• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Arah Kebijakan Program

Pembangunan Daerah

1. Pemanfaatan sarana prasarana transportasi publik sebagai penggerak kegiatan perekonomian

2. Monitoring dan pengawasan terhadap kualitas sarana dan prasarana transportasi publik

3. Mengoptimalkan program pembangunan infrastruktur pada rumah masyarakat yang belum memiliki akses air bersih dan sanitasi 4. Melakukan penataan kawasan

pemukiman dengan memperhatikan zonasi dalam dokumen RTRW Kota Probolinggo

5. Optimalisasi serta Mempermudah proses perijinan bangunan (IMB) 6. Pengentasan Kawasan pemukiman

kumuh Melalui Penataan Kawasan serta nyediaan rumah layak huni yang terjangkau

1. Program Peningkatan Lalu Lintas Dan 3. Program Penataan

Ruang, Bangunan, alih fungsi lahan

1. Pemanfaatan mangrove sebagai penahan abrasi dan pengurai limbah air secara alami

2. Menciptakan regulasi terkait ketentuan produk yang memiliki spesifikasi ramah terhadap lingkungan

3. Pengawasan terhadap kegiatan alih fungsi lahan

4. Menciptakan sistem pengelolahan sampah dengan melibakan partisipasi masyarakat

1. Program Pengendalian Pencemaran Dan

3. Program Perlindungan Dan Konservasi Rth

1. Melibatkan Partisipasi masyarakat dalam Menciptakan sistem

penanggulangan dan mitigasi bencana 2. Perkuatan Kesiapsiagaan dan

Penanganan Darurat Bencana 3. Pengembangan Sistem Informasi

peringatan dini bencana, Diklat dan Logistik

Program Penanggulangan Bencana Daerah

Adapun program bersama yang merupakan program rutin di Perangkat Daerah Se-Kota Probolinggo untuk Tahun Anggaran 2020 – 2024 adalah Program Peningkatan Kinerja Lembaga dan Aparatur Pemerintah.

RENSTRA 2019 - 2024 Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

37

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia cq Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dalam dokumen perencanaannya mempunyai tujuan sebagi berikut :

1. Peningkatan keselamatan dan keamanan pelayanan transportasi darat;

2. Pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana transportasi darat yang menjangkau masyarakat dan wilayah Indonesia;

3. Peningkatan kualitas operator/penyedia jasa di transportasi darat yang memiliki kualitas prima di dalam manajemen produksi;

4. Peningkatan daya saing pelayanan transportasi darat sehingga mampu berkompetisi dengan moda lainnya;

5. Pertumbuhan pembangunan transportasi darat yang merata dan berkelanjutan;

6. Penciptaan pembangunan transportasi darat yang terintegrasi dengan moda lainnya.

Adapun sasaran Kementrian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu :

1. Terwujudnya pemulihan fungsi sarana dan prasarana transportasi darat agar mampu memberi dukungan maksimal bagi kegiatan pemulihan ekonomi nasional;

2. Terwujudnya kelanjutan reformasi dan restrukturisasi (kelembagaan, sumber daya manusia dan peraturan per-undang-undangan/regulatory reform) di bidang transportasi darat dalamrangka memberikan peluang yang sama se-cara adil dan demokratis kepada masyarakat untuk berperan serta dalam penyelenggaraan perhubungan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance;

3. Tersedianya aksesibilitas pelayanan jasa transportasi darat di kawasan perdesaan, pedalaman, kawasan tertinggal, kawasan terpencil dan kawasan perbatasan untuk menciptakan suasana aman dan damai;

4. Tersedianya tambahan kapasitas pelayanan jasa transportasi darat yang berkualitas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sasaran strategis Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jawa Timur dalam pembangunan di Bidang Perhubungan berdasarkan Tujuan yang akan dicapai adalah : 1. Meningkatnya Pelayanan kepada masyarakat, dan meningkatnya kompetensi SDM

petugas sektor transportasi. Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian strategis ini adalah Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Perijinan, Prosentase peserta Mudik Balik Gratis Terakmodasi, Prosentase Kesesuaian Waktu Tempuh

Rata-RENSTRA 2019 - 2024 Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

38

rata per 100 km Angkutan AKDP Pada Kartu Pengawasan (KPS) Terhadap Kondisi Lapangan, Survey Kepuasan pengguna kendaraan umum AKDP, Kapasitas pelayanan kendaraan umum AKDP per 1000 jumlah penduduk dan Prosentase Kendaraan Tidak Melanggar Muatan Lebih.

2. Meningkatnya kualitas manajemen transportasi dengan penekanan pada ketersediaan sarana prasarana dan peran serta masyarakat dan Swasta. Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian strategis ini adalah Prosentase Jumlah Prasarana dan Fasilitas terpelihara dibandingkan Jumlah Prasarana dan Fasilitas yang dimiliki, Rata-rata prosentase fasilitas perlengkapan jalan terpasang dibandingkan kebutuhan, Prosentase penurunan jumlah kecelakaan akibat faktor sarana (kendaraan), Prosentase penurunan jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api, Prosentase pertumbuhan penumpang pada lintas penyeberangan Jawa Timur, Prosentase pertumbuhan bongkar muat barang pada pelabuhan utama Jawa Timur, Prosentase pertumbuhan penumpang di Bandara Abd. Saleh Malang, Jumlah Kabupaten/Kota yang memperoleh predikat Wahana Tata Nugraha dibandingkan jumlah Kabupaten/Kota Jawa Timur.

