE Bagian Umum Kepegawaian:

“...Bisa dikatakan iya dan tidak. Karena apa, PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali itu operasionalnya tidak hanya di kantor pusat ini. Ada enam kantor pelayanan kas yaitu yang pertama Ampel, Banyudono, Simo, Karanggede, Andong dan Juwangi. Sehingga disini dari 63 karyawan ya kalau pas kita banyak kerjaan ya itu memang terasa berat. Tapi kalau lagi tanggal-tanggal segini kita cukup.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Suyoto, SE Bagian Tata Usaha sebagai berikut :

“…..Masalah jumlah pegawai saya rasa sudah cukup. Karena jarang kita mengalami kuwalahan dalam menangani pekerjaan. Semua bagian sudah cukup juga pegawainya.” (wawancara, 3 Agustus 2009).

Dari wawancara tersebut dapat diketahui bahwa jumlah pegawai di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali sudah memadai. Karena dalam penyelesaian pekerjaan tidak terjadi kerangkapan. Semua bagian sudah cukup jumlah pegawainya.

Kualitas pelayanan sebenarnya dapat dikatakan tergantung pada kemampuan karyawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Demi terciptanya pelayanan yang berkualitas, maka dibutuhkan kemampuan, kehandalan para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Kemampuan disini adalah kemampuan teknis dan non teknis. Non teknis misalkan saja, sikap keramahtamahan, kesopanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kemampuan pegawai dapat dilihat dari ungkapan Bapak Agus Budiarto, SE Bagian Umum Kepegawaian :

“...Kemampuan dari segi pendidikan formal dari 63 karyawan itu mayoritas SI, sisanya SII dan SLTA.” (Sumber : wawancara, 28 Juli 2009).

Sementara itu Bapak Suyoto, SE Bagian Tata Usaha menjelaskan sebagai berikut :

“...Kemampuannnya adalah banyak sekali, salah satunya ada di bidang Informatika Teknologi secara programmer. Yang kedua kualitas pegawai bank pasar mayoritas SI.” (Sumber : wawancara, 28 Juli 2009).

Selanjutnya akan dipaparkan tentang tanggapan masyarakat pengguna jasa pelayanan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Bapak Jiman warga Boyolali mengemukakan tanggapan sebagai berikut :

“...Kemampuan pegawainya sudah cukup baik. Mereka menguasai bidang yang mereka tangani. Mereka juga ramah, sopan dan tidak membeda-bedakan masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan.” (Sumber : wawancara, 30 Juli 2009).

Hal senada disampaikan oleh Bapak Tri yang juga warga Boyolali sebagai berikut :

“...Menurut saya kemampuan pegawainya sudah baik dilihat dari penguasaan di bidangnya masing-masing. Jika mendapati kesulitan, mereka segera mengkoordinasikan dengan bagian terkait.”

(Sumber : wawancara, 30 Juli 2009).

Dari hasil wawancara dengan masyarakat pengguna jasa PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali tentang kemampuan pegawai dapat disimpulkan bahwa kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan sudah baik dan perlu untuk dipertahankan sehingga masyarakat pengguna jasa akan puas terhadap pelayanan yang mereka dapat.

Selain kemampuan pegawai PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali, penyelesaian pelayanan yang masyarakat ajukan juga sudah sesuai dengan

ketentuan yang berlaku, seperti yang disampaikan oleh Bapak Agus Budiarto, SE Bagian Umum Kepegawaian sebagai berikut :

“...Disini ada di SOPnya. Tapi yang jelas kita sudah berkomitmen bahwa untuk pelayanan khususnya untuk pelayanan kredit kepada nasabah kredit, pelayanan kita One Day Service.” (Sumber : wawancara, 28 Juli 2009). Wawancara di atas menunjukan bahwa pelayanan di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dapat dikatakan cepat. Karena menganut system One Day Service.

Selain itu untuk menciptakan kualitas pelayanan yang maksimal, dapat dinilai dari proses pengembalian uang kepada nasabah. Karena hal tersebut dapat membarikan rasa kepercayaan masyarakat kepada PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Hal tersebut dapat terlihat pada data berikut ini :

Tabel 4.7

Data Rencana dan Realisasi Penghimpunan Dana

Periode Desember 2008

No Jenis Usaha Rencana s/d

2008 (Rp) Realisasi s/d 2008 (Rp) Pencapaian (Rp) % 1. 2. 3. 4. Tabungan Deposito

Tabungan dan Deposito ABP Pinjaman dari Bank Lain

3.575.000.000 438.050.000.000 24.460.000.000 22.000.000.000 30.324.616.370 333.073.814.000 76.210.816.691 27.380.202.411 26.749.616.370 104.976.186.000 51.750.816.691 5.380.202.411 748,24 23,96 211,57 24,46 Jumlah 488.085.000.000 466.989.449.472 21.095.550.528 4,32

Sumber : Laporan Perhitungan Tahunan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali Tahun Buku 2008

Data diatas memperlihatkan antara rencana dan realisasi penghimpunan dana di PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali. Dana tersebut diperoleh dari tabungan, yang pada periode sampai dengan Desember 2008 menunjukkan kenaikan sebesar Rp. 26.749.616.370.,00 atau sebesar 748,24 %. Sedangkan dari deposito, rencana awal sebesar Rp. 438.050.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp. 333.073.814.000,00 atau mengalami penurunan sebesar Rp. 23,96 %. Kenaikan juga terjadi dari tabungan dan deposito ABP sebesar Rp. 51.750.816.691,00 atau sebesar 211,57 %. Dana juga diperoleh dari pinjaman dari bank lain dengan rencana sebesar Rp. 22.000.000.000,00 dan realisasinya Rp. 27.380.202.411,00 karena pengaruh berkurangnya deposito yang masuk. Sehingga menambah jumlah pinjaman dari bank lain.

Tabel 4.8

Data Rencana dan Realisasi Pengembalian Dana

Periode Desember 2008

No Jenis Usaha Rencana s/d

2008 (Rp) Realisasi s/d 2008 (Rp) Pencapaian (Rp) % 1. 2. 3. 4. Tabungan Deposito

Tabungan dan Deposito ABP Pinjaman dari Bank Lain

1.825.000.000 438.150.000.000 22.950.000.000 5.944.245.000 28.521.155.159 324.009.014.000 77.819.475.046 25.576.064.199 26.696.155.159 114.140.986.000 54.869.475.046 19.631.819.199 1,462,80 26,05 239,08 330,27 Jumlah 468.869.245.000 455.925.708.404 12.943.536.596 2,76

Sumber : Laporan Perhitungan Tahunan PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali Tahun Buku 2008

Dari data tentang rencana dan realisasi pengembalian dana di atas dapat memperlihatkan konsistensi PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali dalam proses pengembalian dana. Untuk pengembalian dana tabungan mengalami kenaikan sebesar Rp. 28.521.155.159,00. Deposito dengan rencana awal sebesar Rp. 438.150.000.000,000 terealisasi sebesar Rp. 324.009.014.000,00. Sedangkan tabungan dan deposito ABP mengalami kenaikan sebesar Rp. 54.869.475.046,00 atau 239.08 %. Pengembalian dana pinjaman dari bank lain juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 19.631.819.199,00. Kenaikan pengembalian dana tersebut dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat mengenai pengembalian uang atau tabungan mereka. Sehingga dapat memperlihatkan kualitas pelayanan.

Dalam dokumen KINERJA PD BPR BANK PASAR KABUPATEN BOYOLALI (Halaman 122-140)

Dokumen terkait