Ada beberapa point yang selaras dengan apa yang akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Probolinggo yaitu peningkatan keselamatan dan keamanan pelayanan transportasi darat; pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana transportasi darat yang menjangkau masyarakat di wilayah Kota Probolinggo. Faktor yang bisa menjadi penghambat adalah tingkat kesadaran operator kendaraan (khususnya angkutan umum) akan pentingnya keselamatan dan keamanan transportasi. Demikian pula dalam rangka pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana transportasi darat terkendala adanya penolakan dari sebagian pihak yang merasa “terusik” dengan keberadaan sarana dan prasarana transportasi yang akan dibangun / dikembangkan oleh Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, disamping itu juga keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Probolinggo yang tersedia khususnya untuk penyediaan sarana dan prasarana transportasi. Adapun yang menjadi faktor pendorong bagi upaya pencapaian tujuan / sasaran tersebut adalah adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah khususnya Dinas Perhubungan Kota Probolinggo dengan Instansi terkait khususnya Kepolisian dalam upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan berlalu lintas

.

RENSTRA 2019 - 2024 Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

39

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Ada beberapa point rencana tata ruang wilayah Kota Probolinggo yang mana Dinas Perhubungan Kota Probolinggo terkait di dalamnya, yaitu :

1. Melakukan Kajian atas Penyediaan Terminal Type C di Kota Probolinggo;

2. Pembangunan Terminal Type C di Kota Probolinggo;

3. Peninjauan ulang serta menata kembali trayek angkutan umum pada wilayah Kota Probolinggo;

4. Penyediaan Fasilitas Perlengkapan Jalan berupa, Rambu, Marka maupun Penerangan Jalan Umum, yang belum terpenuhi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan;

5. Optimalisasi Fasilitas Parkir Angkutan Barang di Jl. Ikan Belanak Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo;

6. Melakukan Sosialisasi bagi Pengguna Jalan khususnya Pemlik/Sopir Angkutan dalam upaya meningkatkan keselamatan penumpang;

Untuk kajian lingkungan hidup strategis Dinas Perhubungan Kota Probolinggo melaksanakan dengan jalan sosialisasi pada pengusaha otomotif maupun masyarakat Kota Probolinggo supaya selalu melakukan uji kir dan emisi gas buang tepat waktu untuk kendaraan roda empat atau lebih sesuai peraturan yang berlaku.

3.5 Penentuan Isu-isu Strategis

Dinas Perhubungan Kota Probolinggo sesuai dengan fungsinya dalam pelaksanaan tugasnya memiliki potensi yang cukup signifikan dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Probolinggo.

Dalam hal ini bisa kita lihat dari tugas yang ada pada Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terdapat jenis pelayanan, yaitu pelayanan untuk :

1. Ijin Trayek Angkutan Kota; dan

2. Perparkiran dan Fasilitas Parkir Angkutan Barang.

3. Unit Pelayanan Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor.

Sedangkan pada Bidang Pengembangan Transportasi terdapat jenis pelayanan, yaitu pelayanan untuk :

1. Pengelolaan dan pemeliharaan Perlengkapan Transportasi Elektrikal 2. Pemanfaatan Kekayaan Daerah untuk kendaraan SkyWalker dan Genset

RENSTRA 2019 - 2024 Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

40

Isu-isu strategis yang akan dihadapi oleh Dinas Perhubungan Kota Probolinggo dalam 5 (lima) tahun ke depan yaitu :

1. Fasilitas pendukung transportasi (terminal, halte) yang perlu penambahan dan penanganan lebih lanjut untuk fasilitas pendukung yang ada agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi;

2. Fasilitas perlengkapan jalan (rambu, marka, apill) yang umur pakainya sudah lama sehingga memerlukan perbaikan maupun penggantian;

3. Fasilitas penerangan jalan umum yang belum menjangkau seluruh wilayah Kota Probolinggo sehingga memerlukan penambahan sesuai dengan peraturan yang berlaku;

4. Tingkat pelayanan angkutan umum yang belum sesuai harapan masyarakat pengguna jasa transportasi;

5. Keselamatan transportasi dengan pengujian kelaikan pengoperasian kendaraan umum dan barang disertai penyediaan alat uji kendaraan bermotor yang memadai;

6. Optimalisasi fasilitas parkir angkutan barang di Kota Probolinggo;

7. Penyediaan lahan parkir dan penertiban pada kawasan rawan kemacetan;

8. Peningkatan profesioalisme aparatur Dinas Perhubungan Kota Probolinggo disertai peningkatan fasilitas pendukungnya (sarana dan prasarana aparatur) untuk membantu kelancaran pelayanan di bidang transportasi;

9. Pengembangan sarana angkutan umum masal (SAUM) yang memadai sebagai upaya untuk menarik kembali pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke kendaraan umum sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya mengurangi kemacetan.

RENSTRA 2019 - 2024 Dinas Perhubungan Kota Probolinggo

41

BAB IV

Dokumen terkait